Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
70


__ADS_3

aron membersihkan kolam ikan milik papa nya Dengan pelan pelan dan hati hati agar belut listrik peliharaan peliharaan agar belut listrik nya tidak merasa terganggu


" akhir nya selesai juga saat nya makan pepes lele" ucap aron yang baru menyelesaikan membersihkan kolam ikan


Kolam ikan yang berisi belut listrik milik papa rozi tak terlalu besar sehingga aron tidak membutuh kan waktu yang lama


" udah selesai ron" ucap papa rozi yang menghampiri aron


" udah pa" ucap aron


" mudah kan membarsihkan kolam peliharaan papa" ucap papa rozi


" mudah apa nya , aku aja udah hampir jantungan membersihkan kolam nya takut dia mendekat ke aku terus setrum aku" ucap aron


"belut papa itu udah jinak ron dia gak sembarangan menyetrum orang , kalau dia lagi gak dalam panik" ucap papa rozi


" terserah papa lah aku mau mandi terus mau nyicipin pepes ikan lele buatan istri tercinta" ucap aron yang langsung meninggal kan papa rozi sendirian


" pepes ikan lele membayang kan nya aja udah menggelikan , aron ini ada ada saja keinginan nya" ucap papa rozi sendiri


Aron langsung menuju ke kamar nya untuk memebersih kan diri setelah membersihkan diri aron langsung menuju ke meja makan iya sudah tak sabar memakan ikan pepes lele nya


" sayang udah mateng belum pepes nya" tanya aron saat memasuki dapur


" udah mas di meja makan pepes nya" ucap anaya yang sedang mencuci peralatan masak yang iya gunakan tadi


" temenin aku makan yuk" ucap aron


" baik lah " ucap anaya setelah menyelesaikan mencuci peralatan masak


Mereka menuju meja makan anaya langsung mengambilkan aron nasi dan langsung membuka kan daun pisang yang untuk membungkus ikan lele nya


" makan lah mas" ucap anya


" terimakasih sayang, kamu sudah makan sayang" ucap aron yang langsung memakan nasi bersama pepes ikan lele nya


" udah mas tadi pas mas masih memebersih kan kolam ikan" ucap anaya yang melihat aron makan dengan lahap nya


" mau sayang" ucap aron menawari anaya


" gak deh mas , mas aja yang makan" ucap anaya


" ya udah kalau gak mau biar aku habisin aja, oh ya sayang nanti kita periksakan kandungan kamu ya, aku pengen lihat perkembangan anak kita" ucap aron


" baik lah mas selesaikan lh makan nya nanti kita kerumah sakit " ucap anaya


" baik lah sayang , oh ya aku mau nyuruh sean buat janji sama dokter nya dulu ya" ucap aron


" iya mas" ucap anaya

__ADS_1


" sean" teriak aron


' aku kira tadi mau nyamperin ke kamar sean , tau nya teriak teriak kaya di hutan aja' batin anaya saat aron teriak memanggil sean


" sean"teriak aron lagi


Sean pun keluar dari kamar nya dan menuju ke arah aron


" ada apa sih bos teriak teriak kaya di hutan aja" ucap sean yang kesal karena aron mengganggu tidur nya


" buat kan janji sama dokter kandungan yang perempuan i rumah sakit xxx" ucap aron


" ok, ada lagi" tanya sean sebelum meninggalkan aron


" itu aja" ucap aron" ucap aron


" baik lah kalau begitu gue mau lanjut tidur lagi, jam nya nati gue kirim ke henfon lo" ucap sean yang langsung menuju kamar nya lagi


Aron pun melanjut kan makan nya , anaya anya mengeleng geleng kan kepala nya saja melihat aron


" sayang kamu siap siap gih kita gak lama lagi berangkat" ucap aron yang baru menyelesaikan makan nya


" aku mau beresin ini dulu mas " ucap anaya


" gak usah biar nanti bik wati yang memberes kan nya" ucap aron


" baik lah kalau begitu" ucap anaya yang langsung menuju ke kamar nya untuk mengganti pakaian


Cekerek


Pintu kamar billi di buka oleh aron


" woy bos kalau masuk ke kamar orang itu ketuk pintu dulu napa" ucap billi yang sedang rebahan


" selagi lo belun punya istri gak masalah lah , kalau lo udah punya istri baru gue harus ketok dulu pintu nya , siapa tau aja lo lagi buat anak" ucap aron yang langsung duduk di atas kasur billi


" gak papa kalau lo mau liat gue bikin anak nanti sama istri gue" ucap billi bercanda


" ogah " ucap aron


" mau ngapain lo ke kamar gue" tanya billi


" siapin keamanan buat gue sama anaya " ucap aron


"Emang nya lo sama anaya mau ke mana" tanya billi


" gue mau ngajak anaya periksa kandungan nya gue mau liat perkembangan anak anak gue" ucap aron


" anak anak lo , emang ya anak lo ada berapa sampai lo bilang anak anak" ucap billi yang belum mengetahui kalau anaya mengandung bayi kembar

__ADS_1


" anak gue ada dua bil, anaya hamil kembar" ucap aron


" kembar" ucap billi mengulang kata aron tadi


" ya kembar " ucap aron


" topcer juga lo ya sekali cetak langsung dua" ucap billi


" iya dong ,gue gitu lo" ucap aron membagakan diri nya


" mas" panggil anaya yang sedang mencari aron


" gue keluar dulu ya kayak nya anaya udah siap ,jangan lupa pengamanan buat gue sama anaya" ucap aron yang langsung keluar dari kamar billi


" ok" teriak billi


" sayang kamu udah siap" tanya aron yang sudah di dekat anaya


" udah mas , mas dari mana aja" tanya anaya


" aku dri kamar billi ada perlu tadi" ucap aron


" oh , ayo kita bekangkat mas" ucap anaya


" ayo sayang" ucap aron yang langsung menggandeng tangan anaya menuju keluar rumah


"aron , naya kalian mau kemana" tanya papa rozi yang melihat ank dan menantu nya sudah rapi da hendak pergi


" aku mu ngajak anaya periksa kandungan pa, aron mau melihat perkembangan anak aron" ucap aron


" oh yau udah sana , hati gati di jalan , aron jaga keselamata anaya dan anak anak kamu"ucap papa rozi memperingat kan aron


" ok pa , aron akan selalu menjaga keselamatan anaya dan anak anak aron" ucap aron


" kita pergi dulu ya pa" ucap anaya yang langsung menyalimi tangan papa rozi dan di ikuti oleh aron


" iya kalian yang hati hati d jalan ya" ucap papa rozi


" iya pa assalamualaikum" ucap anaya


" walaikumsalam " ucap papa rozi


" kami berangkat dulu ya pa, assalamualaikum" ucap aron


" walaikimsalam, hati hati ron bawa mobil nya jangan ngebut ngebut , kamu membawa anak dan anak anak kamu" ucap papa rozi


" siap pa" ucap aron sambil mengajung kan jempol nya


Anay dan aron pun segera memasuki mobil dan berjalan meninggalkan rumah papa rozi

__ADS_1


" papa seneng melihat perubahan kamu ron , semoga saja kamu dan anaya selalu di berikan kebehagiaan " ucap papa rosi yang melihat mobil aron meninggalkan rumah nya


__ADS_2