
Siti seolah oleh tak percaya kalau sean sudah lama suka sama dia
" bener siti mas aon juga pernah cerita kalau sean itu suka sama kamu" ucap anaya
siti tersenyum malu mendengar ucapan anaya dan billi
" tapi die dulu ragu kamu tau kan pekerjaan kami apa, sean takut kalau kamu akan menolak nya dan menjauhi nya , jadi dia memutus kan untuk mencintai mu dari jauh" ucap billi
" kalau boleh jujur aku juga sudah lama suka sama mas sean , namun aku tau siapa aku dan siapa dia , maka dari itu aku diam saja " ucap siti
" jadi sekarang kamu sudah berapa lama pacaran sama sean" tanya bili
" beru beberapa hari yang lalu" ucap siti malu malu
" wah selamatkan ya siti , semoga hubungan kalian sampai jenjeng pernikahan" ucap anaya
" amin" ucap siti
" mbak anaya" panggil via yang berlari menghampiri anaya , siti dan billi di taman belakang
" ada apa vi, kamu lari lari kaya di kejar setan aja" ucap anaya yang melihat via berlari ke arah nya
" di depan ada laki laki maksa ingin masuk ,kata nya dia ingin bertemu sama mbak anaya" ucap via
" siapa laki laki itu" tanya billi
" aku tidak tau mas , dia membawa beberapa anak buah nya" ucap via
" apa aron sudah tau tenteng orang itu datang" tanya billi
" tuan aron belum tau mas" ucap via
" ayo bil temani aku keluar , aku jadi penasaran siapa yang atang ingin bertemu dengan ku" ucap anaya
" sebaik nya lo gak usah keluar nay , biar aku sama aron aja " ucap billi
" tapi aku penasaran sama orang itu" ucap anaya
" lo bisa mengintip dari kaca jendela , kamu gak usah keluar kami takut nanti orang itu membahayakan kamu dan kandungan mu" ucap billi yang mengkhawatirkan anaya
" baik lah tapi aku mohon jangan pakai kekerasan ya , tanya dulu baik baik " ucap anaya yang sudah panik
" gak janji nay , lo tau sendiri kan bagai mana suami kamu" ucap billi yang langsung meninggalkan mereka
" adah gimana ini , aku gak mau ada keributan di rumah ini" ucap anaya yang sudah panik
__ADS_1
" nay kamu yang tenang ya semua akan baik baik aja , kamu jangan banyak pikiran ya , ingat di perut kamu ada mereka , kalau kamu paik mereka juga iku panik" ucap siti
" iya mbak itu gak baik buat kandungan mbak" ucap via
" hhuufff maafkan mama ya nak " ucap anaya sambil mengelus perut nya
" ayo kita mengintip dari jendela aja yok , aku sagat penasaran sama orag yang mencari ku" ucap anaya
" ayo" ucap siti dan via bersamaan
Mereka pun menuju ke ruang tamu untuk mengintip dari jendela
" sayang ada apa sih di luar ribut sekai di luar" tanya aron yang baru turun dari anak tangga
" aku juga gak tau mas , di depan ada seorang laki laki yang mencari aku" ucap anaya
" kamu di sini aja ya gak usah keluar , aku mau mastiin siapa yang ada di luar" ucap aron sambil mengelus kepala anaya
" iya mas" ucap anaya
" bos ada apa di depan kenapa seperti ramai sekali" tanya sean
" gue juga gak tau , yok kita liat" ucap aron mengajak sean
Ya yang datang adalah sandi bersama beberapa orang suruhan sinta
" serah kan anaya kepada ku , kalau tidak aku akan menyuruh anak buah ku membuat kekacauan di sini" ucap sean dengan percaya diri
" lo mau nganterin nyawa lo ke sini" ucap billi dengan santai
" siapa kamu aku gak ada urusan sama kamu , aku mau aron berikan anaya kepada ku" teriak sandi
" punya nyawa berapa lo mau menantang bos gue, paling juga baru sekali pukulan dari nya lo langsung koit" ucap billi sambil senyum sinis
" ada apa ini" tanya aron yang baru datang menghampiri billi
" ini bos dia maksa buat bertemu anaya dan dia mau bawa anaya pulang bersama nya" ucap billi
" oh jadi ini yang nama nya aron ,kamu itu sudah jelek , tua suka menganiyaya anaya kan , sekarang serah kan anaya sama saya , aku gak rela kamu menyakiti anaya yang sedang amil anak saya" ucap sandi
Aron masih diam menatap tajam ke arah sandi , iya berjalan mendekati sandi
" lo bilang apa barusan , lo ngatain gue jelek , tua dan anak yang ada dalam kandungan anaya itu anak lo" ucap aron sambil berjalan ke arad sandi
sandi yang melihat tatapan membunuh dari aron pun mulai takut
__ADS_1
" jawab jangan diem aja , lo punya mulut kan atau mau gue robek dulu mulut lo baru lo mau ngomong" ucap aron dengan nada sedikit tinggi
" iya kamu jelek , tua dan anak yang ada di kandungan anaya itu anak saya , jadi serah kan anaya sama saya " ucap sandi yang memberanikan diri nya
Bbbuuukkkk
aron memukul pipi sandi dengan keras sehingga sandi ter jatuh di lantai
"aahh" rintih sandi kesakitan
" mas jangan pakek kekerasan mas" teriak anaya dari depan pintu, iya berjalan keluar menuju ke aron dan sandi
"Anaya, kamu ikut aku pulang ya aku akan membawa kamu keluar dari penjara ini" teriak sandi yang melihat anaya keluar dari rumah
Anaya tak menghiraukan ucapan sandi dia ingin menenangkan aron
" mas" panggil anaya pada aron
" sayang masuk , aku gak nyuruh kamu keluar" ucap aron perintah aron
" tapi mas" ucapan Anaya di potong oleh aron
" anaya masuk" ucap aron yang memotong ucapan anaya
Anaya pun masuk ke dalam rumah iya tau kalau aron sudah memanggil nama nya iya tidak mau di bantah
" sekarang gue tanya sama lo , atas dasar apa lo ngaku kalau anak yang ada di kandungan anaya itu anak lo" ucap aron
" karena aku pernah meniduri anaya"ucap sandi berbohong , iya masi terguling di lantai
" lo jangan main main sama gue, gue bisa langsung bunuh lo di sini sekarang juga" ucap aron sambil berjongkok
Gelek..
Sandi menelan air ludah nya mendengar ucapan aron
" gue sebenernya udah geram sama lo , aslau lo bukan kk dari sahabat anaya , udah gue bunuh lo dari dulu, lo kira gue diem aja gue ga tau kalau lo kerja sama kan sama sinta buat menghancurkan hubungan gue sama anaya" ucap aron
Sandi seketika terkejut mendengar ucapan aron muka nya berubah jadi pucat
kenapa dia bisa tau' batin sansi
" gara gara lo gue berantem sama anaya sampai gue gebukin dia dalam ke adaan hamil , lo sama sinta kan yang ngirim foto lo sama anaya , kali ini gue lagi baik hati gue gak akan bunuh lo kok tenang aja , bill penjarakan dia di markas dan juga sinta" ucap aron
" baik bos" ucap billi
__ADS_1