Hujan September

Hujan September
*Episode 27


__ADS_3

"Baik Pak..Siap malam ini Kami berangkat"


Jawab Rayhan


Ia menutup telfonnya, Ia melihat sang Istri


Tengah terlelap, Ia melihat masih ada waktu


Ia mengusap lembut rambut Kaysha,


Wajah tenang tertidur damai setelah menik


mati malam indah Mereka, Rayhan mema


Suki Kamar mandi, Ia terpaksa mandi malam


ini, Taklama Ia keluar Ia melirik jam dinding


Dikamarnya, Masih ada waktu pikirnya.


"Tuhan...Aku titip Istri dan Keluarga serta


Orang - Orang yang Kusayang dalam pen


jagaanmu saat Aku tidak ada disisi Mereka,"


Lirihnya dalam do'a, Ia bersujud meminta


Kelancaran dan keselamatan dalam menja


lankan tugasnya kali ini, Ini menentukan


Hidup istrinya saat ini, Dan Tugas yang di


Embannya.


Rayhan melipat sajadahnya, Ia berjalan


Memasuki kamarnya dari mushala kecil


Dirumahnya,


"Al ... Terima kasih" Ujar Rayhan.


Ia menerima secangkir kopi panas dari sang


Istri, Dan meminumnya perlahan-lahan.


"Abang akan pergi tugas, Maaf malam ini


Kamu tidur sendiri dulu, Atau ajak Azzam


Mungkin Abang pergi agak lama Al"


Ucap Rayhan memakai Seragam yang telah


Disodorkan Kaysha.


"Abang jangan khawatirkan Aku, Yang pen


ting Abang jangan lupa makan dan jangan


lupa jaga kesehatan dimanapun Abang berada"


Ucap Kaysha.


Tangan lentik Kaysha terulur, Mengusap


wajah tampan Suaminya,


"Cepatlah Kembali dengan selamat, Tanpa


kekurangan suatu apapun" Bisik Kaysha


lembut ditelinga Suaminya.


Rayhan tersenyum, Ia meraih pinggang


Sang Istri, Merapatkan tubuhnya dan


Taklama Ia meraih tengkuknya Aroma


mint dari helaan nafas Rayhan terasa manis


Dibibir Kaysha, Ia menutup mata menikmati


nya,


"Ini vitamin untuk Abang kini Al,..Abang


tidak berjanji namun akan Abang usahakan"


Jawabnya, Ia memandang Istrinya tidak


tega, Baru beberapa bulan Mereka menik


mati masa indah Mereka, Namun tugas kini


Menantinya dan dengan berat hati Ia harus


Meninggalkan Sang Istri.


"Aku akan selalu berdo' a Abang baik - baik


saja tanpa kekurangan sesuatu apapun"


Lirih Kaysha.


Rayhan meraih jemari lembut Kaysha,


"Terima kasih, Abang pergi dulu !" Ujarnya


Seraya keluar kamar diantar istrinya.


"Mau pergi Ray !" Tanya Rangga,


Mereka berpapasan dengan Abangnya


Yang hendak pergi kedapur membawa


Air minum karena dikamarnya telah habis.


"Iya Bang ...Titip Al dan Azzam !" Ujar


Rayhan.


Rangga tersenyum,


"Jangan khawatir ..Aku akan menjaga


Mereka, Azzam juga Putraku Ray "


Jawab Rangga.


Rayhan meraih tangan Abangnya, Dan


dingin terasa, Rangga mengerti akan hal itu,


"Apapun yang terjadi Jalani dengan Ikhlas,


Berusahalah yang terbaik kembalilah dengan


Selamat" Pesan Abangnya.


Rayhan mengangguk, Ia sering pergi tugas


Namun kini terasa agak berat, Mungkin


Ini untuk yang pertama Ia harus mening

__ADS_1


galkan Istrinya untuk waktu yang agak lama.


Kaysha meraih punggung tangan Rayhan


Dan dibalas dengan kecupan hangat di


Kening Kaysha.


"Maaf Aku tidak bisa menemanimu dihari


Pernikahan Gio, Namun do' akan Biar


Tugasnya cepat selesai dan Aku dapat


Segera pulang "Ucap Rayhan saat mema


Suki mobilnya.


Kaysha hanya mengangguk menyembunyi


kan rasa gundah dihatinya.


Kaysha masuk setelah Mobil yang memba


wa Rayhan pergi,


Kali ini terasa berat untuk yang pertama


Saat Suaminya mengucapkan kata selamat


Tinggal.


*****


"Bos ...Ia pergi, Target mereka telah ketemu


Kami mengikutinya "Laporan Seseorang


Diseberang sana.


Gio menutup telfon setelah memberi perin


Tah pada anak buahnya.


Ia terbangun karena mendengar hp nya


Berbunyi, Padahal Dirinya baru tidur beberapa


jam, Ia melirik jam diatas nakas,


Ia baru pulang dinas sore tadi, Dan Ia langsung


masuk kantor karena ada masalah.


Ya saat ini Gio tidur dikantornya, Karena


pekerjaannya baru selesai jam satu malam.


Ia terlalu lelah untuk pulang ke mansion


Ataupun Apartemennya maka Ia memutus


kan menginap disini.


