
"Ham ...Apa nggak keterlaluan,
Kamu nggak kasihan sama Mereka
berdua " Ucap Kevin.
"Sst,,,,,!" Ucap Irham pada Kevin.
Kaysha sedang mengobati luka disudut
Bibir Rayhan ditemani Bundanya Kinara.
"Nak Ray...Maafkan Ayahnya Al ya, Mungkin
Ia kaget mendapati Kalian berdua." Ujar
Kinara.
"Iya nggak pa - pa Bu, Lagipula Saya yang
salah, Masuk ke kamar Anak gadis " Ujar
Rayhan menerima kesalahannya.
Kinara menepuk pundak Rayhan pelan.
"Mudah - mudahan, Semuanya dapat terse
lesaikan dengan baik " Harap Kinara.
"Aku hanya ingin semuanya terselesaikan
dengan baik tanpa menyakiti hati siapapun,
Aku tidak bisa mempertaruhkan kebahagi
aan putrimu Kayla dan Putriku Kaysha,
Hanya karena Gio cucumu, Aku tahu dan
Kitapun sangat tahu bagaimana hubungan
terlarang Mereka, Yang Kita sesali adalah.
Kita tidak tahu hubungan Mereka dari
awal, Yang kutakutkan adalah Kayla dan
Seandra mengetahui segalanya, Bisa
Dipastikan akan hancur perasaan Mereka "
Papar Irham.
"Akupun.sependapat denganmu,Hanya
saja Aku tidak tega terhadap Kaysha,
Aku yang menimang dan mengasuhnya,
Bayi kecilku dulu kini terluka, Aku tidak
sanggup apalagi Zain dan Kenzo,
Akupun tidak dapat membayangkannya"
Lirih Kevin dilema.
"Dan ternyata Tuhan ngasih Rayhan buat
menyelesaikan semuanya, Tenang saja
Aku sudah memeriksa latar belakang
Dia dan Keluarganya, Dan juga karir
nya dikepolisian sangatlah bagus tanpa
cela, " Ucap Irham.
"Kebetulan untuk kejadian hari ini, Aku
harus berterima kasih kepada Orangmu"
Sambung Irham.
Terdengar bel berbunyi,
"Vin drama akan dimulai lagi " Kode Irham
Saat Ia melihat di layar nampak dua Orang
Sedang berdiri disana.
Kevin membuka pintu.
"Silahkan masuk !" Ucap Kevin mempersilah
kan.
"Dimana Adik Saya!" Tanyanya.
Rayhan berjalan keluar, Bersama Kaysha yang
Dipapah Kinara.
Tanpa ba - bi - bu, Rangga menghajar sang
Adik, Rayhan tersungkur tanpa melawan.
Ketika hantaman kedua, Kaysha menjatuh
kan tubuhnya terduduk memeluk Rayhan,
Untuk melindungi tubuh Rayhan.
"Ahh..!" Sahut Kaysha tepat sebuah pukulan
Mendarat di punggung Kaysha, Kaysha Ter
sungkur akibat pukulan Rangga, Dipelukan
Rayhan.
"All...!" Teriak Rayhan.
Rangga terpaku, Bersama tangannya yang
Ditahan Raffa.
"Maaf...!" Lirihnya,
"Kenapa Kamu melukai anak Saya !"
Teriak Irham,
"Maaf ...Aku hanya marah pada Adikku,
__ADS_1
Yang tidak bisa menjaga kehormatannya,
Dan tidak bisa menjaga Amanah" lirih
Rangga.
Tanpa banyak Kata Kinara dan Rafa mengo
bati keduanya.
Rayhan mengusap lembut wajah cantik
Kaysha dalam balutan jilbabnya yang
Belum Ia ganti.
"Nikahkan Kami sekarang juga!" Teriak
Rayhan, Melihat Mata Kaysha yang tertutup
"Aku bertanggung jawab atas apa yang Aku
lakukan" Ucap Rayhan.
"Tapi Nak,.. Pernikahan harus didasari oleh
Cinta, "Potong Kinara seraya mengobati
Luka dipunggung Kaysha,
Sedangkan Raffa mengobati luka Rayhan.
"Walaupun cinta belum tumbuh diantara
Kami, Aku yakin rasa itu akan tumbuh karena
terbiasa" Ucap Rayhan.
Raffa tersenyum menepuk bahu abangnya,
Memberi semangat.
"Bagaimana denganmu Al, Apa Kamu berse
dia " Tanya Kinara.
"Aku kini berpasrah pada Takdirku, Aku tahu
Tuhan tak pernah salah memberi sesuatu,
Pada Umatnya " Lirih Kaysha.
"Tapi Al ...Kamu bersedia menerima Aku yang
Hanya polisi berpangkat biasa, Dan dari
Keluarga sederhana, " Tanya Rayhan.
Kaysha tersenyum,
"Aku butuh Cinta dan tanggung jawabmu,
Bukan karena Harta, Pangkat dan jabatan
Yang Kamu punya Bang !' Jawab Kaysha
"Sayang...Anak bunda telah dewasa rupanya"
Kinara memeluk putrinya erat.
