
Saat manda sedang menimang nimang syakil terdengar bunyi suara tembakan
Dor... Dor.... Dor...
" siapa yan menembak itu, apa jangan jangan kita di serang" ucap manda yang mengintip dari jendela tidak terlihat apa apa karena malam hari
Tok.... Tok.....
Manda segera membuka kan pintu kama nya
" maaf bos , menganggu anda ,saat ini kita di serang" ucap anak buah manda
" kurang ajar siap yang menyerang kita" ucap manda kesal
" kami belum tau bos" jawab anak buah nya
" cepat bantu aku melarikan diri dari sini" ucap manda yang masih menggendong syakil
" baik bos , kita lewat jalan rahasia saja bos , seperti nya kita sudah di kepung ,oleh mereka" ucap anak buah manda
" baik lah " ucap manda
Mereka pun pergi meninggalkan gedung tua itu , melalui jalan rahasia yang khusus di siapkan dalam ke adaan genting
Di depan gedung aron dan para anak buah nya terus menyerang anak buah manda , perkelahian dan adu tembak pun sudah tidak bisa terhentikan lagi , banyak nyawa yang melayang dengan pertempuran ini
" serang terus meraka , jangan beri ampun" teriak aron pada anak buah nya
" bos sebaik nya segera lah masuk dan mencari syakil biar aku dan yang lain nya yang menghadapi mereka" ucap billi
" baik lah " ucap aron yang terus menyerang anak buah manda ssambil ia berusaha untuk masuk dan mencari anak nya
Setelah berhasil masuk kedalam gedung tua itu aron terus mencari keberadaan manda dan syakil
" manda , keluar kamu manda " teriak aron yang mencari keberadaan manda
Sampai lah aron pada sebuah kamar yang paling bagus yang ada di gedung itu
" ini pasti kamar manda , tapi kenapa kosong" ucap aron yang terus mencari, tak sengaja aron menginjak kain kecil untuk bayi
" ini punya syakil , di pakai ini saat dia minum susu" ucap aron yang melihat kain milik anak nya
" jurang ajar , manda pasti sudah membawa nya kabur" ucap aron tiba tiba hendon ya berbunyi pertanda ada yang menelfon nya
" sandi " ucap aron yang melihat nama tertera di henfon nya
__ADS_1
" hallo sandi ada apa" tanya aron
" hallo bos , manda telah melarikan diri menuju ke pelabuhan bos" ucap sandi memberi tahu aron
" kurang ajar kamu manda , sandi terus pantau keberadaan anya aku akan menuju ke sana sekarang" ucap aron
" baik bos , hati hati " ucap sandi
" ya , oh ya sandi kamu juga pantau pergerakan di rumah , aku takut manda telah mengirim kan orang untuk menyerang rumah" ucap aron
" baik bos " ucap sandi, aron langsung memutuskan sambungan telfon nya
Aron langsung keluar dari gedung tua itu
" bastian akut aku , billi kamu tetep disini, manda melarikan diri" ucap aron
" baik bos" ucap billi
Aron dan bastian pun pergi meninggalkan gedung tua itu, mereka menuju ke pelabuhan
" kita mau ke mana kak" tanya bastian saat mereka ada di dalam mobil
"pelabuhan , manda melarikan diri membawa syakil " ucap aron yang masih fokus mengemudi dengan kecepatan tinggi
" lebai banget sih , kata nya ketua mafia, baru gini aja udah takut" ucap aron yang mengejek bastian
" aku cuma penerus kak , buka pembentuk seperti kaka" ucap bastian
" sama aja , dasar cemen" ucap aron
" terserah kaka lah , yang penting jangan terlalu ngebut kaka ,bawa mobil nya aku belum mau mati sama kak" ucap bastian
" emang nya kamu kira aku mau mati gitu aja , gak lah , aku gak mau anaya jadi janda, pasti nanti banyak yang memperebutkan nya" ucap aron
" termasuk aku ya kak" ucap bastian becanda
"kalau, kamu mau menunggu janda nya anaya , mendingan kamu mati aja sekalian sama aku" ucap aron yang mempercepet laju mobil nya
" aaaaa kakakkkk, gak kakak aku gak jadi nungguin janda nya anyaaaaa" ucap bastian yang ketakutan saat aron mempercepat laju mobil nya
Tak butuh wktu lama mereka sampai di pelabuhan, aron langsung memarkirkan mobil nya
" ah , sukur lah aku tidak jadi mati" ucap bastian sambil mengelus dadanya
Aron tak menghiraukan ucapan bastian , ia mengeluarkan henfon nya untuk menghubungi sandi
__ADS_1
" hallo bos" ucp sandi saat sambungan telfon nya sudah terhubung
" hallo san , ada di arah mana amanda saat ini berada" tanya aron
" ada di sebelah utara bos , dia sedang menunggu kedatangan kapal ,aku saran kan bos agar cepat sebelum manda menaiki kapal , karena kapak nya sudah ingin menepi" ucap sandi, aron langsung mematikan sambunagan telfon nya
" ayo bas , saat nya tunjuk kan kemampuan mu menjadi pemimpin mafia" ucap aron
" baik kak "ucap bastian , mereka segera keluar dari dalam mobil dan berlari menuju utara
Sesampai nya di sana , ternyata manda suah ingin menaiki kapal nya, aron segera menembak bagian awak kapal untuk mencegah kepergian mereka
Dor... Dor....
mada dan anak buah nya seketika terkejut , dengna suara tembakan , mereka mencari siapa yang menembak mereka
" gawat bos , itu tuan aron " ucap anak buah manda
" cepet kita naik kapal nya, jangan biarkan dia merebut bayi ini " ucap manda yang sedang menggendong syakil
Mereka mempercepet untuk menaki kapal , agar aron tidak bisa mengejar nya
" cepat bas , mereka mau kabur lagi" teriak aron pada bastian
Mereka masih berlari mengejar manda , bastian dengan kelihaiyan nya pun dengan cepet merebut sepeda motor yang sedang di kendarai orang di sana dan ia langsung mleju dengan kencang menuju ke kapal
" pintar juga dia" ucap aron memuji bastian
Aron terus berlari mengejar bastian yang mengendarai motor yang ia rebut tadi , kapal milik amanda sudah mulai ingin berjalan meninggalkan pelabuhan , bastian dengan kecepatan tinggi pun langsung membawa motor itu terbang sampai ia masuk kedalan kapl , da motor nya terjatuh kelaut
dor... Dor...
Bastian beradu tembak dengan anak buah manda, barian langsung bersembunyi , ia melihat nakoda dari balik kaca
" seperti nya orang yang pertama aku bunuh ialah nakodanya , agar kapal tidak berjalan dan kak bisa cepat menyusul ku di sini , aku tidak sanggup kalau harus melawan mereka semua" ucap bastian sendiri , ia langsung mengarah kan pistol nya ke arah nakodanya
Dor....
Seketika nakoda itu mati terkena tembakan dari bastian , sekarang kapal nya berjalan dengan pelan sebab nakodanya sudah mati
" yes berhasil semoga saja kakak cepat naik ke kapal ini" ucap bastian
Aron yang melihat kapal nya berjalan dengan lambat pun ia bergegas menceburkan diri ke laut dan berenang menuju ke kapal manda
Setelah sampai di kapal nya aron segera naik ke kapal itu untuk membanti bastian menangkap manda dan menyelamat kan anak nya
__ADS_1