
Erina janjian dengan Randy disebuah Restoran ditaman kota,taman dimana Erina menghabiskan waktu pulang sekolahnya dulu,ia tidak ingin cepat pulang kerumah.
Erina memarkirkan mobilnya dan masuk kedalam Restoran,ia melihat Randy yang melambaikan tangan ke kakaknya.. Erina pun membalas dengan riang, namun langkahnya terhenti ketika melihat siapa yang duduk disebelah Randy.
"Kak Erinnn.." Randy memeluk kakaknya itu,"gimana kabar kakak,wihhh tambah berisi ya.. senang deh liat kakak makin sehat.." ucap Randy senang.
"Kamu ini bisa aja,ya kakak bahagialah.. " jawab Erina, ia langsung menatap lelaki yang duduk disamping Randy.
Lelaki itu mengulurkan tangannya kepada Erina, "Apa kabar Erin.."
"Kabar ku baik.." balas Erina dengan canggung.
Kenapa ada dia disini,harusnya aku merindukan dia kan,tapi kenapa aku tidak suka dia disini.
"Ah aku ketemu kak Andre dibandara kak,waktu aku habis sidang skripsi kemaren.Katanya dia mau ketemu kakak, yasudah aku ajak dia sekarang."
"Oo begitu.. bagaimana kabar papa ..? kakak belum sempat main kesana,gimana Rasty..? " ucap Erina, bagaimana pun mereka adalah keluarga bagi Erina, dia tetap menyayangi mereka walaupun mereka sama sekali tidak menyayangi Erina.
"Kabar kami baik kak,papa dan mama ya seperti biasa, perusahaan papa juga maju pesat berkat LUZIO GROUP, sedangkan Rasty sedang kuliah sambil magang dikantor papa,."
"Syukurlah kalau seperti itu,aku senang kalian hidup bahagia sekarang,kamu juga harus ikuti jejak papa,biar bisa membantu papa memimpin perusahaan." ucap Erina..
"Ini juga berkat kakak.. terimakasih kak Erin.. eh aku belum mesan makan rupanya.. astaga.. sebentar ya ku pesankan dulu.."
"Dasar kamu itu,yaudah pesan sana.. kakak seperti biasa aja ya.." ucap Erina.
"Siap bosss.. kak Andre mau apa.?"
"Samain aja" ..
"Baiklah,tunggu sebentar.." Randy pergi memesan makanan.
"Apa kabar kamu ndre.." tanya Erina canggung.
"Kabar ku baik Erin.. hm.. maaf aku dulu pergi tanpa pamitan sama kamu,ada urusan mendadak yang membuat aku harus pergi.. sekarang aku sudah kembali.." ucapan Andre menggantung.
"Terus.." tanya Erina.
"Aku ingin kita kembali seperti dulu.." ucap Andre.
"Apa.?aku bukan Erin yang dulu,aku sudah menikah ndre." ucap Erin terkejut.
Apa-apaan ini,setelah dia pergi gitu aja terus sekarang kembali dan ingin memulai dari awal.
"Aku tau Erin,aku tau kalau pernikahan kamu ini hanya paksaan dari papa kamu,kamu dan suami mu tidak saling mencintai.. kenapa tetap dilanjutkan.."
"Kamu tidak tau apa-apa ndre,aku dan suami ku saling mencintai.." kesal Erin.
"Kamu bohong Erin,jangan bohongi diri kamu." ucap Andre.
"Stop Andre! aku sangat menghargai kamu yang peduli sama hidup aku, tapi jangan kamu mencampuri urusan pribadi ku.. " ucap Erin emosi.
"Kemana aja kamu selama ini,kemana kamu saat aku menyatakan perasaan ku padamu,kamu pergi menghilang gitu aja.. Kemana kamu saat aku dijodohkan,kemana kamu saat aku menderita."
jelas Erin.
__ADS_1
"Maafkan aku.." tunduk Andre. "Aku benar-benar menyesal Erin,."
