
Dirumah sakit Rey berjalan memasuki koridor yang mengarah ke ruangannya,dengan perasaan senang dan berbunga-bunga seperti anak ABG yang baru saja jatuh cinta.Salsa yang kebetulan lewat melihat tingkah aneh Rey..
"Woii.. senyam senyum,ngapain sih.. dapat durian runtuh yaa.." ucap Salsa.
"Ini lebih dari durian runtuh." ucap Rey yang tergelak masuk keruangan nya,Salsa mengikuti Rey dan duduk selonjoran disofa Rey..
"Kamu enak duduk cuma ngatur doank,lah aku.. rasanya pasien dirumah sakit ini gak ada abisnya.." ucap Salsa yang baru saja selesai mengecek pasiennya.
"Yee kalo pasien abis kita kerja apa ? lagian kalo ada apa-apa sama ni rumah sakit,aku yang habis sama Gavin.. kamu kira gampang jadi pemimpin.." ucap Rey ga mau kalah.
"Iya juga sih hahaha itu sih DL."
"Apa tu DL ?"
"Derita Lo..! hahahaha" "Udah yukk temenin aku makan malam.." bujuk Salsa.
"Mangkanya kamu punya pacar sana,biar ga nyusahin orang Mulu.. Emang aku apa yang bisa datang dan pergi begitu saja.." ucap Rey berlagak tersakiti.
"Idiiihhh dari mana nih dapat kata-kata keramat,kaya yang paham aja.."
"aihh sepele kamu.. mangkanya jangan lama jomblo.." ucap Rey.
"Iishhh kaya kamu ga jomblo aja.." ucap Salsa memutar bola matanya.
"Emang bukan jomblo " ledek Rey.
"Hah..!!" Salsa langsung duduk mendengar perkataan yang dilontarkan Rey."Beneran ? " Salsa berdiri berjalan kearah Rey.. Plakkk..
"Awww Salsa..!! kamu apaan si,sakit taukk..!" ucap Rey memegang pipinya.
"Jadi beneran kamu udah punya pacar..?" tanya Salsa tanpa rasa bersalah telah menampar Rey.
"Jadi kamu nampar aku cuma nanya itu aja..? astaga salsaaaaaa.. ngapain bohong,emang aku pernah main-main kalau masalah hati..?"
"Yee mana aku tau,tapi beneran nih.. seriusan??" ucap Salsa yang hampir tak percaya .
"Iyaa Salsa kuuu.. aku sudah tidak jomblo lagi Sekarang.." ucap Rey dengan senyuman bahagianya.
"Wahh wah.. ada angin apa ini,apa gadis itu sadar saat menerima mu hahaha.." ucap Salsa yang merasa yakin karna Rey tidak pernah pacaran sebelumnya.
"Makasih loh ya sa, bukan nya bahagia malah ngomong gitu..." ucap Rey cemberut.
"Hahaha.. iyaa iyaaa.. aku ikut bahagia kok,btw siapa orangnya.. kenalin dong.."
"Ngapain harus dikenalin sama kamu,toh kamu nya udah kenal kok" ucap Rey santai..
"aku kenal..? siapa.?" tanya Salsa penasaran .
"Tebak dong.."
"kamu pikir lagi tebak kata sekarang,jangan buat aku penasaran." ucap Salsa tak sabaran.
"iya iya.. namanya hm, Karina." ucap Rey tersipu malu.
"Ohh Karina,kenal dari ma.. eh,Karina.. kenapa mirip sama Karin, jangan-jangan Karina yang kamu maksud.." ucap Salsa yang menggantung.
"Emang ada Karina satu lagi..?" ucap Rey santai.
__ADS_1
"Jadi Karina pacar kamu itu Karina adik nya Gavin..?" ucap Salsa tercengang.
"Iya.." ucap Rey cengengesan.
"Kok bisa.? terus Gavin tau hubungan kalian..?"
"Belum sih,aku aja baru jadian sama Karin hari ini.."
"Cepetan dikasih tau,nanti dia tau dari orang lain bisa salah paham." ucap Salsa
"Rencananya nanti saat Gavin kembali dari luar negri "
"Luar negri..? kapan? kemarin aja aku masih lihat dia." ucap Salsa.
