Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
106


__ADS_3

satu bulan telah berlalu saat ini keluarga aron sedang di sibuk kan dengan mempersiapkan untuk acara pernikahan papa rozi dengan ibu sumarni dan sean dengan siti , billi dan via belum siap untuk menuju ke pelaminana


" sayang kamu jangan terlalu capek ya , biar kan itu semua di urus sama pihak WO nya" ucap aron yang melihat istri nya super sibuk untuk ikut menata dekorasi yang ada di rumah


" gak kok mas , aku cuma melihat lihat kalau ada yang kurang rapi atau kurang bagus" ucap anya yang sambil menggendong baby sakila


" biarin mereka aja yang mengurus nya sayang , mereka lebih paham masalah begituan " ucap aron yang tidak mau istri nya kelelahan


" kamu kira aku gak ngerti apa masalah menata kaya gini" ucap anya yang sedikit kesal karena aron mengerti nya


" bukan begitu sayang aku tu cuma gak mau kamu kecepean aja , kamu udah di repot kan sama anak anak kita , aku cuma gak mau kamu nanti sakit karena kecapean sayang" ucap aron membujuk anya


" kamu memang gak bisa menghargai kerja keras aku mas , aku udah capek capek ikut bantuin menata ini itu tapi kamu gak sama sekali memuji nya , aku kesel sama kamu , nih anak kamu , aku mau sendiri" ucap anya sambil menangis menyerah kan syakila kepada aron


" sayang , eh kok nangis sih " ucap aron yang melihat kepergian anya


" sykila sayang mom kamu kenapa ya kok sensitif banget" tanya aron pada anak nya


Anaya bejalan menuju ke arah kamar nya


" hay nay , loh nay kamu kenapa nangis" tanya bastian yang melihat anya menangis , anaya tak menghiraukan bastian


" kenapa dengan anaya " tanya bastian heran dengan sikap anaya


anaya langsung menuju ke kamar nya , anya bertemu dengan billi yang baru keluar dari kamar nya


" nay , kamu kenapa menangis , apa ada yang menyakiti kamu" tanya billi yang menghadang jalan anaya, namun anaya tak menjawab ia langsung menyingkirkan billi dan segera masuk kedalam kamar


" kenapa dia " tanya billi sendiri yang aneh dengan sikap anaya


Bastian langsung menghampiri aron yang sedang menggendong syakila

__ADS_1


" kak , anaya kenapa , kok aku liat dia nangis tadi, terus juga aku tanya dia diem aja gak di jawab" ucap bastian pada aron


" aku juga gak tau , padahal tadi aku cuma , memperingati nya agar tidak terlalu capek buat ikut mendekor , biar para WO aja , aku gak mau nanti pas acara inti nya dia sakit karena kecapean , eh dia langsung nangis dan langsung menyerah kan ini" ucap aron sambil memperlihat kan anak nya


" masa cuma di ingetin gitu aja dia ngembek sampek nangis nangis gitu sih kak" tanya bastian


" aku juga gak tau , oh ya aku sudah mencarikan dokter untuk menyunat kamu" ucap aron


" kak aku takut , aku gak usah sunat ya" ucap bastian memohon


" gak kamu harus sunat , kalau kamu gak sunat , aku pecat kamu sebagai adik ku, aku sudah mengakui mu sebagai adik ku ya, jangan gara gara sunat kamu aku, aku memecat mu sebagai adik ku"ucap aron dengan tegas


" baik lah aku mau di sunat, tapi kak temani aku ya nanti" ucap bastian yang tidak mau kehilangan kehangatan keluarga yang selama ini ia impi impikan


" ya , selesai acara ini kamu di sunat nya" ucap aron yang langsung meningal kan bastian sendiri


" selesai acara ini , berarti lusa dong , duh gimana ini aku akut di sunat , tapi aku juga takut kalau harus di keluarkan dari keluarga ini" ucap bastian yang melihat aron pergi bersama anak nya


Aron hendak menuju ke kamar nya ia menaiki anak tangga bertemu dengan billi yang hendak turun ke bawah


" aku juga gak tau , padahal aku cuma melarang dia buat ikut ikutan mendekor , aku gak mau dia kecapean , aku juga gak mau dia sakit pas nanti acara inti" ucap aron


" cuma masalah sepele itu dia sampek nangis seperti itu" tanya billi yang menurut nya aneh


" ya ,ini juga aku mau membujuk nya" ucap aron


" ya udah sana bujuk , sini syakila sama uncle aja ya" ucap billi yang mendak mengajak syakila


" ya udah ni ,inget jangan di tangisin anak ku" ucap aron yang memberikan sykila pada billi


" ok bos ,sykila sayang yuk kita gangguin aunti via " ucap billi yang menggendong sykila

__ADS_1


" sayang kamu jangan nakal ya sama uncle billi , nanti dady jemput kamu lagi ya setelah mom kamu gak ngambek lagi" ucap aron pada anak nya, sykila pun tersenyum seolah olah mengiyakan ucapan ayah nya


" anak pinter" ucap aron yang langsung mencium syakila, setelah itu aron langsung menuju ke kamar nya , sedangkan billi yang menggendong syakila menuju ke lantai dasar ,mencari via


aron yang langsung memasuki kamar yang sudah gelap , sebab anya mematikan lampu nya


" sayang , kamu di mana , kok lampu nya di matiin sih" ucap aron yang mencari tombol lampu di kamar nya


cekelek....


" astagfirullah hallazim , ayang kamu kenapa sih" ucap aron yang terkejut melihat kamar berantakan dan anaya juga berantakan rambut nya cak acakan sambil menangis dan tisu sudah memenuhi tempat tidur


aron mencoba mendekati anya dengan perlahan


" sayang ,aki minta maaf ya kalau aku sudah membuat kamu tersinggung, aku gak ada niat untuk menyakiti perasaan kamu,aku cuma khawatir kamu kecapean dan jatuh sakit sayang" ucap aron yang terus berusaha mendekat ke arah anaya


" aku gak mau maafin kamu mas , kamu jahat , kamu gak bisa ngertiin aku hiks hiks" ucap anaya sambil menangis


" iya aku salah maafin aku ya ,aku janji gak akan mengulangi nya lagi, maafin aku ya sayang" ucap aron yang sudah berhasil memeluk anya


" kalau kamu mau aku maafin kamu harus masakin buat aku" ucap anaya dengan ketus


" tapi aku gak bisa masak sayang , gimana kalau kita suruh mbok sum aja yang masak , kan masakan dia enak sayang" bujuk aron


" gak aku gak mau , aku mau nya makan masakan kamu mas ,kalau kamu gak mau masak buat aku aku gak akan memaafkan kamu" ucap anya yang cemberut


" ya udah deh aku akan coba masakin buat kamu ,tapi kalau gak enak jangan di hina ya " ucap aron


" ya" jawan anaya singkat


"emang ya kamu mau di masakin apa" tanya aron

__ADS_1


" aku mau kamu masakin aku tumisan daun singkong ,dan daun nya kamu ambil sendiri di belakang rumah


" di belakang rumah ,kita kan gak nanem singkong sayang" tanya aron bingung


__ADS_2