
Siang itu Rayna dan Juna telah sampai di halaman depan rumahnya, Rayna segera turun tanpa menunggu Juna membantunya, sebelum masuk Juna membawa barang-barang Rayna dari bagasi mobil.
Saat Juna masuk rumah terlihat Rayna masuk ke dalam kamar mereka. Juna pun segera menyusul Rayna ke dalam kamarnya.
"sayang,,, ada apa kenapa wajahmu di tekuk begitu tadi pagi kamu baik-baik aja"
"kenapa abang harus bohong sama aku"
"bohong apa"
"udah ketahuan masih ngeles aja,, itu tadi waktu di resto abang ketemu kan sama Manda"
Juna tercengang darimana Rayna bisa tahu padahal mereka tidak bertemu.
"apa,, masih mau ngeles bener kan abang ketemu Manda"
"Iya tadi abang ketemu Manda tapi abang ga ngapa-ngapain sayang,,,, abang sengaja ga bilang karna abang ga mau kamu berpikiran buruk terus tentang abang, kamu baru sembuh sayang jangan banyak berfikir yang tidak-tidak"
"aku hanya ga suka abang bohong itu saja,, aku gapapa kalo abang ga sengaja ketemu manda aku juga ngerti abang butuh waktu buat melupakan"
"kamu kaya yang bener aja ngomong gapapa taunya suka nangis diem-diem belakang abang hee.. hee"
"ihh malah cengengesan gitu,, aku serius abang!!
asal abang jujur ga bohong kaya tadi kan keyemunya ga sengaja ya gapapa, katanya mau jujur tentang pernikahan kita sama manda kapan? aku liat abang ga pergi-pergi menemui dia" ketus rayna
Juna tersenyum melihat Rayna.
"apa senyum-senyum begitu ga ada yang lucu"
"kamu itu ya,,gemesin banget sihh,,, abang bahagia kamu udah kembali cerewet itu tandanya kamu udah sehat'
" ya emang aku udah sehat kan abang bisa liat sendiri"
"berati bisa dong,, " Juna menaikan alisnya sambil tersenyum.
"apaan sihh,, enggak sekarang-sekarang ya aku masih harus istirahat total ga boleh cape-cape'
" yahhhh... "juna pun merebahkan tubuhnya di pangkuan Rayna.
" aku kasih ini aja dehh biar ga galau"
Sekian detik Rayna menciun bibir Juna,,
"muachhhh.... udah ya,, kalo mau yang lain nunggu aku sehat dulu ya abang sayang"
Juna terkaget bisa-bisanya Rayna menggoda dirinya.
__ADS_1
"kamu harus tanggung jawab sayang,adik kecil abang bangun nihh"
Rayna langsung naik ke atas kasur ia tutupin wajahnya dengan bantal ia terkikik mentertawakan Juna.
Juna melirik ke arah Rayna
"awas ya kamu,,, abang balas"
Juna pun ikut naik ke atas ranjang ia dekap tubuh Rayna di ciumnya seluruh wajah Rayna.Sesekali ia menggelitik pinggang Rayna sampe terdengar keluar tawa Rayna.
"abang udah,, udah,, aku udah gak kuat"
Sambil terengah-engah Rayna memohon Juna berhenti menggelitiknya.
"makanya jangan suka ngegoda siang-siang begini, udah tau abang lagi pengen makan kamu ini malah di pancing-pancing"
Terlihat rambut Juna dan Rayna acak-acakan baju sudah terbuka walau tidak semua terbuka.
Mereka tertawa bahagia,,, Juna segera memeluk Rayna di kecupnya ubun-ubun kepala istrinya penuh rasa sayang.
"abang sayang kamu" ucap Juna
"aku juga"
akhirnya mereka pun kembali berciuman melepas hasrat yang sudah lama terpendam hanya saja Juna tau batasan, untuk tidak dulu menyentuh istrinya ia akan sabar menunggu Rayna sehat terlebih dahulu.
