
Sudah seminggu anaya dan via membuka warung makan yang berada teras rumah via jualan anaya sangat ramai pembeli sampai sampai anaya dan via kadang kewalahan melayani pembeli
" alhamdulilah ya via dagangan kita selau laris manis terkadang sampai kekurangan " ucap anaya
" iya mbak ini juga masakan mbk anya yang enak banget ya gak bu" ucap via
" iya bener apa kata kamu vi masakan anaya enak banget " ucap ibu lastri ( ibu via)
" ah masa sih padahal aku masak nya yang biasa aja loh" ucap nanya
" nah buk yang biasa aja udah laris banget gimana kalau buar yang luar biasa" ucap via
iya bener kamu vi , oh ya anaya apa kamu selama hamil tidak mengalami mual atau pusing gitu soal nya ibu perhatiin kamu kaya orang gak hamil aja" ucap ibu lastri
" dulu awal awal saat belum tau aku hamil ya mual dam pusing sampek lemes banget setelah aku tes pakek tespek sampai sekarang aku gak ngerasain apa apa bu" ucap anaya
" apa jangan jangan suami kamu yang mengalami nya ya nay" ucap ibu lastri
" aku juga gak tau bu semoga aja tidak kasihan kalau dia yang mengalami nya" ucap anaya
Tok... Tok...
Seseorang megetuk pintu rumah via
" biar ibu aja yang buka pintu nya" ucap ibu lastri
Ibu lastri beranjak dari duduk nya dan langsung melihat siapa yang bertamu
cekerek
Pintu di buka oleh bu lastri terlihat ada beberapa peria berjas hitam
" ma'f cari siapa ya" tanya bu lastri
" kamu lastri kan" tanya papa rozi
ya papa rozi lah yang datang untuk menjemput anaya
" iya anda siapa ya" tanya bu lastri yang bingung
' siapa orang ini kenapa dia mengenal ku' batin ibu lastri
" aku rozi " ucap
"rozi"ucap ibu lastri mencoba mengingat
" yang dulu pacaran sama sumarni" ucap papa rozi mengingat kan masa lalu
rozi , sumarni ,lastri dan joko( ayah via) adalah sahabat sejak masih bekerja serabutan dulu rozi itu sebenar nya anak orang kaya tapi iya kabur dari rumah nya sehingga bertemu dengan lastri joko dan sumarni
rozi menjalani hubungan dengan sumarni sedangkan lastri menjalin hubungan dengan joko
namun hubungan rozi dan sunarmi terhalang oleh restu sehingga sumarni pergi meninggalkan rozi
Setelah di tinggalkan sunarmi rozi di jodah kan dengan dewi ( ibu aron)
__ADS_1
" ya ampun kamu rozi apa kabar " ucap ibu lastri
" alhamdulilah baik" ucap papa rozi
" ayo silahkan masuk , oh ya kamu tau rumah aku dari siapa" ucap ibu lastri
" aku juga gak tau kalau ini rumah mu tujuan ku datang kesini untuk memjemput anak menantu ku" ucap rozi
" anak menantu mu siapa" tanya lastri
" anaya dia anak menant ku" ucap rozi
" jadi anaya anak menantu mu" tanya lastri
" iya aku sudah menyuruh detektif untuk mencari nya dan dia mnemukan anay di sini" ucap rozi
" baik lah akan ku panggilkan dia" ucap lastri
" terimakasih lastri oh ya joko kemana " tanya rozi
" dia sudah meninggal tiga tahun lalu" ucap lastri
" inalilahiwainalilahi rojiun ma'f kan aku lasrtri aku tidak tau" ucap rozi
" ya tidak apa apa sebentar aku panggil kan anaya dulu" ucap lastri yang langsung beranjak dari duduk nya langsung menuju ruangan tv yang dimana via dan anaya sedang berbincang bincang
" anaya ada rozi mertua mu mencari mu di depan , kamu temuin lah dia nuk ibu mau buat kan kopi dulu untuk nya" ucap lastri kepada anaya
" papa rozi" ucap anaya
" baik lah bu" ucap anaya
