Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
50


__ADS_3

setelah anaya berhasil keluar dari rumah aron iya bingung harus kemana


" aku sekarang harus kemana gak mungkin kalau aku pulang pasti mas aron bisa menemukan aku" ucap anaya yang kebingungan


anaya terus berjalan tampa tujuan iya juga sambil memikirkan bagai mana nasip anak nya nanti


" apa aku istirahat di masjid itu dulu ya buat salat subuh" ucap anaya yang langsung menuju sebuah masjid untuk solat


" ya Allah ya tuhan ku... engkau yang maha besar...Engkau yang maha pengampun... ampunilah dosa dosa hamba ya Allah... atas segala ke salahan... yang hamba sengaja maupun tak hamba sengaja...ampuni hamba ya Allah hamba telah meninggalkan suami hamba... hamba hanya takut kalau suami hamba tak mau menerima ke hadiran anak yang ada di dalam kandungan hamba ini ya Allah....ma'f kan lah hamba ya Allah ... lindungi lah hamba dan anak hamba dari perbuatan jahat dan perbuatan yang keji.... berikan lah kekuatan untuk hamba dan anak hamba.... amin ya Robal Alamin ..." doa anaya setelah solat subuh


setelah solat anaya berjalan lagi dia hanya mengikuti kemana kaki nya melangkah


tak terasa sekarang anaya sudah berada di terminal iya bingung harus kemana


" aku harus kena ya " ucap anaya sambil memegangi perut nya yang ternyata minta di isi


" ya Allah aku melupakan anak ku , ma'f kan mama ya sayang kamu pasti lapar ya ayo kita membeli makanan dulu " ucap anaya sambil mengelus perut nya yang masih rata


anaya pergi mencari makanan iya membeli nasi bungkus sekarga sepuluh ribu dan air mineral


setelah membeli makanan anya hendak mencari tempat duduk untuk makan


buk...


anaya menabrak seseorang


" ma'f saya gak sengaja" ucap anaya kepada seseorang yang iya tabrak itu


" gak papa kok embak gak papa" tanya irang itu


" saya gak papa kok" ucap anya


" kamu mbak anaya kan" tanya orang itu


" ya kamu mengenal saya" tanya anaya yang heran


" iya mbak saya via yang pernah suami embak tolong" ucap via


" yang mana ya saya beneran gak tau" tanya anaya lagi


" saya tu pelayan yang pernah di tolong sama suami embak dari orang yang menyuru saya untuk meracuni suami embak" ucap via mengingat kan kembali kejadian di lestoran waktu itu


" oh yaya aku ingat jadi nama kamu via" ucap naya


" iya mbak saya via embak mau kemana dan kemana suami embak" ranya via yang heran melihat anaya membawa tas


" aku akan menceritakan nya nanti oh ya kamu mau kemana" tanya anaya

__ADS_1


" aku mau pulang kampung mbak aku baru mengambil gaji ku di lestoran yang tempat aku kerja dulu" ucap via


" em boleh kah aku ikut dengan mu" tanya anaya


" emang nya embak udah izin sama suami embak" tanya via lagi


" nanti aku ceritain semua nya sama kamu tapi kamu izinin aku ikut sama kamu ya peliss" ucap anaya memohon


via tampak berfikir sejenak


' seperti nya mbak anaya sedang ada masalah apa salah nya kalau aku menolong nya sebagai balas budi ku ' batin via


" baik lah mbak ayo kita pesan tiket dulu" ucap via


" em via boleh gak beli tiket nya atas nama kamu semua " pinta anaya


" ya udah mbak ayo kita beli tiket nya" ucap via mengajak anaya


anaya hanya mengangguk kan kepalanya


mereka pun membeli tiket tujuan kampung halaman via yang ada di bogor


" mbak kita langsung aja naik bis nya yuk sekalian kita istirahat di sana" ajak via


" ayo vi mbak juga mau makan oh ya kamu mau mbak beliin makanan gak" tanya anaya


" ya udah ayo kita masuk bis nya" ajak anaya


" ayo mbak" ucap via mereka pun menaiki bis


setelah di dalam bis anaya dan via memakan makanan yang mereka bawa tadi


setelah makan anaya pun menceritakan bagai mana kehidupan nya selama berumah tangga dengan aron


" ya Allah mbak kejam sekali suami mbak" ucap via yang sangat perihatin tentang kehidupan anaya


" aku udah ikhlas via mungkin ini sudah takdir ku " ucap anaya


" jadi sekarang mbak sedang hamil" tanya via


" iya via aku sedang hamil , aku pergi juga untuk melindungi anak ku vi aku takut suami ku tak meu menerima anak dalam kandungan ku ini sebab iya pernah menuduh aku berselingkuh dari nya" ucap anaya sambil menangis


" sabar ya mbak aku akan membantu mbak untuk membesarkan anak mbak aku janji" ucap via dengan tulus


" terimakasih ya via kamu baik sekali" ucap anaya


" sama sama mbak sekarang mbak anggap aja aku seperti adik mbak sendiri ya " ucap via

__ADS_1


" terimakasih via mbak seneng banget punya keluarga lagi" ucap anaya sambil memeluk via


" sama sama mbak aku seneng juga kok punya mbak yang baik dan cantik kaya mbak" ucap via sambil membalas pelukan anaya


" mbak boleh gak aku pegang perut mbak" ucap via


" boleh kok" ucap anaya sambil tersenyum


" hallo keponakan tante apa kabar kalian di sana , jangan nakal ya sayang kasihan mama nya mulai sekarang tante akan menjaga dan melindungi kalian "ucap via sambil mengelus perut anaya yang masih rata


" terimakasih tante cantik" ucap anya dengan menirukan suara anak kecil


mereka pun tertawa bersama selama perjalanan anaya hanya tertidur sebab anaya sangat kelelahan


' kasihan mbak anaya hidup nya sangat menyedihkan semoga saja nanti dia bisa mendapat kan kebahagiaan nya ' batin via sambil melihat anaya yang sangat nyenyak tidur nya


setelah beberapa jam mene mempu perjalanan akhir nya mereka sampai di kampung halaman via yang sangat jauh dari perkotaan


kini mereka baru sampai di rumah via yang sederhana


tok... tok...


" assalamualaikum" ucap anaya dan via saat sudah di depan pintu rumah via


" walaikumsalam" ucap seseorang yang ada di dalam rumah via


cekerek


pintu terbuka


" via kamu udah pulang nak" tanya ibu mira ibu nya via


" iya bu aku udah pulang" ucap via sambil menyalimi tangan ibunya


" loh ini siapa dok" tanya ibu mira kepada via


" nanti aku ceritain bu sekarang kita masuk dulu aja , ayo mbak silahkan masuk" ucap via yang mengajak anaya masuk kedalam rumah nya


.


setelah ada di dalam rumah via anaya menceritakan semua tentang kehidupan nya


" ya Allah duk malang sekali nasib mu ,ya udah sekarang kamu tinggal di sini aja sama via dan ibu anggap lah aku seperti ibu mu sendiri ya dok" ucap ibu mira


" terimakasih ya bu " ucap anya yang langsung memeluk ibu mira


" sama sama dok " ucap ibu mira

__ADS_1


via hanya tinggal bersama ibu nya sebab ayah nya sudah meninggal dunia sejak via masih sekolah dasar


__ADS_2