
Kini aron dan yang lain nya tengah bersiap siap untuk berangkat menuju ke alamat manda berada
" bil , apa semua nya sudah di persiapkan" tanya aron
" sudah bos , senjata dan anak buah kita sudah siap semua" ucap billi
" apa kamu sudah di beritahu sama sandi berapa kira kira kita harus membawa anak buah" ucap aron
" sudah bos , manda sekarang menggabungkan anak buah david dan anak buah alex , sehingga jumlah nya lumayan banyak bos" ucap billi
" hem" jawab aron
" mas" panggil anaya yang turun dari anak tangga
" ada apa sayang" ucap aron yang melihat anaya
" aku minta sama kamu , untuk kali ini kamu jangan membunuh manda" ucap anaya
" sayang kalau dia tidak di bunuh , maka dia yang akan membunuh ku" ucap aron yang tidak mengerti dengan jalan pikir anaya
" mas kalau kamu bunuh dia , maka balas dendam ini tidak akan usai , setelah manda mati,maka ada lagi penerus nya yang akan membalas kan dendam nya, apa kamu mau hidup di kelilingi dendam" ucap anaya
" tidak masalah , aku akan membunuh mereka semua yang berani mengusik ku" ucap aron dengan sombong nya
" apa kamu kira setelah kamu mati dendam itu akan usai, gak mas , dendam itu bisa berimbas ke aku , atau anak anak kita" ucap anaya yang agak kesal dengan aron
" kan ada banyak anak buah ku untuk menjaga kalian sayang , jadi kamu gak usah khawatir ya" ucap aron
__ADS_1
" kamu lihat kan hari ini , semua nya ada di rumah , penjagaan sangat ketat , tapi anak kamu masih bisa hilang , apa kamu masih mau sombong lagi" ucap anaya, aron terdiam mendengar ucapan anaya
" aku mau hidup tenang mas , aku gak mau hidup di kelilingi dendam seperti ini, aku mau hidup seperti layak nya orang biasa, aku mohon mas hentikan lah dendam ini , aku tau musuh kamu banyak di luaran sana ,tapi aku yakin kalau kamu menciptakan kedamaian , mereka akan melupakan dendam mereka mas" ucap anya menasehati suami nya
" benar ron apa yang di katakan anaya" ucap papa rozi yang baru datang
" kamu tau ron diatas dendam masih ada dendam lain nya, jadi kalau kamu mau di kehidupan kamu gak mau ada dendam , maka berdamai lah , ciptakan ke damaiyan " ucap papa rozi lagi
" ya bos , aku setuju dengan anya dan om rozi, kita ini semakin hari akan semakin tua , tenaga kita juga tidak sekuat sekarang , kita juga tidak bisa selalu bisa melindungi keluarga kita bos , kalau bos mengandalkan anak buah kita , ya yang sekarang anak buah kita setia semua , tidak tau nanti bos , tidak mungkin kalau kita membiarkan mereka yang sudah tua harus terus berjuang di mafia ini terus" ucap billi yang angkat bicara
" baik lah , aku tidak akan membunuh manda , aku akan menangkap dan menyerah kan nya pada kamu sayang , terserah kamu mau kamu apakan dia" ucap aron
" terimakasih ya mas" ucap anya yang langsung memeluk aron
" sama sama sayang , aku akan melakukan apa saja asal kamu dan anak anak kita bahagia" ucap aron sambil membalas pelukan anaya
" baik lah pa , sayang aku berangkat dulu ya , doakan semoga aku bisa menyelamat kan syakil " ucap aron
" ya mas berhati hati lah , aku akan selalu mendoakan kalian semua " ucap anya
" ya sayang , pa aku berangkat , tolong jaga anaya dan anak aron ya pa" ucap aron pada papa rozi
" ya ron , berhati hati lah , selamat kan cucu ku " ucap papa rozi
" ya pa , assalamualaikum" ucap aron
" wallaikumsalam" ucap anaya dan papa rozi bersamaan
__ADS_1
Aron , dan billi pun pergi meninggalkan rumah , mereka menyusul bastian dan anak buah yang lain nya yang telah terlebih dahulu berangkat menuju alamat yang telah sandi berikan
Setalah aron dan billi berangkat anaya dan papa rozi pun masuk kembali ke dalam rumah
" bersabar lah nay , aron pasti bisa menyelamat kan anak kamu , dengan selamat" ucap papa rozi yang melihat anaya sangat sedih
" ya pa , aku hanya kepikiran sama syakil, apa dia sudah minum susu atau belum , apa dia di beri susu atau tidak di sana" ucap anya sambil menangis tak kuat membayangkn anak sekecil syakil harus jadi korban penculikan
" kita doakan saja aron cepat membawa syakil pulang, dan syakil bisa minum susu seperti syakila" ucap papa rozi
" iya pa, pa aku ke kamar dulu ya , takut syakila bangun" ucap anaya yang hendak pamit ke amar
" iya nay" ucap papa rozi
Anaya langsung pergi ke kamar untuk menemani anak nya yang sedag tidur di kamar
di tempat lain manda tengah di pusingkan oleh syakil yang terus menangis
" duh berisik banget sih ni byi , kamu tenang ajaya nanti kamu juga akan mati bersama ayah kamu , jadi tunggu lh sebetar , aku sudah mengirim kan hadiah untuk ayah kamu itu" ucap manda yang berbicara kepada syakil , syakil yang mendengar ucapan manda pun tertawa
" hey kamu masih kecil aja sudah durhaka terhadap ayah mu, asal kamu tau ya aku mengirim kan bom untuk ayah mu , setalah bom itu membunuh keluarga mu , maka kamu jug akan menyusul mereka " ucap manda pada syakil, lagi lagi syakil tertawa terbahak bahak mendengar ucapan manda
" kamu ini sebenar nya bayi yang sangat menggemaskan sekali , tapi nasip mu yang tidak berpihak kepada mu , kamu di lahirkan sebagai anak aron , coba saja kamu di lahir kan jadi anak ku saja , apu pasti sangat bahagia , mungkin kalau aku tidak keguguran anak ku sudah sebesar kamu , dan tidak akan kalah lucunya sama kamu" ucap manda yang terus mengajak bicara syakil agar syakil tidak menangis
" tapi tak masalah kalau kamu mau jadi anak ku , aku akan menganggap kamu seperti anak ku sendiri , apa kamu mau menjadi anak ku" ucap manda pada syakil, syakil pun tertawa dan mengangguk kan kepalanya , seolah olah mengiya kan ucapan manda
" benar kah kamu mau jadi anak ku, baik lah kalau begitu setelah aku membubuh keluarga mu , aku tidak akan merawat mu seperti anak ku sendiriaku jug akan mengubah status mu menjadi anak kandung ku" ucap manda sambil tersenyum , syaki juga ikut tersenyum , manda langsung mengendong syakil dengan gembira
__ADS_1
saat ini aron baru sampai di tempat manda, kini anak buah aron telah mengepung sebuah gedung tua yang di tunggu nya dan anak buah nya yang gabungan dari anak buah david dan anak buah alex