Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
37


__ADS_3

aron dan anaya telah sampai di sebuah restoran


" ayo sayang kita turun " ucap aron


" ini restoran mas" tanya anaya yang baru pertama kali melihat restoran mewah


" iya ini restoran ayo turun" ucap aron


" tapi mas makanan di sini pasti mahal mahal" ucap anaya dengan polos nya


aron tersenyum mendengar ucapan anaya


" aku sengaja ngajak kamu makan di sini biar kamu ngerasain makan di tempat yang mahal " ucap aron


" tapi sayang uang nya mas kalau buat beli makanan yang mahal " ucap anaya


" gak papa sayang uang aku masih banyak kok buat ngajak kamu makan ke sini tiap hari aku sanggup" ucap aron sombong


" ii mulai sombong nya" ucap anaya


" bukan sombong sayang tapi emang kenyataan , udah ah gak usah mikirin mahal apa enggak yang penting kita makan di sini sekarang ok" ucap aron pada anaya


" baik lah" ucap anya


mereka pun turun dari mobil


aron menggandeng tangan anaya memasuki restoran


" selamat malam tuan dan nyonya ada yang bisa saya bantu" ucap pelayan restoran


" saya pesan ruangan VIP" ucap aron pada pelayan restoran


" baik tuan mari saya tunjuk kan ruang VIP nya " ucap pelayan restoran itu


" mas kenapa harus ruangan VIP sih" tanya anaya sambil berbisik


" ini demi keselamatan mu sayang" ucap aron yang berbisik ke anaya


mereka pun telah sampai di ruangan VIP


" silahkan masuk tuan dan nyonya" ucap pelayan itu


aron dan anya pun memasuki ruangan itu dan duduk di sofa yang telah di sediakan


" ini menu nya tuan dan nyonya silahkan di pilih mau makan apa" ucap pelayan itu


" kamu mau pesan apa sayang" tanya aron pada anaya


" terserah mas aja yang penting bukan alkohol dan makanan nya yang halal" ucap anya


" baik lah , saya pesan ini ,ini dan ini untuk minum nya ini dan ini" ucap aron yang menunjuk gambar buku menu


" baik tuan dan nyonya mohon tunggu sebentar untuk pesanan nya" ucap pelayan itu


anaya dan aron pun hanya mengangguk kan kepala mereka

__ADS_1


" mas " ucap anaya


" apa mau perotes lagi" ucap aron yang langsung memotong ucapan anaya


" kok tau" ucap anya sambil tersenyum


" udah gak usah banyak perotes nikmati aja apa yang aku kasih " ucap aron


" iya , oh ya mas dulu mas pernah gak diner sama perempuan lain " ucap anaya


" pernah " ucap aron yang masih fokus pada ponsel nya


" sama siapa mas" tanya anaya yang penasaran


" sama anggel dulu waktu dia belum menghianati aku" ucap aron yang masih fokus pada henfon nya


" ma'f ya mas kalau aku mengingatkan mu dengan masa lalu yang tidak baik" ucap anaya


" gak papa yang lalu biar lah berlalu sekarang kita buat kedepan nya dengan kebahagiaan kita " ucap aron sambil memeluk anaya


Tok... Tok...


" Masuk" teriak aron dari dalam ruangan


" permisi tuan dan nyonya ini pesanan nya " ucap pelayan itu yang langsung menghidangkan makanan nya


" ma'f tuan sebelum kami menghidangkan makanan ini ada seseorang yang mengecek makanan ini terlebih dahulu sebelum di serah kan kepada anda" ucap pelayan restoran itu


" itu anak buah saya biar kan saja " ucap aron


" kamu tau aku kan aku gak mau dalam makanan kita itu ada yang memberi racun " ucap aron yang melirik ke arah pelayan itu


" ma'fkan saya tuan saya belum memasuk kan nya saya hanya di suruh oleh seseorang" ucap pelayan itu sambil berlutut di hadapan anya dan aron


