Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
96


__ADS_3

Billi dan sean ikut menetes kan air mata melihat aron menggendong anak nya, mereka ikut merasa bahagian melihat aron sekarang


" hay boy , bangun kan lah mommy mu itu , suruh dia bangun untuk menggendong mu" ucap aron pada anak yang yang laki laki


" maaf tuan anak anak anda belum di kasih nama , apa anda akan memberi kan nya nama untuk mereka" tanya suster itu


" nanti aja sus tunggu istri saya sadar " ucap aron


tak lama pintu ruangan aron di buka oleh papa rozi ,ibu sumarni, dan bastian


" aron kamu sudah sadar nak" papa rozi yang langsung menghampiri aron yang sedang menggendong anak nya


" papa , lihat lah pa , ini anak ku" ucap aron yang menunjuk kan anak nya yang ada di dalam gendongan nya


" iya nak itu anak mu , cucu papa " ucap papa rozi yang menetes kan air mata nya


Anak arin yang di letak kan di samping anaya pun menangis kencang


" ya ampun kasihan sekali kamu sayang" ucap ibu sumarni yang hendak mengendong bayi di samping anya


" biar kan saja bu , aku yang menyuruh nya di letak kan di sana , agar dia bisa membangunkan anya" ucap aron melarang ibu sumarni menggendong anak nya


" tapi kasihan dia aron "ucap ibu sumarni


" tidak apa apa bu , dengan mendengar suara tangisan anak nya , insting seorang ibu akan bangkit, dan akan membuat nona anya kembali sadar" ucap suster itu menimpali


" baik lah tapi jangan terlalu lama ya sus , saya tidak tega mendengar nya dia menangis" ucap ibu sumarni


Tak lama tangan anaya mulai bergerak saat mendengar tangisan anak nya , perlahan lahan anaya membuka mata nya


" sayang" panggil aron saat melihat anaya membuka mata nya


" anaya" panggil ibu sumarni yang langsung menghampiri anaya


" ibu" ucap anaya dengan lemah


" iya nak ini ibu , dan ini anak mu" ucap ibu sumarni yang langsung menggendong cucu ya yang ada samping anaya


" anak ku" ucap anaya yang melihat bayi di gendong ibu nya


" sayang" panggil aron lagi


Anaya langsung menoleh ke arah suami nya dan tersenyum melihat aron sedang menggendong anak nya


" mas, kamu baik baik saja kan" tanya anaya

__ADS_1


" iya sayang aku baik baik saja , kamu gimana apa ada yang sakit" tanya aron balik


" badan aku rasa nya pegal semua mas" ucap anaya


" sus bagai mana ,kenapa badan isrti saya pegal semua" tanya aron pada suster


" hal seperti itu ,hal biasa tuan ,setelah beberapa hari akan hilang dengan sendiri nya" ucap suster itu menjelas kan


" terimakasih ya sus" ucap anaya sambil tersenyum


" sama sama nano" ucap suster itu


" ron siapa nama anak kamu" tanya papa rozi


" sayang " panggil aron pada anaya


" kamu aja mas yang memberi kan nya nama"ucap anaya yang seolah olah tau apa maksud aron memanggil nya


" baik lah kalau begitu, mana mereka syakil dan syakila, gimana menurut kamu sayang" tanya aron pada anaya


" bagus mas , aku suka " ucap anaya


" jadi nama kamu sekarang syakil ya " ucap ibu sumarni yang sedang mengendong syakil


" dan yang di gendongan daddy ini syakila" ucap aron sambil mencium anak nya


" iya dong daday nya juga kern , ya gak sayang" ucap aron sambil mengedip kan sebelah mata kepada anaya, anaya hanya tersenyum sambil menggeleng geleng kan kepalanya


"sus apa nanti saat orangtuanya pulang mereka juga boleh pulang " tanya papa rozi pada suster


"kalau masalah itu ,kita tunggu pemeriksaan dokter dulu ya tuan, nanti dokter akan menjelas kan semua nya, oh ya maaf tian dan nona , saya mau membawa syakil dan sakila ke ruangan bayi lagi " ucap suster itu


" kenapa tidak di sini saja sus sama kita" ucap aron yang tak mau jauh dari anak nya


" iya sus , kami baru saja bertemu mereka" ucap anaya menimpali


" maaf tuan , nona anak kalian masih butuh perawatan khusus ,karena mereka lahir secara prematur , jadi mereka haru diletakkan kembali ke inkubator " jelas suster itu


" biar kan saja ron ,nay ,biar kan mereka mendapat kan perawatan agar mereka cepat sehat dan bisa ikut pulang bersama kita" ucap papa rozi


" baik lah pa" ucap aron


" boleh aku menggendong nya sebentar" ucap anaya


" silah kan nona" ucap suster

__ADS_1


ibu sumarni memberikan syakil kepada anaya ,anaya langsung mencium anak nya


" syakil jagoan mommy, sehat sehat ya nak" ucap anaya sambil mencium syakil sekali lagi, setelah itu memberi kan nya kepada suster itu


" mas aku mau gendong syakila" ucap anaya


" biar ibu ambil kan , kamu di sini saja" ucap ibu sumarni yang langsung menuju ke arah aron dan mengambil syakila dan di berikan nya kepada anaya


" hay , cantik nya mommy , sehat sehat ya nak , biar kita bisa berkumpul di rumah " ucap anaya pada syakila dan mencium syakila


setelah itu anaya berikan lagi syakila kepada suster itu untuk meletak kan nya di keranjang bayi


" kalau begitu saya permisi dulu tuan dan nona " ucap suster itu


" iya sus" jawab papa rozi


" yang sabar ya nak , semoga saja kalian cepat sembuh dan bayi kalian juga sehat agar kalian bisa berkumpul lagi" ucap ibu lastri yang menasehati anaya


" iya bu , aku cuma sedih aja , baru beberapa menit kami bertemu sudah di pisah kan lagi" ucap anaya


" kalian tidak akan lama berpisah , besok kami bisa menyuruh suster nya ke sini lagi sambil membawa anak anak kalian , jadi kalian bisa bertemu setiap hari" ucap papa rozi pada anaya dan aron yang nampak sangat sedih


" iya pa" jawab anaya


" aron" panggil papa rozi yang melihat anak nya melamun saja


" iya pa" jawab aron


" yang sabar ,besok kamu bertemu lagi bersama mereka" ucap papa rozi pada aron


" iya pa" ucap aron


" bos nanti setelah pemeriksaan dari dokter , lo gue dorong deh pakek kursi roda " ucap billi yang tak tega melihat aron merasa sedih seperti itu


" iya bos nanti aku juga akan mendorong anaya ,jadi kalian masih bisa bertemu sama twins , tanpa harus menunggu besok ya gak bil" ucap billi


' aku tak menyangka kalau di sini anaya banyak yang sayang sama dia ' batin ibu sumarni


' kamu sangat beruntung ron, di kelilingi orang yang dayang sama kamu' batin bastian


"aku juga akan mendorong kursi roda mu nanti ron , kalau kamu mau bertemu dengan twins" ucap bastian yang ikut bicara


aron baru sadar kalau di sana ada bastian


" lo, ngapain lo di sini" tanya aron

__ADS_1


" kan aku sekarang anak nya papa rozi , ya gak paa" ucap bastian dengan sombong nya


" hay , cuma gue ya anak nya papa ,gak ada anak tambahan" ucap aron tak terima


__ADS_2