Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
111


__ADS_3

Bastian berhenti memutar muar kepalanya , ketika menyadari aron,sean dan billi sudah tidak ada lagi di atas panggung


" kemana kaka dan yang lain nya" tanya bastian yang melihat ke kanan ke kiri tidak melihat aron sean , dan billi di atas panggung


Sedangkan di bawah panggung aron , sean dan billi tertawa melihat bastian di atas paggung tengah kebingungan


" kalian ini , tega sekali pada bastian" ucap anaya yang menghampiri trio mafia itu


" biarin sayang, salah sendiri dia mau ikut ikutan " ucap aron sambil tertawa


" mungkin kaya gini ya reaksi para tamu undangan saat kita , berjoget di sana tadi" ucap billi


" tapi seru lo joget kaya tadi , serasa beban hidup hilang seketika " ucap sean


" iya sean , kamu ada bener nya juga" ucap billi membenarkan ucapan sean


" oh ya , tadi anak buah kita sudah di pastikan kalau para tamu undangan tidak merekam aksi kita tadi" tanya aron pada anak buah nya


" gak ada bos , lo tenang aja"ucap billi yang tadi sempat memberi perintah kepada anak buah aron yang berjaga di acara tersebut


" mas , ni anak kamu , aku capek , pengen istirahat" ucap anaya yang memberikan kereta dorong yang ada syail dan sykila


" sini sayang , kamu istirahat aja di kamar nanti aku menyusul dengan twins" ucap aron , anaya pun langsung pergi menuju kamar nya , karena ia merasa pusing


Tak lama bastian pun turun dari panggung dan langsung menghampiri aron , sean , dan billi


" tega banget ya kalian meninggalkan aku sendiri di atas panggung" ucap bastin kesal bercampur malu


" lo yang keasikan joget sampai sampai kita turun dari paggung aja lo gak tau" ucap billi


" ya memang asik sih, nyanyi lagi yuk" ajak bastian


" ogah" jawab aron ,billi dan juga sean secara bersamaan

__ADS_1


" kenap kan asik , seru lagi" ucap bastian


" lo aja sana" ucap aron


" sama kaka lah , kalau aku sendiri mana hafal lagu nya" ucap bastian


" ni lo liat aja vidio ini, terus tar lo nyanyi dan joget sendirian" ucap billi yang langsung mengirimkan Vidio trio macan yang di kirim kan aron tadi


" ya tu bener apa kata billi , udah ah gue mau masuk kamar dulu , seperti nya twins , mengantuk , ya kan sayang" ucap aron pada anak anak nya , dan mereka pun tertawa melihat aron


" ya udah sana , oh ya bos jangan lupa ajak periksa tu nanti anaya , gue yakin seribu persen kalau dia itu lagi hamil lagi" ucap billi


" iya bos , gue juga yakin seribu persen ,kalau anaya hamil" ucap sean menimpali


" kok kalian bisa seyakin itu kalau anaya hamil lagi" ucap bastian


" ya kalau anaya hamil kita juga kena getah nya " ucap sean


" ya tu tadi contoh nya , dia yang nyuruh kita buat nyanyi dan joget joget" ucap billi


"kalian ngobrol aja ya gue balik ke kamar dulu , besok gue ajak periksa dia, sekalian sunat lo bas" ucap aron yang langsung meninggalkan billi, sean dan bastian


"oh iya aku sampek lupa kalau setelah acara ini aku di suruh sunat sama kakak" ucap bastian


" di nikmati aja bas, udah ah gue mau balik kepelaminan dulu , kasihan istri gue sendirian" ucap sean yang langsung menuju ke atas pelaminan lagi


" gue juga mau nemuin yayang gue , nanti dia di ambil orang" ucap billi yang juga meninggalkan bastian


" terus aku mau kemana , pacar gak punya , eh jangan kan pacar , deket sama cewek aja gak , duh nasip nasip jadi jomblo" ucap bastian


aron dan anak anak nya kini sudah sampai di depan kamar mereka


" sayang" panggil aron saat memasuki kamar, ia melihat anaya sedang tertidur

__ADS_1


"ternyata mom kalian sedang tidur " ucap aron pada anak anak nya


" ayo sekarang kita ganti baju , setelah itu minum susu dan tidur siang , ok anak anak dady yang ganteng dan cantik ini" ucap aron pada anak anak nya


" kalian jangan ribut dan jangan nagis ya , mom kalian sedang tidur ,nanti mom terbangun , kasihan mom pasti capek mengurus dan menjaga kalian" ucap aron pada anak anak nya, seolah olah mengerti kedua anak nya hanya tersenyum


aron memindahkan anak anak nya satu persatu ke atas tempat tidur dengan hati hati agar anaya tidak terbangun, ia mulai menggantikan baju anak anak nya satu persatu , agar anak anak nya yaman saat tidur siang nanti


" sudah selesai , sekarang waktunya minum susu dan tidur , ok sayang" ucap aron pada anak anak nya


aron memindahkan anak anak nya kedalam tempat tidur bayi , setelah itu ia membuat kan mereka susu , setelah selesai ia berikan kepada anak anak nya


" anak pinter , sekarang tidur ya " ucap aron sambil melihat anak anak nya yang mau tertidur , setelah tertidur aron pun membaringkan tubuh nya di samping anaya ,aron juga memeluk anya dan ia pun tertidur


tanpa sadar aron lupa mengunci pintu kamar nya , ada seseorang yang sedari tadi memperhatikan anak anak aron , dia mengendap ngendap masuk kedalam kamar aron untuk menculik anak aron


' ini kesempatan emas bagi ku , aron sebentar lagi kamu akan merasakan bagai mana rasa nya kehilangan ' batin orang itu yang mengendap ngendap menuju ke tempat tidur bayi


dia melihat anak anak arin tengah tertidur sambil menyusu ,dia mengambil salah satu anak aron dengan perlahan agar anak itu tidak menangis, setalah berhasil dia langsung membius anak aron dan menggendong nya di dalam baju nya agar orang mengira kalau dia sedang hamil


setalah itu dia keluar dari kamar aron dengan perlahan dan sambil melihat situasi , setelah itu dia keluar dan menuruni anak tangga dengan cepat agar tidak ketahuan kalau dia baru turun dari lantai dua


setelah sampai di lantai dasar dia baru mau keluar dari rumah aron namun di hadang oleh billi


" sedang apa kamu di sini" tanya billi


" maaf tuan , tadi saya habis menumpang kamar mandi tuan" ucap orang itu sambil mengelus elus perut nya yang membesar , padahal isi dari perut nya adalah salah satu anak aron


" kamar mandi mana yang kau gunakan" tanya billi curiga


" kamar mandi yang ada di dekat dapur tuan , saya tadi di tunjuk kan oleh panitia " ucap orang itu


" oh ya sudah sana keluar, jangan pernah masuk lagi tampa izin pemilik rumah , kalau mau ke kamar mandi letak nya ada di belakang panggung" ucap billi yang tidak lagi curiga ,karena ibu hamil memang sering ke kamar mandi pikir billi

__ADS_1


" baik tuan terimakasih" ucap orang itu yang langsung meninggalkan rumah aron , ia langsung pergi meninggalkan acara pesta pernikahan itu sambil membawa anak aron


__ADS_2