Gadis Terbuang Milik Presdir

Gadis Terbuang Milik Presdir
Keegoisan Salsa


__ADS_3

Di apartemen Salasa,ia baru saja merapihkan barang-barangnya.. ia mendapat telpon dari Rey kalau dia mau datang,dan juga Salsa sudah diterima oleh Rey sebagai dokter dirumah sakit LUZIO GROUP.


"Aku bahkan rela menjadi dokter dirumah sakit padahal jika mau orang tua ku bisa membuatkan satu rumah sakit untuk ku.. ini semua ku lakukan biar bisa terus didekat Gavin.. tetapi apa yang terjadi,Gavin menikah dan impian ku selama ini.."


"Tidak.. aku tidak boleh menyerah secepat itu,aku tidak akan tau kalau aku belum mencobanya.." seringai licik yang terukir diwajah Salsa.


Salsa dari kecil sudah menyukai Gavin,ia berusaha sebisa mungkin menghabiskan waktu dengan Gavin.. ia merasa sangat senang karna Gavin hanya bisa akrab dengan dirinya.. ia memilih sekolah diluar negri untuk menjadi pendamping terbaik untuk Gavin.


Salsa tidak mau usahanya selama ini terbuang sia-sia, apa yang sudah ia susun,itulah yang akan ia nikmati. Sekalipun Gavin sudah beristri,tetapi dia tidak patah semangat untuk mencapai tujuannya.


Ting Tong..


Ceklekk.. Rey datang dengan membawa bunga bersama dengan Daniel..


"Selamat kembali salsa ku..", riang Rey,ia memeluk salsa dengan hangat.. Rey sudah menganggap salsa seperti keluarganya sendiri.


"senang bertemu dengan mu Rey.. kamu masih sama saja ya.. masih jomblo hahahah.." ucap Salsa.


"Ayo masuk.. aku sudah nyiapin cemilan kecil buat kalian."


"Wahhhh dokter kita tumben rajin ya.." ejek Rey.


"Kau ini Rey.. kan aku mau jadi istri nanti.." ucap Salsa yang tersipu malu.


"Btw Gavin ga ikut kalian..? "


Rey dan Daniel terdiam..


"Gavin tidak seperti dulu sa,semenjak orang tuanya meninggal dia tidak pernah lagi berkumpul seperti kita dulu,bahkan kami sibuk dalam kerjaan masing-masing. Ya cuma Daniel yang selalu disamping Gavin sampai saat ini,sedangkan aku saat diangkat menjadi direktur rumah sakit baru sering komunikasi dengan Gavin"


"Sebelum ia menikah sikapnya dingin,dia juga jarang tertawa.. Mansion yang sebesar itu seperti rumah tak berpenghuni sangking sunyinya,Gavin hanya fokus memajukan perusahaan sampai berkembang pesat seperti sekarang.. Namun semuanya berubah saat ia menikah,dia bukan Gavin yang dulu lagi.. aku bersyukur Erina membawa kebahagiaan buat Gavin "


jelas Rey.


"Jadi kami selalu mendukung apapun yang jadi kebahagiaan Gavin,termasuk memastikan dia hidup bahagia bersama istrinya." tekan Daniel yang ditujukan untuk Salsa.


Salsa yang mendengar itu menjadi tidak senang,semua yang terjadi tidak sesuai dengan yang ia rencanakan.


Rey tidak tau kalau Salsa menyukai Gavin,dia masih menganggap sikap salsa ke Gavin hanya sebatas sahabat lama.


Setelah Rey dan Daniel pulang,Salsa langsung menelpon seseorang. "Hallo.. cari semua tentang wanita bernama Erina Grizella,jangan ada yang terlewatkan."


Salsa memulai mencari kelemahan Erina,ia ingin memisahkan Gavin dengan Erina,Salsa adalah Gadis tunggal di keluarganya,ia selalu mendapatkan apa yang ia inginkan.termasuk menjadi istri sah Gavin,walau harus menyakiti orang lain.