"Bunda baru sadar Kamu memakai hijab,
ngembang dibibir Kinara, Ia pun melihat
Rayhan yang masih memakai Koko nya.
"Tuh Bang...Udah gasskeun wae lah!" Ucap
Raffa tersenyum.
Sedangkan Abangnya Rangga sedang ber
bicara sambil menenangkan diri di ruang
tamu bersama Irham dan Kevin.
Dan akhirnya keputusan Mereka akhirnya
Mereka dinikahkan Dua hari lagi.
"Biar Berkas Kami yang urus, Serahkan
Sama Daddy, Kamu ngerti kan !" Ucap
Kevin,
"Dan satu harapanku, Bahagiakan Dan
Sayangi Dia seumur hidupmu jangan
pernah menyakitinya, Kalau sampai
hal itu terjadi Kamu akan berhadapan
Dengan Abangnya Al lebih dulu dan
Itu bukanlah satu " Ancam Kevin.
"Anda bisa pegang ucapan saya sebagai
Laki - laki " Jawab Rsyhan,
Mata teduh itu seakan menyiratkan kesung
guhan disana.
Saat Pagi menjelang saat Mereka hendak
pulang ke rumah Mereka, Rangga dikejut
kan dengan kehadiran Seandra dan Zain
Yang sengaja datang, Dan tanpa tendeng
Aling - Aling Gio mendaratkan tinjunya lagi
Di perut Rayhan.
"Apa yang sudah Kamu lakukan pada Al
ku...!!" Teriak Gio, Amarah sudah memenuhi
kepalanya, Namun Ia ditahan Oleh Seandra.
Dan Zain.
"Kamuu....!" Ucap Zain.
__ADS_1
"Siap Komandan...!" Jawab Rangga.
"Maafkan Adik saya, ...Saya tidak tahu bahwa
Al adik Anda!" Ucap Rangga pucat,
Ia tidak mengetahui jika Kaysha adik
Danyon ditempat dinasnya dahulu.
"Mas Zaa...Mas Sean ..!" Ucap Kaysha tertatih
Dipapah Kinara.
"Sayang ,.!" Ucap Zain, Sesaat Ia pangling
melihat penampilan sang adik yang berubah.
"Kamu teh Al,....Al kesayangan Mas Zaa!"
Ucapnya tak percaya, Ia memeluk adiknya
Erat, .
"Gawat Ray,...Kita dalam masalah !" Bisik
Rangga.
Didepannya berdiri dua pria yang siap
Menerkam Mereka.
"Aku mencintai Al Bang,..Aku takkan mundur
Sedikitpun" Ucap Rayhan mantap.
Mendengar itu Gio semakin mengepalkan
Tangannya, Namun dihalangi oleh Seandra.
**********
"Al..Belum terlambat, Kita mengaku saja!"
Pinta Gio,
Ia semakin terkesima memandang penam
pilan Kaysha sekarang,
"Sudah cukup A,...Jangan Kamu ungkit
lagi, Hubungan Kita telah usai dan Aku
Telah menutupnya rapat" Lirih Kaysha,
"Pergilah A,..Aku hanya ingin istirahat,
Tinggalkan Aku sendiri" Ucap Kaysha.
"Kamu mencintai Dia seorang polisi
Berpangkat Iptu Itu !" Ucap Gio,
"Mau siapapun Dia, walaupun Dia Orang
biasa sekalipun namun Dia mencintaiku
Dan bertanggung jawab Padaku, Aku
Akan lebih mencintai Dirinya A,..."
Papar Kaysha.
"Bukankah hari itu Kamu berkata,
Saat itu Kita harus saling melupakan
Dan memulai kisah baru, Dan Aku mohon
Padamu, Satu Kata Ikhlaskan Aku " Lirih
Kaysha sendu.
"Jangan jadi Seorang Pria yang ingkar
Dengan janjinya A...Aku mohon dengan
Sangat " Pinta Kaysha.
"Baiklah jika itu Maumu, Istirahatlah!"
Ucap Gio, Ia mengusap bahu Kaysha
lembut, Ia keluar seraya menutup pintu
Kamar Kaysha.
Kaysha memandang nanar keluar,
Kehadiran Gio selalu identik dengan hujan
Entah itu kebetulan atau tidak, Seperti
Hujan yang selalu meninggalkan bekas,
Basah oleh Air, Ia menatap titik air di
kaca jendela kamarnya.
"Semoga Bang Ray ...Bisa menghapus
jejak Aa dalam memoriku" Do' a nya dalam
hati.
Sedangkan diluar Keluarganya tengah
sibuk merencanakan pesta pernikahan
Kaysha dan.Rayhan yang diadakan secara
Dadakan
"Cie...Cie ..Menuju halal aja nih...!!"
*************************************************
**Bersambung
**Please like or comment 🙏😘
Bagi yang lagi jomblo Author doa'in moga
Cepet dikasih jodoh yang terbaik, Karena
bisa jadi dengan yang nggak pernah Kita
__ADS_1
Sangka sebelumnya ya, Semangat tikung
Disepertiga malam ya 🙏