
WARNING..!! Ada adegan Dewasa,harap pembaca bijak dalam membaca,Silahkan di skip jika tidak nyaman. Terimakasih ❤️
Mobil Gavin tiba dihalaman Mansion,ia menggendong Erina yang tertidur menuju kamar utama.. sedangkan Daniel pergi kearah dapur,ia mencari-cari makanan yang bisa ia makan dikulkas,,
"Doorr..! "
Daniel terlonjak kaget,"Astaga,Mila.! kamu ini buat kaget saja.." ucap Daniel mengelus dadanya.
"Hahaha lagian kaya orang lagi nyuri makanan aja,ngapain sih kak..?" tanya Mila heran melihat Daniel mengendap dikulkas.
"Aku lapar,mangkanya buka kulkas,yakali buka mesin cuci.." ucap Daniel mengambil salad buah didalam kulkas menuju meja makan..
"dimana kak Gavin?? "
"Dikamarnya,.Kami tadi baru saja dari toko nona Erina" ucap Daniel melahap salad buah ditangannya..
"Kalau dari toko kak Erin,kok kakak kelaparan,kan disitu banyak makanan.. Mala tidak memberi kakak makanan..?" ucap Mila.
"Ya dikasih,tapi kan kue.. aku tidak begitu suka."ucap Daniel .
"Oohhh gituu..Besok jam berapa cek in ke bandaranya kak??" tanya Mila.
"Jadwal cek in nya sore,jadi santai.." ucap Daniel .
"Lagi ngapain ni..?" ucap Karin yang baru saja pulang kuliah, "Ya tuhan salad buah ku.." Karin langsung melotot melihat salad buah yang dia bikin dimakan oleh Daniel.
"Kakak,ya ampun ini kan salad buah ku.. kakak asal makan aja sih, capek-capek aku buat.." rengek Karin.
"Ya elah kak Karin,salad buah doang.. buah banyak tuh,bikin aja lagi.." ucap Mila membela Daniel.
"Lagian tumben sekali kamu buat beginian,biasanya langsung nyuruh pak yan buatkan." ucap Daniel.
"Ya gak ada,pengen buat aja.." jawab Karin gugup. Aku sengaja bikin untuk kak Rey,malah dimakan ya ampun..
"Yaudah nanti ku buat aja lagi,kak Daniel habisin aja semuanya.. aku mau langsung ke kamar.." ucap Karin langsung menaiki tangga.
"Kak sisa yang dikulkas untuk aku yaa.." ucap Mila.
"Terserah kamu," ucap Karin lalu menghilang terhalang tangga.
"asiiikkkk.." berlari ke kulkas dan mengambil sisa salad buah dan memakannya disamping Daniel.
"Eh Karin marah tuh,tapi gimana ya udah terlanjur juga haha.." ucap Daniel
"Biarin aja kak,, lagian kita mana tau dia buat beginian, Masalah perut nomor satu kak.." ucap Mila yang tertawa puas begitu juga Daniel..
Setelah selesai menghabiskan salad buah Karin,Daniel langsung pulang ke Apartemen nya.. Tidak lupa pula ia singgah membeli makan malam untuk dirinya.
Dikamar utama Gavin sudah selesai mandi,ia merebahkan diri ke sofa tv sambil bersantai menunggu makan Malam.Erina yang menggeliat perlahan membuka matanya.. Ini seperti dikamar ku. Matanya yang menyipit langsung membulat melihat dia telah berada dikamarnya..
"S-sayang kenapa tidak membangunkan aku tadi.." ucap Erina.
"Kamu tidur pulas sekali,aku jadi tidak tega membangunkan, yasudah sana mandi.. " ucap Gavin.
"iya sayang ." Erina langsung menuju kamar mandi.
Selesai mandi Erina ikut duduk bersama Gavin,"Sayang kamu ga siapin barang kamu untuk berangkat besok.?"
"Sudah ku suruh pak yan menyiapkannya tadi.." meletakkan ponselnya dan menarik Erina ke dalam pelukannya.
__ADS_1
"Sayang.. maafkan aku soal yang tadi,aku tidak bermaksud membuat mu menangis.. Aku hanya tak ingin kamu kenapa-kenapa,itu saja.." ucap Gavin seperti seorang anak yang meminta maaf pada ibunya.
"Tidak apa sayang,aku ngerti kok.. aku tidak akan melakukan hal yang membahayakan diriku lagi,," ucap Erina yang bersandar di dada bidang Gavin.
