
Semenjak kejadian penculikan Erina,Gavin semakin lebih Protektif lagi pada istrinya.. selama ia libur ia hanya mengurung istrinya didalam kamar,keluar hanya untuk makan malam..
"Sayang.. ga bosen apa kita dikamar terus.."
"Kenapa..? kamu ga suka terus bersama ku,yaudah sana pergi.. jangan cari aku kalau kamu diculik lagi" Melepas pelukannya.
Deg.. Erina terperanjat mendengar ucapan suaminya.
"S-sayang.. bukan begitu maksud ku,aku bukan ingin keluar sana.. aku hanya.. hanya ingin ketaman berdua sama kamu.." Semenjak penculikan dia benar-benar sensitif.. Hufff.. sabar Erinnn.. kamu sudah siap mencintai dia berarti harus sipa juga dengan tingkah nya yang diluar kepala..
Erina Langsung memeluk Gavin.. tetapi Gavin tidak merespon.. "Sayang.. jangan marah ya.. aku suka kok berdua sama kamu.." Cup .. Erina mencium pipi suaminya..
Gavin yang mendapatkan ciuman dari Istrinya seketika lupa akan amarahnya..
"Benarkah..? " Erina mengangguk.. "Aku mau kamu sayang.." ucap Gavin setengah berbisik ketelinga Erina.
"Besok aja kita ke tamannya.. aku mau makan kamu sekarang.." Gavin langsung mencumbu bibir Sexy istrinya.. membuka baju yang Erina pakai.. lalu menciumi dan mencumbu ditempat favorit nya.
Erina hanya mengerang kenikmatan.. ia sudah melayang memasuki nafsu duniawi nya.. Aksi panas mereka disaksikan oleh hangatnya mentari senja.
Selesai mereka dengan urusan ranjang, Erina dan Gavin mandi bersama.. "Sayang.. bagaimana aku bisa mandi kalau mau tidak mau diam.." Erina kualahan menghadapi Gavin yang selalu bermain ditubuhnya..
"Siapa suruh kamu terlalu Sexy sayang.. " ucap Gavin parau.
"Tapi tadi kita sudah dua Ronde sayang.." Kenapa dia tidak puas-puasnya sihh.. Enak si.. tapi badan ku..
"Sekali lagi ya sayang.. please honeyy.."..
Erina membalas dengan mengangguk,Gavin yang mendapat lampu hijau langsung mendudukkan Erina di wastafel.. lalu mencumbu istrinya tanpa jeda.. lalu adegan panas pun kembali terjadi .
Setelah mandi mereka turun kebawah untuk makan malam.. Gavin menggandeng tangan istrinya,
Ya ampun.. bahkan sudah tiga hari dia mengurung ku,dan tadi juga sudah tiga ronde pergulatan panas kami,dan dia masih terus menempel pada ku ..
Setelah makan Gavin masuk keruang kerjanya,dan Erina pun bersorak senang akhirnya dia bisa lebih lama diluar,,
"Kak Erin sini..ada hal penting.." ucap Mila.
"Tumben keluar kamar kak." ucap Karina menahan tawa.
"ya kalian tau sendirilah kakak kalian gimana.."
"Fix sih ini,kak Gavin sudah cinta mati sama kakak.. hahahaha.." ucap Karin
Erina yang mendengar itu langsung tersipu malu..
"Eh tau ga sih kak,kami ini lagi mau merencanakan pesta ulang tahun kak Gavin.."
"Apa .? kapan dia berulang tahun..?" Aku bahkan tidak tau kapan ulang tahunnya,dasar aku hahahaha.
"Minggu depan kak,kita mau buat pesta kecil-kecilan aja.. aku,kak Erin,kak Karin,kak Daniel ,dan kak Rey eh pak yan jugaa.. hehe hampir lupa.."
"Kenapa kita-kita aja..?? bukannya harusnya Bos besar seperti Gavin harus dirayakan semewah mungkin.."
"Kak Gavin tidak suka hal seperti itu kak,semenjak mama dan papa udah ga ada,kami semua lebih menutup diri,untuk lebih melindungi kami." ucap Karin.
"Ga apa kali kak,yang penting kan kebersamaan kita" ucap Mila.
"Kalian betul.. terus apa rencana kalian..?"
"Kami sudah mendiskusikan dengan kak Daniel dan kak Rey.. kak Erin tenang aja.. nanti kami bakal kasih tau.. yang pasti kita siapkan dulu decor dan kuenya.."
"Oke kaka ikut kalian aja yaa.."
"Shippp.."ucap mereka serentak.
Keesokan Hari..
