Hujan September

Hujan September
*Episode 28


__ADS_3

Rayhan memandang jalan didepannya,


Ia berfikir apakah cara ini yang terbaik


Sesaat tadi Ia memandang wajah cantik


Berwajah sendu tersebut yang telah men


jadi istrinya,


Membekas dalam ingatannya ketika Ia


Pulang tugas dan menyelesaikan misinya


Dengan baik dan Ia mendapat kenaikan


Pangkat namun saat itu tidak ada satupun


Keluarganya yang hadir.


"Ibu akan ke Rumah sakit Ray,...Mita akan


melahirkan Abangmu masih dalam per


jalanan, Ibu akan diantar Raffa, Nanti


Kamu langsung ke Rumah Sakit saja Nak "


Ujar Ibu Rayhan kala itu.


Sesudah acara selesai Rayhan dengan ter


gesa - gesa menuju Rumah Sakit yang dituju


Setengah berlari Dirinya menuju tempat di


mana Kakak Iparnya melahirkan,


Terlihat wajah Ibu Rayhan yang gusar,


Rayhan menghampirinya.


"Ada apa Bu? Mita sudah melahirkan?"


Tanya Rayhan dengan nafas yang masih


memburu.


Sesaat wajah Ibunya tertunduk,


"Mita sudah melahirkan, Hanya saja Ia


mengalami pendarahan, Namun golongan


Darah Mita sangat langka, Ibu takut Ia


Tidak bisa bertahan Ray " Lirih sang Ibu.


Rayhan lemas seketika, Bagaimanapun


Mita adalah sosok cinta pertamanya yang


Menemaninya suka maupun duka, Mita


Adalah sosok berarti dari masalalunya


Walaupun kini Ia ikhlas melepaskan untuk


Sang Kakak.


"Raffa sedang didalam "


Ujar Ibu Rayhan.


Taklama Raffa keluar, Ia tertunduk lesu,


Dan Seorang dokter wanita menghampiri


Ibu Rayhan.


"Maafkan Kami, Kami sudah berusaha


Semaksimal mungkin, Putri Anda tidak


Dapat Kami tolong, " Ujarnya mencoba


Tegar.


Ibu Rayhan mendekati Raffa memegang


Snelli yang dipakai Rayhan.


"Fa .. Bukankah Kamu juga Seorang dokter,


Kenapa Kamu tidak bisa menolong Kakak


Iparmu Fa!!" Teriak Ibunda Rayhan.


"Maafkan Raffa Bu, ...Mbak Mita kehilangan


Banyak darah, Karena golongan darah Mbak


Mita tergolong langka, Maka Kami tidak ada


Stok " Ujar Raffa parau.


"Stok darah tadi pihak RS mengatakan ada,


Kenapa sekarang bisa ..kosong " Ujar


Ibunya Rayhan tidak percaya.


Rayhan hanya mematung,


Bertepatan dengan itu sebuah blankar keluar


Dari ruang Operasi, Terlihat Seseorang pria

__ADS_1


muda berambut cepak menggenggam


Tangan wanita muda yang tertidur, Ada


pengawal berseragam bersama Mereka,


Mereka berlalu menuju lift yang akan


Membawa Mereka ke Ruangan khusus


Pemilik Rumah Sakit dilantai paling atas.


"Bukankah Mereka juga mencari golongan


Darah yang sama, ...Tapi kenapa Mereka


Bisa mendapatkannya Fa... Padahal Mereka


baru datang ...Mita yang malang " Lirih


Sang Ibu, Ia meluruh dipangkuan Raffa.


"Bu....Bu, Sadarlah Bu !" Ujar Raffa,


Ia menggendong tubuh Ibunya ke ruangan.


Sedangkan Rayhan berdiri mematung,


Saat Seorang Suster menyadarkan Dirinya.


"Pak tolong Putranya diadzanin dulu "


Titahnya.


Rayhan mengikuti suster didepannya,


Dan Seorang suster lagi menyerahkan


Bayi mungil itu kepada Rayhan.


"Bayinya laki - laki Pak !" Ujar Suster itu.