"Itu baru istriku,," Gavin menciumi seluruh wajah istrinya dengan gemas.
"Sayang aku lapar.." ucap Erina.
"Lapar..? kalo gitu ayo kita turun kebawah." ketika Gavin hendak berdiri, tiba-tiba Erina mengalungkan lengannya ke leher Gavin dari belakang.
"Gendong sayang.." ucap Erina manja.
Gavin menggendong tubuh mungil Erina dipunggung nya menuju ke dalam lift,Erina mengeluarkan ponselnya, "Sayang.. lihat ke kaca,senyumm ciisss."
Erina memotret dirinya yang sedang digendong Gavin dari belakang.
"Wahhh.. bagus banget,kamu tampan sekali sayang,lihat." menyodorkan ponselnya kedepan Gavin.
"Kamu juga cantik sayang.." Gavin yang melihat pak yan lagi menyusun makanan, membelokkan jalannya menuju ruang tv. "Tunggu disini dulu ya sayang,menjelang pak yan selesai menyiapkan makanan.."
"Iya sayang.." Erina melihat foto tadi,ia membuka kembali kamera dan mengajak Gavin untuk selfie.
"Sayang ayoo kesini,kita belom pernah foto berdua lohh.." ucap manja Erina. Gavin hanya menurut saja diajak foto oleh Istrinya.
"Lucu hahaha nanti aku kirim ya sayang,jadikan foto profil hp kamu.." ucap Erina riang.
"Iya sayang,biar nanti aku disana bisa melihat wajah kamu kalau rinduu.." ucap Gavin mencium gemas pipi istrinya.
"Kak Gavin sama Kak Erin selfie sendiri-sendiri aja nggak ajak kami.." ucap Mila yang tiba-tiba udah nongol dibelakang Erina dan Gavin.
"Kalo gitu ayo kita selfie berempat.." Ucap Karin yang sudah mengambil posisi dibelakang Gavin, "Mila kamu disamping Kak Erin."
"Ayoo kita semua senyummm.. ciissss.." ucap Karin sebagai pemandu.
Selesai Selfie mereka berempat langsung menuju meja makan,mereka makan Dangan hangat.. Gavin yang jarang tersenyum kini lebih mudah untuk tersenyum. mereka menikmati makan malam yang membahagiakan,,
Ibu,ayah.. lihatlah,kak Gavin telah kembali tersenyum.. kami bahagia Bu,yah.. kalian bisa tenang disana - Karin.
Terimakasih kak Erin,sudah hadir dihidup kami - Mila.
Keluarga baruku - Erina.
Setelah makan malam,mereka kembali duduk diruang tv.. bukan untuk menonton tv,melainkan mengobrol dan canda ria..
"Jangan lupa,denger yang kakak katakan tadi..?" ucap Gavin pada adik kembarnya.
"kami dengar kak,kakak tenang aja kami akan baik-baik aja kok.." ucap Mila..
"Iya kak Gavin,aku akan menjaga Mila dan juga kak Erin." ucap Karin.
"Terimakasih Karin,kamu memang bisa diandalkan." ucap Gavin. walaupun Mila dan Karin itu kembar, tetapi sifat mereka sangat berbeda,Karin lebih dewasa dan berpikir realistis sebagimana ia berperan sebagai kakak untuk Mila,sedangkan Mila masih polos dan naif,ia lebih menilai sesuatu dari hatinya ketimbang otaknya.
Mangkanya Gavin lebih mempercayakan Karin untuk menjaga Mila.
"Yasudah,masuklah ke kamar kalian.. besok kalian kuliah.." ucap Gavin
"Tapi kami mau mengantar kakak ke bandara.." ucap Mila sedih..
"Nanti kita izin pulang lebih awal kan bisaa,besok juga bukan jadwal yang padat." ucap Karin.
__ADS_1
"Iya juga ya, hehehe.. okelah kalo begitu.. Selamat malam kak Gavin,kak Erin.. " ucap Mila.
"Kami ke atas kak,selamat malam.." ucap Karina merangkul bahu adiknya menaiki tangga.
"Selamat malam.." balas Erina..
Gavin berdiri dan langsung menggendong Erina seperti pengantin baru..
"S-sayang.. aku bisa jalan sendiri.." ucap Erina yang terkejut Gavin menggendong dirinya.
"Ssstttt.. kita akan menjadi pengantin baru malam ini.." senyum Gavin yang terkesan mencurigakan menurut Erina.
Gavin membawa Erina menaiki lift dan memasuki kamar utama,Gavin langsung mengunci pintu lalu merebahkan tubuh Erina ditempat tidur..
