Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
72


__ADS_3

anaya dan aron saat ini sedang di kamar nya aron sedang memandangi anaya yang tidur pulas


" sayang kamu lucu banget sih kalau tidur gini , badan kamu juga tambah berisi bikin gemes" ucap aron yang mencium bibir anaya


Anaya pun merasa terusik dengan aron yang mencium nya


" emmmm" anaya yang kaget saat aron mencium nya


" kamu udah bangun sayang" tanya aron yang baru melepas kan ciuman nya


" iya , kenapa sih orang lagi tidur di ciumin" ucap anaya


" aku cuma gemes aja sayang sam kamu" ucap argon yang sebenernya ingin meminta jatah kepada anaya namun iya takut kalau menyakiti anak anak nya


anaya langsung beranjak dari tidur nya


" mau kemana sayang tidur lagi sini" ucap aron yang menahan tangan anaya


" pengen pipis mas" ucap anaya cap anaya yang hendak ke kamar mandi


" jangan lama lama sayang" ucap aron


Anaya tak menjawab perkataan aron iya langung saja masuk ke kamar mandi


setelan selesai dari kamar mandi anaya menghampiri aron lagi


" mas kita keluar yuk " ucap anaya


"keluar kemana sayang" tanya aron


" ya keluar aja dari kamar, bosen tau di kamar terus" ucap anaya


" ya udah tunggu bentar aku mau ke kamar mandi dulu sayang" ucap aron


" jangan lama lama ya mas , kalau lama aku tinggal lo" ucap anaya


" gak kok bentar aja " ucap aron yang langsung ke kamar mandi untuk menidurkan adik kecil nya yang sudah berdiri


Setengah jam berlalu namun aron belum keluar dari kamar mandi


" ngapain aja sih mas aron di kamar mandi lama banget" ucap anaya yang sudah mulai bosan menunggu aron


" mas masih lama gak sih di kamar mandi nya, kalau masih lama aku duluan aja ya keluar nya" teriak anaya di depan kamar mandi


" aahhhhh iya sayang ini udah selesai kok" teriak aron dari dalam kamar mandi


" kok dia mendesah gitu sih kaya abis main aja" ucap anaya sendiri


Cekerek ...


Aron keluar dari kamar mandi

__ADS_1


" kok lama banget sih ,ngapain aja" tanya anaya


" ada seh" ucap aron tersenyum dan langsung meinggalkan anaya iya menuju ke ruang ganti baju


" aneh" ucap anaya yang melihat tingkah suami nya


" ayo sayang kata nya mau keluar kamar " ajak aron


Meraka pun keluar kamar menuju meja makan di sana sudah ada papa rozi, sean , billi, via, dan ibu lastri yang sedang menunggu anaya dan aron


" loh kok kalian belum makan" tanya aron yang baru sampai di meja makan


" kami ini sedang menunggu lo sama anaya bos" ucap billi


" oh '" jawab aron yang langsung duduk di meja makan di ikuti anaya


" kita udah nungguin lo sama anaya dari tadi lo coma bilang oh, wah keterlaluan sekali anada bos" ucap sean


" gue gak minta di tunggu sama kalian kok" ucap aron


" mas udah , kita makan aja sekarang jangan pada ribut" ucap anaya


Semua orang yang ada di meja makan untuk mulai memakan sarapan mereka masing masing


Setelah selesai mereka melaku kan aktivitas masing masing, anaya sedang duduk di taman belakang sambil menikmati pemandangan bunga bunga yang bermekaran


" naya" panggil ibu lastri yang langsung duduk di samping anaya


" ibu mau bicara sama kamu boleh" ucap ibu lastri


"Ibu mau bicara apa bu bicara aja jangan sungkan" ucap anaya


" begini nay , ibu sebenernya mau pulang ke rumah ibu yang di desa, ibu gak enak kalau harus menumpang hidup seperti ini" ucap ibu lastri yang mengutarakan keinginan nya


"sebenernya anaya sama mas aron juga ingin pulang ke indo bu , kalau ibu mau pulang nanti bareng kita aja" ucap anaya


" beneran nay" tanya ibu lastri


" iya bu, kami ini mau izin dulu sama papa " ucap anaya


" kapan kalian mau pulang" tanya ibu lastri


" mungkin sekitar tiga atau empat hari lagi bu" ucap anaya


" baik lah nanti kalau kalian sudah minta izin sama rozi , tinggal ibu sama via yang mau izin pulang" ucap ibu lastri


" sebaik nya ibu lastri dan via tinggal di sini saja , karena anak buah nya bastian masih mencari keberadaan via" ucap aron yang baru datang


" tapi kami tidak enak nak kalau harus menumpang di sini terus" ucap ibu lastri


" begini aja bu , ibu sama via tinggal bersama saya aja di indo menemani anaya , via bisa bekerja sama saya nanti " ucap aron

__ADS_1


" tapi ibu pengen pulang ke rumah ibu di desa nak aron" ucap ibu


" bu bukan saya gak mau mengizinkan ibu pulang ke desa , namun saat ini keadaan nya sedang tidak memungkin kan , via sedang di cari oleh anak buah bastian , saya takut nanti kalian akan tertangkap oleh anak buah bastian" ucap aron membujuk ibu lastri


" iya bu ,ini juga demi keselamatan ibu sama via" ucap anaya


" baik lah kalau begitu nak, ibu akan ikut dengan kalian" ucap ibu lastri setelah menimbang nimbang ucapan aron


" baik lah kalau begitu mari kita minta izin dulu sama papa untuk kita pulang" ucap aron


"kalau papa gak ngizinin aku gimana mas" tanya anya


" kita belum mencoba nya sayang , ayo kita coba bicara sama papa" ucap aron


Mereka pun menemui papa rozi yang ada di ruang kerja nya


Tok... Tok...


" masuk" ucap papa rozi dari dalam ruangan


Aron , anaya dan ibu lastri pun masuk ke ruangan kerja papa rozi


" assalamualaikum" ucap mereka bersamaan saat sudah di dalam ruangan papa rozi


" walaikumsalam , ada apa nih kalian kesini, silahkan duduk " ucap papa rozi


mereka pun dududk di sofa uyang ada di ruangan kerja papa rozi


" begini pa kedatangan kami kesini , kami ingin meminta izin untuk pulang ke indo" ucap aron


Papa rozi memicingkan mata nya


" pulang" ucap papa rozi


" iya pa kerjaan aron tidak bisa ditinggal terlalu lama" ucap aron


" kalau kerjaan kamu yang tidak bisa di tinggal kan kenapa lastri dan anaya harus ikut kamu" ucap papa rozi


" begini pa , kalau anaya memang harus ikut sama aku lah pa, aku kan suami nya" ucap aron


" suami yang suka menyiksa istri nya" ucap papa rozi menyindir aron


" itu kan dulu pa aron gak akan mengulangi kebodohan aron untuk yang kedua kali nya" ucap aron


" iya pa , anaya percaya kalau mas aron gak akan mengulangi kesalahan nya " ucap anaya yang ikut meyakin kan mertua nya


" kamu seyakin itu anaya, kalau aron masih mengulangi nya bagai mana anaya" tanya papa rozi pada anaya


Anaya melihat ke arah aron sejenak lalu iya melihat ke arah mertua nya lagi


" kalau sampai mas aron mgulangi kesalahan nya dengan ku , maka aku akan pergi membawa anak anak ku jauh dari mas aron dan kami tidak akan kembali pada ams aron" ucap anaya

__ADS_1


__ADS_2