Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
81


__ADS_3

Billi dan sean membawa sandi dan para anak buah nya menuju penjara bawah anah yang ada di markas


setalah billi dan sean membawa sandi dan orang suruhan sinta ke markas aron langsung memasuki rumah


iya langsung menuju ke kamar nya tanpa menghiraukan anaya , dia sedang emosi iya tidak mau menyakiti anaya


" apa mas aron marah kepada ku ya vi" tanya anaya yang melihat aron langsung masuk ke kamar tanpa memperdulikan anaya yang duduk di ruang tamu


" mungkin tuan aron sedang ada urusan mbak ,jangan berfikir negatif dulu" ucap via


" aku buatin minun ya nay" ucap siti


" gak usah deh sit aku lagi gak pengen minum atau makan" ucap anya


Tak lama aron keluar dari kamat nya iya menuruni anak tangga , aron sudah dengan pakaian serba hitam nya


"mas , mau kemana" tanya anya saat melihat aron sudah rapi


" aku mau ke markas , kamu jangan keluar rumah " ucap aron yang langsung meninggalkan anaya , tanpa ada salaman dan kecupan


Aron langsung pergi memasuki mobil nya dan langsung meninggalkan rumah nya


" sudah nay kamu jangan banyak fikirkan , tuan aron mungkin sedang sibuk" ucap siti yang melihat anaya melamun melihat kepergian aron


" iya mbak , sebaik nya mbak istirahat aja ya" ucap via


" assalamualaikum" ucap bi lastri dan bik surti yang baru pulang belanja


" wallaikumsalam" ucap meraka bersamaan


" loh kalian pada kumpul di sini to" ucap bu lastri


" iya bu" ucap via


" aku ke kamar dulu ya" pamit anaya yang langsung pergi meninggalkan mereka di ruang tamu


" anaya kenap vi" tanya buk lastri melihat sikap aneh dari anaya

__ADS_1


" nanti aku ceritain yuk masuk , aku bantuin bawa belanjaan nya ke dapur" ucap via


" ya uda ni bawa kasihan bik surti bawa an nya banyak banget" ucap bu lastri


" ibu juga banyak tu bawaan nya" ucap via


" sini biar aku bantu bik surti kamu bantu ibu mu aja" ucap siti kepada via


" ok" ucap via mereka langsung mengangkat belanjaan ke dapur


⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐


Aron baru sampai di markas iya langsung di sambut oleh anak buah nya


Aron langsung menuju ke penjara bawah tanah untuk menemui sandi dan sinta


" lepasin aku , kalian gak bisa ngurung aku kaya gini aku gak kenal sama dia" teriak sinta


" lo bisa diem gak sih sin, berisik banget lo dari tadi" bentak billi


Tak.. Tak...


Bunyi sepatu aron memasuki penjara bawah tanah


" bos , tolong lepasin aku , aku gak salah , billi tiba tiba langsung menangkap aku tanpa sebab" ucap sinta memohon


" sudah sinta aron sudah tau kebusukan kamu" ucap sandi yang satu sel dengan sinta


" diam kamu , ini semua gara gara kamu , aku gak kenal sama kamu " teriak sinta pada sandi


" kalau lo teriak sekali lagi , gue jamin kepala lo gue tebas" ucap aron pada sinta


Sinta langsung terdiam dan takut mendengar perkataan aron sebab aron tidak pernah main main pada ucapan nya


" gue mau tanya sama lo sin , lo anak buah kepercayaan gue , kenapa lo tega ngasih gue obat perangsang , sampai sampai lo tega buat gue salah paham sama anya terus gue menyiksa anaya yang sedang hamil, sampai anaya pergi ninggalin gue, lo tau kan gue paling anti sama wanita , lo satu satu nya wanita yang gue percaya" ucap aron pada sinta


" bos mau tau alasan nya kenapa , karena aku suka sama bos , aku cinta sama bos , aku gak mau bos di miliki oleh orang lain selain aku" ucap sinta mengeluarkan isi hati nya

__ADS_1


" lo bilang lo cinta sama gue, asal lo ta gue hampir mati karena lo , lo masukin obat perangsang di minuman gue terlalu banyak , sampek dokter aja gak sanggup buat ngobatin gue , itu yang nama nya cinta" ucap aron


Sinta terdiam iya tak menyangka kalau efek obat perangsang nya akan mengakibat kan kematian


" lo ada di sini juga karena bokap lo. Bokap lo yang nitip lo ke sini, gue di suruh jagain lo agar musuh musuh bokap lo dan musuh gue agak segan buat menyerang lo" ucap aron


" lo buat dia sebagai umpan agar gue marah lagi sama anaya kan" ucap aron sambil menunjuk sandi


" asal lo pada tau ya, gue tiap pagi muntah muntah , mencium bau bauan yang menyengat gue muntah, gue minta yang aneh aneh sama billi dan sean, itu semua karena anaya hamil anak gue, gue yang mengalami seperti ibu hamil pada umum nya , dan anaya dia gak mengalami nya" ucap aron


" kalau kamu sudah tau anaya hamil anak kamu, kenapa kamu masih menyiksa dia" tanya sandi


" gue menyiksa anaya itu semua kerena kalian , kalian yang buat gue salah paham sama anaya, gue gak tau kalau anaya waktu itu hamil , gue tau pas dia sudah pergi gue menemukan tespek di kamar mandi" ucap aron menceritakan semua nya


" jadi aku di bohongi dong sama kau sinta " ucap sandi yang kesal pada sinta


" kan gue udah ilang tadi lo cuma di peralat sama sinta , gue sama anaya sekarang sudah hidup bahagia , gue sayang sama dia, dan gue cinta sama dia, gue sekarang sedang berusaha membahagiakan istri gue, kalau lo gak percaya lo bisa tanya sama billi dan sean , mereka tau betapa gue sayang nya sama anya" ucap aron yang mengeluarkan isi hati nya


" kurang ajak kamu sinta , kamu membohongi aku dan kamu memperalat aku selama ini , asal kamu tau sinta aku memang sayang dan cinta sama anaya , namun aku tidak mau merusak kebahagiaan orang yang aku cintai , aku rela mengalah asal dia sudah bahagia, aku melakukan semua ini kerena aku gak rela kalau anaya tersakiti" ucap sandi yang kesal pada sinta


" aron aku minta maaf atas kesalahan ku , aku melakukan ini karena aku selalu di kompor kompori oleh sinta kalau anaya selalu di siksa sama kamu , maka dari itu aku melakukan semua ini" ucap sandi menyesali perbuatan nya


' kalau lo mau tau gue yang di siksa anaya tiap malem , mana dia tiap malem pakek baju seksi terus , dan membuat gue bolak balik ke kamar mandi' batin aron


" maka dari itu gue gak langsung bunuh lo , gue tau lo gak salah di sini" ucap aron


" terimakasih aron , bisa gak keluarin aku dari sini, kan aku gak salah , aku gak tahan di tempat seperti ini" ucap sandi


" ya nanti lo gue keluarin, dan buat lo sinta , lo di hukum di penjara ini selama 3 tahun" ucap aron


Sinta hanya terdiam iya tak berani membantah sebab iya memang salah


Tak lama henfon aron berbunyi pertanda ada orang yang menelfon nya


" hem" jawab aron saat sambungan telfon tersambung


" apa , ok gue segera pulang" ucap aron dengan panik setelah mendengar ucapan seseorang di sebrang telfon

__ADS_1


__ADS_2