"Bukan sekarang,lusa dia pergi,Eh tapi bukannya kamu seharian kemarin dirumah sakit,kapan ke tempat Gavin ?"
Salsa terkejut mendengar ucapan Rey, "Eh maksud ku bukan ketemu langsung.. aku vc dia..hehe."
"Ngapain kamu Vc Gavin,nanti istrinya cemburu baru tau.."
"Urusan dia lah itu,yang penting aku kan tidak menggoda suaminya, sahabat sendiri ya wajar dong" ucap Salsa berusaha membela diri.
"Iya aku tau Gavin itu sahabat mu,sahabat kita.. tapi kita kan perlu menjaga perasaan istrinya,kamu kan perempuan nanti takutnya dia curiga enggak-enggak ke kamu..," jelas Rey
"Apaan si Rey,itu bukan urusan aku.. yang penting aku hanya ketemu sama sahabat aku,dahlah aku mau pulang.." ujar salsa yang sudah badmood.
"Lah tapi minta ditemenin makan,kok mau langsung pulang aja." ucap Rey.
"Ga jadii,mau langsung pulang aja." Ucap Salsa lalu pergi keluar dari ruang Rey.
"Ini lagi mana belum selesai.. lemburlah malam ini." Frustasi memikirkan pekerjaan yang seharusnya sudah siap dari siang tadi.
Sedangkan Salsa sudah berada didalam mobilnya.. "Ini kesempatan ku.." dengan senyum penuh arti. ia mengirimkan pesan ke seseorang.
Tringg..!! ponsel Salsa berdering,tertera nama Daniel. "Hallo Daniel..?" ucap Salsa.
"Kamu lagi ada dimana..?"
"Lagi dijalan mau pulang,ada apa..?" tanya Salsa,ia bukannya membenci Daniel,hanya saja Salsa tidak suka ketika Daniel tidak dipihaknya.
"Hm.. aku mau ajak kamu makan malam,kamu sibuk nggak..?" tanya Daniel disebrang sana.
"Aduh gimana yaa.. Aku baru aja pulang lembur, seharian kemarin aku full dirumah sakit." ucap Salsa bohong.
"Yaudah kita makan malam di apartemen kamu aja, nanti aku bawakan makanan kesukaan kamu,oke.. sampai jumpa nanti.." Daniel mematikan panggilannya sebelum Salsa menjawab.
"Hallo Daniel..? Daniel..!" Salsa mematikan ponsel dan melemparkan ke bangku sebelah. "Brengsek..!! ada aja gangguan..!!" Salsa melajukan mobilnya menuju apartemen nya.
Sesampainya,Salsa segera mandi dan merias wajahnya,ia sengaja berdandan seperti orang yang kurang tidur.. "Semoga ini bisa buat Daniel cepat pergi nanti,kenapa harus sekarang coba.." Gerutu Salsa.
Ting tong.. "Hay.." sapa Salsa pelan.
"Ya ampun Sa,kamu sakit..?" ucap Daniel yang melihat wajah Salsa yang pucat dan memiliki mata panda.
"Nggak Daniel,aku baik-baik aja kok.. aku dapat shif malam berturut-turut,belum lagi siangnya masuk.. jadi waktu tidur ku belum cukup.." jelas Salsa.
"Yaudah kalau gitu kamu makan dulu nih." Daniel membuka makanan yang ia beli untuk Salsa.
__ADS_1
Mau tidak mau Salsa memakan makanan itu,dan berusaha terlihat butuh istirahat agar Daniel cepat pulang dari apartemen nya.
"Habis makan kamu langsung istirahat ya.. aku hanya ingin bilang kalau lusa aku berangkat keluar negri, kemungkinan dua Minggu lebih disana.. Hm.. aku hanya ingin menemui mu saja.." ucap Daniel,ia baru saja ketemu dengan Salsa,tapi kini ia harus pergi jauh..
"Oh begitu..cukup lama .. kamu hati-hati disana, sering-sering kabari aku..," ucap Salsa.
"Aku maunya begitu,tapi sinyal disana kurang bagus.. mungkin kalau cuaca bagus baru lumayan lancar, sedangkan disana sekarang lagi musim hujan tak menentu.." ucap Daniel.
