
"Ndra titip Al...Jangan sampai Ia tahu
Suaminya sedang mengincar Ibu dan
Kakeknya, Biarkan Ia tidak tahu apa - apa"
Ujar Gio pada Hendra lewat telfon.
"Iya Siap A, Aku akan menjaganya"
Ujar Hendra.
"Terimakasih Ndra ...Lo emang sahabat
terbaik " Ucap Gio.
"Nyantuyy aja Bro,..Kayak kesiapa aja "
jawab Hendra.
"Yang penting elo hati - hati, Jangan beran
tem disana jangan elo lupa kalo Lo nyakitin
Tuh Pak Pol sama aja Elo nyakitin Al, Secara
Dia Suaminya Al Bro " Ujar Hendra mengingat
kan sahabatnya.
"Iya Gue tahu ...Lu jangan Khawatir"
Ucap Gio seraya mengakhiri percakapannya
Dengan Hendra.
""Semua sudah bergerak, ...Tuan Kita berangkat!"
Ujar Pengawalnya.
Telfon kembali berbunyi.
"Aku harap Tugasmu kali ini berhasil bekerja
samalah dengan Pihak Kepolisian, Kami
Sudah koordinasi jaga nama baik instansi!"
Titah sang Komandan.
"Siaap Laksanakan !" Jawab Gio Mantap.
********
Satu Minggu telah berlalu, Tidak ada kabar
Dari sang Suami, Kaysha hanya bisa menitip
kan do' a untuk sang Suami, Ia berharap Rayhan
Baik - baik saja,
Ini pernikahan Dirinya yang ke 5 bulan,
Dan baru sekarang Dirinya ditinggalkan Rayhan
Dalam waktu yang agak lama.
"Buna...Aku Lindu Papa" Ia menunduk
Pipi chubby nya ikut turun kebawah.
Kaysha yang terlihat gemas terkikik
melihat kelakuan Azzam.
"Iya sayang Bunda juga kangen, Do' akan
Papa baik - baik saja " Ujar Kaysha.
Ia melirik jam didinding, Terlihat Raffa masuk.
"Assalamualaikum ...Buna sama Azzam ?"
Sallamnya.
"Waalaikum sallam,....Om danteng !" Jawab
Azzam seraya meraih tangan Raffa Salim
"Nih Om bawain donat kesukaan Azzam,
Dan Cheese cake untuk Buna " Ujar Raffa
"Terima kasih Fa, Kok jadi ngerepotin"
Sahut Kaysha merasa tidak enak,
Anggota Keluarga disini walaupun semuanya
Laki - laki namun semuanya hangat, Dan
Memperlakukan Kaysha sangat baik.
"Mbak Al ini kayak kesiapa aja, Kita kan
Keluarga Mbak " Jawab Raffa.
"Terimakasih Fa!" Ujar Kaysha.
Terlihat wajah lelah Raffa, Ia duduk seraya
bercanda dengan Azzam untuk melepas
Sedikit lelahnya.
"Ini minumnya Fa !" Ucap Kaysha menyodor
kan air minum kepada Raffa.
"Terima kasih Mbak Al " Jawabnya seraya
menerima segelas air dari kakak Iparnya
Dan meminumnya hingga tandas.
"Fa mau makan sekarang ? " Tawar Kaysha.
"Bentaran Mbak, Nanti deh sekalian sudah
Shalat Maghrib, Siapa tahu Bang Rangga
pulang jadi Kita bisa makan bareng" Ucap
Raffa.
"Iya deh ...boleh !" Jawab Kaysha.
"Sekarang Bang Rangga sering pulang
larut malam karena banyak kegiatan di
Batalyon sahutnya " Sambung Kaysha
Raffa hanya mengangguk.
"Yang terpenting Ia jaga kesehatan selalu,
Oh ya ada kabar dari Bang Ray ? " tanya
Raffa.
