Hujan September

Hujan September
*Episode 29


__ADS_3

"Ndra titip Al...Jangan sampai Ia tahu


Suaminya sedang mengincar Ibu dan


Kakeknya, Biarkan Ia tidak tahu apa - apa"


Ujar Gio pada Hendra lewat telfon.


"Iya Siap A, Aku akan menjaganya"


Ujar Hendra.


"Terimakasih Ndra ...Lo emang sahabat


terbaik " Ucap Gio.


"Nyantuyy aja Bro,..Kayak kesiapa aja "


jawab Hendra.


"Yang penting elo hati - hati, Jangan beran


tem disana jangan elo lupa kalo Lo nyakitin


Tuh Pak Pol sama aja Elo nyakitin Al, Secara


Dia Suaminya Al Bro " Ujar Hendra mengingat


kan sahabatnya.


"Iya Gue tahu ...Lu jangan Khawatir"


Ucap Gio seraya mengakhiri percakapannya


Dengan Hendra.


""Semua sudah bergerak, ...Tuan Kita berangkat!"


Ujar Pengawalnya.


Telfon kembali berbunyi.


"Aku harap Tugasmu kali ini berhasil bekerja


samalah dengan Pihak Kepolisian, Kami


Sudah koordinasi jaga nama baik instansi!"


Titah sang Komandan.


"Siaap Laksanakan !" Jawab Gio Mantap.


********


Satu Minggu telah berlalu, Tidak ada kabar


Dari sang Suami, Kaysha hanya bisa menitip


kan do' a untuk sang Suami, Ia berharap Rayhan


Baik - baik saja,


Ini pernikahan Dirinya yang ke 5 bulan,


Dan baru sekarang Dirinya ditinggalkan Rayhan


Dalam waktu yang agak lama.


"Buna...Aku Lindu Papa" Ia menunduk


Pipi chubby nya ikut turun kebawah.


Kaysha yang terlihat gemas terkikik


melihat kelakuan Azzam.


"Iya sayang Bunda juga kangen, Do' akan


Papa baik - baik saja " Ujar Kaysha.


Ia melirik jam didinding, Terlihat Raffa masuk.


"Assalamualaikum ...Buna sama Azzam ?"


Sallamnya.


"Waalaikum sallam,....Om danteng !" Jawab


Azzam seraya meraih tangan Raffa Salim


"Nih Om bawain donat kesukaan Azzam,


Dan Cheese cake untuk Buna " Ujar Raffa


"Terima kasih Fa, Kok jadi ngerepotin"


Sahut Kaysha merasa tidak enak,


Anggota Keluarga disini walaupun semuanya


Laki - laki namun semuanya hangat, Dan


Memperlakukan Kaysha sangat baik.


"Mbak Al ini kayak kesiapa aja, Kita kan


Keluarga Mbak " Jawab Raffa.


"Terimakasih Fa!" Ujar Kaysha.


Terlihat wajah lelah Raffa, Ia duduk seraya


bercanda dengan Azzam untuk melepas


Sedikit lelahnya.


"Ini minumnya Fa !" Ucap Kaysha menyodor


kan air minum kepada Raffa.


"Terima kasih Mbak Al " Jawabnya seraya


menerima segelas air dari kakak Iparnya


Dan meminumnya hingga tandas.


"Fa mau makan sekarang ? " Tawar Kaysha.


"Bentaran Mbak, Nanti deh sekalian sudah


Shalat Maghrib, Siapa tahu Bang Rangga


pulang jadi Kita bisa makan bareng" Ucap


Raffa.


"Iya deh ...boleh !" Jawab Kaysha.


"Sekarang Bang Rangga sering pulang


larut malam karena banyak kegiatan di


Batalyon sahutnya " Sambung Kaysha


Raffa hanya mengangguk.


"Yang terpenting Ia jaga kesehatan selalu,


Oh ya ada kabar dari Bang Ray ? " tanya


Raffa.


