Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
40


__ADS_3

Anaya baru bangun dari tidur nya iya ingin mencari aron , anya keluar dari ruangan aron


" permisi apa kalian tau di mana aron berada" tanya anaya pada anak buah aron


" bos sedang di ruangan berlatih buk bos" ucap anak buah aron


" di sebelah mana ya ruangan latihan nya" tanya anaya lagi sebab iya tidak tau dimana ruangan nya


" mari buk bos saya mengantarkan" ucap anak buah aron yang mengantar kan anaya


Anaya pun mengikuti anak buah aron menuju sebuah ruangan


" permisi bos ada buk bos yang mencari bos" ucap anak buah aron saat sudah masuk ke ruangan berlatih


" em kamu boleh pergi" ucap aron


" lanjutkan latihan nya " ucap aron pada anak buah nya dan langsung menghampiri anaya


" kenapa mencari ku sayang" ucap aron yang langsung memeluk anaya


" ii malu di liat anak buah mu " ucap anaya yang berusaha mendorong aron


" mereka gak akan melihat kita sayang" ucap aron yang mengeratkan pelukan nya


" ii kamu bau keringet mas " ucap anaya yang berusaha mendorong aron


Seketika aron langsung melepaskan anaya dari pelukan nya dan mencium badan nya sendiri


" aku gak bau ya " ucap aron


" hehe aku bohong" ucap anya yang berusaha menjauh dari aron


" sini kamu sayang aku akan menghukum mu" ucap aron menghampiri anya


" eh stop mas aku kesini pengen ikut latihan boleh gak " ucap anaya


" baik lah kamu mau latihan apa menembak atau bela diri " ucap aron


"aku ma coba menembak boleh mas" ucap anaya


" baik lah ayo aku akan mengajari mu menembak" ucap aron yang mengajak anaya ke tempat menembak


Aron pun mengambilkan pistol untuk anaya


" ini silahkan kamu tembak titik yang ada di sana " ucap aron


" kalau gak tepat sasaran jangan di ketawain ya mas" ucap anaya


" iya , kamu harus fokus dan berkosenterasi tetap tenang saat mengarahkan peluru mu ke sasaran nya " ucap aron


Anaya pun berancang ancang mengambil posisi untuk menembak dia sedang berkonsentrasi


Dor...

__ADS_1


Tembakan dari anaya yang meles namun masih mengenai papan hitam itu


" yah gagal" ucap anaya


" itu awalan sangat bagus sayang ayo coba lagi kamu harus lebih fokus dan tenang " ucap aron menyemangati anaya


" baik lah aku akan mencoba nya lagi" ucap anya yang ingin mencoba nya lagi


Dor..


Tembakan anaya hampir mengenai sasaran


" sedikit lagi" ucap anaya yang geregetan


" wah kamu luar biasa sayang baru belajar aja kamu sudah hampir mendekati titik tengah nya" ucap aron yang bangga kepada anaya


" aku coba lagi ya mas" ucap anaya


" ya coba lah sesuka mu" ucap aron


percobaan ke tiga dan ke empat sama saja hasil nya belum ada yang mengenai titik putih di tengah papan


" udah lah mas lain kali aja lagi latihan nya" ucap anya yang kesal sebab tidak bisa menembak tepat sasaran


" gitu aja udah nyerah sini biar aku yang menembak" ucap aron yang mengambil pistol di tangan anya dan menembak nya langsung ke papan hitam itu


dor...


tembakan aron tepat mengenai titik putih di papan hitam itu


" karena aku sudah biasa sayang" ucap aron yang mengacak ngacak jilbab anaya


" ii jadi nanti berantakan mas jilbab aku" ucap anaya yang menahan tangan aron


" iya ma'f kita latihan beladiri aja yuk" ucap aron mengajak anaya


" boleh oh ya boleh gak aku melawan salah satu anak buah mu mas" ucap anaya


" emm boleh nanti kamu coba lawan sinta aja ya aku gak mau kamu nanti di pegang pegang sama laki laki lain selain aku" ucap aron yang mulai posesif


" sinta yang nganter ART di rumah kamu mas" ucap anya


" rumah kita sayang bukan cuma rumah aku" ucap aron


" hehe iya rumah kita" ucap anya sambil tersenyum


" ya itu sinta anak buah aku satu satunya perempuan" ucap aron


" kok mas bisa menerima sinta jadi anak buah mas sih " tanya anya penasaran


" dulu almarhum ayah nya anak buah mas yang paling setia dia hidup cuma dengan sinta karena istrinya telah meninggal saat melahirkan sinta, almarhum ayah nya sinta meninggal saat menyelamatkan aku dan dia berpesan agar aku melindungi sinta dan menjadikan sinta anak buah ku" ucap aron menceritakan tenteng ayah sinta


" oh gitu ya mas" ucap anaya

__ADS_1


" mangkanya sinta jadi satu satunya anak buah ku yang perempuan " ucap aron


" ya udah aku mau coba melawan nya " ucap anaya


" baik lah tapi kamu harus hati hati dia juga jago beladiri lo sayang" ucap aron memperingati anaya


" iya mas aku hanya ingin mengasah kemampuan ku aja" ucap anaya


" ya udah ayo kita kesana" ucap aron mengajak anaya menuju tempat berlatih beladiri


setelah sampai di tempat beladiri


" sinta bisa kamu kesini" ucap aron memanggil sinta yang sedang berlatih


" ada apa bos" ucap sinta saat sudah sampai di hadapan aron dan anaya


" kamu mau kan mengetes beladiri nya anaya" ucap aron


' wah kesempatan bagus nih buat aku untuk memukul nya' ucap sinta dalam hati


" bisa bos" ucap sinta dengan senang hati


" baik lah sayang kamu ganti baju lah di sana ya " ucap aron pada anaya


" baik mas" ucap naya yang menuju ke ruangan ganti baju


mereka pun menunggu anaya berganti baju dan setelah anaya selesai berganti baju anaya langsung menghampiri aron dan yang lain nya


" aku sudah siap mas" ucap anya saat sudah ada di hadapan aron


" baik lah ayo kita bersiap sip" ucap aron


aron pun memberi pengarahan kepada anaya dan sinta


anaya dan sinta mulai bersiap siap untuk bertarung


sinta menyerang terlebih dahulu dan serangan sinta dapat di tangkis oleh anaya


' boleh juga ni perempuan kampung ' ucap sinta saat serangan nya di tangkis oleh anya


sinta pin mulai menyerang lagi dan lagi namun serangan sinta dapat di tangkis oleh anaya


sekarang giliran anya untuk menyerang sinta dengan gerakan cepat anya menyerang sinta dengan dua kali tendangan sekali gus satu tendangan dapat di tangkis oleh sinta namun tendangan satunya tak terbaca oleh sinta


sehingga sinta terkena tendangan dari anaya


' sial gerakan nya cepat sekali' ucap sinta kesal


" kau tidak apa apa kan " ucap anaya menghawatirkan sinta


" tidak ayo kita lanjutkan lagi "ucap sinta yang langsung berdiri


" wah gue gak nyangka kalau anaya bisa beladiri" ucap billi yang melihat anya dan sinta bertarung

__ADS_1


" gue juga awal nya gak percaya namun saat gue tes dia ternyata dia memiliki gerakan yang sangat cepet sehingga gue juga pernah kena tendangan dari nya" ucap aron yang menceritakan saat dia mengetes kemampuan anya


__ADS_2