Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
84


__ADS_3

Saat ini aron dan yang lain nya tengah bersiap siap untuk menyerang kediaman bastian


" apa sudah siap semua nya kita butuh kan" tanya aron


" sudah bos" ucap billi


" ingat jangan menimbulkan kekacauan di sana dan jangan sampai warga di sana pada heboh" ucap Aron


"kami sudah mempersiapkan nya bos , kita akan menggunakan pistol tanpa suara" ucap billi


" bos apa aku boleh ikut" ucap sandi


" sebaik nya kamu di rumah saja , kamu pantau cctv yang ada di kota ini siapa tau mobil yang di gunakan untuk menculik anaya terlihat" ucap aron


" baik bos" ucap sandi


" billi kita pergi sekarang, sean kamu di sini saja bersama sandi memantau situasi, ingat jangan lengah" ucap aron


" baik bos" ucap sean


aron ,Billi dan anak buah aron pun mulai meninggalkan rumah aron


" sandi lo pantau cctv nya ya" ucap sean yang hendak pergi kedapur


" kamu mau ke mana" tanya sandi


" ada perlu sebentar" ucap sean yang langsung menuju ke dapur


sandi mulai memantau cctv yang ada di kota


" hay siti cantik" ucap sean saat berada di dapur


" eh mas sean , kamu gak ikut tuan aron" tanya siti


" gak , cuma billi yang di ajak aku di suruh jagain kalian di sini" ucap sean yang langsung duduk di kursi yang ada di dapur


"semoga aja anaya bisa ceper ketemu dan dia dan anak anak nya baik baik aja"ucap siti


" amin " ucap sean


" oh nya kamu ada yang luka gak oleh peristiwa tadi" ucap sean


" gak mereka gak menyakiti kami kok mas " ucap siti


" shukur lah kalau begitu, siti buatin aku kopi ya ,aku mau lembur sama kutu kupet itu" ucap sean


" eh mas gak boleh ngatain orang kaya gitu, oh ya kok bisa sandi ikut gabung bareng kalian mas" tanya siti


" dia yang pengen ikut , aku kedepan dulu ya sayang ,kayak nya dia manggil aku deh, jangan lupa kopi nya ya sayang" ucap sean sambil tersenyum manis ,langsung meninggalkan siti di dapur


siti tersipu malu mendengar sean memanggil nya dengan kata sayang

__ADS_1


" sean" teriak sandi


" apa an sih teriak teriak aku gak budek ya" ucap sean yang menghampiri sandi


" sini kamu liat ini, mobil ini belum pernah mengarah ke rumah bastian , kalau menurut aku sih ya bukan bastian pelaku nya" ucap sandi


" tapi kalau bukan sandi siapa lagi, musuh bos yang sedang ingin balas dendam adalah bastian , dia juga sudah memasuk kan mata mata nya di kantor bos" ucap sean


" tapi kalau filing aku kayak nya bukan bastian deh pelaku penculikan anaya, bisa aja itu musuh aron yang lain" ucap sandi


" kita liat aja nanti kabar dari bos " ucap sean


" ya udah kalau begitu, aku mau memantau cctv nya lagi" ucap sandi yang mulai memantau cctv di laptop nya


⭐⭐⭐⭐⭐


Aron dan billi baru sampai di depan rumah bastian , meraka langsung mengarang para penjaga yang ada di rumah bastian


bastian yang sedang istirahat pun terganggu anak buah nya menggedor gedor pintu kamar nya


" ada apa" tanya bastian saat sudah membukakan pintu kamar nya


" maaf bis menganggu istirahat anda , kita di serang bos" ucap anak buah bastian yang sudah panik


" apa..." ucap bastian yang terkejut


" ada apa nak " tanya ibu sumarni baru membuka pintu kamar nya iya terbangun saat mendengar suara gedoran pintu di kamar bastian


" terus kamu bagai mana nak" tanya ibu sumarni yang ikut panik


" aku akan menghadapi mereka bu , pokok nya ibu jangan keluar kamar apa pun yang terjadi " ucap Bastian


" baik lah , kamu yang hati hati ya nak " ucap ibu sumarni


" iya bu , doakan semoga aku baik baik saja" ucap bastia


" iya nak ibu akan selalu mendoakan mu" ucap bu sumarni yang sudah menangis


" ibu jangan menangis , sebaik nya ibu masuk lah kedalam kamar dan kunci pintu nya dari dalam" ucap bastian


"kamu yang hati hati ya nak " ucap ibu sumarni sekali lagi


" iya bu , masuk lah kedalam kamar , jangan lupa kunci pintu nya" ucap bastian


Ibu sumarni pun memasuki kamar nya dan mengunci pintu kamar nya


" ya Allah lindungilah anak hamba bastian " ucap ibu sumarni sambil menangis


setelah melihat pintu kamar ibu sumarni di tutup bastian langsung menuju ke lantai bawah


" tuan aron , ada apa anda menyerang rum saya" tanya bastian saat melihat aron yang menyerang rumah nya

__ADS_1


" di mana istri gue" tanya aron


" istri mu , untuk apa kamu mencari istri mu di sini , di sini tidak ada istri mu" ucap bastian


" bohong , lo kan yang menculik istri gue , lo mau balas dendam kan atas meninggal nya nyokap tersayang lo itu" ucap aron yang sudah marah


" saya tidak menculik istri mu, silahkan di periksa kalau kalian tidak percaya, ibu ku itu adalah ibu mu juga aron" ucap bastian dengan senyum sinis


" gue gak pernah memiliki ibu seperti dia" ucap aron dengan tegas


" meskipun kamu menentang nya kalau dia bukan ibu mu , tapi kenyataan nya dia adalah ibu mu aron" ucap bastian


" jangan banyak bicara , cepat kata kan diman istri gue , kalau tidak rumah ini akan gue ratakan bersama penghuni nya" ucap aron mengancam bastian


" aku tidak berbohong kalau kamu tidak percaya silahkan kamu geledah rumah ini " ucap bastian


" baik lah kalau aku menemukan istri ku , akan gue penggal kepala lo" ucap aron


Bastian hanya tersenyum tipis mendengar aron ingin memenggal kepalanya


Aron mulai mencari ke berbagai sudut rumah bastian


" anaya" teriak aron


" anaya di mana kamu sayang" teriak aron lagi


Ibu sumarni mendengar ada seseorang memanggil nama anaya


" anaya , orang itu memanggil anya" ucap ibu sumarni yang langsung bergegas membuka kan pintu kamar nya


Iya melihat ada aron yang tentang kebingungan mencari sesuatu


" anaya , kamu dimana" tarik aron lagi


" aron" ucap bu sumarni saat melihat aron


Aron merasa nama nya di panggil seseorang pun langsung mencari sumber suara


" ibu" ucap aron yang melihat mertua nya , iya langsung menghampiri mertuanya


" ibu " ucap aron lagi


" iya nak ini ibu mertua mu , kamu sedang apa di sini" tanya bu sumarni


" seharusnya aku yang bertanya kenapa ibu ada di sini" tanya aron balik


" ibu tinggal di sini nak" ucap ibu sumarni


" kenapa bisa ibu tinggal di sini, ibu tau aku dan anaya mencari keberadaan ibu" ucap aron


" panjang nak cerita nya , nanti ibu ceritakan ,kamu kenapa ada d sini , mana anaya" tanya ibu sumarni

__ADS_1


__ADS_2