"Kalau kamu memang menganggap aku ada,kalau kamu membalas perasaan ku,Ini semua tidak jadi seperti ini.
kalau memang kamu serius padaku,kamu pasti mengabari aku jika kamu harus pergi,bukan meninggalkan aku dengan sejuta pertanyaan dalam hati aku,aku bahkan sangat merindukan mu dulu.. tapi itu semua dulu Ndre,sebelum aku menikah.. sebelum aku mencintai suamiku." jelas Erin.
"tapi Erin.."
"Sudahlah ndree,Aku senang bisa melihat mu lagi,aku senang melihat kamu sehat, sekarang mari kita mulai lembaran baru.. pernyataan perasaan aku dulu hanya berlaku saat itu,bukan sekarang.. sekarang hidupku sudah berbeda.. aku sudah bersuami."
"Tidak sepantasnya kamu menyukai wanita yang sudah bersuami.." jawab Erina lugas.
Erina memang mencintai Andre teman sekelasnya sewaktu SMA. mereka berdua sering menghabiskan waktu berdua.. Erina yang dulu lebih suka menyendiri memiliki teman seperti Andre adalah hal yang membahagiakan baginya. Erina jatuh cinta pada Andre,karna Andre mau berteman dengannya,Andre lah satu-satunya teman dekat Erina.
Erina menyatakan perasaannya saat kelulusan Mereke,Andre sama sekali tidak menjawabnya, keesokannya Erina tidak bisa menghubungi Andre apa lagi bertemu.. karna Andre sudah berangkat meninggalkan negara A dan memutuskan kontak dengan Erina begitu saja.
Erina kembali sendiri,apalagi saat ia tidak diberi kesempatan kuliah.. Erina memilih bekerja sana sini sambil jualan online demi memenuhi kebutuhannya sendiri,, Begitu berat yang dijalani Erina.. ditambah ia harus kehilangan sosok yang berharga dalam hidupnya.
"Maafkan aku Erina.. aku salah.. aku menyesal telah menyia-nyiakan kamu. "
Aku tidak ingin mengulang kebodohan yang sama,,
"Tapi Erin aku mau tetap.." omongan Andre terhenti karna Randy datang membawa makanan.
"Ini dia pesanan kita.. Mari dimakan .." ucap Randy.
"Terimakasih adikku sayang.." ucap Erin senyum,ia tidak ingin menunjukkan wajah badmood nya pada adiknya.
"Kak Andre,kakak sejak kapan diluar negri.. pantes habis kelulusan kakak gak kelihatan lagi.." ucap Randy.
"Ohh begitu.. hebat ya Kakak..Ajari aku laik kali ya hehe"
"Aman itu.. lulus dulu.." ucap Andre..
"Hahaha amann ."
Setelah makan Andre pamit pergi,ia tidak bisa meyakinkan Erina sekarang,tapi ia yakin.. kedepannya Erina pasti bisa menerima dia. Andre tau betapa besar rasa cinta Erina padanya.. Namun dia hanya menganggap Erina temannya saja.. sekarang saat ia tau arti cinta.. baru ia teringat pada Erina yang selalu setia disampingnya dulu..
Andre tidak sadar.. Erina yang dulu mencintai nya, bukanlah Erina yang sekarang.
"Kak kita main ke taman yukk.. sudah lama tidak mengbrol sama Kakak.." seraya menggandeng lengan Erina.
"Kakak Bawak mobil,kamu duluan Kakak nyusul dibelakang" ucap Erina.
Randy melihat mobil yang dipakai Erina..
"Wahhh.. mobil kakak Erin mewah banget.. inisial nama kakak pula.. Wihhh kesayangan suami ni kayaknya.. hihi"
"Isshhh kamu ini dek,yaudah yok.."
Mereka pergi menuju parkiran taman,biar tidak terlalu jauh berjalan jika dari restoran,mereka membeli cemilan dan minuman dingin..
"Udah lama ya kak.. taman ini kan yang kakak suka ceritain,,"
"kamu masih ingat ya dek.. iya taman ini..disini tempat kakak sering main waktu kecil.. saat mama kakak masih hidup.." ada guratan sedih diwajah Erina.
__ADS_1
"Kakak jangan sedih.. kan ada aku.. dan juga sekarang Kaka sudah punya suami. Kak.. apa suami kakak itu beneran mencintai kakak.. terus gimana kakak dirumah itu,apa mereka semua menerima kakak.." tanya Randy dengan wajah cemas.