Tidak butuh waktu lama bagi salsa mendapatkan itu semua,ia membaca semua detail mulai dari kejadian kecelakaan sampai Erina menikah dengan Gavin.


"Cihh.. bagaimana mungkin wanita pembawa sial itu bisa merebut tempat ku,dia pikir dia siapa sampai berhak mendapatkan cinta Gavin." kesal Salsa.


"Aku yang lebih dulu mendapatkan Gavin,bahkan saat ia sakit pun hanya aku yang dia inginkan menjaganya, sekarang aku sudah kembali.. akan ku rebut apa yang seharusnya menjadi milik ku."

__ADS_1


Salsa mengajak Gavin untuk makan siang berdua,karna ada hal yang perlu ia tanyakan pada Gavin.


Dia senang bukan kepalang saat Gavin menerima tawaran makan siangnya,ia pun bergegas memakai baju terbaik untuk bertemu dengan Gavin,Salsa memang terkenal dengan kemolekan tubuh dan wajahnya, tidak heran banyak sekali pria yang menyukai Salsa.


Dengan jantung yang berdebar menunggu Gavin datang,Salsa sudah datang lebih awal untuk bisa menyambut Gavin,ia menyiapkan makanan kesukaan Gavin,Salsa tau semua tentang Gavin,apa yang dia tidak suka dan yang dia suka.


"Hay Gavin.." menunjukkan senyum cantik nya. "Aku senang kamu mau datang, aku sudah menyiapkan makanan favorit mu,silahkan duduk."


"Masih ingat kamu..?" tanya Gavin.


"Masihlah,gak mungkin aku lupa.. oh iya Terimakasih ya udah izinin aku bekerja dirumah sakit."


"Aku menerima kamu karna kamu dokter yang berbakat,aku sudah liat dari data yang dikasih Rey,kamu memang pantas bekerja dirumah sakit ku" ucap Gavin.


"Hehe kamu bisa aja.. ngomong-ngomong bagaimana hubungan mu dengan istri mu..?"


"Baik." jawab singkat Gavin.


"Maafkan aku Gavin,harusnya aku tidak pergi jauh dari mu,aku tau kamu tidak mudah berdekatan dengan Gadis manapun kecuali aku.. tapi aku malah tidak disamping mu saat masa tersulit mu."


"Tidak apa-apa sa,aku ngerti hal itu.. lagian selama ini ada Daniel disamping ku,kamu tau hal yang terpenting saat itu adalah perusahaan dan adik kembar ku, lebih dari itu aku tidak memikirkan nya."


"Ya aku tau itu Gavin.. Kamu tau aku dari dulu selalu dekat dengan mu,ingat tidak saat kamu sakit.. kamu tidak membiarkan aku pulang,, Aku sempat berharap bisa kembali seperti dulu.. rupanya aku telat selangkah.." ucap sedih salsa.


Gavin menggenggam tangan salsa..


"Kamu gadis yang baik salsa,aku yakin kamu bisa mendapatkan pria yang jauh lebih baik dari aku"


Mendengar hal itu hati salsa hancur berkeping-keping, ia senang Gavin menyayangi nya,tapi ia tidak terima Gavin hanya menganggap ia saudara,sedangkan yang ia harapkan adalah lebih dari saudara.


"ia Gavin.. terimakasih,aku juga menyayangi mu." ucap Salsa memaksakan senyum pada wajahnya.


"Seringlah main ke Mansion ku,akan aku kenalkan dengan istri ku,ia wanita yang hangat.. kamu akan menyukainya."


"Baiklah Gavin aku pasti sering main kesana.." ucap Salsa.


Selesai mereka makan siang Gavin kembali ke kantornya,dan Salsa kembali ke Apartemen nya. ia mengamuk dan mengacak tempat tidurnya,, ia menangis sejadi-jadinya.


"Bagaimana aku sanggup melihat mu bersama wanita lain,dan kau ingin aku bahagia dengan pria lain..? itu tidak mungkin..!menjadi istrimu adalah impian ku selama ini Gavin.." ucap Salsa terisak.. ia tidak rela harus melihat Gavin bahagia bersama wanita lain selain dirinya.


