Hujan September

Hujan September
*Episode 16


__ADS_3

Kaysha memandang wajahnya dicermin,


"Kamu sangat cantik Al,...Putri teteh teh


udah besar udah mau nikah aja, ...


Gia ...Kapan Kamu nyusul ?" Tanya Kayla


Pada Putrinya,


"Ih ..Mamah ini bagaimana sih, ..Gia teh


Masih muda, Belom mikirin perusahaan,


Lagian Reyhannya juga masih fokus ke


karir, Udah ah kalau pengen cucu minta


Aja ke Al,....Kan Al yang nikah duluan "


Ucap Gia.


"Sayang ya ...Aa harus pulang kemarin


coba besok, Kan enak bisa hadir dulu


Di nikahan nya Al,..!" Sahut Kayla.


"Aa pasti seneng banget lihat nikahannya


Al,..Ia yang jagain Al selama ini, Kini tang


gung jawabnya beralih ke suaminya Al,


Siapa namanya teh, Ah... Mama punya


Dua menantu namanya sama " sambung


nya.


Kaysha hanya menunduk,


"Aku tahu Kamu pergi, Aku ikhlas itu untuk


menjaga hatimu supaya tidak semakin


Terluka A, ... Berbahagialah dengan lem


baran barumu..!" Lirih Kaysha dalam


hatinya.


"Ih..Kok dimatiin hp nya, Si Aa, Masa sih


Penerbangannya belum sampe, ..!"


Ucap Kayla, Mencoba menelpon sang putra.


"Mah ...Ketiduran kali " Potong Gia.


"Sst,....Acaranya akan dimulai" Potong


Kinara.


Ia terharu sebentar lagi Ia akan melepas


Putri bungsunya,


Ia meraih wajah putrinya, Setetes bening


Jatuh disudut matanya.


"Sayang ..Kamu selalu terlihat cantik Al,


Putri Bunda, ...Kamu dan teteh Putri Ter


cantik yang Bunda Punya, Satu hal yang


Bunda Pinta Berbahagialah Sayang...


Apapun yang terjadi Bunda pinta Ter


senyumlah...!" Lirih Kinara.


Terdengar suara Irham dilanjutkan Suara


Rayhan yang melaksanakan ijab kabul..


"Sahh.....!"Teriak para hadirin yang hadir


Disana.


Ada rasa haru menyeruak dalam hatinya


Kini Kaysha telah berganti status.


Kaysha berjalan keluar kamar bersama


Kinara diikuti Kayla dan.Gia dibelakang.


Semua terpaku, Terutama Rayhan,


Irham memandang Putrinya, Rasa haru


menyeruak dalam dadanya, Putri kecil


Yang ditimangnya, Yang dibimbingnya


Hingga sekarang menjadi seorang


Gadis cantik.


Kaysha duduk disampingng Rayhan,


Tangan Rayhan terulur dan taklama


Daraih punggung tangannya dan mencium


nya lembut, Ini Salim untuk pertama


kalinya dengan status yang berbeda,


Rayhan yan masih terpana sesaat ter


sadar Ia melafalkan do' a untuk memulai


Rumah tangganya yang akan dibina

__ADS_1


Taklama Ia meraih wajah Kaysha


Mencium keningnya pelan.


Kembali setetes bening hadir dipelupuk


Mata Kaysha, Mimpi indah yang selama


ini Ia rajut bersama Gio, Telah menjadi


Kenyataan dengan Orang yang berbeda,


Namun ini yang terbaik, Semoga semuanya


Kenangan dengan Gio akan terhapus


Dengan memori baru tanpa ada lagi


hati yang terluka.


Sesaat Irham menunduk, Kinara mengusap


bahu Suaminya pelan, Kini saatnya mele


paskan putrinya walau terasa berat.


Dan disudut ruangan Kayla, Menangis


Didada Seandra, Ia merasakan betul -


betul rasa haru, Selama ini Gia dan Kaysha


Selalu berada disisinya, Kini Kaysha


Sudah menjadi milik Keluarga lain,


Apalagi Kevin dan Zain,


"Baru kemarin rasanya Aku menuntunnya


Belajar berjalan kini Kita harus melepasnya


Menjadi milik Orang lain" Ujar Zain Ia merasa


Kehilangan adik bungsunya.


"Bunaa......!!" Senyum sumringah terbit


Diwajah Azzam, Disampingngnya Rangga


Dan Raffa memandang haru keduanya.


"Andai Bunda masih ada mungkin Ia yang


paling bahagia kini" Lirih Rangga dalam


Hati.