Ia merenggangkan ototnya, Ia mengambil


Segelas kopi yang telah diseduhnya,


Ia memandang foto Kaysha yang sedang


tersenyum di mejanya, Ruangan ini adalah


Ruangan pribadinya dikantor ini siapapun


Tidak ada yang boleh memasukinya,


Kecuali Kaysha bahkan keluarganya sendiri


"Al ... Sebentar lagi kedok suamimu akan


terbongkar Al,...Setelah itu Aku pasrahkan


Padamu tetap memilihnya ataupun


Kembali Padaku " Lirihnya seraya menghirup


Kopi yang diseduhnya.


Terbayang saat pertama Ia harus melepas


Kaysha untuk Rayhan terasa berat namun


Kenyataan itu menohok perasaannya


Dan Dirinya tidak bisa berbuat apa - apa.


"Itu adalah hukuman untuk Al, Karena


Kalian yang telah membunuh Ibunya Azzam "


Ujar Rayhan matanya menatap tajam


Wajah Gio.


Saat itu Gio memohon Rayhan untuk tidak


menikahi Kaysha, Karena untuk balas


Dendam dan Gio tahu hal itu, Seseorang


Tidak mungkin akan jatuh cinta pada


Waktu yang singkat dan akan bersama


pada waktu yang lama kalau tanpa ada


rasa untuk apa,


Ia tidak ingin Kaysha merasakan pernikah


an yang tidak dilandasi cinta dan kasih


Sayang, Gio takut Al nya terluka,


Seperti Dirinya kini pernikahannya telah


Ditentukan, Tanpa tahu bagaimana kede


pannya hanya satu hal Ia akan bahagia


Jika Kaysha bahagia, Ia akan terus me


ngundur pernikahannya sampai Ia tahu


Bahwa Rayhan sudah jatuh Cinta pada


Kaysha seutuhnya.


"Itu adalah kewajibannya Kaysha,


Ia harus menggantikan posisi Ibu


Azzam, Kamu tahu kesedihan apa


Yang Kami alami, Ketika Kalian ber


Dua membuatnya meninggal hanya


Karena Kamu Seorang tuan muda dan

__ADS_1


Seorang pewaris pemilik Rumah sakit


Dengan semena - mena melakukannya,


Kamu seolah menutup mata dengan tangis


an Seorang bayi yang kehilangan ibunya,


Dan Seorang Suami yang kehilangan


Istrinya, " Sorot mata Rayhan seakan


Ingin menguliti Tuan muda didepannya.


Gio menyesap rokok ditangannya,


Ia tidak menyangka karena Untuk nyawa


Seorang Kaysha Ia bahkan rela melakukan


Apapun termasuk mengambil sesuatu


Yang menjadi satu - satunya penyelamat


Nyawa Seseorang yaitu Ibunya Azzam.


Kaysha selamat namun Ibunya Azzam


Tidak tertolong dan itu semua Akibat


Dirinya.


Ia tersenyum kecut, Cucu dari seorang


Andra dan Mayra juga cucu dari seorang


Kevin Adrian Wijaya bisa melenyapkan


Nyawa seseorang dengan kekuasaan


Yang dimilikinya.


Ia mengusap wajahnya gusar, Ia meman


dang wajah Kaysha yang sedang tersenyum


Dalam pelukannya.


"Al maafkan Aa, Maafkan Karena Aku yang


Ingin Kamu hidup namun Aku juga yang


Membuatmu terjebak disana, Kesalahan


ku yang membuatmu harus membayarnya,


Karena Aku tidak sanggup jika Kamu harus


Tiada Al..." Desahnya dalam hati.


Kejadian Tiga tahun yang lalu masih


Teringat dalam benaknya, Dan Ia tidak


Menyangka Rayhan dapat membongkar


Perbuatannya, Dan kini Kaysha harus


Menanggungnya seumur hidup.


"Ikatan suci ini akan mengikat Al seumur


Hidup berada di sisiku, Dan selamanya


Akan menjadi ibunya Azzam, Beruntung


Aku yang akan menikahinya bukan


Abangku Karena Aku tahu Keluargamu


Takkan menyetujuinya, Dan itu akan


Menhadikan kesulitan bagiku untuk balas


Dendam pada Kalian terutama Kamu


Tuan muda " Kata - kata Rayhan masih


Terdengar jelas ditelinga nya.


"Dan Kamu akan merasakan sakit yang


Dirasa Abangku, Melepaskan Orang


Terkasih bedanya Ibunya Azzam di


Panggil yang Mahakuasa sedangkan


Orang tersayangmu menjadi Istriku dan


Selamanya akan disampingku, Kamu


Hanya bisa melihatnya dan merasa sakit


Dihatimu, Penderitaan yang akan Kamu


Terima seumur hidupmu sakit tapi tidak


Berdarah, Kamu akan merasakannya "


Ancam Rayhan sebelum pernikahannya


Dengan Kaysha,


Dan itu terbukti Gio tidak dapat hadir


Dipernikahan Kaysha dan Rayhan


Karena Dirinya tidaklah sanggup.


Itulah mengapa sampai saat ini Gio


Tidak bisa melepas Kaysha begitu


Saja mengingat ancaman Rayhan


Terakhir kalinya.


************************************************


**Bersambung


**Nanti akan ada part asal mula Rayhan


membenci Gio dan Kaysha seluruhnya


Jadi jelas alasan Rayhan melakukannya


ya !


**Please like or comment ...seperti biasa


Bagi yang udah Meninggalkan jejak


seperti biasa Aku ucapkan terima kasih,


Hatur nuhun untuk Semuanya.


Insyaallah Aku akan double up hari ini

__ADS_1


jika Kalian berkenan 🙏😘


__ADS_2