"Ada ..Tadi pagi, Mereka kesusahan karena
Target sangat licin dan selalu berpindah
lokasi " Jawab Kaysha seperti Ucapan
__ADS_1
Rayhan, Terlihat sang Suami terlihat kusam
Dan tidak terurus dan jarang mandi katanya.
Kaysha tersenyum saat terakhir Suaminya
bercanda.
"Nanti tugasmu Mandiin Aku dan Si Juno
Karena Kami jarang mandi Honey!"
Canda Rayhan pada Istrinya tadi pagi.
Pipi Kaysha bersemu merah.
"Ada apa nih Mbak Al...Senyam senyum
sendiri ...Bagii Kita Dong !" Goda Raffa.
Kaysha hanya tersenyum.
Terdengar Adzan Maghrib berkumandang
"Mbak Al, Aku mandi dulu Kita Shalat bareng
Ya ...bareng Bik Siti" Ajak Raffa.
"Siaap Fa,...Oke" Jawab Kaysha.
"Serasa di Markas nih !" Ujar Raffa seraya
tersenyum, Ia berdiri dan berlalu ke kamar
nya.
Taklama Mereka shalat berjamaah kali ini
Raffa yang jadi imamnya karena Rangga
belum pulang.
Terasa hangat dan damai, Kaysha diperla
kukan sangat baik dirumah ini,
Raffa tidak keluar kamar lagi setelah pamit
Sesudah makan malam bersama, Ia lelah
Dan Istirahat dikamarnya.
Sedangkan Kaysha menemani Azzam
menonton TV, Film kartun kesayangannya
Namun karena mengantuk tanpa sadar
Kaysha tertidur disofa memeluk Azzam
Yang tengah terlelap.
Hingga larut malam Rangga pulang,
Ia memandang hangat pemandangan
Didepannya, Ia bersyukur ada Kaysha
Yang sayang Pada Azzam, Terlihat
Seperti Ibu dan Putranya yang sedang
Menunggunya pulang ...
Mungkin Azzam rindu Ibunya dan men
dapatkan figur Ibu disosok seorang Kaysha.
Setelah Ia berganti pakaian dengan tidak
Tega Ia membangunkan Kaysha, Kalau
nya ke kamar tanpa membangunkannya,
Namun ini Kaysha adik iparnya, Akal sehatnya
masih berjalan.
"Abang sudah pulang ?" Tanya Kaysha serak.
"Iya Al maaf membangunkan Kamu, Segera
Pindah ke kamarmu nanti Kamu masuk
angin " Titah Rangga seraya menggendong
Azzam ke kamarnya.
"Abang sudah makan ?" Tanya Kaysha.
"Belum Al,...Biar nanti Abang ke dapur"
Jawabnya seraya masuk kekamarnya.
Kaysha beranjak kedapur sudah jadi ke
biasaan Dirinya mengurus siapapun ketika
Bersama Seseorang, Walaupun lelah seka
Lipun.
Dulu Ia sering menunggu Gio pulang
Walau larut malam, Menyiapkan makannya,
Menemaninya makan dan menyiapkan
Air hangat untuknya mandi, Walaupun
Ada pelayan namun itu sudah menjadi
Kebiasaannya, Dan Gio pun senang dengan
Perlakuan Kaysha,
"Belajarlah jadi Istri yang baik, Walaupun
Siapa yang menjadi suamimu kelak "
Kinara sang Bunda mengajarkan demikian.
Bahkan kakaknya Kayla yang seorang CEO
Yang super sibuk namun selalu ada waktu
Untuk melayani sang Suami walaupun
hanya sekedar untuk menemaninya makan.
"Al ....Sudahlah Abang bisa sendiri,
Mungkin Kamu lelah tidurlah kembali "
Sahut Rangga.
Terlihat Kaysha memanaskan sayur dan
makanan lainnya supaya hangat ketika
Dimakan.
"Nggak pa - pa, Bang ...Al sudah biasa "
Jawab Kaysha.
"Bang segini nasinya, Apa kurang ?"