Taklama suara Adzan mengalun lembut,


Terasa sedikit bergetar karena disana Ter


dapat suatu kesedihan, Ia menatap Putra


Abangnya Rangga bersama Mita,


Terlihat sangat tampan perpaduan wajah


Abangnya dan Mita terlukis jelas disana


Ada rasa nyeri diujung hatinya, Namun


Ia mencoba tegar apalagi membayangkan


Bahwa Mita telah pergi selamanya Ia


Ia memandangi wajah Mita yang pucat


Untuk yang terakhir kalinya, Terlihat


Senyum tulus terukir disana, Mita mungkin


Bahagia telah melahirkan seorang Putra


Bagi Rangga, Ia telah menunaikan tugasnya.


Rangga begitu Shock Dirinya tidak dapat


berkata apapun, Sampai Istrinya dikuburkan


Rangga hanya bisa mengurung diri bersama


Putranya, Sampai Ia tersadar Putranya lebih


Membutuhkan Dirinya.


Rayhan akhirnya mengetahui bahwa stok


Darah yang diperuntukkan untuk Mita,


Telah diserobot paksa oleh sang Cucu


Dari pemilik Rumah Sakit yang akan


Menjadi pewaris nantinya, Untuk Anggota


Keluarga lainnya yang mengalami


Kecelakaan dan membutuhkan banyak


Darah,


Rayhan menyelinap kelantai atas, Terdapat


Ruangan Seseorang yang dijaga oleh dua


Orang berjas hitam dan berbadan tegap.


Dengan lihai Rayhan memancing dua penga


wal itu dan menghindar dari kamera CCTV,


Ia masuk menyelinap kedalam ruangan


Dengan pasilitas mumpuni yang diperuntuk


kan untuk pemilik Rumah Sakit ataupun


Anggota keluarganya yang sedang sakit.


Ia berjalan mengendap masuk kedalam


Ia melihat Pria muda itu sedang duduk

__ADS_1


Seraya tertidur disisi ranjang Pasien sang


Gadis,


Taklama mata gadis itu terbuka, ...


Gadis itu melihat wajah sang Pria muda


Itu teramat sayang,


Tangannya terulur mengusap wajah pria


Muda itu lembut.


Perlahan mata sang Pemuda itu mengerjap


Ia membuka mata mencoba tersadar,


"Sudah bangun Al ?" Tanyanya lembut,


"Al adalah panggilan mungkin karena Ia


tahu nama Perempuan yang berbaring itu


adalah Kaysha" Ujar Rayhan dalam hati.


"Aku haus A.." Ujar Kaysha,


Gio tersenyum, Ia bangkit meraih gelas


Dan memberikannya pada Kaysha.


Setelah membantunya untuk duduk,


"Gimana masih pusing Al ?"Tanya Gio


"Allhamdulillah udah baik A,... Padahal


Waktu itu Aa nggak usah menyusul Al


kesini, Dan biarkan Al mati A " Ucap


Kaysha sendu bibirnya bergetar.


Mendengar itu Rayhan yang sedang ber


sembunyi mengepalkan tangannya.


Ia ingin memarahi wanita itu yang tidak


Bersyukur dan masih hidup sampai


Sekarang dengan mengorbankan Mita nya.


"Al ...Jangan begitu, Kamu sangat berarti


Bagiku Aku akan melakukan apapun


Untuk Kamu tetap hidup, Al jangan laku


kan lagi Aa minta dengan sangat Padamu


Kamu tahu apa yang Aku rasakan saat


Melihat Kamu terbujur bersimbah darah


Di Arena, Al ...Aku merasa duniaku seakan


Runtuh Al" Gio mendekati Kaysha dan


memeluknya erat, Ia ikut duduk diatas


Ranjang memeluk erat tubuh Kaysha,


"Jangan pernah berkata apapun lagi,


Tutup telinga dan matamu tentang


Siapa Orang tuamu, Yang terpenting Kami


adalah keluargamu dan sangat menyayangi


Dirimu Al " Ucap Gio, Ia mencium pucuk


Kepala Kaysha lembut, Itu sudah cukup


Bagi Rayhan yang melihat Mereka,


Mungkin Mereka menjalani hubungan


Terlarang karena status Mereka adalah


Tante dan keponakannya, Itu hasil penye


lidikan Dirinya.


Semua kejadian itu tertanam dalam


ingatannya wajah sepasang kekasih kini


Terlihat jelas Dan Ia berjanji dalam


hatinya akan membalas atas semua


perbuatan-perbuatan yang dilakukan


Sang Tuan Muda.


********************************************


**Bersambung


**Please like or commentnya hatur nuhun


dan terima kasih πŸ™πŸ˜˜


**Masih panjang ya tarik nafasπŸ™

__ADS_1


__ADS_2