"Ada ..Tadi pagi, Mereka kesusahan karena


Target sangat licin dan selalu berpindah


lokasi " Jawab Kaysha seperti Ucapan

__ADS_1


Rayhan, Terlihat sang Suami terlihat kusam


Dan tidak terurus dan jarang mandi katanya.


Kaysha tersenyum saat terakhir Suaminya


bercanda.


"Nanti tugasmu Mandiin Aku dan Si Juno


Karena Kami jarang mandi Honey!"


Canda Rayhan pada Istrinya tadi pagi.


Pipi Kaysha bersemu merah.


"Ada apa nih Mbak Al...Senyam senyum


sendiri ...Bagii Kita Dong !" Goda Raffa.


Kaysha hanya tersenyum.


Terdengar Adzan Maghrib berkumandang


"Mbak Al, Aku mandi dulu Kita Shalat bareng


Ya ...bareng Bik Siti" Ajak Raffa.


"Siaap Fa,...Oke" Jawab Kaysha.


"Serasa di Markas nih !" Ujar Raffa seraya


tersenyum, Ia berdiri dan berlalu ke kamar


nya.


Taklama Mereka shalat berjamaah kali ini


Raffa yang jadi imamnya karena Rangga


belum pulang.


Terasa hangat dan damai, Kaysha diperla


kukan sangat baik dirumah ini,


Raffa tidak keluar kamar lagi setelah pamit


Sesudah makan malam bersama, Ia lelah


Dan Istirahat dikamarnya.


Sedangkan Kaysha menemani Azzam


menonton TV, Film kartun kesayangannya


Namun karena mengantuk tanpa sadar


Kaysha tertidur disofa memeluk Azzam


Yang tengah terlelap.


Hingga larut malam Rangga pulang,


Ia memandang hangat pemandangan


Didepannya, Ia bersyukur ada Kaysha


Yang sayang Pada Azzam, Terlihat


Seperti Ibu dan Putranya yang sedang


Menunggunya pulang ...


Mungkin Azzam rindu Ibunya dan men


dapatkan figur Ibu disosok seorang Kaysha.


Setelah Ia berganti pakaian dengan tidak


Tega Ia membangunkan Kaysha, Kalau


nya ke kamar tanpa membangunkannya,


Namun ini Kaysha adik iparnya, Akal sehatnya


masih berjalan.


"Abang sudah pulang ?" Tanya Kaysha serak.


"Iya Al maaf membangunkan Kamu, Segera


Pindah ke kamarmu nanti Kamu masuk


angin " Titah Rangga seraya menggendong


Azzam ke kamarnya.


"Abang sudah makan ?" Tanya Kaysha.


"Belum Al,...Biar nanti Abang ke dapur"


Jawabnya seraya masuk kekamarnya.


Kaysha beranjak kedapur sudah jadi ke


biasaan Dirinya mengurus siapapun ketika


Bersama Seseorang, Walaupun lelah seka


Lipun.


Dulu Ia sering menunggu Gio pulang


Walau larut malam, Menyiapkan makannya,


Menemaninya makan dan menyiapkan


Air hangat untuknya mandi, Walaupun


Ada pelayan namun itu sudah menjadi


Kebiasaannya, Dan Gio pun senang dengan


Perlakuan Kaysha,


"Belajarlah jadi Istri yang baik, Walaupun


Siapa yang menjadi suamimu kelak "


Kinara sang Bunda mengajarkan demikian.


Bahkan kakaknya Kayla yang seorang CEO


Yang super sibuk namun selalu ada waktu


Untuk melayani sang Suami walaupun


hanya sekedar untuk menemaninya makan.


"Al ....Sudahlah Abang bisa sendiri,


Mungkin Kamu lelah tidurlah kembali "


Sahut Rangga.


Terlihat Kaysha memanaskan sayur dan


makanan lainnya supaya hangat ketika


Dimakan.


"Nggak pa - pa, Bang ...Al sudah biasa "


Jawab Kaysha.


"Bang segini nasinya, Apa kurang ?"