__ADS_1
Tanya Kaysha seraya mengambilkan nasi
Untuk Rangga.
"Sudah cukup Al, .. Terima kasih, Kamu
Sudah makan ?" Tanya Rangga seraya
Menerima piring berisi nasi dari Kaysha.
"Sudah Bang tadi Bareng Raffa, Azzam
sama Bik Siti " Jawab Kaysha.
"Oh Ya sudah ....Kamu boleh meninggalkan
Abang biar nanti Abang yang beresin,
Oh ya ada kabar dari Rayhan ?" Tanya
Rangga.
"Ada Bang ....Mungkin tugasnya agak sedikit
lama karena target sangat licin " Jawab
Kaysha, Ia menunduk mengingat sang
Suami Rayhan.
"Bersabarlah ...Do'akan Suamimu Al,
Ingatkan Dia supaya jangan lupakan shalat
Lima waktu dan jaga kesehatan "Ujar Rangga.
"Iya Bang selalu!" Jawab Kaysha.
"Tentu Kamu sebagai anggota keluarga dari
Orang seperti Kami mungkin telah terlatih
untuk itu ....Maka Abang harap Kamu bisa
melaluinya dengan tegar " Nasihat Rangga.
"Iya Bang pasti " Kaysha mengangguk pasti.
Taklama Ia pamit kekamarnya, Ia shalat
malam dahulu sebelum tidur kembali karena
matanya sulit untuk terpejam.
Ia berjalan menuju Sisi jendela,
"Aku ikhlas Bang Ray, .... Menyayangi Kalian,
Karena demi menyelamatkan hidup
ku Aa melenyapkan harapan hidup Seseo
rang, Aku berjanji Akan menggantikan po
sisi Mbak Mita dirumah ini, Mengabdikan
Diri untuk mengurus Kalian dan Azzam,
Aku berjanji akan menyayangi Kalian, Wa
laupun entah Aku bisa masuk ke hati
Kalian ataupun tidak, Namun Aku mene
rima takdirku" Lirihnya sendu.
Tak sengaja Ia mengetahuinya, Tentang
Apa yang dilakukan Gio untuknya kini
Kaysha ingin mengobati luka yang ditung
galkan akibat dirinya, Dengan datang
kembali kekota ini dan melepaskan
Cintanya untuk Gio.
Tak sengaja ketika menutup gorden jendela
Tangannya menyenggol gelas minumnya
Diatas nakas,
"Praaang !" Gelas itu jatuh kelantai,
Bersamaan dengan suara telfon.
Kening Kaysha bertaut tidak biasanya Gio
menelpon, Ia menggeser tombol hijau
nya.
"Al...Aku ingin dengar suaramu bicaralah "
Ujar Gio diseberang sana terdengar suara
gaduh disana.
"Ada apa A...!" Tanya Kaysha.
"Tidak bicaralah terus, Bercerita tentang
Kita Aku hanya ingin mendengarnya
Seperti kamu mendongeng untuk Azzam "
Pinta Gio, Ia tahu Azzam secara diam -diam.
Terdengar bising deru suara helikopter
Disana...
"A..Dimana sekarang ?" Tanya Kaysha
lagi.
"Bicara terus Al,...jangan.biarkan Aku Ter
tidur, Ceritakan tentang Kita Al, Tentang
Cinta Kita...Dan satu hal jangan lupakan
Aku dihidupmu Aku tidak bisa menerimanya
Al ...Sssh ...!" Lirihnya seraya mendesis
Tertahan.
"Lapor Sepertinya Pak Polisi itu kembali
Tak sadarkan diri, Ia terlalu banyak keha
bisan darah ..!" Lapor Seseorang.
Mendengar hal itu perasaan Kaysha merasa
Tidak enak .
"A...Kalian dimana ? ..." Teriak Kaysha.
*Nah looh ?
************************************************
**Bersambung
__ADS_1
**Please like or comment 🙏😘
Semoga Weekend kali ini menyenangkan ya 🙏