' duh bagai mana kalau papa menyuru ku pulang aku takut bertemu mas aron , aku takut dia akan membunuh anak ku' batin anaya
" mbak kenapa melamun apa mbak takut mau menemuainya" ucap via yang melihat raut ketakutan di wajah anaya
" gak kok vi mbak ke depan dulu ya " ucap anaya mnutupi ketakutan nya
Anaya beranjak dari duduk nya iya menuju ke ruang tamu
" assalamualaikum pa" ucap anaya yang langsung menyalimi tangan rozi
" walaikumsalam nak bagai mana kabar mu" tanya rozi pada anaya
" alhamdulilah baik pa" ucap anaya
Rozi melihat perut anay yang agak membuncit
" anaya kamu hamil nak" tanya rozi
Anay terdiam iya berusaha menutupi perut nya iya takut kalau papa rozi tau dia hamil
" jangan takut nak papa tidak akan menyuru mu kembali kepada aron jadi jangan takut pada papa" ucap papa rozi menyakin kan anaya
anaya hanya mengangguk kan kepalanya
__ADS_1
" ya Allah sudah berapa bulan nak " tanya papa rozi
" sudah mau masuk 3 bulan pa " ucap anaya
" apa aron tau kamu hamil" tanya papa rozi lagi
" tidak pa anaya takut memberi tahu mas aron " ucap anaya
" takut kenapa nak " tanya papa rozi penasarn
" aku takut nanti mas aron akaan menyuru aku untuk menggugurkan anak ini" ucap anaya
" kenapa kamu berfikiran kalau aron akan menyurumu menggugurkan anak mu" ucap papa rozi pnasaran
" sebelum nya mas aron marah sama aku dia menuduh aku selingkuh dengan kk sahabat ku , jadi aku takut mas aron menyangka kalau anak ini adalah anak hasil selingkuhan ku" ucap anaya
" huufff baik lah apa kamu sudah memeriksakan kandungan mu nk" tanya papa rozi
" sudah pa kemarin di puskesmas" ucap anaya
" anaya kamu mau kan ikut papa ke amerika " ucap paap rozi mengajak anaya
" apa papa akan menyerah kan aku ke mas aron" ucap anaya
" nggak papa ingin mengajak kamu tinggal bersama papa di amerika papa ingin kamu dan anak kamu aman saat ini aron dan anak buah nya sedang mencari kamu" ucap papa rozi
" untuk apa mas aron mencari ku pa" ucap anaya penasaran
" papa juga gak tau kamu mau kan ikut papa , papa janji akan menjaga dan melindungi kamu dari aron " ucap papa rozi
" apa aku boleh mengajak via dan ibu lastri pa aku takut nanti saat mas aron bertanya ke warga sini yang akan menjadi saran ny via dan ibu lastri" ucap anaya
" boleh kok " ucap papa rozi
ibu lastri datang mebawa secangkir kopi dan sepiring cemilan
" silah kan di minum rozi" ucap ibu lastri
" loh ibu udah kenal sama papa" tanya anaya
" iya dia adalah teman lama ibu" ucap ibu lastri sambi meletak kan kopi dan cemilan itu di atas meja
"oh begitu , bu begini aku mau ikut paparozi ke amerika aku harap ibu dan via ikut bersama kami" ucap anaya
" tidak udah nay kamu saja yang ikut rozi biarkan ibu dan via di sini saja" ucap ibu lastri meolak
" tidak bu kalau ibu dan via tidak ikut aku tidak akan ikut , aku takut nanti kalian yang akan jadi sasaran memarahan mas aron saat tak mendapati aku di sini bersama kalian" ucap anaya
" bener lastri kalian ikut saja " ucap rozi
" bagain mana ya aku merasa tidak enak kalau harus menumpang hidup dengan mu rozi" ucap ibu lastri
" tidak usah merasa tidak enak dulu kalian yang menolong ku sekarang aku akan membalas budi ku pada kalian" ucap papa rozi
" baik lah kami akan ikut bersama kalain" ucap ibu lastri
__ADS_1
" sebaik nya kalian cepat lah berkemas kita pergi sekarang juga takut nya aron tau keberadaan kalaian" ucap papa rozi