
Anaya , aron dan yang lain nya sedang bersiap siap untuk pulang ke indo
" pa , papa gak ikut nganter kita" ucap anaya
" gak nay , papa masih ada pekerjaan yang tidak bisa di tunda" ucap papa rozi
" ya udah kalau papa gak bisa , anaya pamit ya pa , papa jaga kesehatan di sini ya" ucap Anaya yang hendak pamit pada papa rozi
" iya nay , kamu juga jaga kesehatan dan jaga cucu cucu papa dengan baik ya" ucap papa rozi
" iya pa" ucap anaya yang menyalami tangan papa rozi dan mencium tangan papa rozi
" aron juga pamit ya pa , kami tunggu papa di indo" ucap aron
" ok , jaga anaya dan anak anak kamu baik baik, perketat penjagaan mereka " ucap papa rozi
" iya pa aron akan menjaga mereka dengan baik" ucap ron yang menyalami tangan papa rozi sambil memeluk papa nya
" zi terimakasih sudah mau menumpangi kami di sini ,dan terimakasih untuk semuanya " ucap ibu lastri
" sama sama lastri , aku nitip jaga anaya dan kandungan nya lastri" ucap papa rozi
" iya zi aku akan menjaga anaya dan kandungan nya dengan baik " ucap ibu lastri
" terimakasih ya lastri" ucap papa rozi
ibu lastri hanya tersenyum dan mengangguk kan kepala nya
" om kami pamit dulu ya , om jaga kesehatan " ucap via
" ya via , om titip anaya dan cucu cucu om ya sama kamu" ucap papa rozi
" ok om " ucap via
" om kita pamit ya" ucap billi
" ya" ucap papa rozi
" aku juga pamit om" ucap sean
" kamu tinggal aja di sini sean" ucap papa rozi bercanda
" kalau saya di tinggal perusahaan siap yang akan menjalan kan perusahaan om, kalau bos nya lagi sibuk ngidam " ucap sen menyindir aron
" iya juga ya, ya sudah sana kamu pergi saja sama mereka bantu aron di perusahaan , dia akan sibuk mengurus anya dan anak anak nya nanti" ucap papa rozi
" iya om , tapi gak lama lagi giliran aku ya om" ucap sean
" giliran apa" tanya papa rozi
__ADS_1
" ya giliran aku lah mau ngurus istri dan anak anak aku nanti" ucap sean
" emang nya calon nya sudah ada" tanya papa rozi
" ada om , nanti om lamarin ya buat aku" ucap sean
" ok nanti om lamarin deh buat kamu , emang nya orang mana calon kamu" tanya papa rozi
" siti pa " ucap aron yang menjawab pertanyaan papa nya untuk sean
" siti yang di rumah kamu" tanya papa rozi memastikan
" iya om hehe" ucap sean
" kalau siti gak usah di lamarin , kamu usaha sendiri , kalau siti mau ya nanti om yang modalin tapi kalau siti gak mau jangan di paksa atau kamu hamili dia, kalau sampai itu terjadi om potong burung kamu" ucap papa rozi
Gelek....
Sen menelan salivanya dengan kasar
" gak om , aku mau serius sama siti , aku gak akan merusak dia" ucap sean bersungguh sungguh
" ok om pegang janji kamu , kami billi sudah ada calon nya apa belum , kalau sudah ada nanti acara kalian om barengin aja sekalian" ucap papa rozi
" calon udah ada om , kemarin pas aku nanya dia mau gak jadi istri aku , eeh dia malah kabur sebelum menjawab patanyaan aku" ucap billi menyindir via
" emang nya cewek mana yang kamu sukai , perasaan kamu gak pernah deh deket sama cewek" ucap sean
" ada deh anak kecil gak usah tau" ucap billi sambil melirik ke arah via
" udah ayo berangkat , kalau ngobrol terus gue tinggal tar kalian berdua" ucap aron
" eh jangan gue udah kangen berat sama yayang siti" ucap sean
" yayang yayang pela lo peang" ucap billi
" sirik aja lo" ucap sean
" pa kita berangkat ya" ucap aron
" ya hati hati di jalan , kalau sudah sampai langsung hubungi papa ya" ucap papa rozi
" ya pa" ucap ucap aron
" assalamualaikum" ucap mereka bersamaan sebelum menaiki mobil
" wallaikumsalam" ucap papa rozi
mereka pun menaiki mobil yang sudah di sediakan untuk mengantar mereka ke bandara
__ADS_1
Mobil mereka berjalan meninggalkan rumah paa rozi dan menuju ke bandara
Setelah sampai di bandara mereka pun langsung memasuki persawat peribadi aron
" sayang kamu istirahat aja di kamar ya , perjalanan kita masih lama' ucap aron
" iya mas" ucap anaya
" via dan ibu lastri kalau mau istirahat , minta tolong sama billi dan sean atau peramugari di sini untuk mengantar kalian ke kamar" ucap aron
" baik lah nak terimakasih" ucap ibu lastri
aron mengajak anaya menuju ke kamar nya yang ada di pesawat
" mas ini kamar kamu" tanya anaya
" iya sayang , kamu istirahat lah aku akan menemani u di sini" ucap aron
" baik lah mas " ucap anya yang langsung merebah kan tubuh nya di atas kasur yang empuk
Tak butuh waktu lama anaya pun tertidur pulas
" cepat banget sudah tidur" ucap aron yang mendengar dengkuran haus dari anaya
" kamu pasti pacepek ya sayang membawa anak kita ini" ucap aron sambil mengelus perut anaya
" hay baby , kalian jangan nakal ya kasihan mommy kalian ya " ucap aron pada anak nya di dalam perut anaya
" dady gak sabar menunggu kaluan keluar dari perut mommy kalian " ucap aron yang mengecup perut buncit anaya
" istirahat lah sayang " ucap aron yang mengecup kening anaya
Setelah itu aron pun langsung ikut tidur si samping anaya sambil memeluk anaya
⭐⭐⭐⭐
via sedang duduk melamun melihat jendela pesawat iya melihat awan putih
" sendirian aja " ucap billi yang langsung duduk di samping via
" iya ibu lagi istirahat" ucap via yang melihat kearah billi
" kamu gak istirahat juga" tanya billi
" nanti aja , lagi pengen liat awan" ucap via yang melihat kembali awan awan dari jendela
" via tentang omongan aku waktu itu , aku gak bercanda aku serius , mungkin kamu gak akan percaya sama aku tapi ini kenyataan nya aku suka sama kamu dari pandangan pertama , saat kamu datang menghampiri aku dan bik wati waktu itu, setelah itu aku sering gak bisa tidur karena memikirkan kamu dan sampai saat ini aku masih memikirkan mu, aku gak bisa melawan perasaan ini, aku mau serius via sama kamu , kamu mau gak jadi istri aku , jujur aku mau kita pacaran setelah menikah" ucap billi yang mengungkapkan isi hati nya kepada via
via terdiam iya terkejut dengan ungkapan billi, iya bingung harus menjawab apa
__ADS_1