" apa maksud nya mas" tanya anya yang masih bingung


" ada yang menyuruh dia buat ngeracuni kita sayang " ucap aron dengan santai nya


" ma'f kan saya nyonya saya sangat membutuh kan uang untuk ibu saya operasi" ucap pelayan restoran itu


" jadi kamu di suruh seseorang untuk meracuni kami"ucap anya pada pelayan restoran itu


" iya nyonya ma'f kan saya saya terpaksa melakukan nya saya sangat butuh uang nyonya" ucap pelayan itu sambil menangis


Anaya menghembuskan nafas nya dengan kasar


" berdiri lah , jagan kamu ulangi perbuatan mu mana no rekening mu nanti suami ku akan mengirimkan uang untuk operasi ibu mu , tapi kamu jangan mengulangi kesalahan mu lagi " ucap anya


aron melotot tak percaya apa yang di ucap kan oleh anaya


" terimakasih nyonya saya tidak akan mengulangi kesalahan saya yang kedua kali " ucap pelayan restoran itu


" mas bantu dia ya kasihan dia sangat membutuh kan uang untuk biyaya ibu nya operasi" ucap anaya memohon kepada aron


" jika aku membantu nya apa aku akan mendapat kan jatah dobel malam ini" ucap aron sambil berbisik ke arah anaya

__ADS_1


Anaya melotot mendengar ucapan aron


" bagai mana sayang " tanya aron pada anaya


" baik lah aku akan menuruti perkataan mu tadi" ucap anya ragu ragu


' yes' ucap aron dalam hati


" baik lah mana no rekening mu aku akan mengirim nya sekarang" ucap aron pada pelayan restoran itu


Pelayan restoran itu pun memberikan no rekening nya kepada aron


" sudah aku kirim coba kamu cek " ucap aron


Pelayan itu pun mengecek henfon nya


" hah apa tuan tidak salah kirim ini jumlah nya sangatbesar tuan " ucap pelayan itu


" tidak kau gunakan uang itu untuk berobat ibu mu dan untuk kau segera pergi jauh dari sini, orang yang menyuruh mu itu akan mencari mu dan membunuh mu " ucap aron


" terimakasih tuan saya akan segera lari dari sini dan mengajak ibu saya" ucap pelayan itu


" segera lah pergi di luar sudah ada anak buah ku untuk membantu mu keluar dari sini tanpa ad yang tau" ucap aron


" sekali lagi terimakasih tuan semoga suatu saat saya bisa membantu tuan " ucap pelayan itu


" kau tidak perlu memikirkan itu sekarang pikirkan lah bagai mana kau bisa selamat dari kejaran orang yang menyuruh mu tadi" ucap aron


" baik tuan , nyonya terimakasih " ucap pelayan itu


" sama sama semoga kau dan ibu mu selamat dan selalu di beri kesehatan" ucap anya


" amin sekali lagi terimakasih nyonya tuan saya permisi" ucap pelayan itu keluar dari ruangan aron dan anaya


" kok mas bisa tau kalau dia yang mau meracuni kita" ucap anaya


" anak buah ku yang melihat ada seseorang yang memberikan nya uang dan sebuah serbuk " ucap aron


" oh gitu" ucap anaya


" kenapa kamu takut sayang " ucap aron yang langsung memeluk anaya


" kalau boleh jujur iya aku takut" ucap anaya


" kamu gak usah takut aku akan selalu menjaga dan melindungi mu" ucap aron


" terimakasih suami ku" ucap anya yang membalas pelukan aron


" jangan di sini sayang nanti aja di rumah sekarang kita isi tenaga dulu biar nanti kita kuat sampek pagi" ucap aron


anaya yang mendengar ucapan aron pun langsung mencubit pinggang aron


" aw sakit sayang" ucap aron pura pura sakit


" rasain magkanya kalau ngomong itu di saring dulu" ucap anya kesal

__ADS_1


aron tertawa melihat wajah kesal anya


__ADS_2