Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
30


__ADS_3

Seelah kepulangan sindi anaya membantu siti membersih kan rumah aron yang besar


ting.... tong.....


Bel di rumah aron berbunyi pertanda ada orang datang


Anaya bergegas membuka pintu


" lama banget sih lo" ucap sinta


Ya sinta lah yang tengah datang ke rumah aron untuk mengantarkan ATR di rumah aron


" ayo masuk " ucap sinta yang langsung mengajak para ART yang iya bawa ke rumah aron


Mereka meninggalkan anaya yang masih mematung di dekat pintu


" kalian tunggu di sini aja biar aku yang akan memanggil bos aron" ucap sinta kepada para ART yang iya bawa


" tidak perlu " ucap aron yang baru turun dari tangga


" bos ini para ART yang ku bawa untuk rumah ini" ucap sinta


" anaya " panggil aron


" iya mas" ucap anaya yang berlari mendekat aron


" ada apa mas" ucap anaya


" perhatian semua nya kalian para ART di sini ni istri saya Semua kebutuhan saya mulai dari makanan menyiapkan pakaian dan membersih kan kamar ku haya boleh di lakukan oleh anaya istri ku ,masalah tugas silahkan kalian tanya pada siti, dan saya peringat kan jangan sesekali kalian memasuki kamar peribadi saya kecuali istri saya apa kalian mengerti" ucap aron


" mengerti tuan" ucap para ART


"dan satu lagi apa pun yang terjadi di rumah ini kalian harus tutup mulut jika kalian sampai memberi tahukan ke pada orang lain apa yang terjadi di rumah ini makan kalian dan keluarga kalian akan ku mati apa kalian mengerti" uap aron


" mengerti tuan" ucap para ART


" kalau beritu segera temui siti dan minta pembagian tugas pada nya" ucap aron


" baik tuan" ucap para ART


mereka pun meninggal kan aron ,naya dan sinta di ruang tamu


" lo kembali lah ke markas " ucap aron pada sinta


" baik bos " ucap sinta tak bersemangat sebenernya sinta masih ingin di dekat aron


Sinta pun meninggal kan rumah aron


" naya sekarang lo pindah tidur di kamar gue" ucap aron langsung meninggalkan anaya


" ah aku gak salah dengar dia menyuruh aku kembali lagi ke kamar nya" ucap anaya sendiri

__ADS_1


" cepat anaya sebelum gue berubah pikiran" teriak aron saat menaiki tangga


Anaya bercepat cepat menuju ke kemar nya untuk memindah kan barang barang nya ke kamar aron


Setelah iya selesai memberes kan pekaian nya iya langsung membawa nya ke kamar aron


Tok... Tok...


" masuk " teriak aron dari dalam kamar


anaya pun memasuki kamar aron


" susun baju baju lo di lemari sebelah sana " ucap aron menunjuk lemari kosong


anaya pun segera memasuk kan pakaian nya ke dalam lemari setelah selesai iya menghampiri aron


" em mas aku boleh gak bawa kasur lantai yang ada di kamar lama ke sini " ucap anaya dengan takut aron marah


" buat apa" tanya aron yang masih fokus pada henfon nya


" bua aku tidur mas " ucap anaya


" lo tidur satu ranjang sama gue gak usah pakek kasur lantai lagi" ucap aron


" apa mas gak keberatan kalau naya tidur satu ranjang sama mas" ucap anaya


" kenapa harus keberatan itu memang seharus nya suami istri tidur satu ranjang" ucap aron


" kenapa kamu jadi bengong " ucap aron


" ah gak ko mas cuma aku rada aneh aja sama sikap kamu ke aku apa kamu ke rasukan jin baik" ucap anaya yang keceplosan iya langsung menutup mulut nya dengan telapak tangan nya


" ma'f mas " ucap anaya takut


" iya gue lagi kerasukan jin baik mangkanya jadi baik , udah ah gue mau pergi ke markas dulu udah di tunggu billi " ucap aron yang hendak pergi meninggalkan anaya di kamar


Namun langkah aron terhenti ketika anaya menahan nya


" ada apa " ucap aron


" salim mas " ucap anaya yang mengulur kan tangan nya kepada aron


Aron pun menyambut nya lalu anaya mencium tangan aron


Aron langsung mematung dan detak jantung nya berdetak tak karuan


" hem geu berangkat lo jada rumah dan awasi ART baru di rumah" ucap aron yang menutupi kegugupan nya di depan anaya


" baik mas hati hati di jalan " ucap anaya


" hem " ucap aron yang langsung meninggalkan anaya di kamar

__ADS_1


" ya Allah terimakasih engkau telah mengabulkan doa hamba untuk meluluh kan hati suami hamba" ucap anaya berdoa kepada Allah


aron pun meninggalkan rumah nya iya menuju markas selama di perjalanan aron tak berhenti tersenyum setelah sampai di markas nya iya memasang muka sangar nya lagi


" selamat sing bos " ucap anak buah aron


Aron tak menjawab salam dari anak buah nya iya menuju ke ruangan nya


Setelah sampai di ruangan nya aron kembali tersenyum sendiri iya masih mengingat saat anaya mencium tangan nya


" lo kenapa bos" tanya billi yang melihat aron senyum senyum sendiri


" gue mau cerita sama lo" ucap aron


" cerita apa" ucap billi


" begini pas gue pulang kemarin gue kan langsung tidur di kamar gue kan " ucap aron


" ya terus" ucap billi


" gue mimpi ada seorang anak kecil bilang sama gue kalau dia itu anak gue sama naya , gue bingung dong secara kan gue gak pernah nganggep anaya sebagai istri gue" ucap aron


" terus terus" ucap billi penasaran


" terus dia bilang kalau naya itu orang nya baik dan banyak lah dia muji muji naya terus dia juga bilang kalau gue mau hidup bahagia dan bisa menghilang kan terauma masa lalu gue harus mencoba menerima anaya sebagai istri gue" ucap aron


" apa ini penyebab nya lo senyum-senyum sendiri" ucap billi


" iya tangan gue tadi di cium sama anaya dan gue ngerasa bahagia banget " ucap aron sambil tersenyum


" baru di cium tangan sama anaya aja lo udah sebahagia itu apa lagi lo udah buka segel anaya sebahagia apa lo nanti" ucap billi


" oh iya gue kan belum malam pertama sama anaya ya kok gue jadi lupa gini sih" ucap aron menyadari kebodohan nya


" gimana mau malam pertama kalau belum apa apa lo udah ilfil sama dia " ucap billi


" iya itu kan dulu sekarang udah gak lagi , gue mau mencoba membangun rumah tangga yang sakinah mawadah warohmah " ucap aron sambil tersenyum


" nyontek kata kata siapa lo " ucap billi


" pas gue nikah dan ada yang bilang gitu" ucap aron


" oh ya masalah orang yang jadi mata mata lo gimana" ucap billi


" oh iya gue sampek lupa apa tujuan gue ke sini" ucap aron baru menyadari nya


" pikiran lo hanya tertuju apa anaya mana bisa lo mikir yang lain" ucap billi


" kok lo tau , udah lah ayo ajak gue ke temu tu orang" ucap aron


" dia lagi di penjara bawah tanah" ucap billi

__ADS_1


mereka pun pergi ke panjara bawah tanah


__ADS_2