__ADS_1


Tanya Kaysha seraya mengambilkan nasi


Untuk Rangga.


"Sudah cukup Al, .. Terima kasih, Kamu


Sudah makan ?" Tanya Rangga seraya


Menerima piring berisi nasi dari Kaysha.


"Sudah Bang tadi Bareng Raffa, Azzam


sama Bik Siti " Jawab Kaysha.


"Oh Ya sudah ....Kamu boleh meninggalkan


Abang biar nanti Abang yang beresin,


Oh ya ada kabar dari Rayhan ?" Tanya


Rangga.


"Ada Bang ....Mungkin tugasnya agak sedikit


lama karena target sangat licin " Jawab


Kaysha, Ia menunduk mengingat sang


Suami Rayhan.


"Bersabarlah ...Do'akan Suamimu Al,


Ingatkan Dia supaya jangan lupakan shalat


Lima waktu dan jaga kesehatan "Ujar Rangga.


"Iya Bang selalu!" Jawab Kaysha.


"Tentu Kamu sebagai anggota keluarga dari


Orang seperti Kami mungkin telah terlatih


untuk itu ....Maka Abang harap Kamu bisa


melaluinya dengan tegar " Nasihat Rangga.


"Iya Bang pasti " Kaysha mengangguk pasti.


Taklama Ia pamit kekamarnya, Ia shalat


malam dahulu sebelum tidur kembali karena


matanya sulit untuk terpejam.


Ia berjalan menuju Sisi jendela,


"Aku ikhlas Bang Ray, .... Menyayangi Kalian,


Karena demi menyelamatkan hidup


ku Aa melenyapkan harapan hidup Seseo


rang, Aku berjanji Akan menggantikan po


sisi Mbak Mita dirumah ini, Mengabdikan


Diri untuk mengurus Kalian dan Azzam,


Aku berjanji akan menyayangi Kalian, Wa


laupun entah Aku bisa masuk ke hati


Kalian ataupun tidak, Namun Aku mene


rima takdirku" Lirihnya sendu.


Tak sengaja Ia mengetahuinya, Tentang


Apa yang dilakukan Gio untuknya kini


Kaysha ingin mengobati luka yang ditung


galkan akibat dirinya, Dengan datang


kembali kekota ini dan melepaskan


Cintanya untuk Gio.


Tak sengaja ketika menutup gorden jendela


Tangannya menyenggol gelas minumnya


Diatas nakas,


"Praaang !" Gelas itu jatuh kelantai,


Bersamaan dengan suara telfon.


Kening Kaysha bertaut tidak biasanya Gio


menelpon, Ia menggeser tombol hijau


nya.


"Al...Aku ingin dengar suaramu bicaralah "


Ujar Gio diseberang sana terdengar suara


gaduh disana.


"Ada apa A...!" Tanya Kaysha.


"Tidak bicaralah terus, Bercerita tentang


Kita Aku hanya ingin mendengarnya


Seperti kamu mendongeng untuk Azzam "


Pinta Gio, Ia tahu Azzam secara diam -diam.


Terdengar bising deru suara helikopter


Disana...


"A..Dimana sekarang ?" Tanya Kaysha


lagi.


"Bicara terus Al,...jangan.biarkan Aku Ter


tidur, Ceritakan tentang Kita Al, Tentang


Cinta Kita...Dan satu hal jangan lupakan


Aku dihidupmu Aku tidak bisa menerimanya


Al ...Sssh ...!" Lirihnya seraya mendesis


Tertahan.


"Lapor Sepertinya Pak Polisi itu kembali


Tak sadarkan diri, Ia terlalu banyak keha


bisan darah ..!" Lapor Seseorang.


Mendengar hal itu perasaan Kaysha merasa


Tidak enak .


"A...Kalian dimana ? ..." Teriak Kaysha.


*Nah looh ?


************************************************


**Bersambung

__ADS_1


**Please like or comment 🙏😘


Semoga Weekend kali ini menyenangkan ya 🙏


__ADS_2