"Akhirnya aku bisa bekerja lagi.." ucap Erina yang sedang mengendarai mobilnya. Erina hanya tersenyum mengingat suaminya sangat cerewet saat ia hendak berangkat tadi..
"Bagaimana aku bisa tidak jatuh cinta setiap harinya dengan kamu Gavin.. aku benar-benar merasa diperhatikan semenjak sama kamu.." ucap Erina senang karna selama ini dia tumbuh tanpa perhatian siapapun.
Sesampainya ditoko..
"Mbaa Erinnn..!!! huaaaa kami kangennn.." Teriak Mala yang antusias melihat Erina memasuki toko..
"iyaa mbaa.. kami juga kangenn,udah kaya toko tak bertuan aja beberapa hari ini.." ucap salah satu karyawan Erina..
__ADS_1
Mereka menghambur memeluk Erina seperti anak yang ditinggal lama oleh ibunya,Erina pun membalas pelukan hangat para karyawan nya..
"Mba juga kangen tau ga sih.. kalian sehat kan.."
"Sehat dong mbaa.." jawab mereka serentak.
"Yasudah mba keatas dulu ya.."
"Oke mba Erin.." jawab mereka serentak.
Erin telah duduk dimeja kerjanya sambil memeriksa catatan penjualan yang dirangkum oleh Mala,namun pikirannya terus memikirkan Hadiah apa yang akan dia berikan diulang tahun Gavin..
"Hufff aku jadi tidak konsen kan,aku harus beri hadiah apa ya pada suami ku.. emng apa yang dia tidak punya,dia punya uang dan bisa beli segalanya yang ia mau.."
Erina merogoh dompet didalam tasnya,dia mengambil kartu tanpa batas yang diberikan suaminya.
"Dia bahkan memberikan ku kartu tanpa batas,atas nama ku pula,, itu sudah membuktikan bahwa dia bisa membeli apapun."
Tok tok.. "Masuk.."
Ceklekkk.. "Taaraaaaa..Kami datang.." ucap Mila antusias..
Erin terkejut dengan kedatangan Mila,Karin dan juga Rey ke tokonya..
"Wahh ini yaa tokonya kak Erin.. Keren bangett.." ucap Karin.
"Hehehe.. makasih Karin.. ya toko sederhana aja kok. Ehh ada Dokter Rey juga.. gimana kabarnya dokter.. terimakasih telah merawat saya kemarin.."
"Saya sehat Nona Erin,itu sudah kewajiban saya sebagai dokter,saya dengan senang hati membantu nona.."
"Ngomong-ngomong ada hal apa nih?" tanya Erin.
"Apa lagi ya rencana kejutan pesta ulang tahun kak Gavin lah kak.. Gak mungkin pesta pernikahan Kak Karin dan Kak Rey.." jawab Mila Asal.
"Isshhh kamu ini Mila,kita lagi serius juga.." ucap Karin.
"Hahahaha becanda kak,yok yok kita serius.."
Rey yang mendengar itu jadi tidak karuan,membayangkan apa yang dikatakan oleh Mila itu benar-benar terjadi.
Membayangkan saja aku jantungku jadi ingin meledak.
"Apa rencana kalian untuk pesta kejutan nya ."
"Gini kak.." Karin menjelaskan semua rencana yang telah ia susun,kepada Mila Rey dan juga Erina.
"Gila.. kak Karin itu terlalu berlebihan,nanti kalau kak Gavin marah gimana.."
"Aku juga tidak mau sampe dia marah lagi,gajiku sudah dipotong bulan ini,masa mau dipotong lagi.." ucap Rey.
"Astaga Kalian ini.. aku belom selesai bicara.Trus kita akan.." menjelaskan secara detail rencananya.
"kalau kaya gitu Mila setuju,hehehe.."
"Kamu sih,aku belom selesai bicara juga udah motong aja,jadi gimana.. setuju kan..?"
"Setuju donk.. yakan kak Rey.." ucap Mila.
"Kalau seperti itu dan kalian yakin ya aku ngikut aja."
"Baiklah kalau gitu..kak Daniel katanya ikut aja,karna kalau dia ikutan ngumpul kak Gavin pasti akan tau, dan kita tidak perlu menyiapkan decor karna aku sudah menyuruh pak yan yang melakukan nya.. jadi kita tinggal menjalankan peran saja, okehh.." ucap Karin yang menjadi dalang ide untuk pesta kejutan Gavin.
"kakak serahkan semua pada mu ya Karin."
Akhirnya mereka menyudahi rapat tim sukses pesta kejutan Gavin.. mereka pamit pergi untuk kembali ke rutinitas yang semestinya.
