
"Bang ...Pengen pecel lele yang dekat
Kantormu ya ...!" Pinta Kaysha..
Suaranya renyah terdengar diseberang
sana,
"Siaap Honey ..Tunggu ya !"Ujar Rayhan.
"Sekalian tanya Azzam pengen apa ?"
Tanya Rayhan lagi.
Kaysha membungkuk mencoba bertanya
pada Azzam.
"Kata Papa Azzam pengen dibawain apa?"
Tanya Kaysha.
"Nonat ...Buna!" Jawab Azzam, Donat adalah
makanan kesukaannya.
"Pengen donat lagi Katanya, " Jawab Kaysha.
"Siaap Honey ..Tunggu Ya, Paling agak
malam lembur lagi nggak Pa - pa Ya ?"
Tanyanya rada menyesal.
"Iya ....Nggak pa - pa, Al ngerti kok!"
Jawab Kaysha.
"Miss you!" Ujarnya diseberang sana.
"Alaay.,..!"Cebik Kaysha.
Rayhan terkekeh diseberang sana.
Seraya menutup telfonnya seusai mengucap
kan sallam.
Kaysha shalat Maghrib berjamaah di mushala
Kecil Rumah Rayhan kebetulan hari ini
Rangga dan Raffa ada dirumah, Sesudah
Shalat Kaysha mulai mengajari Azzam belajar
mengaji mengenalkannya huruf Hijaiyah,
Rupanya Azzam tidak sulit bahkan Ia
sudah hafal membaca do'a walaupun ter
kadang ucapannya belum jelas,
Kaysha telaten mengajari Azzam,
Karena Azzam baginya dapat meluluhkan
Hati yang terluka untuknya, Kaysha merasa
Dibutuhkan
"Yang ngajarin Azzam ngaji siapa?" Tanya
Kaysha.
"Nenek Ama papa " Jawabnya cepat.
"Cekalang cama Ayah " sambungnya.
Kaysha tersenyum seraya mengusap pelan
pucuk kepala Azzam.
Rangga memandang hangat berdua dengan
Raffa tanpa sepengetahuan Kaysha dan
Azzam.
Dirinya berlalu kedapur dan meminum
kopi.
Setelah selesai, Kaysha kedapur Karena
Azzam ingin minum susu.
Ternyata kaleng nya telah kosong, Kaysha
mengambil kaleng yang lain masih utuh.
"Biar Abang yang buat !"Tawar Rangga
"Tidak Bang Aku juga bisa!"Tolak Kaysha.
Namun karena tutup kalengnya masih ter
tutup rapat, Ia mengambil sebuah pisau,
Untuk mencongkelnya, Namun karena
Tangan Kaysha yang licin, Ujung pisau
melukai jari Kaysha.
"Aww....!" Rintih Kaysha.
Buru - buru Rangga menghampirinya.
.
"Kenapa Al..?" Tanya Rangga.
Kaysha menyembunyikan tangannya, Ia
tidak ingin Rangga tahu.
"Aku lihat, Mana tanganmu ?" Pinta Rangga
Ia meraih tangan Kaysha yang disembunyi
kan dibalik bajunya,
Terlihat darah mengucur dari jarinya yang
__ADS_1
terluka.
"Al...!" Ujar Rangga.
Ia mencuci luka Kaysha diwastafel,
Tangan Mereka bersentuhan tanpa sadar,
Tatapan Elang itu menatap Dalam manik
mata Kaysha, Namun Sesat Ia menunduk
kan Pandangannya.
"Al....Bang Rangga!" Ucap Seseorang
Seraya menuntun Azzam.
Terlihat mukanya merah padam, Melihat
keduanya. Pandangannya sulit untuk di
artikan.
"Bang Ray... Sudah pulang?" Tanya Kaysha.
"Aku hanya membantu mengobati luka
ditangannya Ray, Akibat tergores pisau "
Jawab Rangga jujur,
Namun Riak itu kembali berbeda,
"Maaf Bang...Aku bisa sendiri " Ujar Kaysha,
Ia tidak ingin Rayhan salah paham,
"Ya Sudah Azzam biar sama Abang, Mungkin
Suamimu mau mandi " Pinta Rangga meraih
Botol susu Azzam.
"Duduk disini tunggu Ayah yang bikin susu
nya Ya " Ucap Rangga seraya mendudukan.
Putranya Azzam di kursi makan.
Kaysha yang mengerti, Ia menyusul Rayhan
masuk kedalam kamarnya.
Kaysha membuka pintu kamar, Namun ter
lihat Rayhan sedang membuka bajunya.
"Bang....Ini semua nggak seperti yang
terlihat " Ujar Kaysha, Ia menunduk takut
Ini kemarahan Suaminya yang kedua,
Tanpa menjawab Rayhan masuk kedalam
kamar mandi, Setelah mengambil handuk.
