Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
46


__ADS_3

anaya dan sandi pun duduk di sebuah kursi panjang yang ada di depan toko


" kk mau ngomong apa ya " tanya anaya


" begini nay sebenar nya ibu kamu tu udah kangen banget sama kamu , dia pengen banget ketemu sama kamu ,kalau kamu ada waktu jenguk lah beliau nay " ucap sandi


" sebenernya aku juga kangen sama ibu dan ayah nanti lah aku akan izin dulu pada suami ku , tolong bilangin sama ibu dan ayah ku kalau aku juga kangen sama mereka dan aku akan segera mengunjungi mereka" ucap anaya


" baik lah nanti aku sampai kan pada ayah dan ibu mu" ucap sandi


" oh ya gimana kabar ayah dan ibu ku , apa ibu ku sudah bisa berjalan" ucap anaya


" mereka sehat semua ibu mu sudah bisa berjalan namun belum bisa berjalan jauh" ucap sandi memberi tahu kabar orang tua nya


" sukur lah kalau begitu oh ya ma'f ya kk sandi aku gak bisa lama lama soal nya takut nanti suami ku pulang aku tidak ada di rumah" ucap anaya


" baik lah kalau begitu aku juga mau menemuai sindi kebetulan aku baru sampai di kota ini" ucap sandi


" baik lah kk terimakasih atas informasi nya tolong salam kan kepada ayah dan ibu ku " ucap anaya


" nanti akan ku sampaikan kalau aku sudah pulang" ucap sandi dengan senyuman


" aku pulang dulu ya kk assalamualaikum" ucap anya


" walaikumsalam " ucap sandi


' ma'fin aku ya nay mungkin dengan cara ini suatu saat kita bisa bersatu' sambung sandi dalam hati


anaya pun langsung berjalan meninggal kan sandi iya menuju ke mobil yang di mana di sana sudah ada siti dan mex yang menunggu nya


" ayo kita pulang" ucap anaya mengajak siti dan mex


" dia siapa nay" tanya siti penasaran


" oh dia itu kk nya sindi yang waktu itu datang ke rumah " ucap anaya


" terus kenap dia tadi meluk meluk kamu" tanya siti lagi


" dia gak meluk aku siti tadi dia gak sengaja kesandung dan sepontan aku langsung membantu nya" ucap anaya menjelaskan kronologi kejadian tadi


" oh gitu aku harap tuan tidak tau kejadian tadi dan salah faham sama kamu" ucap siti


" ya gak lah nanti kalau dia salah faham aku akan menjelas kan nya" ucap anya

__ADS_1


" semoga aja ya nay" ucap siti yang rada takut kalau aron sampai salah faham


setelah sampai di rumah siti dan anya langsung menyusun belanjaan mereka tadi ke kulkas


" siti aku ke kamar dulu ya mau mandi" ucap anaya setelah menyelesaikan menyusun belanjaan mereka


" iya nay ini aku juga mau mandi udah gerah" ucap siti


anaya langsung meninggalkan siti yang masih di dapur iya menuju ke kamar nya untuk membersihkan diri


setelah selesai semua anaya pun kelelahan dan memutuskan untuk tidur siang sejenak


di tempat lain aron baru saja hendak makan siang di proyek baru perusahaan nya


" tumben bos gak pulang makan siang" tanya sean


" emang lo pikir jarak dari rumah gue ke sini sama aja jarak ke kantor apa" ucap aron yang kesal dengan pertanyaan sean


memang jarak dari tempat proyek ke rumah aron lumayan jauh dan bisa menempuh perjalanan 2 jam


" hehe lupa bos kan biasanya bos pulang kalau jam makan siang" ucap sean


" ya kalau deket sih mendingan gue pulang bisa ketemu bini gue di rumah" ucap aron dengan tersenyum membayangkan senyum anaya


ting...


seketika raut muka aron berubah menjadi marah


" lo lanjutin meriksa proyek ini gie mau pulang" ucap aron yang langsung meninggalkan tempat proyek itu


"kata nya lo gak mau pulang terus kenapa tiba tiba mau pulang" teriak sean saat aron yang langsung berjalan ke arah mobil nya


" kenapa dengan dia apa ada masalah ya, dia terlihat sangat marah" ucap sean yang melihat perubahan raut muka aron tadi


" gue harus hubungi billi " ucap sen yang langsung menelfon billi


" hallo ada apa" ucap billi di sebrang telfon


" lo lagi di mana" tanya sean


" lagi di markas lah emang nya di mana lagi" ucap billi


"lo sekarang kerumahnya bos dia tadi tiba tiba mau pulang dengan raut wajah yang sangat kesal gue takut kalau dia ada masalah di rumah nya" ucap sean

__ADS_1


" ok gue akan ke rumah nya nanti " ucap billi


" sekarang oon" ucap sean yang geregetan dengan billi


" iya gue berangkat sekarang" ucap billi


sambungan telfon langsung di matikan oleh billi


" kurang ajar ni orang gue yang nelfon dia yang matiin , semoga aja gak ada masalah yang serius " ucap sean


di perjalanan aron memukul mukul setir mobil nya


" kenap nay saat gue baru percaya sama lo ..lo tega mengehianatin gue, gue baru mau bahagia nay tapi lo merusak kebahagiaan gue yang baru seumur jagung ini kenap nay" teriak aron sendiri di dalam mobil sambil memukul mukul setir mobil nya


" tenga lo nay lo sama aja kaya perempuan di luaran sana lo kunafik anaya gue benci sama lo" teriak aron lagi


aron terus melontarkan kata kata kalau dia sangat benci terhadap anaya


sesampai nya di rumah aron langsung mencari keberadaan anaya


" anaya " teriak aron sambil mencari keberadaan anaya di dapur namun anaya tidak ada di dapur


" kenapa tuan berteriak seperti itu seperti dia sedang marah" ucap siti yang terkejut dengan teriakan aron


" anaya" teriak aron lagi yang langsung menuju ke kamar nya


dan ternyata anaya sedang tidur di kamar aron


seketika aron langsung menarik tangan anaya langsung menyeret nya ke kamar mandi


" mas ada apa " tanya anaya terkejut iya sedang tidur langsung di tarik oleh aron menuju kamar mandi


aron hanya diam tak menjawab ucapan anaya


" mas ada apa kenapa dengan kamu mas" ucap anya yang berusaha melepas kan diri


aron masih diam sambil menarik anaya


" sakit mas kamu kenapa sih" tanya anaya yang bingung dengan sikap aron kali ini


" bagian mana yang sudah di jama oleh laki laki itu" teriak aron yang langsung memandikan anaya di bawak shower


" apa maksud kamu mas aku gak ngerti" ucap anya yang bingung dengan ucapan aron

__ADS_1


" gak usah sok polos kamu anaya jawab aku bagian mana yang sudah di jamah oleh laki laki itu" teriak aron yang langsung melepas ikat pinggang nya


" laki laki mana mas aku gak ngerti maksud kamu" ucap anaya yang bener benar tidak mengerti dengan ucapan aron


__ADS_2