
"Bang ....Bisa Kita bicara!" Pinta Kaysha
lembut, Azzam sudah terlelap dipangkuan
nya.
Rayhan tersenyum, Kebetulan didepannya
Rumah makan, Rayhan memasuki pelataran
Parkir,
"Sekalian Kita makan, Kita belum makan
bukan ?" Ucap Rayhan.
Taklama mata kecil itu mengerjap.
"Udah tampe Buna?" Tanyanya serak.
"Ini sudah waktunya makan malam, ..
Ayo Kita makan dulu Sayang ?"
Kaysha lembut.
Rayhan membuka mobilnya, Ia menggen
dong Azzam dipelukannya, Berjalan ber
iringan dengan Kaysha.
Mereka berjalan kesudut ruangan yang terlihat
kosong, Mereka duduk karena tempatnya
Yang terlihat aman untuk anak - anak.
Rayhan memesan makan malam mereka,
Sambil menunggu, Ia mengobrol dengan
Kaysha.
"Ada yang akan diomongin Al ?"
Tanya Rayhan.
"Iya Bang namun maaf sebelumnya"
Ujar Kaysha,
Azzam sedang asyik meminum susu
kotaknya.
"Iya ada apa Al?" Tanya Rayhan.
"Tentang lamaran Abang ..." Ucap Kaysha.
"Ya ...Maaf Aku lupa bagaimana dengan
perasaanmu sendiri, Aku benar - benar
egois, " Sahut Rayhan baru menyadari
Kesalahannya.
"Maaf Bang...Tentang urusan menikah jujur
saja Aku belum bisa kearah itu, Karena Aku
Masih memikirkan hidupku, Aku takut suatu
Saat menyakiti Orang lain " Ujar Kaysha.
Jujur.
"Pernikahan adalah sekali seumur hidup,
Aku takut melakukan suatu kesalahan
Yang akhirnya membuat Aku melukai
Orang lain Bang ....Aku hanya takut!"
Lirihnya.
"Apalagi untuk saat ini Yang Kalian butuh
kan Figur seorang Ibu untuk Azzam, Yang
Mungkin suatu saat nanti Kalian menemu
kannya pada diri Orang lain " Ujar Kaysha.
"Al....!" Potong Rayhan.
"Kalau misalnya Kalian merasa tidak enak
Padaku karena Azzam, Kalian tidak perlu
Sungkan, Silahkan datang Padaku,
Namun untuk pernikahan Aku sangatlah
takut ..." Lirih Kaysha sendu.
"Al.." Potong Rayhan lagi.
"Baiklah kalau memang itu kehendakmu,
Namun Jujur Aku bukan ingin menanfaat
kan Dirimu, Demi Tuhan...Al" Ujar Rayhan.
"Saat pertama Aku melihat Dirimu, Ketika
Aku bersama anak buahku patroli waktu
itu, Dan awal mula bertemu denganmu,"
Ucap Rayhan.
"Aku tahu ini terlalu mendadak, Aku tidak
memikirkan perasaan dirimu, " Ujar Rayhan.
"Maafkan Aku Bang,...Hanya saja beri Aku
Waktu, Aku tidak ingin salah melangkah"
Jawab Kaysha.
"Abang belum tahu siapa diriku ?" Tukas
Kaysha.
"Jadinya Aku ditolak Bunanya Azzam nih,
Ah....Patah hati Abang dong Dek !" Goda
__ADS_1
Rayhan.
"Bukan seperti itu Bang....Beri Al waktu "
Ucap Kaysha.
Rayhan mengangguk,
"Baiklah katakan jika Kamu sudah siap,
Abang tidak akan memaksa" Ucapnya.
"Terima kasih Bang ..." Ucap Kaysha.
Kaysha mengambil tisu mengelap pipi
Azzam yang terkena susu coklat Yang
Diminumnya.
Taklama Mereka makan, Terlihat Azzam
makan sendiri dibantu oleh Kaysha
berdua dengan Rayhan.
Mereka tidak menyadari Seseorang sedang
menatap nanar Mereka, Air matanya luruh
melihat pemandangan didepannya,
Terlebih ketika Rayhan mengelap saos yang
menempel diujung bibir Kaysha dengan Ibu
jarinya secara spontan., Dan melihat Azzam
Yang tidak bisa lepas dari Kaysha, Mereka
Terlihat sangat bahagia.
Hari ini Dirinya tidak menyangka akan ber
temu dengan Seseorang dimasa lalunya
Secara tidak sengaja,
**********
"Heei ....Yeey dikasih apa sama tuh laki,
Aa yeyy teh udah murulukan tuh mata
Pake Apa,..Sampe Yeey berani nolak
Tuh Pak Pol ..Secara tuh ..Babang Ray
Tampannya Eduun,..sholehudin, Bertanggung
jenab,..Aposeh kurangnya ntu laki ?"
Ujar Hendra berapi - api.
"Gue nggak nolak Dia,..Cuma gue minta
waktu Ndra,...Gue ingin mastiin perasaan
Gue aja, Gue takut Gue nyakitin perasaan
nya ...." Lirih Kaysha.