Setelah mereka pulang,Erina mengambil tasnya dan beranjak pergi..
"Mala,mba ada keperluan sebentar,nanti mba balik lagi."
"Oke mba Erin, hati-hati dijalan."
Erin pun masuk ke mobil nya dan pergi menuju salah satu Mall milik LUZIO GROUP,Erina memasuki toko perhiasan..
"Ada yang bisa saya bantu nona." ucap SPG itu dengan sopan.
"Saya mau cari cincin nikah,ada..?"
__ADS_1
"Ada nona,mari ikut saya.." SPG itu mengantarkan Erina untuk memilih cincin..
Akhirnya Erina memilih cincin pernikahan yang simple namun elegan jika melingkar di jari manis Erina dan Gavin..
"Saya pilih ini,oh iya jangan lupa buat ukiran nama saya dan suami saya ya,ini namanya.. "
"Baik nona,tunggu sebentar.." "Ini Nona pesanan anda
."
"terimakasih kasih," Erina langsung memberikan kartu limited kepada SPG itu.
SPG yang menerima kartu langka itu langsung takjub, Wah kartu ini hanya beberapa orang yang punya dinegara ini,Nona ini pasti bukan orang sembarangan.
"Ini nona kartu nya, Terimakasih telah berbelanja ditoko kami.. jangan bosan datang kembali ke toko kami kedepannya.." sambil membungkuk kan badan nya hormat.
"Iyaa sama-sama.. saya permisi dulu, terimakasih." ucap Erina sopan.
"Sama-sama nona,silahkan.." Erina hanya mengangguk pelan sambil tersenyum..
Etika orang kaya memang beda ya,, nona itu pasti sekelas dengan istri yang punya mall ini. Nyonya LUZIO .
Erina langsung kembali ke tokonya karna ia takut kalau terlalu lama Gavin akan marah jika tau Erina pergi tanpa memberitahukan nya.
"Untung aja udah sampe,ga mungkin kan aku ngasih tau ke Gavin kalau aku pergi untuk beli kado ulang tahunnya,kan bukan kejutan lagi namanya."
Erina kembali melihat cincin yang ia beli,
"Wahhh cantik sekali.. ya iyalah cantik harganya mahal,ya walau pakai uang suami ku sih,tapi kan gapapa lo uang suami sendiri hahahah,lucu ya ada nama kami berdua disini,"
Setelah makan malam Erina berkumpul diruang tv bertiga dengan adik iparnya,sedangkan Gavin sedang menyelesaikan kerjaannya.
"Kak Erin,kakak udah beli kado belum.. "tanya Mila.
"Udah dong.. " ucap Erina sambil melahap eskrim yang ia ambil dikulkas.
Karin yang tadinya sibuk dengan hp nya langsung meletakkan hpnya.
"Kak.. minta donk..",ucapnya yang melihat Erina asik mengunyah eskrim.
"idihhh kak Karin kebiasaan begitu,ambil sana kebelakang.. dikulkas banyak tuh" ucap Mila
"Ini kita makan berdua ya..", ucap Erina..
"Yeee makasih kek Erin" langsung melahap eskrim ditangan Erina.
"Kalian sudah beli kado buat kakak kalian."
"Udah donk kak.." ucap Mila
"Emng kalian beli kado apa..?" kepo Erina.
"Rahasiaaaa..!!" ucap Karin yang mulutnya penuh eskrim.
"Isshhhh kak karinn.!! kalau mulut penuh itu jangan ngomong kak,lihat nih.. muncrat ke baju ku.." gerutu Mila.
"Hahahaha sorry sorry.. lupa.."
Mila hanya memutar bola matanya malas,
"Kakak balek ke kamar ya,takut kakak kalian nunggu"
seraya Erina yang beranjak memasuki lift.
"Oke kak.." jawab mereka serentak.
"Kak,minta donk.." ucap Mila yang sudah mendekatkan mukanya ke eskrim milik Karin yang tadi ia minta dari tangan Erina.
"Enak aja.. ambil sendiri sana hahahah" Karin langsung berlari menaiki tangga menuju kamarnya,karna kamar Karin dan Mila dilantai 2 tidak perlu memakai lift.
"Menyebalkan." gerutu Mila yang berjalan mengambil Es krim lalu ia bawa menuju kamarnya.
**Bersambung....
...Terimakasih telah Membaca☺️🙏🏼...
...Insyaallah update tiap hari 🤗...
__ADS_1
...Jangan lupa LIKE,KOMEN,dan VOTE yang selalu Thor tunggu.....
...Love U Tomat❤️**...