"Ya ampun dek,kan barusan kamu lihat sendiri mobil yang kakak kendarai itu apa,dan kamu juga yang bilang kalau kakak kesayangan suami.. kenapa masih mikir gitu sih.. "
"Ya aku hanya memastikan saja kak.. karna dari awal pernikahan kakak itu paksaan bukan memang kemauan kakak.."
"Iya itu dulu dek,sebelum kami jatuh cinta.. lagian sebelum kami saling suka,dia tidak pernah kasar dek.. dia memang dingin dan cuek ya sedikit angkuh sih..
tapi sekarang beda.. dia menyayangi Kaka kok.." ucap Erina menyakinkan adiknya.
"Kalau begitu aku jadi tenang kak.. aku bahagia melihat kak Erin bahagia.. kapan-kapan bawa aku ke rumah kakak ya.."
"Iyaa.. aman itu,nanti kakak kenalkan sama adik ipar kakak yang kembar.. mereka cantik dan ramah.."
"Wah.. makasih ya kak.. ga sabar deh.." ucap Randy riang..
Mereka Berdua menghabiskan sore itu ditaman yang menjadi tempat kenangan Erina bersama Ibunya, setelah selesai mereka pulang..
"Kakak hati-hati dijalan ya.. sering telpon aku"..
"iya bawel,kamu juga hati-hati.. kalo lulus nanti kak Erin kasih hadiah..syaratnya lulus dengan nilai tinggi."
"Benarkah..?? yes..! aman itu kak,aku ni kan jenius..yaudah bye kakak.." Randy memasuki mobilnya dan menghilang..
Erina yang sudah berada didalam mobil melihat lagi taman itu.. ia teringat bagaimana berlari kesana kemari bermain dengan ibu dan ayahnya..
"Semoga mama tenang disana.. Erin akan mendoakan mama dan janji akan hidup bahagia.." ucap Erin..
Air matanya jatuh membasahi pipi cantiknya,lumayan lama ia duduk dimobil memandangi taman itu.. saat matahari hampir terbenam semuanya ia bergegas mengendarai mobilnya kembali ke Mansion.
Dirumahnya Andre membanting pintu kamar nya,ia tinggal sendiri dirumah itu hanya ada pembantu dan tukang kebun yang mengurus kebutuhan Andre.
sedangkan orang tuanya berada diluar negri mengurus cabang perusahaan.
Andre meraih laci mejanya.. mengambil beberapa foto album ia bersama Erina.. Ia mengusap album itu.. Hatinya merasa sakit..ia sangat menyesali keputusan nya waktu itu.. ia baru menyadari cinta Erina ketika ia mulai merasa kesepian disana,namun itu semua percuma.. tidak ada lagi wanita cantik yang selalu disampingnya itu.. bukan karna wanita itu pergi, tapi karna kebodohan nya yang tidak menyadari cinta dari seorang Erina.
Kini ia menyesali hal itu,sudah terlambat baginya untuk memiliki Erina.. ia sudah mengambil keputusan yang ia sesali seumur hidupnya.
"Aku akan menebus salah ku pada mu Erina,aku akan merebut kamu kembali.. aku akan membayar kesalahan ku sendiri dengan membahagiakan mu.. aku janji Erina.. Aku akan menumbuhkan cinta itu dihati mu"
ucap Andre.
Andre berpikir dengan mengambil kembali cinta Erina ia bisa sebahagia dulu,ia menginginkan Erina yang dulu mengisi hari-harinya.
Cinta itu Buta,ya cinta itu bisa buta bagi mereka yang Egois,mereka lupa.. bahwa mengikhlaskan pasangan kita untuk bahagia itu juga sebagian dari bentuk rasa cinta itu sendiri.
Sebab itulah Ada pepatah "CINTA ITU TAK HARUS MEMILIKI"
**Bersambung..
...Terimakasih telah membaca, Insyaallah update tiap Hari..🙏🏼☺️...
...Jangan lupa LIKE, KOMEN,dan VOTE nya yang selalu Author tunggu🤗...
...Love U tomat❤️**...
__ADS_1