Hujan September

Hujan September
*Episode 12


__ADS_3

"Bang ....Bisa Kita bicara!" Pinta Kaysha


lembut, Azzam sudah terlelap dipangkuan


nya.


Rayhan tersenyum, Kebetulan didepannya


Rumah makan, Rayhan memasuki pelataran


Parkir,


"Sekalian Kita makan, Kita belum makan


bukan ?" Ucap Rayhan.


Taklama mata kecil itu mengerjap.


"Udah tampe Buna?" Tanyanya serak.


"Ini sudah waktunya makan malam, ..


Ayo Kita makan dulu Sayang ?"


Kaysha lembut.


Rayhan membuka mobilnya, Ia menggen


dong Azzam dipelukannya, Berjalan ber


iringan dengan Kaysha.


Mereka berjalan kesudut ruangan yang terlihat


kosong, Mereka duduk karena tempatnya


Yang terlihat aman untuk anak - anak.


Rayhan memesan makan malam mereka,


Sambil menunggu, Ia mengobrol dengan


Kaysha.


"Ada yang akan diomongin Al ?"


Tanya Rayhan.


"Iya Bang namun maaf sebelumnya"


Ujar Kaysha,


Azzam sedang asyik meminum susu


kotaknya.


"Iya ada apa Al?" Tanya Rayhan.


"Tentang lamaran Abang ..." Ucap Kaysha.


"Ya ...Maaf Aku lupa bagaimana dengan


perasaanmu sendiri, Aku benar - benar


egois, " Sahut Rayhan baru menyadari


Kesalahannya.


"Maaf Bang...Tentang urusan menikah jujur


saja Aku belum bisa kearah itu, Karena Aku


Masih memikirkan hidupku, Aku takut suatu


Saat menyakiti Orang lain " Ujar Kaysha.


Jujur.


"Pernikahan adalah sekali seumur hidup,


Aku takut melakukan suatu kesalahan


Yang akhirnya membuat Aku melukai


Orang lain Bang ....Aku hanya takut!"


Lirihnya.


"Apalagi untuk saat ini Yang Kalian butuh


kan Figur seorang Ibu untuk Azzam, Yang


Mungkin suatu saat nanti Kalian menemu


kannya pada diri Orang lain " Ujar Kaysha.


"Al....!" Potong Rayhan.


"Kalau misalnya Kalian merasa tidak enak


Padaku karena Azzam, Kalian tidak perlu


Sungkan, Silahkan datang Padaku,


Namun untuk pernikahan Aku sangatlah


takut ..." Lirih Kaysha sendu.


"Al.." Potong Rayhan lagi.


"Baiklah kalau memang itu kehendakmu,


Namun Jujur Aku bukan ingin menanfaat


kan Dirimu, Demi Tuhan...Al" Ujar Rayhan.


"Saat pertama Aku melihat Dirimu, Ketika


Aku bersama anak buahku patroli waktu


itu, Dan awal mula bertemu denganmu,"


Ucap Rayhan.


"Aku tahu ini terlalu mendadak, Aku tidak


memikirkan perasaan dirimu, " Ujar Rayhan.


"Maafkan Aku Bang,...Hanya saja beri Aku


Waktu, Aku tidak ingin salah melangkah"


Jawab Kaysha.


"Abang belum tahu siapa diriku ?" Tukas


Kaysha.


"Jadinya Aku ditolak Bunanya Azzam nih,


Ah....Patah hati Abang dong Dek !" Goda

__ADS_1


Rayhan.


"Bukan seperti itu Bang....Beri Al waktu "


Ucap Kaysha.


Rayhan mengangguk,


"Baiklah katakan jika Kamu sudah siap,


Abang tidak akan memaksa" Ucapnya.


"Terima kasih Bang ..." Ucap Kaysha.


Kaysha mengambil tisu mengelap pipi


Azzam yang terkena susu coklat Yang


Diminumnya.


Taklama Mereka makan, Terlihat Azzam


makan sendiri dibantu oleh Kaysha


berdua dengan Rayhan.


Mereka tidak menyadari Seseorang sedang


menatap nanar Mereka, Air matanya luruh


melihat pemandangan didepannya,


Terlebih ketika Rayhan mengelap saos yang


menempel diujung bibir Kaysha dengan Ibu


jarinya secara spontan., Dan melihat Azzam


Yang tidak bisa lepas dari Kaysha, Mereka


Terlihat sangat bahagia.


Hari ini Dirinya tidak menyangka akan ber


temu dengan Seseorang dimasa lalunya


Secara tidak sengaja,


**********


"Heei ....Yeey dikasih apa sama tuh laki,


Aa yeyy teh udah murulukan tuh mata


Pake Apa,..Sampe Yeey berani nolak


Tuh Pak Pol ..Secara tuh ..Babang Ray


Tampannya Eduun,..sholehudin, Bertanggung


jenab,..Aposeh kurangnya ntu laki ?"


Ujar Hendra berapi - api.


"Gue nggak nolak Dia,..Cuma gue minta


waktu Ndra,...Gue ingin mastiin perasaan


Gue aja, Gue takut Gue nyakitin perasaan


nya ...." Lirih Kaysha.


