Gadis Desa Milik Mafia

Gadis Desa Milik Mafia
108


__ADS_3

Aron dan dan billi baru saja pulang dari kebun tetangga yanga ada di belakang pagar milik nya, sambil membawa daun singkong pesanan anaya


" sayang , ini daun singkong nya udah aku dapet kan" ucap aron yang menunjuk kan sekantong daun singkong


" terus ngapain , di bawa ke sini , masak sana" ucap anaya


' kok istri ku jadi kaya gini ya, ada apa dengan nya' batin aron yang merasa aneh dengan perubahan sikap anaya


" kok malah bengong , sana masak " ucap anya lagi


Semua orang yang ada di sana pada bengong melihat sikap anya yang berubah


" iya ini juga mau di masak , aku gak bisa cara masak nya , kamu ajarin aku ya" ucap aron dengan nada lembut


" gak , belajar sendiri , aku capek" ucap anya dengan ketus


Billi melirik ke aron seolah olah bertanya kenapa dengan anya, aron hanya mengangkat kedua bahunya


" aku gak mau masak nya, kalua kamu gak nemenin aku dan gak mau ngajarin aku" ucap aron


" hiks hiks , kamu tega ya mas sekarang sama aku , padahal aku cuma minta kamu buat masakin aku hiks hiks" ucap anya yang tiba-tiba menangis , hal itu membuat semua makin heran dengan sikap anya


" maafin aku ya sayang , iya aku akan masak buat kamu , tapi kamu ajarin aku ya" ucap aron yang langsung memeluk anaya yang masih menggendong syakil


" ya udah ayo , tapi aku cuma liat kamu aja ya" ucap anya dengan manja


" iya sayang , oh ya sayang syakil titip dulu sama billi ya , kasihan kalau syakil di ajak ke dapur" ucap aron


" ya udah , ni bil anak aku , di jagain yang bener , jangan sampek nangis , awas kamu kalau anak aku sampek nangis , aku potong burung kamu" ucap anya mengancam billi


Gelek ... Billi menelan saliva nya sendiri saat mendengar ancaman anaya


" iiya nay" ucap billi gagap , aron hanya tersenyum melihat billi ketakutan saat di ancam anaya


" ayo sayang kita ke dapur" ajak aron sambil merangkul pinggang anaya


" mas jangan pegang pegang aku , kamu bau"ucap anya yang melepas kan rangkulan aron , billi menahan tawa nya saat anaya bilang aron bau


" bau apa sayang , aku masih wangi gini kamu bilang bau" ucap aron yang mencium badan nya sendiri


" gak kamu bau banget" ucap anaya

__ADS_1


" sayang , kamu tadi pagi beneran lagi palang merah ya" tanya aron


" iya , tapi cuma pagi aja sekarang gak ada lagi " ucap anya


" kamu pernah gak sebelum nya seperti itu" tanya aron


" gak pernah sih , baru kali ini aja" ucap anya


" apa mungkin kamu hamil sayang , aku pernah baca artikel tanda tanda wanita hamil" ucap aron


"gak lah , aku gak hamil , lagian anak kita masih kecil kecil mas , kalau aku hamil lagi siapa yang akan mengurus mereka , kamu tau sendiri sean dan siti mau tinggal di rumah mereka nanti nya, via dan billi pun juga begitu nanti nya , gak mungkin kan kalau aku harus suruh ibu buat ikut jagain anak kita" ucap anya


" tapi sayang , aku gak pernah pakek pengaman saat berhubungan , kamu juga gak pakek KB" ucap aron, seketika naya terdiam , dan melihat aron dengan tatapan tajam


" kalau aku sampek hamil lagi , awas kamu mas , aku akan menghukum kamu" ucap anya kepada aron dengan tatapan yang sangat mengerikan


' dulu dia yang takut sama aku , kok sekarang aku yang takut sama dia, kenap dia sekarang jadi lebih kejam dari aku yang dulu' batin aron


" ngerti gak mas" ucap anya yang melihat aron hanya bengong saja


" iya aku ngerti sayang" ucap aron


Setalah sampai di dapur aron langsung mempersiapkan segala keperluan untuk memasak dan ia pun segera memasak nya , sedangkan anya hanya mengajari saja , setelah satu jam lama nya akhir nya aron selesai memasak


" mas coba kamu cicipi dulu masakan kamu , kalau enak baru aku mau memakan nya" ucap anya


' kayak nya dia ini sengaja pengen ngerjain aku deh' batin aron


" ayo dicicipin , kok malah bengong aja" ucap anya , aron pun mencicipi hasil masakan nya


" emm anak sayang , aku gak nyangka kalau aku bisa masak seenak ini" ucap aron yang mencicipi masakan nya yang enak menurut nya


" sini sekarang aku yang mencipi nya" ucap anaya yang memakan masakan aron sedikit


" gimana sayang, enak kan" tanya aron pada anya


" gak enak " ucap anya yang bangkit dari duduk nya , ia menuju ke reskuker untuk mengambil nasi


" masa sih gak enak , ya udah kalau dia gak mau biar aku sendiri aja yang memakan nya , ini baru pertama kali makan daun singkong dan aku sendiri yang masak " ucap aron sendiri


Anaya kembali lagi ke meja makan sambil membawa dua piring nasi

__ADS_1


" ini untuk apa sayang" tanya ron bingung anya membawa dua piring nasi


" tumisan daun singkong kurang enak kalau gak pakek nasi " ucap anaya yang langsung mengambil daun singkong nya dan memakan nya dengan nasi


" aku kira kamu tadi gak mau sayang" ucap aron


" emm ini baru enak " ucap anya sambil makan , aron yang melihat istri nya makan , ia pun mencoba nya dengan nasi


" iya sayang ini enak banget "ucap aron yang ikut makan


"enak ini apa spageti" tanya anaya , karena aron sangat menyukai spageti


" enak ini sayang , spageti mah lewat" ucap aron makan dengan lahap nya


" hy , kalian berdua sedang makan apa" tanya papa rozi yang menghampiri aron dan anya di meja makan


" makan masakan aku pa" ucap aron


" kamu bisa masak" tanya papa rozi


" bisa di ajarin , istri tercinta ku" ucap aron


" kamu masak apa itu ron" tanya papa rozi lagi


" tumis daun singkong pa , enak banget cicip deh pa" ucap aron


Karena penasaran papa rozi pun mencicipi tumisan daun singkong nya


" gimana pa " tanya anya


" emm enak nay , ini beneran aron yang masak" tanya papa rozi seolah olah tak percaya


" ya iya lah pa " ucap aron sombong


" dapet dari mana daun singkong nya" tanya papa rozi yang ikut makan di piring aron


" aku minta sama yang punya kebun di belakang pegar rumah" jawab aron


" sini ron ini buat papa aja , nanti kamu minta lagi daun singkong nya , terus kamu masak lagi kaya gini" ucap papa rozi yang merebut piring nasi yang ada tumisan daun singkong milik aron , dan membawa nya pergi dari meja makan


" pa , aron belum selesai makan , sayang minta dong" ucap aron

__ADS_1


" sini aku siapin aja ya" ucap anaya yang menyuapi aron dengan menggunakan tangan


__ADS_2