Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
76


__ADS_3

Billi sedang menunggu jawaban dari via iya takut kalau via kan menolak nya


" maaf mas bukan nya aku menolak mu , tapi aku pengen mengenal mas lebih jauh lagi, pernikahan bukan untuk sehari atau dua hari mas , jadi aku gak mau nanti aku atau mas menyesali pernikahan itu" ucap via dengan hati hati


Billi pun menghambuskan nafas nya


" baik lah kalau itu mau mu aku akan menunggu kamu kapan pun itu" ucap billi dengan senyuman


" terimakasih mas " ucap via


" kita pacaran aja yuk mulai sekarang" ucap billi mengajak via pacaran


Via tertawa mendengar ucapan billi


" kamu kenapa ketawa" ucap billi heran


" habis kamu mas ngajak orang pacaran kaya ngajak jalan aja" ucap via


" terus aku harus gimana dong aku kan belum pernah mengajak cewek buat pacaran" ucap billi


via masih tertawa melihat tingkah lucu billi


" kok malah ketawa terus sih " ucap billi


" abis nya mas itu lucu banget sih , bikin aku gemes aja" ucap via sambil mencubit pipi billi


Billi pun langsung terdiam dan memandangi wajah via dari dekat


via pun menyadari perbuatan dan langsung melepas kan tangan nya dari pipi billi namun di tahan oleh billi


Mereka pun saling menatap tak berkedip billi sepontan mendekati wajah via dan via juga sepontan mendekati wajah billi


Saat jarak semakin dekat dan mereka hendak berciuman


" ternyata lo disini gue cariin kemana mana juga" ucap sean yang mengagetkan billi dan via


sepontan via dan billi menjauh kan muka mereka dan mereka pun salah tingkah


' ganggu aja , padahal sedikit lagi gua mau mencium via' batin billi


' ya ampun mau nya aku , kok aku malah mau ya mau di cium mas billi' batin via dengam pipi yang memerah akibat malu


" kau ke kamar dulu , permisi" ucap via yang langsung menuju kekamar


" gue juga mau ke kamar " ucap billi


" kenapa dengan mereka berdua" ucap sean yang bingung


sean langsung pergi menuju kamar nya


di kamar via

__ADS_1


" via bikin malu aja , bagai mana nanti saat aku ketemu sama mas billi " ucap via yang sangat malu dengan apa yang iya lakukan pada billi tadi


di kamar billi


" billi bodoh kenapa lo tadi mau nyium via , bagai mana kalau dia langsung ilfil sama lo ,dan gak mau sama lo ,ahhhh bodoh bodoh bodoh lo billi" ucap billi yang merasa diri nya bodoh


setelah kejadian itu via mencoba menghindari billi , iya merasa malu kalau harus bertemu dengan billi


setelah beberapa jam akhir nya pesawat aron mendarat di bandara soekarno hatta jakarta


" ayo sayang kita turun" ucap aron yang langsung menggandeng tangan anaya turun dari pesawat


Anaya pun mengiringi aron


" hati hati sayang " ucap aron pada anaya


" iya mas" jawab anaya


' duh romantis nya tuan aron dan mbak anaya' batin via yang melihat aron dan anaya


' mungkin aku akan seperti itu nanti kalau sudah menikah dengan via' batin billi


' duh bos lama banget sih , gak tau apa gue udah kangen sama siti' batin sean yang kesal


setelah turun dari pesawat mereka sudah di tunggu oleh mobil yang di siap kan anak buah aron untuk menjemput mereka


" assalamualaikum " ucap anaya saat mereka sudah sampai di rumah aron


" wallaikumsalam , eh anaya , ini beneran kamu" ucap siti yang tak menyangka kalau anaya akan pulang


Siti pun hendak memeluk anaya namun iya langsung di peluk oleh sean


" aku kangen sama kamu" ucap sean saat memeluk siti


Siti terdiam dan terpaku mendapat pelukan dari sean


" belum halal lo main peluk peluk aja" ucap aron yang menarik kerah baju sean dari belakang


Sehingga sean pun langsung sepontan terpundur kebelakang


" apaan sih bos gue tu kangen sama siti" ucap sean


" ya gak langsung peluk juga kalek , lo sama siti belum halal" ucap aron memperingati


" siti gue mau menghalal kan kamu , mau ya" ucap sean


Semua orang yang mendengar ucapan sean pun tertawa


" lo mau ngajak nikah apa mau ngajak siti beli permen" ucap aron yang masih tertawa


" perasaan gue salah muluk deh di mata lo bos , gue peluk siti lo bilang belum halal , terus pas gue mau ngajak siti buat gue halalin lo bilang kaya ngajak beli permen " ucap sean yang kesal

__ADS_1


" ada cara nya oon, udah sana minggir istri gue mau masuk " ucap aron yang langsung menyingkir kan badan sean dari depan pintu


" gimana cara nya bos" tanya sean


" tar gue ajarin , ayo sayang kita masuk " ucap aron


" kamu duluan aja mas aku masih mau duduk di sini , masih kangen sama siti" ucap anaya


" ya udah kalau kamu capek langsung masuk ke kamar aja ya , aku mau ngajarin anak buaya ini cara menghalal kan cewek" ucap aron


" iya mas" ucap anya sambil tersenyum


" siapa nak buaya bos" tanya sean


" lo oon , ayo ikut gue" ucap aron yang mengajak sean


Sean pun mengikuti aron dari belakang


" gue juga ikut bos" ucap billi


" lo juga anak buaya, mau ngapain lo" tanya sean


" gue juga mau belajar cara menghalalkan seorang perempuan" ucap billi


" roman roman nya lo senasip sama gue" ucap sean


" sok tau lo" ucap billi


Balik lagi ke anaya dan siti


" siti , kenalkan ini via dan ibu lastri, mulai hari ini mereka akan tinggal di sini bersama kita" ucap naya memperkenal kan via dan ibu lastri


" via mbak dan ini ibu ku" ucap via memperkenalkan diri


Ibu lastri pun tersenyum ke arah siti


" saya siti , kepala art di rumah tuan aron" ucap siti


" siti nanti tolong siapin kamar buat ibu lastri dan via ya " ucap Anaya


" iya nay , oh ya nay kamu beneran hamil" tanya siti yang melihat ke arah perut naya yang sudah membuncit


" iya aku lagi hamil siti" ucap Anaya sambil tersenyum


" kamu tau gak nay , kami di sini di buat sakit perut karena tertawa sama tuan aron yang ngidam nya aneh bin ajaib" ucap siti yang mengingat saat billi memakai baju bik surti atas perintah aron


" sama mbak kita juga waktu di amerika di buat sakit perut karena tertawa oleh permintaan tuan aron" ucap via yang mengingat saat sean dan billi di suruh menangkap ikan lele


Anaya dan ibu lastri pun tertawa sat via mengingat kan peristiwa itu


" iya kamu bener vi , aku saat mengingat peristiwa itu pengen ketawa sendiri" ucap anaya

__ADS_1


" ibu juga , ya ampun ada ada saja permintaan si aron" ucap buk siti


Merekapun bercerita tentang ngidam nya aron dan anaya juga bercerita selama ini iya pergi kemana dan tigal di mana


__ADS_2