Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
45


__ADS_3

Anaya baru saja menyelesaikan masak nya iya langsung menata nya di meja makan


setelah menata makanan nya iya beranjak menuju ke kamar nya untuk membangun kan aron


Setelah sampai di kamar iya melihat aron yang masih tertidur pulas


" mas bangun sarapan dulu yuk " ucap anaya sambil menggoyang goyangkan lengan aron


" em" aron menggeliat dan langsung menarik anaya sampai anaya terguling di samping ya


Aron langsung memeluk anaya


" iii di suru bangun kok malah aku di ajak tidur lagi, ayo bangun mas " ucap anaya yang berusaha melepaskan pelukan aron


" biarkan seperti ini sebentar sayang" ucap aron yang mengerat kan pelukan nya


" tapi ini udah siang mas kamu belum sarapan" ucap anaya membujuk aron


Aron pun membuka mata nya iya melihat ke arah anaya


" morning kiss dulu baru aku bangun" ucap aron


Cup


anaya mengecup pipi kanan aron


" udah yan ayo bangun " ucap anaya sambil menarik tangan aron agar aron berdiri


" masa di pipi sih" ucap aron protes


" sisa nya nanti setelah mandi dan sarapan " ucap anya


" beneran ya" ucap aron


" iya udah sana cuci muka baru nanti kita sarapan" ucap anaya


" ok sayang " ucap aron yang langsung menuju ke kamar mandi


anaya dan aron keluar dari kamar menuju meja makan


" mau makan sama apa mas" tanya anaya saat sudah duduk di meja makan


" apa yang kamu ambilin buat aku pasti aku makan " ucap aron sambil tersenyum


" bener ya aku kasih kamu semua makanan yang ada di sini dan habis kan" ucap anaya jahil


" tega banget kamu yang mana muat perut aku ngabisin makanan sebanyak ini" ucap aron cemberut


" ya udah nih aku kasih secukupnya aja" ucap anaya sambil tersenyum memberikan sepiring sarapan untuk aron


" jujur ya yang selama kamu di sini aku pagi pagi sarapan berat kaya gini biasanya cuma roti sama kopi aja setiap pagi" ucap aron sambil memakan sarapan nya


" oh ya " tanya anaya tak percaya


" tanya sama siti kalau kamu gak percaya dia di sini sejak kecil saat almarhum ibu nya masih kerja di sini" ucap aron

__ADS_1


" jadi siti ngantiin ibu nya kerja di sini" tanya anaya yang baru tau


" iya papa yang suru dia di sini aja biar kami bisa menjaga nya dia sudah tidak ada siapa siapa lagi" ucap aron


" kenapa siti tidak pernah bilang ya tentang masa lalu nya" ucap anya yang bingung


" bukan gak mau cerita mungkin belum sempat aja " ucap aron


" iya mungkin, oh ya mas nanti aku mau belanja bulanan ya sama siti"ucap anaya


" iya tapi aku gak bisa nganter kamu ya sayang aku mau ngecek lokasi proyek baru perusahaan aku" ucap aron


" iya gak papa mas nanti aku pergi nya sama siti dan mex kok" ucap anaya


" hati hati ya sayang kalau ada apa apa kamu langsung hubungi aku ya" ucap aron


" iya mas" ucap anaya


Setelah sarapan aron langsung pergi ke kamar nya untuk bersiap siap pergi dengan sean


Sedangkan anaya membereskan meja makan


" sayang aku berangkat dulu ya nanti kalau mau belanja pakek aja kartu yang aku berikan ke kamu waktu itu pin nya ****** " ucap aron saat sudah di samping anaya


" iya mas, mas juga hati hati di jalan ya" ucap anya yang langsung menyalimi tangan aron dan mencium nya


Aron pun mencium kening anaya


" iya oh ya yang tadi di lanjut nanti malem aja ya sayang" ucap aron


" yang di kamar tadi saat kamu bangunin aku" ucap aron mengingat kan anaya


" mas iih bikin malu aja gimana nanti kalau di dengar orang" jawab anaya yang sudah ingat dengan malu


" gak ada yang denger sayang oh ya aku hampir lupa " ucap aron yang langsung membuka tas nya dan mengeluarkan sebuah kotak


" ini buat kamu di pakek ya sayang" ucap aron sambil memberikan kotak berisi kalung berlian yang iya beli semalam


" apa ini mas" tanya anaya


" kamu buka aja " ucap aron


anaya pun membuka nya



" waw mas ini bagus banget kalung nya ini buat aku" ucap anaya dengan senyum bahagia nya


" iya sayang itu buat kamu nanti di pakek ya aku mau liat kamu makek nya" ucap aron


" makasih ya mas ini pasti mahal banget ya" ucap anaya


"gak kok sayang itu gak seberapa atas apa yang aku lakuin ke kamu" ucap aron


" makasih banyak ya mas aku seneng banget di kasih hadiah sama kamu" ucap anaya

__ADS_1


" iya sayang , aku pergi dulu ya nanti aku telat kita sambung nanti kalau aku udah pulang" ucap aron yang langsung mengecup bibir anya sekilas


" ii nanti ada yang liat mas" ucap anaya


" biarin aku kan cuma nyium istri aku sendiri aku berangkat ya assalamualaikum istri ku" ucap aron sambil tersenyum


Walaikumsalam suami ku" ucap anaya sambil tersenyum


Aron pergi meninggal kan rumah nya


sedangkan anaya segera masuk rumah


" siti jadi gak kita ke supermarket " tanya anaya yang sudah ada di deket siti yang sedang mencuci piring


" jadi nyonya" ucap siti


" apa an sih kamu panggil nya biasa aja gak udah ada nyonya nyonya segala" ucap anaya


" hehe becanda gitu aja marah , ayok kita berangkat keburu siang nanti kamu mau masak makan siang kan buat tuan" ucap siti


" aku ambil tas dulu ya " ucap anya yang langsung meninggalkan siti di dapur


Setelah mengambil tasnya anaya siti dan di kuti leh mex pergi belanja kebutuhan sehari hari


Setelah belanja mereka hendak memasuki mobil


" anaya" panggil seseorang dari kejauhan


anaya pun mencari sumber sura yang memanggil nama nya


" kk sandi" ucap naya saat melihat sandi yang berjalan menuju ke arah nya


" kamu anaya kan" tanya sandi berpura pura tidak tahu


" iya kk ini aku ada apa ya kk" tanya anaya


" bisa bicara sebentar gak ini mengenai orang tua kamu" ucap sandi


" emang nya orang tua aku kenap kk" ucap anya yang panik


" aku ma kita bicara berdua aja sebentar kok " ucap sandi


" baik lah kita bicara ke sana aja, siti dan mex kalian tunggu di sini sebentar ya aku mau bicara dulu sama kk sandi" ucap anaya


" tapi nona" ucap mex yang hendak melarang anaya


" kamu awasin aku dari sini aja keliatan dari sini aku cuma sebentar kok ayo kk" ucap anaya


Anaya dan sandi pun menjauh sedikit dari siti dan mex


sandi pura pura tersandung dan langsung memeluk anaya pun sepontan membantu sandi


" kk gak papa" tanya anaya khawatir


" gak papa kok nay aku cuma kesandung aja " ucap sandi

__ADS_1


tanpa anaya sadari ada seseorang yang mengambil foto mereka yang sambil berpelukan dan ada juga adegan seolah olah mereka sedang berciuman


__ADS_2