Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
104


__ADS_3

aron hanya tersenyum mendengar ucapan papa nya dan billi


" emang ya apa yang kalian dengar" tanya sean


" tanya tu sama bos lo" ucap billi kesal kalau mengingat semalam


" udah lah , gak usah di bahas masalah itu , nanti pada kepengen semua" ucap aron sambil tersenyum


" syakil dan syakila kalian nanti kalau gede jangan seperti papa kalian ya , pusing kakek" ucap papa rozi


" emang nya ada apa mas sama semalem" tanya via berbisik kebilli


" nanti , kalau kita udah nikah aku kasih tau ya" balik bisik ke via, via hanya mengangguk kan kepalanya dengan raut muka penasaran


" selamat pagi semua" ucap bastian yang baru keluar dari kamar nya


" gak sholat subuh lo ya , jam segini baru bangun" ucap aron pada bastian


" aku sholat ya , setelah sholat subuh aku tidur lagi hehe" ucap bastian


" alasan aja lo" ucap aron


" hay syakila , mana mom kamu" tanya bastian sambil mencium syakila yang ada di gendongan aron


" ngapain lo tanya tanya istri gue" tanya aron


" ya cuma nanya aja , soal nya tumben jam segini anaya belum ada di meja makan , kan biasanya kalau twins udah bangun , mom nya juga udah bangun " ucap bastian


" istri gue masih tidur " ucap aron


" anaya sakit" tanya bastian


" gak , dia hanya kecapean abis begadang sama gue semalem" ucap aron sambil tersenyum


" emang ya kalian abis ngapain , sampek begadang segala" tanya bastian


" udah nanti aja ngobrol nya , ayo sekarang kita makan , udah lapar ini" ucap papa rozi , mengalihkan pembicaraan aron dan bastian , ia merasa kesal kalau harus mengingat kejadian semalam


" ia ayo sarapan , aku ada pekerjaan di markas" ucap billi menimpali


Mereka pun sarapan bersama , aron sarapan sambil menggendong baby sakila , sedangkan syakil di gendong oleh ibu sumarni


Setelah sarapan mereka semua menjalan kan aktifitas mereka masing masing , sean dan via pergi kekantor , via sekarang bekerja di kantor aron sebagai asisten sean, billi ke markas, bastian ke kantor nya, papa rozi bekerja dari rumah


Sedangkan aron masih mengurus twins, ia sedang menjemur twins di bantu ibu lastri dan ibu sumarni , selama anaya masih tidur


" ron , apa kamu memandikan meraka sendirian " tanya ibu sumarni


" iya bu , aku memandikan mereka sendirian " jawab aron

__ADS_1


" bagai mana , cara kamu memandikan mereka berdua " tanya ibu lastri yang penasaran


" iya ron bagai mana caranya" tanya ibu sumarni yang juga penasaran


" y aku mandikan satu persatu lah bu , yang pertama syakil , karena ia sudah pup duluan , setelah selesai mandi syakil aku kasih susu dan aku memandikan syakila"ucap aron menjelas kan


" apa mereka tidak menangis ron " tanya ibu sumarni


" mereka anak yang pinter dan baik nu , mereka gak nagis sama sekali pas aku mandiin" ucap aron


Tek lama naya pun baru turun dari lantai dua


" mas" panggil anaya


" aku di sini sayang" ucap aron yang mendengar anaya memanggil nya


" loh mereka sudah mandi mas" tanya anya yang melihat anak anak nya sudah cantik dan ganteng


" sudah sayang" ucap aron


" kamu nyuruh ibu ya buat mandiin mereka" tanya anaya


" gak kok nay , aron sendiri yang memandikan mereka berdua" ucap ibu sumarni


" iya nay , kita hanya membantu menjemur mereka saja" ucap ibu lastri


" bener mas , kamu yang mandiin semua nya" tanya anaya memastikan


" bagai mana kamu memandikan mereka , kenapa ku gak mendengar mereka menangis" ucap anaya yang heran , karena biasanya anak anak nya suka sekali nangis kalau di mandi kan


" mereka gak nangis kok sayang , aku memandikan mereka satu persatu lah" ucap aron


" kok bisa ya , biasanya kamu tau sendiri kan kalau aku yang mendiin mereka , kaya orang di cubitin aja " ucap anaya


" aku juga gak tau sayang , pas aku mandi kan mereka ya mereka malah ketawa , bukan nya menangis " ucap aron


" ya udah mulai sekarang kamu aja yang mandiin mereka , aku tugas nya bajuin aja " ucap anaya


" baik lah " ucap aron


Ibu lastri dan ibu sumarni hanya menggelengkan kepala mereka melihat pasangan suami istri ini


" kamu gak ke kantor mas" tanya anaya


" nanti agak siangan aja sayang , cuma rapat aja nanti " ucap aron


" terus pekerjaan di kantor siapa yang ngerjain" tanya anaya yang mengambil anak nya dari gendongan aron


" kan sudah ada via sama sean sayang , aku tinggal tanda tangan aja " ucap aron

__ADS_1


" enak banget ya jadi bos , kerja sesuka nya " ucap anya


"udah lah sayang gak usah bahas , masalah kerjaan , kamu sarapan sana , sini biar syakila sama aku dulu" ucap aron yang mengambil syakila lagi dari gendongan anaya


" ibu udah pada sarapan " tanya anaya pada ibu sumarni dan ibu lastri


" sudah nay , tinggal kamu aja yang belum sarapan " ucap ibu sumarni


" iya nay , sana sarapan yang banyak biar asinya tambah banyak" ucap ibu lastri


" ya udah aku sarapan dulu ya bu" ucap anaya


" sayang , nanti setelah sarapan langsung ke ruang kerja papa aja ya , kita bahas yang semalam " ucap aron


" ok , mas" ucap anaya yang langsung pergi menuju ke dapur untuk sarapan


" bu sumarni , nanti ikut aku kke ruang kerja papa ya" ucap aron pada ibu sumarni


" emang nya mau ngapain ke sana , nanti malah mengganggu papa kamu kerja" ucap ibu sumarni


" liat aja nanti " ucap aron sambil tersenyum


Anaya baru saja sampai di dapur ia langsung menghampiri siti


" selamat pagi siti" ucap anya yang baru sampai di dapur


" selamat pagi nay , kamu mau sarapan ya" tanya siti


" iya , kamu buat sarapan apa" tanya naya balik


" ada nasi goreng , sama roti aja nay" ucap siti


" ya udah aku sarapan nas goreng aja lah yang kenyang" ucap anya


" kamu ini ada ada aja nay " ucap siti sambil tersenyum


"ibu ibu menyusui itu harus mencari makanan yang mengenyangkan sit , sebab suka mudah lapar lagi nanti" ucap anaya yang langsung mengambil nasi goreng dan memakkannya di dapur


"' nay , aku mau bicara sesuatu sam akmu boleh gak" tanya siti


" mau bicara apa" tanya balik anya


" aku sama mas sean sudah sepakat kami akan segera menikah , bagi mana pendapt kamu" tanya siti


" bagus dong , kapan kalian mau menikah" tanya anaya


" kata mas sean sih mau bilang sama tuan besar dan tuan aron dulu" ucap siti


" nanti aku bantu bicara deh sama suami aku , kalau sama papa ,suru sean aja yang bicara" ucap anya

__ADS_1


" terimakasih ya nay " ucap siti dengan senang


" sama sama" ucap anya


__ADS_2