
aron baru sampai di alamat yang alex kirim kan di sana sudah ada anak buah alex yang menunggu nya, aron turun dari mobil nya
" silahkan ikut kami tuan, mobil anda tinggal kan saja di sini " ucap anak buah mengarah kan jalan untuk aron
Aron pun mengikuti anak buah Alex menuju ke rumah besar di tengah tengah hutan belantara
" silahkan masuk tuan bos kami sudah menunggu anda" ucap anak buah alex
Aron langsung memasuki rumah besar itu terlihat di sana sudah alex dan para anak buah nya yang berjaga jaga, ia juga melihat anaya yang tengah di ikat di kursi kayu
" wah tamu agung kita sudah datang rupa nya , silahkan masuk aron" ucap alex menyambut kedatangan aron
" lepasin istri gue , lo mau gue kan tangkap gue dan lepasin istri gue" ucap aron
" gak mas , aku gak akan pergi kalau kamu gak ikut sama aku" ucap anaya
" sayang kamu harus fikirin anak anak kita , aku akan baik baik saja kok kamu tenang aja ya" ucap aron membujuk anaya
anaya menangis mendengar ucapan aron , ia takut aron kenapa napa, tapi ia juga harus memikirkan anak yang dalam perut nya
" wah deramatis sekali ya hidup kalian , kamu tenang aja aron aku tidak akan menyakiti istri mu,yang aku ingin kan hanya kematian mu hari ini" ucap alex dengan senyum licik nya
" baik lah sekarang lepas kan istri ku , biar kan dia pulang , setelah itu terserah pada mu mau apa kan aku" ucap aron
" gak mas aku gak akan membiarkan kamu mati di tangan nya , apa kamu gak ingin melihat anak anak kita lahir kedunia ini hiks hiks.." ucap anaya sambil menangis
" kamu tenang saja sayang aku gak akan kenapa napa" ucap aron meyakinkan anaya, sebenar nya aron tidak kuat melihat istri nya menangis
" tangkap aron , bawa dia ke penjara bawah tanah ," ucap Alex pada anak buah nya
" jangan , jangan bawa suami ku" teriak anaya sambil menangis
anak buah alex menangkap aron dan akan membawa aron ke penjara bawah tanah
" lepas kan istri ku , setelah istri ku kau lepas kan baru aku akan menuruti mu" ucap aron , iya tidak mau di tipu oleh alex
"baik lah " ucap alex yang langsung membuka tali ikatan di anaya
Setelah ikatan anaya di lepaskan anaya langsung berlari menuju aron dan memeluk nya dengan erat
__ADS_1
" aku gak mau pergi mas , aku mau sama kamu" ucap anaya sambil menangis sambil memeluk aron
" aku gak akan kenapa napa sayang , kamu pulang lah ke rumah kita , nanti kamu jemput ibu di rumah bastian , biar billi yang akan mengantarkan mu ke sana" ucap aron sambil membujuk anaya
" ibu sudah ketemu mas" tanya anaya memastikan
" iya sayang , sana kamu pulang aja ya , aku gak kan kenapa napa di sini" ucap aron
" tapi mas- " ucap anya di potong oleh aron
" percaya sama aku sayang aku kan pulang , dan aku akan baik baik saja" ucap aron sambil tersenyum pada anaya
" cepat bawa aron ke penjara bawah tanah dan seret perempuan ini keluar dari rumah ini" ucap alex yang emosi melihat derama suami istri itu
" baik bos" ucap anak buah alex yang langsung membawa aron menuju ke penjara bawah FX tanah
" pergi lah sayang" teriak aron pada anya
Belum sempat anya pergi anak buah oleh menangkap nya
" kurung dia , jangan biar kan dia lari dari sini , kita akan melepas kan nya kalau aku sudah berhasil membunuh aron" ucap alex
Buk... Buk...
Aron memukuli anak buah alex ia berlari menuju ke arah anaya, ia ingin menolong anaya
Dor...
Aron di tembak oleh alex , mengenai lengan kanan nya
" mas aron " teriak anaya saat melihat aron tertembak
Aron tak menghiraukan rasa sakit nya ia masih melawan anak buah alex yang ingin membawa anaya
" aku mau lihat sebesar apa kekuatan mu aron" ucap alex dengan tersenyum sinis, sambil mengarah kan pistol nya ke arah aron yang tengah berkelahi dengan anak buah alex
Anaya yang melihat suami nya ingin di tembak oleh alex ia berlari ingin menyelamat kan aron
" mas awas" teriak anaya sambil berlari ke arah aron
__ADS_1
Dan door...
Peluru alex mengenai punggung anaya yang tengah memeluk aron
" sayang" ucap aron yang melihat anaya di pelukan nya terlihat lemah, anaya hanya tersenyum pada aron dan menutup mata nya dengan perlahan
" bertahanlah sayang, aku mohon " ucap aron sambil menetes kan air mata nya melihat anaya yang sudah pingsan
" kurang ajar kau alex , aku akan membunuh mu" teriak aron melihat ke arah alex dengan tatapan membunuh
Alex masih terdiam ia tak menyangka kalau peluru yang ia arah kan ke aron mengenai anaya
Aron meletakkan anya di lantai , ia langsung menuju ke arah alex , namun di halangi oleh anak buah alex , dengan penuh emosi aron melawan semua anak buah alek semua yang menghalangi nya.
setelah berhasil melumpuhkan anak buah alex yang menghalangi nya , aron langsung menuju ke arah alek' dan alek mengarahkan pistol nya ke arah aron
dor....
Tembakan mengani perut aron ,aron menunduk kesakitan perut nya terkena tembakan
"Mati kau Aron hahaha" tawa alex yang melihat aron terkena tembakan
Namun aron masih bisa bertahan ia berlari ke arah alex, ia manahan rasa sakit yang iya rasakan , ia juga mengeluarkan pisau lipat kesayangan nya yang telah di bubuhi racun di dalam nya
Cceepp
Pisau aron menancap di lengan alex , sebenar nya aron mengarah kan nya ke dada alex namun di tahan oleh lengan alex
Dengan sigap alek langsung menendang aron hingga aron terpental jauh
" mati lah kau aron , dendam ku sudah terbalas kan hahaha" ucap alex tertawa puas saat melihat aron yang sudaha tergeletak tak berdaya di lantai
Tak lama suara tembakan dari luar rumah alex
"kurang ajar aron sengaja mengirim kan anak buah nya " ucap alex kesal , ia ingin melarikan diri namun seluruh badan nya tiba tiba melemah tak bertenaga
" kenapa dengan tubuh ku, kenapa tiba tiba melemah seperi ini" ucap alex yang keheranan
" sialan kau aron , ini pasti karena terkena pisau aron tadi " ucap alex yang badan nya semakin melemah , iya langsung terduduk tak kuat untuk berdiri
__ADS_1
alex terus berusaha untuk melarikan diri dari sana namun semakin dia berusaha keras untuk memaksakan tubuh nya , ia malah semakin lemah