
rayna terkaget melihat juna ada di dekat dirinya tanpa banyak basa basi rayna beranjak pergi meninggalkan arjuna tapi sebelum rayna pergi dengan cepat juna menarik tangan rayna...
"sayang... " ucap juna
apa sihh.."rayna menepis tangan juna dia benar-benar kesal kepada suaminya itu..
aku ga mau ngomong sama abang udah sana bukanya kamu sibuk sama temen-temen kamu belaga pura-pura ga kenal lagi kita ini suami istri tapi kaya orang lain bentak rayna pada suaminya.. juna benar-benar kesal akan sikap rayna
juna segera menarik lagi tangan rayna membawanya menuju mobil yang tidak jauh dari parkiran motor milik Arya..
Arya melihat rayna di tarik paksa sama juna dia tidak tega melihat sahabatnya di lakukan seperti itu untung kondisi parkir sedang sepi mereka sedang sibuk makan di dalam..
"bang jangan gitu dong kasian rayna tegur Arya"
"maaf ini urusan rumah tangga saya kamu jangan ikut campur... bentak juna"
bukan gitu bang tapi kan kasihan rayna.. sebelum Arya selesai bicara
"udah gapapa arya gw balik sama suami gw.. akhirnya rayna menengahi perdebatan dua manusia yang
sedang terbakar rasa amarah
" masuk.. juna setengah mendorong tubuh rayna
"pelan-pelan dong sakit rayna meringis karna tubuhnya terbentur pintu mobil..
__ADS_1
" maaf abang tidak sengaja juna mengusap tubuh rayna yang terbentur
ga sengaja tapi dorong-dorong gerutu rayna
akhirnya rayna menuruti kemauan suaminya dia masuk ke dalam mobil..
hingga beberapa saat setelah dalam mobil rayna maupun juna tidak ada yang memulai bicara mereka sibuk dengan pikiran masing-masing rayna menyandarkan kepalanya di sisi kaca mobil dia melihat ke arah luar air matanya menyeruak akan tumpah buru-buru dia menyusutnya..
arjuna melirik ke arah istrinya itu tidak tega juga dia melihat rayna yang sedang menahan tangis walaupun sebenarnya dia merasa kesal juga..
di tepikanya mobil yang mereka tumpangi
"rayna melirik ke arah suaminya dia tidak ingin bertanya kenapa suaminya berhenti di bahu jalan tiba-tiba juna membuka seatbel kemudi dia menarik tubuh rayna dalam pelukan lama dia memeluk istrinya seperti tidak ingin kehilangan
" sayang... maafkan abang ya abang tidak tau kenapa abang begitu cemburu melihat kamu bepegangan tangan sam dia maafkan atas sikap abang tadi" di ciumnya kening pipi dan bibir rayna.. setelah merasa pasokan oksigenya berkurang rayna melepaskan ciuman suaminya..
"apa abang malu punya istri seperti aku"
arjuna terperanjat mendengar penuturan rayna
apa yang kamu katakan sayang.. kenapa abang harus malu"
kenapa abang tidak mau menyapa aku tadi abang seolah-olah tidak kenal aku mengabaikan aku apa abang malu kenalkan aku sebagai istri abang kepada teman-teman abang
aku tau mungkin aku tidak seperti dia kekasih abang yang mungkin cantik punya pekerjaan berkelas tidak seperti aku yang seperti ini..
__ADS_1
seperti ini apa bentak juna'...
abang hanya kesal melihat kamu begitu dekat dengan Arya sampe dia bisa bebas menggenggam tangan kamu kalo bukan di tempat umum udah abang hajar tuh anak.. kamu jangan suka menilai atas dasar pemikiran kamu sendiri sayang coba kamu pahami posisi abang kalo kamu melihat abang berangkulan dengan wanita lain di depan kamu apa kamu tidak akan marah.. abang juga laki-laki abang tau kalo si Arya itu suka sama kamu apa kamu tidak menyadarinya dia cuma berlindung di balik kata sahabat
"abang ngomong apa sih dia itu temen aku dari masuk kampus sampe sekarang kerja kami bertiga sahabatan sama elma..abang bisa tanya sama elma"
rayna merasa juna hanya mengada-ngada mana mungkin sahabat karibnya menyimpan hati padanya kebaikan Arya selama ini memang karna rasa persahabatan
ya sudah tolong antarkan aku kembali ke kantor pinta rayna
"siapa bilang kita akan kembali ke kantor kamu izin pulang siang abang sudah tidak mood buat kerja"
ehhh ya ga bisa gitu dong bang aku masih banyak kerjaan.. rengek rayna
" izin sekarang atau abang ga izinin kamu kerja lagi ancam juna..
mau tidak mau rayna menuruti permintaan suaminya itu sesaat kemudian rayna menghubungi Arya
"assalamualikum... jun gw izin ga bisa masuk kantor lagi ada urusan keluarga
hening beberapa saat...
iya tolong ya bilang sama pa yoga ada urusan keluarga nanti soal kerjaan kamu kirim via email aja.. nanti gw kerjain lu jangan khawatir"
oke thanks ya jun... assalamualaikum"
__ADS_1
rayna pun mengakhiri panggilan telepon dengan Arya
"oke hari kita kita free... abang ingin kita menghabiskan hari ini berdua tanpa ada orang lain..