Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
54


__ADS_3

Anaya , ibu lastri dan via pun bergegas bersiap siap untuk ikut ke amerika


" apa sudah siap semua " tanya rozi saat mau menaiki mobil


" sudah pa, semuanya sudah siap" ucap anaya


"apa tidak ada barang yang ketinggalan" tanya papa rozi


" sudah tidak ada om" ucap via


" kamu mirip sekali dengan joko ya kan lastri" ucap papa rozi


" iya dia sama persis seperti ayah nya tapi dia persi perempuan nya" ucap ibu lastri


"om mengenal ayah saya" tanya via


" iya ibu dan ayah mu adalah teman baik ku " ucap papa rozi


" kok aku gak tau ya bu" ucap via


" sudah nanti saja ceri tanya kita langsung berangkat aja hari sudah semakin malam " ucap papa rozi yang memutus kan pembicaraan


Mereka pun masuk kedalam mobil papa rozi mereka menuju ke bandara di sana sudah ada pesawat pribadi milik papa rozi


di tempat lain tepat nya di markas aron billi tengah di buat pusing dengan aron yang terus muntah muntah


" bos gue udah gak tahan kalau lo gak mau di periksa sama dokter gue gak mau ngurusin lo lagi " ucap billi yang kesal aron tidak mau di periksa oleh dokter


" gue cuma masuk angin biasa bil buat apa harus di periksa dokter nanti juga sembuh sendiri " ucap aron menolak


" pokok nya lo harus di periksa dokter kalau gak gue suru anak buah lo menghentikan pencarian anaya" ucap billi mengancam pada aron


" kalau lo menghentikan pencarian anaya gue bunuh lo" ucap aron


" bukan lo yang bunuh gue tapi gue yang akan membunuh lo" ucap billi kesal dengan sikap aron


" baik lah suru dokter ke sini memeriksa gue tapi dokter nya harus memakai daster yang biasa di pakai ibu ibu , dokter nya jangan memakai apa apa kecuali daster " ucap aron


Billi melongo mendengar permintaan aron


" lo waras bos " tanya billi sambil memegang kening aron


" lo pikir gue gila apa " ucap aron yang kesal dengan billi


" abis nya permintaan lo aneh banget" ucap billi


" kalau lo gak mau nurutin kemauan gue ya udah gue gak mau di periksa dokter" ucap aron

__ADS_1


" baik lah gue akan menyuruh dokter nya pakek daster ibu ibu seperti yang lo mau " ucap billi yang langsung keluar dari ruangan aron untuk menuruti permintaan aron


tak lama billi pun membawa dokter yang memakai daster


" bos ini dokter nya" ucap billi sambil membawa dokter dengan menggunakan daster


" kok dokter nya perempuan aku gak ma aku mau dokter nya laki laki yang memakai daster" ucap aron


" tapi lo tadi cuma bilang dokter aja gak bilang dokter nya harus cowok" ucap billi


" pokok nya gue mau dokter cowok yang memakai daster" ucap aron


" baik lah gue akan mencari dokter yang lo mau" ucap billi


billi pun keluar lagi dari ruangan aron bersama dokter perempuan itu


tak lama billi pun kembali bersama dokter yang aron ingin kan


" bos ini dokter permintaan lo" ucap billi masuk ruangan aron bersama dokter laki laki berpakaian daster


" sekarang gue minta dokter menguncir dua rambut bili" ucap aron


' ternyata tuan billi lebih parah dari aku hahaha' batin dokter itu


" whattttt lo yang bener aja bos masa rambut gue di kuncir dua sih ma di taro mna muka gue , badan gede berotot kaya gini lo suru kuncir dua gila lo ya bos" omel billi


' sabar bil ini demi temen lo cepet sehat ' batin billi


" gila gue lam lama kaya gini , cepetan dok lo kuncir rambut gue terus lo periksa dia apa bener dia gila" ucap billi yang kesal


" baik tuan" ucap dokter itu sambil menahan tawa


Dokter itu mulai menguncir dua rambut billi


" sudah selesai tuan " ucap dokter itu sambil menahan tawa nya


" wah gak nyaka gue ternyata lo cantik juga kalau di kuncir kaya gitu rambut lo" ucap aron sambil tersenyum melihat billi di kuncir dua


" udah serang lo harus di periksa dokter dulu , cepetan dok periksa dia sebelum dia minta yang aneh anah lagi" ucap billi


" baik tuan" ucap dokter itu yang langsung memeriksa aron dengan teliti


" bagai mana dok bos sakit apa" tanya billi


" bos baik baik aja semuanya normal normal saja" ucap dokter itu


" yang bener aja lo setelah pengorbanan gue kaya gini lo bilang dia baik baik aja coba lo periksa yang bener " ucap billi dengan kesal

__ADS_1


" bener tuan bos baik baik saja " ucap dokter itu


" bos itu kalau mencium bau parfunm dia muntah muntah pokok nya kalau mencium yang wangi dia muntah lo bilang dia baik baik aja" ucap billi


" udah gue bilang kan bil gue baik baik aja gue cuma masuk angin aja" ucap aron


" lo diam aja urusan gue sama dokter ini bukan sama lo" ucap billi sambil mnunjuk aron sangking kesal nya


" lo berani ya nunjuk nunjuk gue kaya gitu gue ini bos lo " ucap aron yang kesal


" dah lo diam aja mau lo bos gue atau pun anak buah gue gue gak perduli yang penting lo sembuh gue gak mau lo kaya gini" ucap billi


' ternyata di balik sifat nya yang garang dia memiliki hati helokity juga' batin dokter itu


aron pun terdiam mendengar ucapan billi


" cepetan periksa lagi kenapa lo jadi bengong" ucap billi pada dokter itu


" tunggu sebentar ma'f saya boleh bertanya " ucap dokter itu


" tanya apa" ucap billi


" apa kah istri tuan sedang hamil" tanya dokter


" iya dok istri saya sedang hamil" ucap aron


" berarti anda mengalami sindrom couvade atau biasa nya di namakan kehamilan simpatik yang dimana istri nya hamil dan suami yang mengalami seperti orang hamil atau sering di sebut ngidam seperti muntah di pagi hari atau muntah saat mencium aroma aroma yang menyengat" ucap dokter itu menjelas kan


" sampai kapan dok bos mengalami seperti ini" tanya billi


" biasa nya sih cuma semester satu aja sekitar 4 bulan tapi ada juga yang selama kehamilan mengalami seperti itu" ucap dokter itu


" emang nya berapa lama masa kehamilan" tanya billi


"kebanyakan ibu hami selama 40 minggu atau sembilan bulan sepuluh hari" ucap dokter itu


" jadi selama itu bos akan mengalami ngidam seperti orang gila ini dok" ucap billi


dokter itu hanya mengangguk kan kepalanya


" ya udah sana dokter boleh pergi" ucap billi


dokter itu pun pergi dari ruangan aron


" apa ini balasan dari anak gue ya bil selama ini gie selalu menyiksa ibu nya " ucap aron


" hebat anak lo bos masih dalam kandungan aja udah bisa menyiksa bapak nya" ucap billi

__ADS_1


__ADS_2