Dikamar utama Gavin dan Erina sedang bersantai setelah makan malam,,


"Sayang besok aku ingin ketemu sama Randy ya.. "


"Randy siapa..? selingkuhan mu.? " selidik Gavin.


Erina mencubit lengan Gavin.


"Isshh.. apaan sih,siapa yang selingkuh sayang.. dia itu adik ku.. gak mungkin selingkuh sama adik sendiri."

__ADS_1


"Ada acara apa emangnya,pake acara ketemuan segala."


"gak ada acara apapun sayang,dia hanya ingin bertemu dengan ku,sudah setengah tahun kami tidak bertemu."


"Asal kamu menjaga dirimu dengan baik kamu boleh pergi."


"Terimakasih sayang.." Erina merangkul suaminya " aku akan menjaga diri ku sebaik mungkin" ucap girang Erina.. ia sudah sangat merindukan adik laki-laki nya itu,saat Randy bilang ingin bertemu Erina jadi sangat senang.


"Sayang minggu depan aku dan Daniel ada proyek dinegara B,sekitar 2 Minggu.. kamu gapapa tinggal.. atau ikut saja dengan ku."


"Kalau untuk urusan kerja ya tidak apa sayang,aku juga harus ngurus toko kan,Karin dan Mila nanti gak punya teman lagi."


"Mereka itu sudah terbiasa berdua saja,lagian aku mana bisa jauh dari kamu Sayang,sekalian kita bulan madu.. kita belum pernah sekalipun bulan madu semenjak menikah kan..?"


"Tapi itu gak seru sayang,lagian aku ga mau ganggu kerjaan kamu,masalah bulan madu nanti saja setelah urusan kamu selesai.. okehh.." ucap Erina.


"Yasudah lah kalau begitu.. ya aku akan sangat merindukan mu disana nanti.." sedih Gavin.


"Hahahaha kamu ini kaya orang mau pindah Alam aja,kan ada Ponsel sayang.. tinggal telepon aku saja,kita juga bisa Vc kan.." ucap Erina yang mengusap sayang kepala Gavin.


"Kamu jangan macam-macam diluar sana saat aku tak ada,aku mungkin akan jarang menelpon karna didaerah pertambangan sana susah sinyal.. aku titip Karin dan Mila sama kamu ya,jaga diri kalian baik-baik."


"iya sayang.." ucap Erina.


"Kalau ada apa-apa hubungi Rey atau Salsa,mereka pasti akan datang"


Mendengar nama Salsa membuat hati Erina mengganjal.


Kenapa ya aku merasa kalau Salsa tidak menyukai ku,atau perasaan ku saja.. ya aku terlalu cepat menilai nya karna memeluk Gavin kemaren.


"Iya sayang.. aku paham.." Erina merebahkan dirinya ke dada Gavin,,


"Kamu jangan salah paham sama Salsa,dia hanya sahabatku,memang dia sangat baik padaku,dia wanita yang selalu ada buat aku,aku menyayangi dia namun sayang ku untuk nya sama seperti rasa sayang ku pada Karin dan Mila.. tidak lebih.."


"Sayang.." Gavin merasakan tarikan nafas Erina sangat pelan, "Bisa-bisa nya suaminya bicara panjang lebar ditinggal tidur.."


Gavin merebahkan tubuh Erina dengan sayang dan menutupi Erina dengan selimut..


"Istriku tersayang" menciumi wajah Erina berkali-kali, namun Erina hanya menggeliat pelan dan kembali tertidur.


Gavin tersenyum hangat,ia merebahkan tubuhnya didampingi istrinya,sambil memeluk erat dan menempelkan wajah Erina didada bidangnya.. ia pun ikut masuk kedalam mimpinya.


**Bersambung...


...Terimakasih telah mambaca, Insyaallah update tiap Hari🙏🏼🤗...


...Jangan lupa LIKE,KOMEN,dan VOTE yang selalu Author tunggu dari para Readers 🤗...


...Love U Tomat❤️**...

__ADS_1


__ADS_2