
Anaya saat ini sedang duduk di taman yang di penuhi bunga bunga yang indah.
" indah sekali tempat ini," anaya dengan gembira , melihat bunga bunga bermekaran
Tiba tiba ia melihat sebuah pintu, dan pintu itu terbuka
"Sayang, pulang lah anak kita menunggu mu" ajak aron sambil menggendong dua bayi kecil , di kanan dan kiri nya
" mas aron " lirih anaya saat melihat aron yang berdiri di depan pintu itu
" pulang lah sayang ,ikut lah bersama kami"aron mengajak anaya
" tapi aku masih mau di sini mas , disini sangat indah dan dami" tolak anaya ,saat aron mengajak nya pulang
" apa kamu tidak kasihan dengan anak anak kita sayang" ucap aron sambil memperlihat ia dua bayi yang iya gendong
" anak , kenap perut ku rata " tanya any bingung sambil memegangi perut nya
" ayo lah sayang kita pulang , sebelum waktu nya habis" aron memohon kepada anaya.
Seketika aron dan kedua bayi nya menghilang dan pintu akan di tutup , anya seketika sadar kalau dia harus menyusul suami dan anak anak nya.
Anaya berlari menuju ke pintu yang sedikit lagi akan tertutup ia langsung masuk pintu itu dengan lubang yang sangat kecil.
⭐⭐⭐⭐⭐
Ibu sumarni seketika pingsan mendengar anaya telah meninggal, bastian dengan cepat menangkap ibu sumarni, sehingga ibu sumarni tidak terjatuh ke lantai
" ibu" teriak bastian melihat ibu sumarni pingsan, bastian langsung membawa ibu sumarni ke ruang UGD
" dokter jangan becanda ya , saya bisa membunuh anda sekarang juga , kalau anda berani main main sama saya" ucap billi yang langsung memegang kerah baju dokter itu
" mas sabar , jangan pakai ke kerasan seperti ini" ucap via menenangkan billi
" maaf tuan, kami sudah berusaha semaksimal mungkin namun , tuhan berkata lain " ucap dokter itu menjelas kan
" mas , ini bukan salah dokter ini sudah takdir nya , sabar mas" ucap via menenangkan billi
Seketika billi langsung melepaskan tangan nya dari kerah dokter itu dan beralih meninju dinding yang ada di dekat nya
__ADS_1
" bagi mana nanti ,kalau aron sadar dan menanyakan anya , aku harus jawab apa , ya tuhan kembalikan lah anaya untuk bos aron , dia baru saja merasakan kebahagiaan , kasihanilah dia tuhan" teriak billi sambil menangis
Via yang tak tega ,melihat billi sangat terpukul ia langsung memeluk billi , ia mencoba untuk menenangkan billi
" vi, bagai mana ini vi , aku gak tega melihat bos aron sedih lagi" ucap billi yang menangis dalam pelukan via
" sabar mas ,aku yakin tuan aron akan kuat menerima kenyataan ini , demi anak anak nya" ucap via yang mengelus elus punggung billi dalam pelukan nya
" yang sabar ya tuan dan nona , ini semua sudah kehendak yang maha kuasa, saya permisi dulu tuan nona , saat mau mengurus jenasah nya nona anaya" ucap dokter itu undur diri
" baik dokter , terimakasih atas kerja keras nya" ucap via yang masih memeluk billi
Dokter itu hanya mengangguk kan kepala nya lalu hendak pergi meninggal kan billi dan via
" dokter , pasien bernafas lagi" teriak suster yang ada di dalam ruangan operasi
Dokter itu pun langsung berlari memasuki ruangan operasi itu lagi setelah mendengar teriakan suster
" vi , apa itu berarti anaya hidup lagi vi" tanya billi dengan senang ,ia langsung melepas kan pelukan dari via
" iya mas , kita doa kan saja semoga mbak anaya baik baik saja" ucap via merasa senang
" tadi anaya di nyatakan meninggal sean" ucap billi
" apa , anaya meninggal" ucap sean dengan terkejut nya
" iya tadi sean , seperti nya dia hidup lagi, dokter sudah masuk menangani nya lagi" ucap billi menjelas kan
" sukur lah kalau begitu , gue bingung nanti saat bos aron bangun, kalau anaya beneran meninggal , gue mau bilang apa sama dia" ucap sean
" gue juga mikir kaya gitu, gue gak bisa bayangin bagai mana sedih nya bos " ucap billi
" sekarang bagai mana ke adaan anak dalam kandungan anya" tanya sean yang belum tau kalau anaya menjalani operasi sesar
" mereka udah lahir sean , dan mereka sehat semua kata dokter tadi" ucap billi sambil
" yang bener bil mereka udah lahir , bukan nya belum waktu nya ya mereka di lahir kan" tanya sean
" ke adaan mbak anaya sangat lemah , dan itu juga berpengaruh sama janin nya , jadi dokter menyarankan agar mereka di lahir kan, agar mereka tetap selamat" ucap via yang ikut bicara
__ADS_1
" terus meraka sekarang di mana, aku gak sabar pengen melihat mereka yang selalu ngerjain kita bil" ucap sean yang mengingat mereka yang jadi korban ngidam nya aron
" mereka masih dalam perawatan sean, nanti kalau dokter sudah membolehkan melihat nya , gue jak lo " ucap billi
" ok , gue balik lagi ya kasihan sama ibu lastri sendirian , sebentar lagi bos akan di pindahin ke ruang rawat " ucap sean
" ya udah sana, oh ya lo juga sekalian mampir ke UGD , tolong bilangin sama ibu sumarni dan bastian kalau anaya hidup lagi" ucap billi
" ngapain mereka di UGD" tanya sean
" tadi ibu sumarni pingsan saat tau kalau anaya meninggal dunia, terus bastian membawa nya ke UGD" ucap billi
" ya udah kalau begitu gue pergi dulu ya , oh ya nanti kalau anaya mau di pindahin ke ruang rawat suruh di gabungin aja ruangan nya" ucap sean
" ok " ucap billi
Sean pun meninggalkan billi dan via di depan ruang operasi anaya, tak lama dokter yang menangani anaya keluar dari ruang operasi
" dok bagai mana , anaya hidup lagi kan" tanya billi yang langsung mendekati dokter
Dokter itu tersenyum pada billi dan via
" alhamdulilah , atas kuasa Allah nona anya hidup kembali , dan sekarang keadaan nya sudah setabil , nanti kami akan memindah kan nya ke ruang perawatan" ucap dokter itu
" dok bisa gak kalau ruang perawatan nya di gabung aja sama suami nya" tanya billi
" boleh , nanti kami akan mengonfirmasikan nya dulu ke pihak rumah sakit nya" ucap dokter
" terimakasih dok , oh ya apa kami bisa melihat keponakan kami dok" tanya billi
" oh , boleh , keponakan anda sudah di bawa ke ruangan bayi , dan tolong di azani sekalian ya tuan" ucap dokter itu
" baik dok , terimakasih" ucap billi sabil tersenyum kecut
' gue gak bisa azan, apa lagi ngazani, ah gue suruh sean aja deh kali aja dia bisa' batin billi
" mas , ayo kita menuju ke ruangan bayi nya , biar nanti kamu yang ngazani mereka , kan tuan aron lagi sakit , gak bisa ngazani mereka " ucap via mengajak billi
' duh gimana ni kalau via tau aku gak bisa azan , malu banget gue' batin billi
__ADS_1