"Ah..Bilang aja elo masih belom move
Dengan pilihan Dia, Dan Sekarang Yeey
harus bisa move on, Yey berhak bahagia"
Ujar Hendra.
"Ndra...jujur saja Gue akuin, Bang Ray
Tampan dan mempesona " Ujar Kaysha.
"Nah loo ngakuin..." Potong Hendra.
Kaysha menghela nafas, Ia melempar pan
dangannya keluar.
"Namun ... Dia tidak membuat dadaku
berdebar - debar" Ucap Kaysha.
Mata Hendra terbelalak, Ia menaruh pung
gung tangannya didahi Kaysha.
"Elo Waras kan Al,..Nggak kenapa - Napa
kan ?" Tanya Hendra.
"Tapi ..Elo nggak suka kan sama Eyke?"
Sambungnya menggoda Kaysha.
"Maksud Lo....?" Potong Kaysha.
"Ya maksudnya, ...Kali aja Yeey naksir
Eykee, Kan secara Eykee biar gini Eyke
kan tampan Paripurna,..." Ujar Hendra
Narsis.
Kontan aja Kaysha tertawa keras.
"Heei markonah.....Naksir juga gue mikir
- mikir kali secara Elo kan limited edition,
Jadi mana mungkin gue fall in love ke
elo " Ucap Kaysha tekikik.
"Huuuu....Hu, Elo nyadar juga, Tapi kenapa
Ya Kita bisa lengket ?" Ucap Hendra.
"Gua nyaman sama elo Ndra...Hanya
Saja sebagai teman dan sahabat " Ucap
Kaysha.
"Gue ngerti Lo,...Dan Elo ngerti gue,
Itu yang penting, Gue hanya harap
Yeey cepetan move on, Dan satu
__ADS_1
hal jangan pernah mainin perasaan
Apalagi Perasaan yang sayang ke elo
Secara tulus " Nasihat Hendra.
"Yaap ....Thank's, Kamu emang sahabat
Gue terdebest lah " Ujar Kaysha.
Kaysha melirik jam dipergelangan tangan
nya,
"Eh Ndra cabut yu...Bentar lagi, Elo masuk
Ya " Ajak Kaysha
"Ya Sist...Tapi sorry gue nggak bisa nganter
yeey " Ucap Hendra.
"Nggak pa - pa, .. Lagipula Gue mau mampir
beli hadiah buat Azzam, Karena Azzam
Ulang tahun hari ini " Ucap Kaysha.
"Anak Yeey ...Ulang tahun ?" Tanya Hendra.
"Kenapa Yeey nggak ngomreng ke Eyke,
Ntar lah Gue sengaja ngasih ke anak
Yeey ...Secara biar ketemu Pakpol
Yang ganteng "Sahut Hendra.
"Serah Lo dah...Gue cabut dulu ya !"
Pamit Kaysha.
"Oke...Hati - hati beb...Gue takut Lo
ada yang nyulik Say !" Ucap Hendra.
"Nggaklah Beb... Mereka kabur lihat
muka gue kelles " Ucap Kaysha.
Hendra hanya ketawa, Setelah itu Kaysha
pamit,
Motor matic yang dikendarai Oleh Kaysha
Meluncur dengan kecepatan sedang,
Motornya membelah jalan raya, Hari ini
Ia tidak memakai mobilnya karena takut
Kemacetan, Apalagi di jam sibuk.
Namun pas dipertigaan jalan raya, Motor
nya mogok, Terpaksa Ia menepi,
Berulang - ulang Kaysha menstater motornya,
Namun motornya tidak mau jalan.
Ia melihat ada bengkel motor didepan.
Tanpa pikir panjang Ia memasukinya.
Kaysha dihampiri oleh seorang pegawai
Bengkel, Setelah mengatakannya,
Sang pegawai mengerti, Kemudian Ia
memanggil seorang montir.
Bengkel itu terlihat sangat besar banyak
Yang sedang menunggu, Rupanya
Karyawan tidak seimbang dengan pengunjung
Hari ini.
Terdengar Hp Kaysha berbunyi.
"Ya ...Sayang bentar Buna lagi ada
Di bengkel, Ya nanti Buna kesana ya , Sabar
Dulu ya !" Bujuk Kaysha.
Saat Seseorang membawa motornya, Ia
mengangguk saja, Karena Ia sedang
berbicara dengan Azzam.
"Ya...Acaranya sore kan, ..Pasti Buna
Usahakan ...!" Bujuknya terdengar Azzam
merengek diseberang sana.
Kaysha berjalan menghampiri Motornya,
Terlihat Seseorang sedang memeriksa
Motornya, ...Tangannya terlihat cekatan
Tanpa jijik berbalut dengan oli.
""Maaf ..Mas, Ini lama nggak ya ?" Tanya
Kaysha.
Sesaat wajah yang tengah tertunduk itu,
Menoleh seraya menengadah.
Mata elang itu menatap Kaysha,
Entah kenapa tatapan itu membuat Kaysha
Berdebar, ...Kaysha terpaku menatap
Dirinya ... Seolah tidak percaya dengan apa
Yang dilihatnya,...
"Abaang ?" Sapanya bergetar.
****************************************************
__ADS_1
**Bersambung
**Please like or comment 🙏😘