Sesaat Kaysha tertegun, Melihat tubuh
Athletis suaminya tak lupa roti sobek
Dirinya sudah berlari memeluk tubuh
itu erat dan menggodanya, Ia ingat Gio
Sering Menggodanya seperti itu,
Namun Untungnya Ia masih bisa menjaga
Diri ketika mereka hidup di Jerman pun
Ada Kinara, Irham beserta Kevin disana
Dengan aturannya.
Kaysha menghela nafas, Bagaimana caranya
membujuk Suaminya yang sedang merajuk.
Ia segera mengambil baju ganti Suaminya
Dari dalam lemari, Sesaat Ia berdiri di sisi
Kaca jendela kamar Rayhan.
Ia memandang keluar, Ia merutuk dirinya
Kenapa tidak bisa membuka hatinya
Untuk Seorang Rayhan Adipraja, Ia meng
gusak wajah cantiknya gusar.
"A...Pergilah dari hidupku, Aku ingin bahagia
Dan belajar melupakan Dirimu " Lirihnya
Sakit dihatinya.
Ia ingat perkataan Bundanya Kinara,
Ia merinding, Mengingat dosa yang harus
Ia tanggung jika terus menolak keinginan
Sang Suami.
Kaysha mengunci pintu Kamarnya, Ia
mengambil sesuatu dari lemari kado
Dari Gia dan Hendra yang belum Ia buka,
Seharusnya Ia sudah memakainya pas
Waktu malam pertama,
Dengan malu Kaysha berkaca di cermin
Memandang lekuk indah tubuhnya berba
lut pakaian kurang bahan itu didepan cermin.
Ia menyemprotkan parfum lembut khas
__ADS_1
Dirinya.
Seseorang yang baru keluar dari Kamar
mandi terperangah, Ia dengan terpana
Melihat ada yang berbeda malam ini,
Seketika wajah dan tubuh lelahnya hilang.
Tubuh yang berbalut handuk dipinggang
Berjalan mendekat, Tetesan air yang Ter
sisa berjatuhan di pelipisnya, Aroma mas
kulin dari sabun mandi dan Shamponya
menguar.
Kaysha tersenyum,...Saat tangan kekar itu
Mendarat dipinggangnya melingkar
Posesif,
"Al..." Bisiknya lembut terdengar bergetar
Di telinga Kaysha.
Ia tahu Dirinya bukan sepolos Umurnya,
Bahkan teman - temannya disekolah
Bahkan....Mungkin itu sudah biasa di
pergaulan bebas disana, Namun Didikan
Keras dan penjagaan ketat Gio, Kaysha
Aman tak tersentuh Pria manapun sampai
Kini, Namun Ia tahu mungkin menaklukan
Pria tidak semudah menaklukan lapangan
Balap baginya, Mungkinkah perasaan itu
Akan tumbuh untuk sang Suami ?
Ia sangat berharap untuk melupakan.
Kaysha tersenyum, Ia memutar tubuhnya
Menghadap sang Suami, Jari tangannya
terulur mengusap dada bidang Rayhan
Yang sedikit basah.
"Kamu sexy Al..." Bisiknya penuh damba.
Jemari Al menyusuri pipi Kemudian turun
Dibibir sexy milik Rayhan, Mengusapnya
Perlahan, Sesaat senyum terbit di bibir
Rayhan, Gigi gingsulnya terlihat menambah
Manis, Perlahan mendekat wangi mint,
Dari helaan nafas Rayhan menguar lembut
menusuk segar dihidung mancung Kaysha.
Usapan dan kecupan hangat dari bibir
Rayhan mendarat di bibir ranum Kaysha.
Perlahan namun pasti, Dengan sangat
lembut Lidah Rayhan menyusuri rongga
mulut Kaysha, Saling bertukar Saliva,
Mencecap Asa yang ada.
Tangan Rayhan meraih tubuh Kaysha
Supaya merapat lebih dekat, Helaan
Nafas mereka memburu, Apalagi
Rayhan matanya berkabut gairah penuh
Damba, Satu tangannya bergerilya nakal
Diantara dua gunung kembar Kaysha,
Ia tersenyum menikmati lenguhan Kaysha...
Dan taklama Ia menggendong lembut
Tubuh Istrinya keatas tempat tidur king
Size miliknya,...Daaaaan...
*Nunggu hujan dulu ah biar nulisnya nggak
hareudang ....😁🙏
************************************************
**Mau disambung nggak entar malem, Ayo
Tinggalkan jejak berupa like or comment,
Apalagi kopi, atau bunga juga boleh, Apalagi
Vote boleh pisan ( Authornya ngarep )
Buat malam mingguan ya, 🙏😘
Selintas bayangan Bang Rayhan Aku suka
Sama Wajah Bang R....Yang baru aja nikah
Sama youtuber terkenal itu lho,...
Cakep Nggak ? Namun selera Orang kan
Beda - beda, Maka disetiap karya receh
Author nggak pernah nampilin Visual
__ADS_1
So.... Terserah imajinasi Kalian aja ya.
So...Happy reading ya 🙏😘