"Kita lanjutkan yang ditoko tadi.." bisik Gavin ditelinga Erina.. seketika bulu kuduk Erina meremang mendengar ucapan Gavin.
Gavin mengelus pipi Erina kemudian menyesap bibir mungil istrinya,, ia memasukkan lidahnya kedalam mulut Erina,, Erina hanya mengikuti ciuman Gavin,ia menyedot lidah milik Gavin.
Ciuman hangat kini telah berubah menjadi panas,Erina merangkul leher Gavin yang berada diatasnya. Tangan Gavin yang berusaha membuka baju milik Erina,Erina pun membuka baju milik Gavin.. Mereka berdua saling membuka baju sambil berciuman..
Kini mereka bercumbu tanpa sehelai benang pun, Gavin turun menelusuri leher putih milik Erina sambil memainkan tangannya dibukit kembar milik Erina.
Erina yang menerima kenikmatan itu hanya mengerang membuat Gavin lebih bersemangat.. Lalu ciumannya turun ketempat favorit nya.. iya menyesap gunung kembar milik Erina yang kenyal itu.. Erina yang sudah lupa diri tanpa sadar menjambak pelan Rambut Gavin, ia tak hentinya mendesah kenikmatan.
"Aku mencintaimu Erina.." ucap Gavin disela-sela permainannya..
"aku juga mencintai mu Gavin.." ucap Erina terbata menahan sensasi kenikmatan yang diberikan Gavin.
Akhirnya Gavin memasukkan miliknya ke milik Erina, mereka melakukan penyatuan dengan berjuta cinta.. Kamar utama menjadi saksi betapa mengairahkan yang terjadi malam ini,******* demi ******* keluar dari bibir kedua insan yang saling mencintai.. Namun suara itu tidak sampai keluar kamar karna kamar utama kedap suara.
Mereka berdua akhirnya melakukan pelepasan ketiga kalinya.. Tubuh Gavin Ambruk disamping tubuh istrinya, Erina yang sudah kehilangan banyak tenaga hanya terbaring lemah mengatur deru nafasnya.
Gavin langsung mengambil Remote dan mematikan semua lampu kecuali lampu tidur mereka.. Ia menarik tubuh istrinya kedalam dekapannya.. keringat mereka dimana-mana,ia menutupi tubuh polos mereka berdua dengan selimut.
"Terimakasih sayang..aku sangat mencintaimu." ucap Gavin mengecup bibir mungil istrinya.
"Aku juga sangat mencintai mu suamiku." ucap Erina tersenyum.. Mereka akhirnya tertidur karna Kelelahan.
Keesokan Hari
Mata Gavin perlahan terbuka,ia melihat jendela hanya ada temaran matahari yang baru ingin terbit,ia melihat istrinya yang tertidur pulas dalam dekapannya.
Memandangi wajah cantik milik Erina,sesaat ia menyadari kalau mereka berdua tidak memakai sehelai benangpun,pikiran Gavin kembali mengingat kejadian tadi malam.. Seketika tubuhnya kembali bereaksi.. ia menciumi wajah cantik milih istrinya lalu turun ke leher putih milik Erina..
Gavin terdiam saat Erina menggeliat pelan dan kembali tertidur,ia kembali melakukan aksinya dan memainkan bukit kembar milik Erina.
Erina yang merasakan sensasi berbeda langsung terbangun dari tidurnya,ia terkejut melihat Gavin sudah bermain diatas tubuhnya.. sebelum ia berbicara Gavin langsung menciumi bibir Erina dan memainkan tangannya ke area sensitif milik Erina.
Erina yang menerima perlakuan itu akhirnya menyerah menerima sentuhan yang diberikan suaminya,ia telah masuk kedalam permainan Gavin..
Gavin yang sudah tidak tahan langsung memasukkan miliknya ke milik Erina,penyatuan itu berlangsung disertai suara burung yang bagaikan menyanyikan lagu untuk mereka berdua.
Setelah mereka melakukan pelepasan,Erina kembali tertidur.. diikuti dengan Gavin.. mereka kembali tertidur dengan pulas disaat matahari baru saja terbit.
*
*Bersambung..
...LIKE,KOMEN,dan VOTE kalian yang selalu Author tunggu.....
__ADS_1
...Terimakasih telah menyempatkan membaca,jangan bosan untuk terus membaca GTMP ya..🤗...
...Love you Tomat❤️❤️❤️❤️❤️**...