
mata aron melotot mendengar ucapan anaya yang akan meninggalkan diri nya kalau dia mengulangi kesalahan nya
" bagus , kalau begitu kamu boleh ikut pulang sama aron, lastri kamu mau pulang ke mana" ucap papa rozi
" terimakasih pa " ucap anaya
Papa rozi hanya mengangguk kan kepala nya
" sebenar nya aku mau pulang ke kampung ku tapi , kata anak mu kami tidak akan aman saat di desa nanti , anak buah bastian pasti akan mencelakai kami ,maka dari itu anak mu menyuruh kami untuk tinggal bersama nya menemani anya di sana" ucap ibu lastri
" bastian , siapa bastian kenapa dia ingin mencelakai kalian" tanya papa rozi yang bingung
" begi ni pa " ucap aron yang menceritakan kejadian di lestoran dan aron juga menceritakan siapa bastian kepada ayah nya
" jadi dia anak dewi dan willi " ucap papa rozi
" iya pa , aron sudah mencari tahu informasi tentang bastian dia juga sekarang memimpin kelompok mafia ayah nya" ucap aron
" kamu harus berhati hati dengan nya aron,jaga dan lindungi orang orang di sekitar mu, karena mereka bisa jadi sasaran nya juga" ucap papa rozi
" maka dari itu aku menyuruh ibu lastri dan via tinggal bersama ku biar aku bisa menjaga mereka dan anaya , sebenar nya aron juga ingin papa pindah bersama kami di indo "ucap aron
" kalian pulang lah dulu ke indo nanti papa akan menyusul kalian , rencana papa mau memindah kan kantor pusat papa di indo , biar papa bisa dekat sama cucu papa nanti" ucap papa rozi
"benar kah pa" tanya aron memastikan
" iya , papa juga gak mau ya tinggal di sini sendirian , papa juga mau berkumpul sama kalian" ucap papa rozi
" mau aron bantu pa , memindah kan perusahaan papa" ucap aron menawarkan diri
" tidak usah biar papa aja , kerjaan kamu juga banyak , kasihan anaya kalau kamu sibuk kerja saja" ucap papa rozi
" ya sudah kalau begitu kami akan menunggu papa di indo saja" ucap aron
" kapan rencana nya kalian akan berangkat" tanya papa rozi
" kalau rencana aron sih lusa pa " ucap aron
" baik lah mau pakai pesawat papa atau pesawat kamu ron" tanya papa rozi lagi
" pakai yang aku aja pa , pesawat papa untuk papa nanti saat pulang ke indo saja" ucap aron
" baik lah kalau begitu " ucap papa rozi
" kita pamit dulu ke luar ya pa , papa lanjut aja pekerjaan papa" ucap aron
__ADS_1
" ya" jawab papa rozi
" kami keluar dulu ya pa" ucap anaya yang hendak pergi dari ruangan papa rozi
" iya nay" ucap papa rozi
" terimakasih ya zi , kamu dan anak mu sudah banyak menolong aku dan anak ku , aku gak bisa lagi berkata kata , aku cuma mengucap kan banyak banyak terimakasih yang sebesar besar nya kepada kalian" ucap ibu lastri
" sama sama lastri , dulu kamu bersama suai mu sudah menolong ku sekarang gantian aku yang menolong mu" ucap papa rozi
" sekali lagi terimakasih ya zi aku doa kan semoga kau dan anak mu selalu bahagia " ucap ibu lastri
" amin"ucap aron, anaya dan papa rozi bersamaan
" ya udah kamu keluar dulu ya zi " ucap bu lastri
" ya " jawab papa lastri
mereka pun keluar dari ruang kerja papa rozi dan menuju ke kamar masing masing
" sayang " panggil aron saat sudah di dalam kamar
"iya mas" jawab anaya
" emang nya mau ngomong apa sih " tanya anya penasaran
" papa semalam menyuruh ku memberi tahu sesuatu ke kamu" ucap aron
" memberitahu apa mas" tanya anaya lagi iya semakin penasaran
" kata anak buah papa yang mencari informasi tentang ayah dan ibu mu , mereka mengatakan kalau ayah dan ibu mu telah bercerai dan ibu mu di usir oleh ayah mu" ucap aron dengan hati hati
" apa ayah dan ibu ku bercerai dan ibu di usir oleh ayah" ucap anaya memastikan
" iya sayang aku sama papa sedang menerahkan anak buah kami untuk mencari ibu kamu sayang"ucap aron
" mas tolong temukan ibu ku , aku takut terjadi apa apa pada ibu ku mas" ucap anya yang menangis mendengar kabar tentang ibu nya
" ya sayang aku sama papa sedang mencari keberadaan ibu mu, jadi kamu yang tenang ya , jangan banyak fikiran dan setres kasihan anak anak kita sayang" ucap aron menenangkan anaya
" iya mas " ucap anaya yang sambil mengelus perut nya
" aku berjanji akan mencari sampai ibu kamu ketemu" ucap aron
"terimakasih ya mas" ucap anaya yang langsung memeluk aron
__ADS_1
" iya sayang ,aku akan melakukan apa pun asal kamu bahagia " ucap aron sambil mengecup kening anaya
⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐
di tempat lain ibu sumarni tengah berjalan kaki ,iya ingin mencari tempat tinggal anak nya
" kemana lagi aku harus mencari rumah kamu naya, ibu sangat merindukan mu" ucap ibu sumarni yang terus berjalan
sumarni di ceraikan oleh suami nya karena suami nya punya perempuan yang lebih cantik dari nya
uang yang di berikan oleh aron yang di titipkan ke sindi ,di ambil oleh suami nya bagas untuk berjudi dan main wanita
setelah semua uang yang di beri kan aron pada nya iya di usir dari rumah dengan di beri uang seratus ribu saja
saat ini sudah tiga hari sumarni pergi dari desanya iya ingin mencari keberadaan anaya dengan berjalan kaki
" ya Allah pertemukan lah aku dengan anaya " ucap sumarni
iya sudah sangat lemah sebab uang yang di berikan bagas sudah habis untuk ongkos dan membeli makanan
sumarni terus berjalan tanpa lelah iya ingin cepat bertemu dengan anaya
bbuukk...
sumarni pingsan di pinggir jalan iya kelelahan dan kelaparan sehingga iya jatuh pingsan
tak lama ada sebuah mobil yang melintas di jalan itu
" kenapa orang itu tidur di tengah jalan" ucap bastian
ya orang yang mengendari mobil
bastian langsung keluar dari mobil nya iya memastikan siapa yang tidur di pinggir jalan
" hey , kenap kamu tidur di pinggir jalan" ucap bastian sambil melihat ke arah sumarni
tak ada respon dari sumarni
billi pin mengecek denyut nadi nya yang ada di leher
" orang ini masih hidup , seperti nya dia pingsan" ucap bastian yang sedang mengecek denyut nadi sumarni
" sebaik ya aku tolong saja dia " ucap bastian yang langsung mengangkat sumarni dan memasuk kan nya kedalam mobil
bastian langsung menjalan kan mobil nya menuju ke rumah nya yang ada di indo
__ADS_1