"Benarkah..?wah.. kalo itu sulit juga ya .." Ini akan semakin bagus ucap Salsa senang dalam hati.
"oh iya,aku sudah bilang ke Rey.. kamu bisa kan bantuin Rey jagain sikembar dan Nona Erina selagi kami tidak ada.. Hanya kalian yang bisa aku percaya. Aku sudah menyuruh anak buah ku untuk menjaga Mansion,, Kamu bisa memerintah mereka selagi aku tak ada " jelas Rey.
"Baiklah Daniel.. Aku akan berusaha menjaga mereka sesuai kata mu,,Kamu tenang aja,mereka adalah keluarga ku juga.." ucap Salsa dengan kelembutan.
"Terimakasih ya sa..aku jadi tenang sekarang, makanlah makanan mu sampai habis,setelah itu langsung tidur.. aku akan pulang mempersiapkan barang-barang ku untuk lusa." ucap Daniel yang dengan lembut. "Tidak usah mengantar ku,aku akan keluar sendiri,byee sa.." sambil mengelus kepala Salsa.
"Iya Daniel.. terimakasih makanannya, hati-hati dijalan.." ucap Salsa.
Daniel hanya mengangguk dan pergi keluar.. setelah dirasa Daniel telah pergi, Salsa dengan cepat mengganti pakaian nya dan berdandan dengan cantik..
Ia pergi keluar mengendarai mobilnya kearah Restoran ternama dipusat kota.
Salsa langsung memasuki Restoran itu,dengan pakaian ketat serba hitam sampai paha,dan atasan terbuka memperlihatkan dada indah Salsa,Rambut bergelombang panjang terburai dengan indah menambah kesan Sexy pada Salsa.
"Dengan nona Salsa..?" tanya pelayan itu dengan sopan.
"Iya,saya Salsa.." ucap Salsa datar.. tampilan Salsa kali ini bukanlah tampilan Salsa yang seperti biasanya.
"Silahkan ikuti saya nona,anda sudah ditunggu didalam." pelayan itu mengantar salsa keruang VVIP.
Dengan anggun Salsa masuk dan duduk.. "Maaf saya sedikit terlambat.. ada hal yang perlu saya urus." ucap Salsa datar.
"Tidak masalah nona." ucap Pria itu.
Pria itu menyerahkan amplop coklat,"ini yang bisa saya dapatkan.. saya serahkan pada anda,saya harap anda bisa menggunakannya sebaik mungkin."
"Anda tenang saja,saya akan memanfaatkan ini sebaik mungkin.." ucap Salsa tersenyum licik.
"Oh kita belum kenalan kan.. dengan ini kita sudah sepakat bekerja sama.. Anda mendapatkan wanita yang anda mau,sedangkan saya.. mendapatkan milik saya kembali.. Perkenalkan saya Salsa " ulur tangan Salsa pada pria itu.
"Ingat.. jangan sampai wanita ku terluka sedikit saja,aku tidak suka milikku lecet karena orang lain.. semoga rencana kita berhasil, Anda bisa memanggil saya Andre.." Membalas uluran tangan Salsa.
"Baiklah Andre,saya mengerti.. saya rasa cukup sampai disini,saya akan terus mengabari perkembangannya pada anda." ucap Salsa seraya berdiri. "Saya undur diri,Selamat malam."
"Silahkan.. Selamat malam." ucap Andre.
Salsa langsung keluar dari ruangan dan menuju keparkiran,sedangkan Andre tetap lanjut duduk disitu menikmati sebotol bir..
"Kau lihat Leo?tidak ada yang namanya ikhlas didunia ini.. hanya orang Naif yang berbicara seperti itu,Ikhlas adalah sesuatu yang sangat mudah dikatakan namun sangat sulit dilakukan, bukan hanya aku.. dia bahkan sama seperti ku,tidak ada kata ikhlas selagi kita bisa merebut kembali apa yang seharusnya menjadi milik kita.." jelas Andre pada tangan kanannya.
"Anda benar Bos.." ucap Leo.
**Bersambung....
...Jangan lupa LIKE,KOMEN,dan VOTE nya yang selalu Author tunggu....
...Terimakasih Telah membaca,Love U tomat ❤️**...
__ADS_1