
Aron sedang bersiap siap untuk pergi ke Amerika bersama sean dan billi
" selamat pagi bos " ucap sean yang baru datang ke rumah aron
" billi mana" tanya aron tak melihat keberadaan billi
" lagi di jalan mungkin bos" ucap sean
" sean ambilin gue mangga muda dong" pinta aron
" hah mangga muda ini masih pagi bos nanti sakit perut lagian mau ngambil di mana mangga muda nya" ucap sean
" cepat sean ambilin gue mangga muda" ucap aron
" mau ngambil di mana , eh tunggu kok perasaan aku gak enak ya "tanya sean
" ambilin mangga yang itu" ucap aron sambil menunjuk mangga muda milik tetangga
" tu kan apa gue bilang kalau perasaan gue gak enak permintaan nya pasti yang aneh aneh" ucap sean
" gak usah banyak bacot cepat ambilin" ucap aron
" tapi itu yang orang bos kita beli aja nanti di jalan " ucap sean mencoba membujuk aron
" gue mau nya yang itu dan gue minta lo yang memanjat nya" ucap aron
" bos gue udah rapi ganteng kaya gini di suruh manjat pohon gila lo ya" ucap sean yang kesal
" kalau lo gak mau mau ngambilin nya gue suruh lo pakek baju daster bik surti" ucap aron mengancam
" gue tembak aja ya bos mangga nya" ucap sean menawar
" gak gue pengen nya lo yang manjat pohon itu dan mengambil nya dengan tangan lo sendiri" ucap aron
" aha lo yang enak bikin anak sama naya kenapa jadi orang yang susah nya sih " ucap sean kesal yang langsung menuju ke rumah tetangga
" gak usah ngupat gue lo ya" teriak aron
Setelah sampai di rumah tetangga
" permisi" ucap sean
" ya ada apa ya mas" tanya pemilik rumah
"pak boleh saya minta mangga muda nya satu" ucap sean sambil menunjuk sebuah mangga muda
" istri nya lagi hamil ya mas, ambil aja mas sebanyak yang mas mau tapi hati hati di sana ada sarang lebah nya" ucap pemilik rumah
" apa sarang lebah " ucap sean mengulang perkataan pemilik rumah
" iya mas mangkanya mas hati hati ya , saya masuk dulu mas masih ada kerjaan silahkan ambil sebanyak yang mas mu" ucap pemilik rumah yang langsung meninggalkan sean sendiri
__ADS_1
" aduh gimana ini , semoga aja lebah nya masih tidur bismillah" ucap sen yang mulai memanjat pohon mangga dengan hati hati agar tak mengganggu lebah nya
" sean yang di ujung sebelah kanan lo , gue mau nya yang itu" teriak aron saat melihat sean sudah di atas pohon
" sabar bawel " ucap sean yang mulai mengambil yang aron minta
" yang sebelah nya " teriak aron pada sean
" bawel banget sih lo ambil sendiri nih " ucap sen dengan kesal yang langsung mengambil mangga satu nya permintaan aron
" ni tangkap" ucap sean yang melemparkan mangga nya ke aron dan aron dengan sigap menangkap nya
" yang mana lagi buruan pumpung gue masih di sini" ucap sean
" udah cukup lo cepetan turun kita mau berangkat" ucap aron
" iya sabar gue turun dulu" ucap sean saat mau turun dari pohon tiba tiba ada sekerumunan lebah yang menyerang sean
" aaaaaaaa " teriak sean yang langsung merosot dari pohon mangga dan
Buuk
sean terjatuh ke tanah dan langsung berlari kerumahnya aron
" aaaa tolong gue" teriak sean
Billi yang baru sampai di rumah aron melihat sean berlari seperti orang kesetanan
Buurr..
sean langsung menceburkan diri ke kolam ikan milik aron yang ada di samping rumah
Tak lama lebah itu pun pergi sean pun keluar dari dalam kolam itu
" lo kenapa " tanya billi keheranan melihat sean
" gue abis di kejar kerumunan lebah " ucap sean
" kok bisa lo di kejar kerumunan lebah" tanya billi heran
" abis ngambilin mangga buat bos di rumah tetangga " ucap sean yang menahan sakit akibat terjatuh dari pohon mangga dan gigitan lebah
" hahaha lo sepagi ini udah di kerjain bos" tawa billi
" ketimbang gue di ruruh pakek baju surti " ucap sean yang keluar dari dalam kolam ikan dengan basah kuyup
" terus sekarang orang nya mana" tanya billi tak melihat aron
" orang nya udah dapet mangga langsung masuk rumah" ucap sean
Billi an sean pun memasuki rumah aron
__ADS_1
" loh kenapa baju lo basah " tanya aron yang melihat baju sean basah
" ini semua gara gara lo gue di serang kerumunan lebah , jatuh dari pohon dan sampai masuk ke kolam ikan lo buat menghindari kerumunan lebah nya" ucap sean sangat esal
" hahaha " tawa aron saan mendengar cerita sean
" parah lo bos bukan nya kasihan dengan keadaan gue kaya gini malah lo ngetawain gue" ucap sean
" yang sabar ya , orang sabar pantat nya lebar hahaha" ucap billi tertawa
" iya sorry ini juga demi keponakan lo" ucap aron
" belum lahir aja udah ngerjain gue abis abisan kaya gini apa lagi nanti udah lahir" ucap sean
" udah sana ganti baju kita mau berangkat sekarang" ucap aron
Sean pun langsung menuju kamar tamu yang biasa tempat di menginap di rumah aron di sana sudah ada baju baju nya
" bos kalau lo masih mengalami ngidam kaya gini kemungkinan besar istri dan anak lo masih hidup dan baik baik saja" ucap billi
" gue juga berharap kaya gitu bil, semoga aja meraka baik baik saja , gue akan ngelakuin apa aja asalkan meraka bisa kembali sama gue bil" ucap aron
" sabar ya bos kita sedang berusaha menemukan nya , percaya lah usaha tak pernah menghianati hasil" ucap billi menenangkan aron
" ayo kita berangkat " ucap sean yang sudah rapi dengan pakai nan nya namun muka sean sudah membengkak akibat sengatan lebah tadi
"hahah muka lo jadi tembeb gitu " ucap billi yang melihat muka sean
" kok bisa mampek kaya gitu" tanya aron menahan tawa nya
" gue di sengar lebah sialan itu banyak banget di muka gue" ucap sean
" siti" teriak aron memanggil siti
" eh mau ngapain lo manggil siti" tanya sean yang berusaha menutupi muka nya
" ada apa tuan " tanya siti saat sudah di dekat aron
" tolong kamu obati sean yang abis tersengat lebah" ucap aron
Siti pun melihat ke arah sen dan melihat muka sean yang sudah bengkak
Siti langsung menunduk kan kepala nya menahan tawa
" kenpa siti" tanya sean yang heran melihat siti menunduk kan kepala nya
" gak papa kok mas mari saya obati dulu " ucap siti sambil menahan agar tidak tertawa
sean pun mengikuti siti mengambil obat oleh untuk sean , siti pun mulai mengobati sean dengan teliti
Sean yang di obati oleh siti pun sangat bahagia bisa melihat wjah ayu siti dari dekat
__ADS_1