Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
83


__ADS_3

Anaya di bawa ke sebuah rumah yang mewah yang terletak di tegah tengah hutan


" cepat turun" ucap peria bertubuh besar yang menculik anaya


anaya pun turun dari mobil iya langsung di suruh berjalan masuk ke dalam rumah mewah itu


" selamat datang cantik , di istana ku ini" ucap alex sambil tersenyum melihat anaya


" siapa kamu , kenapa kamu menculik ku" tanya anaya


" kamu ingin tau siapa aku dan kenapa aku menculik mu , aku adalah alex adik dari david yang di bunuh suami mu" ucap alex memberi tahu


' ya Allah mas aron membunuh kk nya' batin anaya


" terus apa urusan mu pada ku , kalau kamu punya masalah dengan suami ku , selesaikan dengan suamiku jangan libatkan aku" ucap anaya dengan tegas


"karena kamu adalah sumber kelemahan dari aron, aron tidak akan mungkin membiarkan kamu dalam bahaya, apa lagi saat ini kamu tengah mengandung anak nya" ucap alex


'ternyata dia ingin menjadikan aku umpan balas dendam nya' batin anaya


Anaya hanya diam tak menjawab ucapan alex


" bawa dia ke kamar tamu , jangan biarkan dia kabur" ucap alex memerintah kan anak buah nya


" cepat jalan" ucap anak buah alex mendorong lengan anaya dengan pelan


Anaya pun berjalan mengikuti anak buah alex , iya di kurung di sebuah kamar


" sebenar nya aku ini tawanan atau tamu sih di sini, kenapa aku di kurung dalam kamar semewah ini" ucap anaya bingung


di luar kamar anaya alex sedang memberi arahan untuk anak buah nya


" kalian jaga dia jangan sampai dia kabur , kalau itu sampai terjadi makan kepala kalian yang akan menjadi taruhan nya" ucap alex


" baik bos" ucap seluruh anak buah alex


" kalian perketat penjagaan masuk hutan ini dan kalian perketat juga penjagaan di rumah ini , jangan berikan cela untuk perempuan itu kabur" ucap alex


" bos kenap di di kurung di kamar tamu , kenapa tidak di penjara bawah tanah saja" tanya salah satu anak buah alex

__ADS_1


" meskipun aku ini orang jahat , suka membunuh tapi aku tidak akan menyakiti wanita hamil , coba kalian bayang kan saat ibu kalian sedang hamil kalian , dan ibu kalian di penjara bawah tanah yang sangat kotor itu, meski pun dia istri dari musuh ku tapi dia tidak tau apa apa , kita menculik nya agar kita bisa memancing aron untuk datang kesini sendirian"ucap alex


Anak buah alex terdiam tidak bisa menjawab ucapan alex


" sudah sekarang jangan banyak tanya jalan kan saja perintah ku" ucap alex


" baik bos" ucap anak buah alex


Alex langsung meninggalkan anak buah nya iya menuju ke kamar nya


⭐⭐⭐⭐⭐


di tempat lain aron , sean , billi dan sandi masih berusaha mencari keberadaan anaya


" mobil ini terakhir tertangkap cctv , di jalan ini " ucap sandi


" terus kita harus bagai mana , gue gak mau istri dan anak anak gue kenapa napa" ucap aron yang mulai prustasi


" lo tenang bos kita akan berusaha keras lagi untuk menemukan anaya" ucap billi sambil menepuk nepuk punggung aron


' ternyata dia sangat mencintai anaya, aku akan merelakan anaya untuk nya' batin sandi


" tidak ada , iya memang memakai kalung berlian langka , namun gue lupa meletakkan alat pelacak di sana" ucap aron


" terus kita harus bagai mana sekarang" tanya sean


" kalau gue sih curiga sama bastian , sebab kita semua sudah tau kan kalau dia ingin balas dendam sama lo bos" ucap billi


" gue juga sepat kepikiran gitu , tapi musuh gue itu bukan bastian aja " ucap aron


" tapi apa salah nya kalau kita mengecek nya bos , kita geledah rumah bastian , untuk memastikan nya" ucap sean


" lo ada bener nya juga , kemungkinan besar ya bastian , dia yang sekarang ada di sini dan sudah lama dia di sini , gue yakin dia selama ini memata matai kita , saat kita lengah dia baru bergerak" ucap billi


" bastian , siapa bastian" tanya sandi yang tidak tahu siapa bastian


" nanti gue ceritain , sekarang lo coba rantas cctv yang memperlihat kan orang ini" ucap billi sambil menunjuk kan foto bastian di henfon nya


Sandi pun mulai mencari dari cctv yang ada di kota ini , sekitar sat jam lama nya sandi mencari keberadaan bastian

__ADS_1


"udah ketemu apa belum , lama banget siih" ucap billi kesal karana bosan menunggu


" nah ketemu dia tinggal di perumahan mewah pondok indah no 2015" ucap sandi sabil menunjuk kan laptop nya ke arah aron , sean dan billi


" apa penjagaan di sana sangat ketat" taya sean


" seperti nya iya penjagaan nya sangat ketat dan banyak para penjaga di rumah ny" ucap sandi yang melihat ke arah laptop


" bos bagai mana " tanya billi pada aron yang sedari tadi melamun


" kita susun rancana , dan persiapkan anak buah kita , nanti malam kita akan mendatangi rumah bastian" ucap aron


" baik bos" ucap meraka bersamaan


Billi dan sean heran mendengar sandi memanggil aron dengan sebutan bos


" kenapa kalian melihat ku seperti itu, apa aku tidak boleh jadi anak buah aron , aku tertarik dengan pekerjaan ini, boleh kah aku ikut bekerja dengan kalian " ucap sandi


" bagai mana bos apa ,bos masih membutuh kan orang tambahan" tanya billi


" sebaik nya tidak usah bos ,dia menjaga diri nya sendiri saja tidak bisa , nanti malah menyusahkan kita"ucap sean becanda


" hey aku akan belajar bela diri ya , aku kan bisa mejadi anak buah aron dari balik layar , tidak usah terjun ke lapangan" ucap sandi


" terus nanti saat kita mendapat serangan dadakan apa lo bisa bekerja di balik layar lagi" tanya saan


" ayo lah aku akan belaar bela diri , aku sangat tertarik dengan pekerjaan ini, ini pekarjaan yang aku ingin kan dari dulu , ayo lah aku mobon terima aku ya" ucap sandi memohon


"gak usah bos nanti dia merebut anaya dari bos" ucap billi


" kan aku sudah bilang kalau aku akan merelakan orang yang aku cintai asal kan dia bahagia , kalau dia tidak bahagia ya terpaksa aku merebut nya kembali " ucap sandi


aron langsung melotot ke arad sandi saat mendengar ucapan sandi barusan


" eehh gak aku cuma bercanda bos , terima aku ya jadi anak buah mu , aku berjanji tidak akan berhianat , aku akan mengabdi pada kamu , jadi pliss terima aku ya bos" ucap sandi memohon kepada aron


" baik lah aku akan menerima mu sebagai anak buah ku , ingat jika kau berhianat maka kepala mu akan terlepas dari badan mu, mulai besok belajar lah bela diri di markas bersama billi" ucap aron


" terimakasih bos , aku akan bersungguh sungguh untuk belajar" ucap sandi

__ADS_1


__ADS_2