Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
64


__ADS_3

anaya terus memandang aron yang tertidur iya menyakinkan kalau ini bukan mimpi


" kalau ini mimpi tolong jangan bangun kan aku " ucap anaya sendri sambil membelai pipi aron


" apa aku sangat merindukan mu mas sampai aku bermimpi kamu tidur di samping aku" ucap anaya sendiri masih membelai pipi aron


" ini gak mimpi sayang ini nyata" ucap aron yang langsung membuka matanya


anaya sangat terkejut saat mendengar aron terbangun dari tidur nya iya langsung menarik tangan nya dari pipi aron


Dengan sigap aron menahan tangan anaya agar tak menjauh dari nya


" ma'f kan aku ya sayang " ucap aron dengan penuh penyesalan


Anaya hanya diam iya masih memikirkan ini mimpi atau nyata


"ma'f kan aku yang telah menyakiti mu dan calon anak kita" ucap aron yang memegang perut anaya yang mulai membuncit itu


Anaya masih terdiam dalam kebingungan nya


" kamu boleh menghukum aku atau mau memukul ku semau mu asal jangan tinggal kan aku " ucap aron menetes kan air mata


"sayang jawab dong , jangan diem aja aku minta ma'f ya " ucap aron membela pipi anaya


seketika anaya tersadar iya melihat aron menangis dengan penuh penyesalan


Anaya langsung memeluk aron dan aron pun membalas pelukan anya


" maafkan aku sayang aku menyesal telah menyakiti mu" ucap aron dalam pelukan anaya


" aku sudah memaafkan mu mas " ucap anaya yang ikut menangis


Anaya pun melepas pelukan dari aron


" ini gak mimpi kan mas" tanya anaya


aron yang mendengar ucapan anaya seketika tersenyum dan mencubit pipi anaya


" au sakit mas" ucap anaya saat pipi nya di cubit oleh aron


" kalau sakit berarti gak mimpi sayang" ucap aron


Anaya pun memeluk aron lagi


" aku kangen banget mas sama kamu" ucap anaya yang memeluk aron dengan erat


" aku juga kangen sama kamu sayang , sayang meluk nya jangan kenceng kenceng kasihan anak kita ke jepit" ucap aron berusaha melepas kan pelukan anaya


" oh iya aku lupa, mas kamu tau aku hamil" ucap anaya


" iya aku tau , kamu ninggalin hasil tes kehamilan kamu di kamar mandi" ucap aron

__ADS_1


" kamu percaya mas kalau ini anak kamu" tanya anaya lagi


" ya percaya lah sayang asal kamu tau ya pas aku tau kamu hamil besok nya aku muntah setiap pagi dan setiap mencium bau yang menyengat, aku juga selalu meminta yang aneh aneh sama sean dan billi" ucap aron menjelaskan bagai mana diri ya mengalami ngidam


" ya ampun kasihan nya kamu mas , maafin aku ya yang udah berburuk sangka sama kamu " ucap anya


" kamu gak salah sayang seharusnya aku yang minta maaf sama kamu" ucap aron


"aku udah maafin kamu kok mas jadi berhanti minta maaf terus" ucap anaya


" iya sayang , oh ya sayang udah berapa bulan anak kita kenapa kok keliatan nya besar banget perut kamu" ucap aron sambil mengelus perut anaya


" tiga bulan mau masuk empat mas , mas tau gak anak kita itu gembar" ucap anaya


"Barerkah sayang anak kita gembar" tanya aron seolah oleh tak percaya


" iya mas anak kita gembar" ucap anaya


" kapan jadwal kamu periksa lagi sayang aku pengen ngeliat anak kita" tanya aron


" aku gak tau mas aku pernah USG sekali pas baru sampai di sini itu pun di ajak sama papa" ucap anya


" bagai mana kalau kita periksakan kandungan kamu sekarang sayang" ucap aron bersemangat


" besok aja mas kamu kan baru sampai di sini pasti kamu capek kan" ucap anaya


" ya udah deh besok aja kita periksa nya, sini sayang kita tiduran lagi aku asih kangen pengen meluk kamu" ucap aron mengajak anaya tidur lagi


" ya udah ayo aku temani jalan jalan di taman belakang " ucap aron


Mereka pun keluar dari kamar menuju ke taman belakang


" mau kemana bos" tanya billi yang baru keluar dari kamar nya


" mau ke taman belakang" ucap aron sambil menggandeng anaya


" gak kangen kangenan gitu bos" ucap billi menggoda aron


" maksud lo apa" tanya aron


" gak , gak ada maksud bos, oh ya nay kenalin dong sama temen kamu itu" ucap billi


" temen yang mana " tanya anaya


" via " ucap billi


" oh via ayo nanti aku kenalin sama dia" ucap anaya


" gak usah sayang suru dia berusaha sendiri , ayo kita tinggal aja dia " ucap aron yang langsung menarik tangan anaya menjauh dari billi


"pelit banget lo bos awas aja lo kalu ngidam minta yang aneh aneh sama gue gak bakalan gue turutin lo" ucap billi yang kesal

__ADS_1


Aron tak menghiraukan ucapan billi


" mas kasihan billi " ucap anaya


" biarin dia usaha sendiri sayang " ucap aron


" tapi seperti nya billi menyukai via deh mas" ucap anaya


" kalau billi semua cewek cantik dia suka semua" ucap aron


" oh gitu ya mas" ucap anaya


" udah gak usah ngurusin billi kita lanjut aja jalan jalan nya" ucap aron


" baik lah" ucap anaya


Mereka pun berjalan jalan di taman sambil melihat ratusan bunga yang tengah mekar dengan cantik nya


" bagus dan cantik banget ya mas bunga bunga nya" ucap anaya


yang melihat bunga bunga bermekaran


" tapi kalah cantik nya sama kamu sayang" ucap aron menggombali anaya


" ii gombal " ucap anaya


" gak gpmbal sayang aku berkata jujur lo" ucap aron


" terserah kamu deh mas" ucap anaya malu malu


" sini sayang " ucap aron yang meletak kan bunga di selipan jilban anaya


" cantik"ucap aron sambil melihat anaya


anaya pun tersenyum malu


dari dalam rumah ada beberapa orang yang mengintip anaya dan aron di taman


" duh bahagia nya mereka " ucap via yang melihat aron dan anaya


" kalau mau kaya mereka buruan cari pacar" ledek ibu lastri


" ya via kamu itu cantik lo pasti banyak yang suka sama kamu" ucap bik wati


" gak ada yang mau bik sama aku" ucap via


" manyak yang suka sama kamu vi , cuma kamu nya yang nolak mulu emang nya kamu mau nyari yang kaya gi mana si vi" ucap ibu lastri


" mau cari yang setia , sayang sama aku dan ibu, pekerja keras dan yang pasti gak temperamen" ucap via


Billi yang hendak mengambil minum mendengar ucapan via dia langsung senyum senyum sendiri

__ADS_1


' kereteria via kok ada semua di gue ya ,jodoh emang gak kemana gue mau pepet dia ah biar bisa cepet menghalal kan dia' baton billi sambil tersenyum


__ADS_2