Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
82


__ADS_3

Setelah kepergian aron anaya merenung di kamar nya , iya berfikir apa kan aron akan marah dan salah faham lagi pada nya


di depan rumah Aron kini di datang beberapa peria bertubuh besar yang menyerang rumah aron dan melukai para penjaga di rumah aron


Anaya yang mendengar keributan di luar rumah langsung keluar melihat apa yang terjadi


Saat anaya turun kebawah di bawah siti, via, bu lastri , bik surti dan para pembantu di rumah nya sudah di ikat dan di kelilingi para peria bertubuh besar


" cepat cari lagi penghuni rumah ini " perintah salah satu peria bertubuh besar itu


" baik bos" ucap anak buah peria itu


" siapa kalian , mau apa kalian di rumah saya" teriak anaya dari lantai dua


" oh ternyata dia keluar sendiri tanpa kita mencari nya dia sudah menampakkan diri nya sendiri, tangkap dia , jangan biarkan dia lolos" ucap bos dari para peria bertubuh besar


Anaya seketika ketakutan iya langsung berlari ke kamar nya dan segera mengunci nya dari dalam


" ya Allah lindungilah hamba, mas aron tolong anaya mas" ucap anaya sambil menangis karena ketakutan


dua peria bertubuh besar itu mengejar anaya sampai ke depan kamar anaya


" di kunci pintu nya" ucap peria bertubuh besar itu yang berusaha membuka pintu kamar anaya


" kita dobrak saja " ucap teman nya


Bbeerraakkk...


Pintu kamar anaya berhasil di dobrak , merak masuk ke kamar anaya dan mencari keberadaan anaya


Anaya semakin ketakutan anaya bersembunyi di dalam lemari


" cantik kamu dimana , kalau kamu keluar sendiri kamu janji tidak akan menyakiti kamu, jadi keluar lah" ucap salah satu anak buah peria bertubuh besar itu


" bodoh kamu ini mana mungkin dia keluar dengan sendiri nya" ucap teman nya


" ya kan siapa tau aja dia mau, aku kan cuma memberi penawaran pada nya"ucap yang satu nya


" kita memang di suruh menangkap nya tanpa melukai nya , jadi cepat cari dia jangan biarkan dia lari " ucap teman nya


Mereka pun mencari keberadaan anaya di dalam kamar itu dan akhir nya


" aaaa" anaya terkejut saat salah satu dari meraka menemukan nya


" hay nona cantik , ayo ikut kami" ucap paria yang menemukan anaya


" tidak aku tidak mau " ucap anaya menolak


" kami tidak akan menyakiti mu kalau kamu mau ikut kami secara baik baik , kalau tidak dengan terpaksa kami akan menyeret mu" ucap peria yang satu nya

__ADS_1


" ya jadi fikirkan lah baik nona , kalau kamu mau anak yang ada di dalam kandungan mu baik bak saja ku saran kan kamu ikut saja dengan kami, tanpa harus melawan" ucap peria yang satu nya lagi


Anaya brfikir bener juga apa yang di katakan oleh peria itu , anaya segara keluar dari persembunyian nya


" kalian boleh membawa ku tapi tidak dengan menyentuh ku" ucap anaya yang sudah keluar dari tempat persembunyian nya


" baik lah salah kan jalan ter lebih dahulu" ucap peria itu


Anaya pun berjalan di depan mereka menuju ke lantai dasar


Setelah sampai di lantai dasar anaya melihat via, siti buk lastri menangis sambil melihat anaya


" bagus sekali akhir nya kamu menyerah juga, cepat bawa dia kemobil" perintah bos peria bertubuh besar itu


" aku bisa jalan sendiri ke mobil kalian , tapi kalian harus melepas kan mereka " ucap anaya sambil melihat ke arah via dan lain nya


"baik lah , lepas kan mereka saat kita pergi " ucap bos peri bertubuh besar


" baik bos" ucap salah anak buah


Anaya pun mengikuti peria bertubuh besar itu ke dalam mobil, dan tak lama mobil yang di naikin anaya pun pergi meninggalkan rumah nya dan aron


' mas selamat kan kami ' batin anya saat mobil mulai meninggalkan rumah nya


Di rumah anaya dan aron salah satu anak buah dari peria bertubuh besar itu melepas kan para orang orang yang ada di rumah itu, setelah itu dia langsung pergi mengikuti mobil bos nya


" buk bagai mana ini anaya di bawa oleh meraka"ucap siti sambil menangis


" kita hubungi tuan aron , semoga saja tuan aron bisa langsung menolong mbak anaya" ucap via


"kamu bener via , biar aku yang menghubungi tuan aron" ucap siti yang langsung menuju ke telfon rumah yang ada di ruang tamu


" hem" aron berdehem saat sambungan telfon sudah tersambung


"Hallo taun , tolong tuan anaya , anaya di culik tuan ada gelombolan peria bertubuh besar menyerang rumah" ucap siti sambil menangis


" apa, baik lah gue segera pulang" ucap aron


Sambungan telfon nya langsung di matikan oleh aron


" bagai mana siti" tanya bu lastri


" tuan aron akan segera pulang" ucap siti


" semoga saja tuan aron bisa menyelamat kan mbak anaya" ucap via


" amin" ucp mereka bersamaan


⭐⭐⭐⭐⭐⭐⭐

__ADS_1


Di markas aron tanpak panik setelah mendengar kabar kalau anaya di culik


" billi , sean ikut gue pulang sekarang" ucap aron


" ada apa bos , kenapa kelihatan nya lo panik sekali" tanya billi


" iya bos, ada masalah apa"tanya sean juga


" anaya di culik oleh orang tak di kenal , mereka menyerang rumah saat kita gak ada di rumah" ucap aron


" apa anaya di culik" ucap sean , billi dan sandi bersamaan


" ya mangka nya gue mau mengecak nya , siapa yang menculik anaya" ucap aron


" aku boleh ikut gak mencri anaya" ucap sandi


" emang nya lo bisa beladiri" tanya sean


" aku memang gak bisa bela diri tapi aku bisa membantu untuk merantas cctv atau merantas yang lain nya" ucap sandi yag mempunyai kepandaiyan di bidang IT


" baik lah lo boleh ikut " ucap aron


billi langsung mengeluarkan sandi dari dalam sel


Mereka pun pergi meninggal kan markas mereka menuju ke rumah aron, sesampai nya di rumah


" aku boleh minjem laptop gak " ucap sandi


" sean ambiliin laptop gue di ruanga kerja" ucap aron


sean langsung berjalan menuju keruang kerja aron untuk mengambil laptop milik aron


" di rumah ini ada cctv" tanya sandi


" ada" ucap aron


" baik lah itu akan memudah kan kita mencari posisi mereka dengan mencari plad mobil nya" ucap sandi


" lo beneran bisa merantas cctv" tanya bili yang seolah oleh tak percaya


" ya kalau kamu gak percaya liat aja nanti" ucap sandi


" ini leptop nya" ucap sean yang menyerah kan leptop aron kepada sandi


Sandi langsung mengambil laptop itu dan langsung membuka nya


" lo bisa membuka nya, laptop itu gue kasih pasword lo" ucap aron


" pasword kamu murahan gampang banget buat di bobol" ucap sandi yang sudah mulai pencarian nya

__ADS_1


Billi , arpn dan sean pun tepelangak tak percaya ternyata sandi memang handal dalam bidang IT


__ADS_2