
Aron langsung pergi meninggalkan rumah bastian ia langsung menuju ke alamat yang telah di kirim kan oleh alex
" aron kamu mau ke mana nak" teriak ibu sumarni saat aron hendak pergi dari rumah bastian
" aku akan menjemput anaya bu, ibu di sini aja nanti aku sama anaya akan menjemput ibu di sini" ucap bastian kepada mertuanya
"apa kamu akan pergi sendirian nak" tanya bu sumarni
" iya bu , doa kan aku supaya aku bisa membawa anaya dan calon anak anak ku pulang ke rumah dengan selamat, ibu di sini aja ya aku pergi dulu" ucap aron yang langsung meninggalkan rumah bastian
' apa anaya sedang hamil , ya Allah lindungilah anak hamba anaya ' batin bu sumarni
" tian kenapa kamu diam saja , apa kamu tidak mau membantu aron" tanya bu sumarni
" aku gak mau ikut campur urusan orang bu" ucap bastian yang tidak mau icut campur urusan aron
" tapi nak , dia adalah saudara mu sekarang , dan anaya sekarang adalah adik mu" ucap bu sumarni
" aku gak bisa bu , biar lah itu menjadi urusan aron saja, anaya kan tanggung jawab dia" ucap bastian masih menolak untuk membantu aron
" nak kalau kamu tidak suka dengan aron , gak papa , tapi ibu minta sama kamu tolong selamatkan adik mu" ucap bu sumarni memohon pada bastian , sambil meneteskan air mata
" eh , ibu jangan menangis , baik lah aku akan membantu aron , menyelamat kan anaya. Tapi ibu jangan menangis lagi ya' ucap bastian yang tek tega melihat ibu sumarni menangis ia menghapus air mata ibu sumarni yang telah menetes di pipi nya
" terimakasih nak " ucap ibu sumarni yang langsung memeluk bastian
" sekarang ibu ikut aku yuk , kita ke rumah aron aja , ibu di sana akan aman , banyak yeng menjaga ibu, sekalian aku ingin meminta bantuan kepada anak buah aron untuk membantu aron " ucap bastian
" baik lah ayo kita ke rumah aron" ajak bu lastri
" iya bu" ucap bastian
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
Di dalam mobil aron tidak bicara apa pun kepada billi kalau iya sudah menemukan keberadaan anaya , ia ingin pergi sendiri menyelamat kan anaya
"bil , lo pulang aja dulu , gue masih ada urusan sama seseorang , lo pulang nya naik mobil anak buah kita aja ya, gue mau bawa mobil ini" ucap aron pada billi
"ada urusan sama siapa lo" tanya billi yang masih fokus mengemudi
" ada lah , lo tutun aja di sini dan ikut mobil belakang aja " ucap aron yang enggan memberitahu billi
__ADS_1
" baik lah , lo kalau ada apa apa hubungi gue ya" ucap billi yang langsung meminggirkan mobil nya
" hem" jawab aron
billi langsung keluar dari mobil yang ia kendarai tadi, ia pindah ke mobil belakang yang di di bawa oleh anak buah aron
setelah billi keluar dari dalam mobil aron langung meninggal kan billi di pinggir jalan . iya langsung menuju ke alamat yang alex kirim kan pada nya
⭐⭐⭐⭐⭐⭐
setelah kepergian aron dari rumah nya , bastian dan ibu sumarni langsung menuju ke rumah aron, bastian juga ingin menitip kan ibu sumarni di sana
setelah sampai di depan pagar rumah aron
" permisi , tolong buka kan pintu nya" ucap bastian pada penjaga di gerbang rumah aron
" apa anda sudah dapat izin dari bos kami" tanya anak buah aron
" gak usah banyak tanya ini sangat penting cepat buka gerbang nya" teriak bastian
Billi yang kebetulan baru turun sampai du rumah aron melihat ada bastian yang sedang berbicara dengan anak buah aron
" bas , mau pa lo ke sini" tanya billi
" kamu baru sampai, aron mana" tanya bastian
" mau apa lagi lo cari bos gue" tanya balik billi
" heh ribet ngomong sama anak buah aron , buruan buka gerbang nya nanti aku ceritain , ini masalah aron penting" ucap bastian
Billi langsung membari kode kepada anak buah aron yang menjaga di gerbang untuk membuka kan gerbang nya
Setelah gerbang di buka mereka semua pun masuk ke rumah aron , bastian langsung mengajak ibu sumarni turun dari mobil
" ayo masuk dulu kita bicara di dalam aja " ajak billi
Mereka pun masuk dan dudu di ruang tamu
" sekarang lo jelasin maksud ucapan lo tadi" tanya billi
" aron akan menyelamat kan anaya sendirian , anaya di culik sama alex, gue tadi denger sedikit saat aron menerima telfon dari orang yang menculik anaya" ucap bastian
__ADS_1
" jadi yang si bilang bos ada urusan dia mau menyelamat kan anya sendiri, udah gila apa si bos , apa dia udah gak menganggap kita lagi" ucap billi kesal
" bukan begitu nak , aron di minta pergi sendiri , dia tidak boleh membawa anak buah nya" ucap bu sumarni yang ikut bicara
" jadi begitu , sean, sandi" teriak billi memanggil sean dan sandi
Tak lama sean dan sandi pun datang menghampiri billi
" loh mau apa lo di sini , mau cari ribut, ini bukan nya ibu nya anya yang kita cari" ucap sean saat melihat bastian
" iya saya ibu nya anaya , loh sandi kamu di sini juga" ucap ibu lastri
Sandi hanya senyum dan mengangguk kan kepalanya
" sean duduk , kita mau bicara penting , gak usah bahas itu dulu" ucap billi pada sean
Sean pun menurut ucapan billi
" ada apa" tanya sean
" begini ( billi menceritakan tentang aron yang pergi sendiri menyelamat kan anaya) " ucap billi setelah menceritakan semua nya
" jadi apa kita arus menyusul bos" tanya sean
" ya kita harus menyusul bos, sandi lo lacak sekarang keberadaan bos , gue selalu meletekkan alat pelacak di mobil " ucap bili
" baik lah " ucap sandi yang langsung mengambul laptop nya
" biar kan sandi melacak keberadaan bos, ibu sumarni silahkan istirahat aja di kamar tamu yang ada di sebelah sana" ucap billi sambil menunjuk kamar yang tak jauh dari ruang tamu
" baik lah ibu masuk dulu ya , kalian yang akur jangan berantem , bekerja sama lah untuk membantu aron , ibu akan selalu mendoakan kalian semua" ucap ibu lastri yang langsung menuju ke kamar tamu yang telah di tunjuk billi tadi
" kita harus susun rencana untuk membantu bos " ucap billi setelah ibu sumarni meninggalkan mereka
" apa rencana mu" tanya bastian
" lo mau ikut" tanya sean
" ya aku mau ikut , aku mau menyelamat kan adik angkat ku ya bukan untuk membantu aron" ucap bastian dengan ketus
" terserah lah apa alasan lo sekarang kita susun rencana serapi mungkin agar kita bisa menyelamat kan anaya dan bos" ucap billi
__ADS_1
mereka pun mulai menyusun rencana untuk membantu aron menyelamat kan anaya