Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
49


__ADS_3

aron tengah kebingungan harus bagai mana mau pulang ke rumah menemui anaya dia masih marah sama anaya


" terus ini gimana" tanya aron kebingungan


" lo pulang aja lo kan ada istri kenapa jadi bingung" ucap billi


" tapi gue masih marah sama dia" ucap aron yang sudah mulai lemah


" kalau lo gak mau pulang lo tanggung aja sendiri " ucap billi


" ya udah deh tolong anterin gue pulang" ucap aron dengan lirih dan pingsan


" eh lo kenapa " ucap billi yang mulai panik melihat ke adaan aron yang pingsan


" gak papa bos cuma pingsang , tolong segera ajak bos ketemu sama istri nya sebelum obat nya bereaksi lagi" ucap dokter itu


" baik lah kalau begitu " ucap billi


billi langsung mengangkat aron dan di bantu oleh anak buah aron menuju ke mobil aron


billi langsung menjalan kan mobil aron saat aron sudah masuk kedalam mobil


billi menuju ke rumah aron dengan kecepatan tinggi iya takut saat masih di jalan obat itu akan bereaksi lagi


di tempat lain sinta tengah kesal karena rencana nya gagal


" kacau kacau rencana ku gagal semua , ini semua gara gara perempuan kampung itu awas aja nanti akan ku habisi dia , kalau dia masih hidup pasti bos masih balik lagi sama dia" ucap sinta kesal


" aku harus membuat rencana baru untuk menyingkir kan perempuan kampung itu" ucap sinta yang sambil berfikir membuat rencana apa utuk melenyap kan anaya


Saat ini bili baru sampai di rumah aron


" anaya " teriak aron sambil memapah aron


Anaya yang ada di kamar nya pun berlari menuju pintu depan saat mendengar teriakan billi


" loh billi mas aron kenapa" ucap anaya yang panik melihat aron di papah oleh billi


" lo harus tolong si bos sekarang kalau tidak nyawa nya yang jadi taruhan nya" ucap billi


" emang nya mas aron kenapa bil " tanya anaya yang bingung


" ada yang memberi nya obat perangsang dengan dosis tinggi sehingga obat yag di berikan dikter tidak bisa untuk mengatasi nya" ucap billi menjelas kan


" terus aku harus bagai mana" tanya anaya yang bingung


" ppokok nya turuti aja apa pun keinginan nya " ucap billi yang bingung juga harus menjelas kan nya

__ADS_1


" ya udah kalau gitu tolong bawa mas aron ke kamar nya aka" ucap billi


Billi pun mem bawa aron menuju ke kamar nya di bantu oleh anak buah aron


setelah sampai di kamar aron billi pun merebah kan aron di tempat tidur


" nay tolong kamu rawat dia dulu bos ya dan jangan lotinggalin dia " ucap billi


" iya aku akan merawat nya dan akan menjaga nya dengan baik" ucap anaya


" baik lah kalau begitu au pamit balik dulu ya nay" ucap billi


" baik lah terimakasih sudah mengantar kan nya pulang "" ucap anaya


" ya itu udah tugas gue" ucap billi yang keluar dari kamar aron iy menuju ke dapur


" siti tolong kamu kumpulin ART yang ada di rumah ini" ucap billi pada siti yang sedang membereskan dapur


" baik tuan" ucap siti yang langsung pergi meninggalkan billi sendiri di dapur


setelah semua ART yang ada di rumah aron berkumpul di dapur atas perintah billi


" ada apa sih kita di kumpul kan di sini" tanya salah satu ATR dii rumah aron


' aku juga gak tau sebaik nya kita dengar kan aja siapa tau mau ada pengumuman naik gaji" ucap ART yang lain nya


" memang nya kenapa ya " tanya ART itu pada teman nya dengan lirih


" aku juga gak tau sebaik nya kita menurut saja" ucap ATR yang satu nya sambil berbisik


"apa kalian mengerti" ucap billi


" mengerti tuan" ucap semua ART serentak


" baik lah kalau begitu silah kan kerjakan tugas kalian masing masing" ucap billi


" baik tuan" ucap semau ART itu serentak


Billi langsung meninggalkan kediaman aron iya menuju ke maarkas kembali


Di kamar aron anaya sedang menggantikan pakaian aron ketika anaya akan menggan ti celana aron tangan nya di tahan oleh aron


" mas kamu sudah sadar " tanya anaya saat melihat aron yang membuka mata nya


Aron langsung menarik anaya sehingga anaya ter guling di samping aron


anaya hendak bertanya ke aron namun Aron langsung mencium bibir anaya

__ADS_1


Aron langsung menggauli istiri nya dengan sedikit kasar sehingga anaya merasa tersiksa akan perbuatan aron


Aron melakukan itu tanpa sadar iya terpengaruh oleh obat perangsang yang di berikan sinta tadi


Anay sangat kewlahan melayani aron yang dalam obat perangsang


aron menggauli istrei nya hingga tengah malam baru aron melepas kan anaya


Anaya merasakan badan nya sangat sakit semua


"ya Allah kuat kan aku" ucap anaya yang langsung menuju kamar mandi dengan perlahan


Setelah di sampai di kamar mandi anaya melihat tespek yang hendak iya akai tadi namun tidak jadi di karenakan teriakan dari billi


" apa aku mencobanya sekarang ya, coba sekarang aja lah aku takut kalau sudah ada dia di dalm perut ku dia akan kenapa napa oleh mas aron tadi" ucap anay yang langsung memakai alat tes kehamilan itu


Setelah anaya menggunakan alat tes kehamilan itu iya menunggu sampi beberapa 5 menit untuk melihat hasil nya


" garis dua... Itu arti nya aku hamil" ucap anaya tak pecaya


Iya langsung meraba perut nya yang masih rata


" sayang kamu sudah hadir di perut mama " ucap anya sambil menetas kan air mata


Anaya teringat saat aron menuduh nya selingkuh , langsung iya terfikir kalau nanati dia di siksa oleh aron lagi apa kah dia bisa melindungi buah hati nya yang ada di dalam perut nya


" apa aku harus pergi dari sini untuk menyelamatkan anak ku aku takut nanti mas aron tidak percaya kalau ini anak nya dan menyuru aku menggugur kan nya" ucap anay sendiri dengan ketakutan nya


"Sebaik nya aku harus pergi dari sini agar anak ku bisa selamat" ucap anay


Anaya langsung keluar dari kamar mandi dan mengemasi pakaian nya secukup nya lalu iya menghampiri aron


" ma'f ya mas aku harus pergi meninngalkan mu ini demi kebaik kan anak ku" ucap anaya


Iya menghampiri laci arin dan mengambil uang sekitar 1 juta


" mas aku mita sedikit ya uang kamu " uacap anaya yang lengsung keluar dari kamar aron


Suuasana di umah aron sangat sepi karena saat ini sudah jam 02: 00 dinihari


Anaya keluar dari rumah dengan pelan pelan agar orang tidak mengetahui nya


Ketika sudah mendekati pintu gerbang ternyata satpam yang sedang berjaga tidak ada di pos nya di karenakan sedang pergi ke kamar mandi


hal itu menjadi kesempatan untuk naya keluar dari gerbang


'aduh di kunci lagi, masa aku harus memanjat gerbbang ini sih' batin anaya

__ADS_1


' apa boleh buat lah aku harus memanjat gerbang ini nak kamu yang kuat ya kita berjuang sama sama ' ucap anaya dalam hati


__ADS_2