Atasan dan teman Rayhan pun datang


Walaupun ini acara pernikahan dadakan,


Namun Mereka tidak ingin menyembunyikan


nya, Mereka tersenyum bahagia hanya satu


Yang tidak hadir, Seseorang yang sedang


Milik sang Kakek dengan sebotol minuman


keras, Ia berharap bisa melupakan walau


pun berat terasa, Berharap mimpi buruk itu


Sirna, Kali ini Ia ingin sendiri melepas


Sedihnya.


"All.....Seharusnya Aku yang bersamamu


kini Al...Aku pengecutt!!!" Teriaknya.


Beruntung ruangan ini kedap suara,


"All,...Siapapun dirimu, Aku rasa Aku


masih bisa membahagiakan Dirimu,


Al...Jangan pernah berhutang Budi


Pada Mereka hingga Kamu harus


Mengorbankan Aku dan cinta Kita All "


Botol minuman yang telah kosong


Ia lemparkan kesudut ruangan,


Ia naik keatas tempat tidur karena


kepalanya terasa semakin berat, Ia


ingin sedikit terlelap melupakan sedikit


Sakit hatinya.


Sebagai cucu dari Keluarga Wijaya tentu Ia


Tidak bisa bebas melangkah, Sebagai pe


nerus dan Seorang Pewaris Utama, Hidup


nya dituntut selalu sempurna, Ia meraih


Mimpi yang satu meneruskan jejak sang


Ayah, Dan kadang sebagian waktunya Ia


gunakan untuk memantau Perusahaan,


Ia tidak bisa sembarangan bertindak,


Dan Kaysha tahu akan hal itu, Ia melepas


kan diri dan cintanya karena Dirinya bukan


Siapa - siapa, Dan Kaysha terikat satu kata

__ADS_1


Yaitu Balas Budi.


"Ya Aku akan segera kesana, Awasi Dia " .


Titah Kevin pada Seseorang,


Taklama Ia pamit pada Semua Orang


Dengan alasan ada urusan penting yang


Harus Ia selesaikan,


Kevin memeluk Kaysha erat seraya Pamit,


"Titip Putriku, Jangan pernah menyakiti


nya, Jika Kamu sudah tidak ingin bersama


nya pulangkan saja Al pada Kami jangan


Pernah sekalipun Kamu menyakiti bahkan


Mengusirnya" Ucap Kevin pada Rayhan.


Rayhan hanya mengangguk, Untuk pertama


kalinya Rayhan memeluk Kevin, Ia terse


nyum Kaysha ternyata mempunyai dua


Ayah yang hebat selama ini.


Seperti Irham yang tadi menitipkan


Putrinya Kaysha, Kini tugasnya adalah


membahagiakan sang Istri.


***********


"Al..Kita belum resepsi, Namun ...Udah


Dikasih hadiah nginap di hotel, Gimana


Ya ...Abang takut pas resepsi Kamu udah


mengandung Rayhan junior" Seloroh


Rayhan.


Ia tidur terlentang diatas tempat tidur


King Size, Kaysha baru keluar kamar


mandi, Wangi lembut shampo dan


Parfum Kaysha menguar dari tubuh


Dan Rambut istri dari seorang Rayhan.


"Mulai mesum deh pikirannya,


Abang kenapa kopinya tidak diminum?"


Tanya Kaysha.


Ia meminum teh hangat, Sedangkan


Rayhan beranjak dari tempat tidurnya,


Tersenyum smirk, Ia menghampiri


Wanita cantik yang telah halal untuknya,


"Aku bantu keringin rambutmu ya.."


Ucap Rayhan lembut, Setengah berbisik


Ditelinga sang istri, Ia melingkarkan ta


ngannya dipinggang ramping sang istri.


Hidung mancungnya serta bibir hangat


nya menyapu ceruk leher Putih Kaysha.


"Geli ...tau Bang!" Ujar Kaysha.


"Udah ah.. Rambutnya bisa dikeringin


pake headryer " Tolak Kaysha.


"Kamu mah nggak peka All " Ujar Rayhan


Ia membalikan tubuh sintal sang istri,


Kini mukanya saling berhadapan, Tangan


nya meraba pipi putih mulus sang Istri,


Terus turun kearah bibir ranum yang se


dang merekah milik Kaysha, Merabanya


lembut dengan ibu jarinya, Taklama


Tangan Rayhan meraih tengkuk Kaysha


lembut dan dengan perlahan, Ia me*****


m dan menyesap bibir kenyal milik Kaysha,


Menyalurkan rasa kasihnya selama ini.


Hujan turun kali ini, Lebat disertai angin


kencang.


"Dingin...! Kini giliranku akan menghangat


kan tubuhmu " Bisik Rayhan ditelinga


Kaysha lembut.


Yuhuu....Pasti Penasaran khan....?🙏🤭


**********************************************

__ADS_1


**Bersambung


**Please like or comment 🙏😘


__ADS_2