Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
42


__ADS_3

bastian terus menatap aron dengan kebencian namun iya bisa mengubah nya seperti biasa


' jadi kau yang telah membunuh kedua arang tua ki' ucap bastian dalam hati


" silahkan masuk pak bastian ,kita akan membahas kerja sama kita di dalam" ucap aron mempersilahkan bastian masuk ke ruang rapat


bastian dan sekretarisnya pun masuk bersama aron dan sean ke ruangan rapat


" silahkan duduk tuan tuan" ucap sean pada bastian dan sekertaris nya


" baik lah bisa kita mulai sekarang persantasi nya" ucap bastian


" baik lah silahkan " ucap aron mempersilahkan


sekertaris bastian pun mulai mempersentasikan peroyek yang akan di ajukan kerja sama dengan perusahaan aron


aron dan sean hanya memperhatikan cara kerja bastian dan sekertaris nya


' ternyata dia cukup pintar juga dalam merancang sesuatu, gue harus berhati hati dengan nya' ucap aron dalam hati


' sepertinya bastian bukan orang sembarangan gue harus mencari tahu lebih dalam lagi tentang dia' ucap sean dalam hari


aron terus memperhatikan bastian dengan seksama , bastian memang cenderung mirip dengan ibu nya orang yang aron benci


Setelah pembahasan masalah bisnis selesai dan aron menyetujui kerja sama dengan perusahaan bastian yang ada di jepang


" saya harap tidak ada kecurangan di kerja sama kita" ucap aron menyindir bastian


Aron sebenarnya sudah tau kalau bastian ingin mencurangi nya


" mana mungkin saya mencurangi anda pak aron saya di sini murni ingin menjalani kerja sama dengan anda" ucap bastia mengelak


" bagai mana kalau kita buat surat perjanjian siapa yang berbuat curang dalam kerjasama kita dia kan dengan sukarela menyerahkan perusahaan nya kepada yang di curangi" ucap aron dengan senyum licik nya


Bastian terdiam iya sedang berfikir bagai mana agar dia tidak ketahuan kalau dirinya sudah mencurangi aron


" bagai mana pak bastian dengan begini kan kita tidak saling mencurangi satu sama lain" ucap aron lagi


" baik lah kalau begitu mari kita buat surat perjanjian nya" ucap bastian


" tenang saja saya sudah membuatkan nya sean berikan surat perjanjian nya" ucap aron


sean pun langsung memberikan surat perjanjian kepada bastian


" silahkan anda baca dulu tuan" ucap sean pada bastian


Bastian pun mengambil surat itu dari sean dan membacanya dengan seksama


' pantas saja perusahaan nya ada di mana mana ternyata dia memakai cara seperti ini ' ucap bastian dalam hati setelah iya membaca surat perjanjian itu

__ADS_1


" bagai mana pak bastian anda boleh menambahkan nya kalau merasa isi surat perjanjian itu kurang bagus menurut anda" ucap aron


" tidak ini sudah cukup dan isinya juga sudah sesuai " ucap bastian yang langsung menandatangani surat perjanjian itu


' tak akan lama lagi perusahaan lo akan jadi milik gue sebab gue sudah tau akan kecurangan lo sebelum bekerja sama dengan gue' ucap aron dalam hati dengan tersenyum licik melihat bastian menandatangani surat perjanjian itu


' aku harus lebih berhati hati aku tidak mau perusahaan ayah jatuk ke tangan nya' ucap bastian dalam hati setelah menandatangani surat perjanjian itu


" sekarang giliran anda pak aron" ucap bastian menyerahkan surat perjanjian itu kepada aron


Aron langsung mengambil nya dan langsung menandatangani surat perjanjian mereka


" baik lah bagai mana kalau kita makan siang bersama untuk merayakan kerja sama perusahaan kita" ucap aron menawarkan makan siang bersama


" baik lah " ucap bastian setuju dengan ajakan aron


" mari kita makan di lestoran depan perusahaan saya saja di sana terkenal anakan masakan indosesianya" ucap aron