" hemmm"
Rayna merebahkan kepalanya di dada Juna ia usap-usap perut Juna sesekali ia mencium dada bidang milik suaminya.
"sayang stop jangan cium dada abang,,, abang ga bisa tahan"
Semakin Juna melarangnya semakin giat Rayna menggoda Juna.Rayna sangat bahagia bisa menggoda suaminya.
"abang aku tahu cara biar abang bisa lepas"
"bagaimana"tanya Juna
"jadi gini waktu itu aku pernah baca artikel majalah dewasa tentang cara puasin suami tanpa kita harus melakukan hubungan intim pada organ pusat'
Juna langsung terbangun dengan satu tanganya ia menopang kepalanya wajahnya ia hadapkan ke arah wajah Rayna.
" gimana sayang caranya boleh di praktekin ga sekarang"
Rayna malah tersenyum malu-malu.
"aku malu abang,,, "
__ADS_1
"masa malu sama suami sendiri,,, ayo dong coba praktekin biar abang tau bener ga kamu belajar di artikel itu,, rayu Juna"
tiba-tiba Rayna duduk menghadap ke arah suaminya sambil bersila.
"abang tiduranya harus telentang ga bisa posisi miring kaya gini"
"oke abang telentang trus gimana lagi... "
Akhirnya Rayna pun mempraktekan semua yang ia baca di majalah dewasa.Lagi dan lagi Juna meminta Rayna melakukanya.
"abang aku cape,, udah dulu ya"
"Juna tersenyum melihat tingkah istrinya yang menggemaskan ada saja akal-akalan dia buat nyenengin hati suaminya"
"Terima kasih sayang,,, "
Mereka pun tertidur pulas setelah hampir satu jam setengah mereka melakukanya.
Sore hari Juna terbangun karna suara dering handponenya di lihatnya 5 panggilan tidak terjawab dari Manda.
"ada apa dia menghubungiku"
Juna pun turun dari ranjangnya perlahan ia tidak ingin Rayna terbangun kasihan seharian ini Juna terus-terusan menggoda Rayna.
Selesai mandi Juna segera memakai baju ia pun bergegas keluar kamar. Tidak lama kemudian ada chat masuk dari Amanda.
"sayang malam kita kita dinner yu kamu jemput aku ya"
Juan menimbang-nimbang apakah malam ini waktu yang tepat ia bicara dengan Manda tapi aku harus izin dulu sama Rayna jangan sampai terjadi lagi ke salah pahaman.Aku tidak ingin Rayna sakit lagi cukup kemarin terakhir kalinya Rayna masuk rumah sakit akibat ulahnya. Setelah menimbang akhirnya Juna mengiyakan ajakan Manda.
Lalubia pun kembali masuk ke dalam kamar untuk membangunkan istrinya.
"sayang bangun ini sudah sore kamu belum sholat ashar"
Rayna melihat jam dinding sudah menujukan pukul setengah lima sore, ia pun beranjak ke kamar mandi. Setelah selesai ia membersihkan diri dan melaksanakan sholat ashar ia duduk di tepi ranjang sambil megeringkan rambutnya pekai handuk.
"sayang malam ini Manda mengajak abang dinner,, abang sudah iya'in ajakanya abang ingin segera memberitahukan dia perihal pernikahan kita abang ga mau terus-terusan menutupi semua ini bagaimana menurutmu"
"aku terserah abang aja, kalo abang sudah merasa yakin sekarang waktunya lakukan saja tapi jika abang belum merasa yakin ya cari waktu lain saja"
"tidak abang sudah putuskan sekarang waktu yang tepat untuk memberitahukanya kamu ikut abang ya"
"aku,,, tidak!!! aku menunggu saja abang di rumah, aku percaya sama abang"
"baiklah kalo begitu abang pergi dulu"
Akhirnya Juna pun pergi tanpa di temani Rayna.
__ADS_1