
rayna terdiam sesaat pikiranya benar-benar kalut apa mungkin bang juna mencintainya di saat banyak wanita yang menginginkanya wanita cantik di kantornya saja bisa dia acuhkan tidak menutup kemungkinan kalo kekasih bang juna yang sebenarnya cantiknya melebihi mereka semua lalu aku...aku hanya wanita biasa tidak ada kelebihan apapun dari diriku aku tidak sehebat dirinya yang bisa sampai berkarir di luar negri aku hanya gadis yang berasal dari desa yang merantau ke kota besar demi menopang hidup keluargak,,aku hanya sahabat dari adiknya yang kebetulan kedua orangtuanya menyayangi aku
mungkinkah selama ini bang juna terpaksa menerima aku karna atas dasar kasihan atau karna tidak ingin mengecewakan keluarganya?rayna ingat dulu juna terpaksa menikahi dirinya demi bakti kepada orang tuanya di saat banyak sekali pertanyaan yang ada dalam benak rayna.. Tiba-tiba ada yang menepuk pundaknya
"kamu kenapa melamun.." sapa juna
ternyata selama melamun juna sudah berdiri tepat di hadapanya
aku tidak apa-apa abang sudah selesai..?
ya,,ayo kita pulang abang cape banget hari ini juna pun berlalu mendahului rayna,,
rayna hanya menatap punggung juna..
saat di depan oranglain bang juna tidak ingin memperlihatkan bahwa aku istrinya jangankan menggandeng tanganku berjalan saja tidak ingin bersama harusnya aku bisa membuka mata siapa aku ini..
sepanjang perjalanan rayna diam tidak bicara sepatah katapun sesekali juna melirik ke arah istrinya dilihatnya muka murung istrinya
__ADS_1
"sayang ada apa..? dari tadi abang perhatikan kamu diam saja
rayna melirik ke arah juna sambil tersenyum tipis .. aku tidak apa-apa,,tapi dari roman mukanya dia tidak bisa berbohong bahwa ada hal yang mengganjal hatinya
"sayang abang tau pasti ada hal yang kamu sembunyikan ada apa.. coba cerita sama abang"
lama rayna terdiam... "bener bang aku tidak apa-apa abang jangan khawatir..
juna merasa yakin bahwa ada hal yang di sembunyikan istrinya
setelah sampai di rumah seperti biasa mereka masuk ke kamarnya di dalam kamar rayna terlihat lebih banyak diam tidak seperti biasanya.. juna menyadari ada yang aneh dengan istrinya juna langsung masuk kamar mandi sedangkan rayna pergi beranjak ke dapur
20 menit kemudian juna tidak melihat istrinya keluar lagi dari kamarnya,dia pun beranjak menyusul istrinya ke dalam kamar di lihatnya rayna yang sudah berbaring di kasur tidur menghadap samping
juna mendekati rayna di usapnya lembut kepala rayna yang terhalang selimut
"sayang kamu sudah tidur jam segini tidak biasanya..
__ADS_1
tidak ada jawaban sama sekali..
juna pun beranjak naik ke atas kasur di peluknya rayna dari belakang sesekali sambil mencium kepala istrinya.
sayang kalo ada masalah coba bilang jangan di pendam sendirian apa abang ada salah sama kamu dari tadi abang lihat kamu seperti banyak diam abang ga ngerti ada apa...
mendengar suaminya bicara seperti itu yang tadinya rayna bisa menahan tangisnya tiba-tiba tubuhnya ikut bergetar dia mulai terisak di dalam selimut demi menyamarkan suara tangisanya agar tidak terdengar.. arjuna terlonjak kaget melihat istrinya menagis tanpa sesab dia benar-benar bingung ada apa dengan istrinya
"sayang... juna coba membalikan tubuh rayna dan membuka selimut yang mebalut tubuh istrinya di lihatnya wajah rayna yang sembab dan penuh air mata
" sayang kamu kenapa...
abang maafin aku... maafin semua salahku andai aku tidak hadir dihidup abang mungkin abang akan bahagia hidup bersama dia kekasih yang abang cintai. tangis rayna benar-benar pecah dia menyalahkan diri sendiri karna kesalahanya suaminya yang menanggung derita ini..
arjuna terlonjak kaget mendengar rayna bicara seperti itu.. "sayang apa yang kamu katakan abang tidak mengerti kenapa kamu bicara seperti ini abang sayang kamu benar-benar sayang.. apa yang harus abang lakukan supaya kamu percaya juna pun memeluk erat tubuh rayna... tangis rayna semakin pecah mendengar juna berkata seperti itu
tidak lama kemudian di sela isak tangisnya...
__ADS_1
"maafkan aku bang aku merasa tidak percaya diri menjadi pendamping hidup abang,,, aku tidak tau sehebat dan secantik apa kekasih abang disana yang mungkin bila di bandingkan dengan aku yang tidak ada apa-apanya,,jika suatu hari dia kembali aku takut abang akan kembali padanya... aku takut hari itu terjadi bagaimana dengan aku apakah aku akan bisa hidup tanpa abang...
lama juna terdiam dia pun sebenarnya bingung dengan perasaanya dia sangat menyayangi rayna tapi di hati kecilnya masih ada ruang tersimpan nama amanda...