" baik lah saya juga ingin mencicipi makan indonesia" ucap bastian


Mereka pun pergi makan siang bersama di restoran yang berada di depan perusahaan aron


Di tempat lain sandi mengajak sinta bertemu di sebuah kafe


" hay" ucap sinta saat baru sampai di tempat mereka bertemu


" duduk lah" ucap sandi mempersilahkan sinta duduk


" mau pesan apa" ucap sandi


" aku minum jus alpukat saja " ucap sinta


" pelayan " panggil sandi memanggil pelayan


" mau pesan apa tuan nona" tanya pelayan itu


" jus alpukat satu sama jus semangka satu ama kentang goreng nya dua " ucap sandi


Pelayan itu pun menulis pesanan sandi


" ada lagi tuan " ucap elayan itu


" tidak ada" ucap sandi


" baik tuan mohon tunggu sebentar pesanan nya akan seger datang" ucap pelayan itu yang langsung pergi meinggalkan sandi dan sinta


" mau apa kamu mengajak aku bertemu di sini , apa mau membahas masalah tawaran aku waktu itu" ucap sinta


" ya aku mau membahas masalah itu setelah aku fikir fikir aku gak bisa melupakan anaya dan aku akan berjuang untuk merebut nya kembali dari tangan bos mu" ucap sandi

__ADS_1


" bagus jadi kita harus menyusun rencana agar kita bisa memisahkan mereka" ucap sinta


" tapi bagai mana cara nya kalau aku di suru berkelahi dulu dengan bos mu sepertiny aku tidak sanggup" ucap sandi membayang kan kalau dia harus bertarung dengan aron


" kamu gak perlu bertarung dengan nya " ucap sinta


" terus apa rencana mu " taya sandi


" sini aku bisik kan" ucap sinta kepada sandi


Sandi pun ingin mendekatkan telinganya kepada sinta


" permisi tuan nona ini pesanan nya" ucap seorang pelayang yang mengurung kan sandi mendekat ke sinta


Pelayan itu pun meletak kan pesanan sandi dan sinta ke meja


" selamat menikmati" ucap pelayan itu yang langsung meninggalkan sandi dan sinta


" mengganggu saja " ucap sinta kesal


" apa rencana mu tadi" ucap sandi yang mendekatkan telinga nya ke sinta


Sinta pun membisik kan ide nya untuk memisah kan anaya dan aron


" bagai mana" ucap sinta


" kalau aku di bunuh oleh bos mu bagai mana" ucap sandi yang takut akan di bunuh aron


" aku akan berusaha melindungi mu , jadi kamu gak usah khawatir" ucap sinta


" baik lah aku akan menuruti apa kata mu tapi kamu harus melindungi ku kalau bos mu itu marah pada ku" ucap sandi


" iya kamu tenang saja" ucap sinta


' jadi cowok kok lemah banget sih masa mau minta lindungi sama cwek sih , gak tau malu banget' ucap sinta dalam hati yang kesal dengan sandi


" jadi kapan kita akan menjlan kan rencana kita" ucap sandi


" nanti kita tunggu waktu yang tepat kamu harus siap kapa saja saat aku menghubungi mu " ucap sinata


" baik lah tapi aku tidak bisa lama tinggal di kota ini , aku takut akan ketahuan oleh adik ku" ucap sandi


" ya kamu tenang aja kita akan menjalan kan rencana kita secepat mungkin" ucap sinta


" apa setelah kita menjalan kan rencana kita bos mu itu akan menceraikan anaya" ucap sandi


" ya pasti sebab bos aron dia sangat anti dengan penghianatan" ucap sinta sambil tersenyum licik


" baik lah setelah anaya bercerai dengan bos mu jangan ganggu dia dan jangan mengusik anaya" ucap sandi

__ADS_1


" kamu tenang saja satelah anaya pergi aku tidak akan mengusik atau pun mengganggu nya" ucap sinta


Setelah mereka menyusun rencana untuk memisahkan anaya dan aron mereka


__ADS_2