"Ah..Bilang aja elo masih belom move


Dengan pilihan Dia, Dan Sekarang Yeey


harus bisa move on, Yey berhak bahagia"


Ujar Hendra.


"Ndra...jujur saja Gue akuin, Bang Ray


Tampan dan mempesona " Ujar Kaysha.


"Nah loo ngakuin..." Potong Hendra.


Kaysha menghela nafas, Ia melempar pan


dangannya keluar.


"Namun ... Dia tidak membuat dadaku


berdebar - debar" Ucap Kaysha.


Mata Hendra terbelalak, Ia menaruh pung


gung tangannya didahi Kaysha.


"Elo Waras kan Al,..Nggak kenapa - Napa


kan ?" Tanya Hendra.


"Tapi ..Elo nggak suka kan sama Eyke?"


Sambungnya menggoda Kaysha.


"Maksud Lo....?" Potong Kaysha.


"Ya maksudnya, ...Kali aja Yeey naksir


Eykee, Kan secara Eykee biar gini Eyke


kan tampan Paripurna,..." Ujar Hendra


Narsis.


Kontan aja Kaysha tertawa keras.


"Heei markonah.....Naksir juga gue mikir


- mikir kali secara Elo kan limited edition,


Jadi mana mungkin gue fall in love ke


elo " Ucap Kaysha tekikik.


"Huuuu....Hu, Elo nyadar juga, Tapi kenapa


Ya Kita bisa lengket ?" Ucap Hendra.


"Gua nyaman sama elo Ndra...Hanya


Saja sebagai teman dan sahabat " Ucap


Kaysha.


"Gue ngerti Lo,...Dan Elo ngerti gue,


Itu yang penting, Gue hanya harap


Yeey cepetan move on, Dan satu

__ADS_1


hal jangan pernah mainin perasaan


Apalagi Perasaan yang sayang ke elo


Secara tulus " Nasihat Hendra.


"Yaap ....Thank's, Kamu emang sahabat


Gue terdebest lah " Ujar Kaysha.


Kaysha melirik jam dipergelangan tangan


nya,


"Eh Ndra cabut yu...Bentar lagi, Elo masuk


Ya " Ajak Kaysha


"Ya Sist...Tapi sorry gue nggak bisa nganter


yeey " Ucap Hendra.


"Nggak pa - pa, .. Lagipula Gue mau mampir


beli hadiah buat Azzam, Karena Azzam


Ulang tahun hari ini " Ucap Kaysha.


"Anak Yeey ...Ulang tahun ?" Tanya Hendra.


"Kenapa Yeey nggak ngomreng ke Eyke,


Ntar lah Gue sengaja ngasih ke anak


Yeey ...Secara biar ketemu Pakpol


Yang ganteng "Sahut Hendra.


"Serah Lo dah...Gue cabut dulu ya !"


Pamit Kaysha.


"Oke...Hati - hati beb...Gue takut Lo


ada yang nyulik Say !" Ucap Hendra.


"Nggaklah Beb... Mereka kabur lihat


muka gue kelles " Ucap Kaysha.


Hendra hanya ketawa, Setelah itu Kaysha


pamit,


Motor matic yang dikendarai Oleh Kaysha


Meluncur dengan kecepatan sedang,


Motornya membelah jalan raya, Hari ini


Ia tidak memakai mobilnya karena takut


Kemacetan, Apalagi di jam sibuk.


Namun pas dipertigaan jalan raya, Motor


nya mogok, Terpaksa Ia menepi,


Berulang - ulang Kaysha menstater motornya,


Namun motornya tidak mau jalan.


Ia melihat ada bengkel motor didepan.


Tanpa pikir panjang Ia memasukinya.


Kaysha dihampiri oleh seorang pegawai


Bengkel, Setelah mengatakannya,


Sang pegawai mengerti, Kemudian Ia


memanggil seorang montir.


Bengkel itu terlihat sangat besar banyak


Yang sedang menunggu, Rupanya


Karyawan tidak seimbang dengan pengunjung


Hari ini.


Terdengar Hp Kaysha berbunyi.


"Ya ...Sayang bentar Buna lagi ada


Di bengkel, Ya nanti Buna kesana ya , Sabar


Dulu ya !" Bujuk Kaysha.


Saat Seseorang membawa motornya, Ia


mengangguk saja, Karena Ia sedang


berbicara dengan Azzam.


"Ya...Acaranya sore kan, ..Pasti Buna


Usahakan ...!" Bujuknya terdengar Azzam


merengek diseberang sana.


Kaysha berjalan menghampiri Motornya,


Terlihat Seseorang sedang memeriksa


Motornya, ...Tangannya terlihat cekatan


Tanpa jijik berbalut dengan oli.


""Maaf ..Mas, Ini lama nggak ya ?" Tanya


Kaysha.


Sesaat wajah yang tengah tertunduk itu,


Menoleh seraya menengadah.


Mata elang itu menatap Kaysha,


Entah kenapa tatapan itu membuat Kaysha


Berdebar, ...Kaysha terpaku menatap


Dirinya ... Seolah tidak percaya dengan apa


Yang dilihatnya,...


"Abaang ?" Sapanya bergetar.


****************************************************

__ADS_1


**Bersambung


**Please like or comment 🙏😘


__ADS_2