Hujan September

Hujan September
*Episode 23


__ADS_3

"Bang ...Pengen pecel lele yang dekat


Kantormu ya ...!" Pinta Kaysha..


Suaranya renyah terdengar diseberang


sana,


"Siaap Honey ..Tunggu ya !"Ujar Rayhan.


"Sekalian tanya Azzam pengen apa ?"


Tanya Rayhan lagi.


Kaysha membungkuk mencoba bertanya


pada Azzam.


"Kata Papa Azzam pengen dibawain apa?"


Tanya Kaysha.


"Nonat ...Buna!" Jawab Azzam, Donat adalah


makanan kesukaannya.


"Pengen donat lagi Katanya, " Jawab Kaysha.


"Siaap Honey ..Tunggu Ya, Paling agak


malam lembur lagi nggak Pa - pa Ya ?"


Tanyanya rada menyesal.


"Iya ....Nggak pa - pa, Al ngerti kok!"


Jawab Kaysha.


"Miss you!" Ujarnya diseberang sana.


"Alaay.,..!"Cebik Kaysha.


Rayhan terkekeh diseberang sana.


Seraya menutup telfonnya seusai mengucap


kan sallam.


Kaysha shalat Maghrib berjamaah di mushala


Kecil Rumah Rayhan kebetulan hari ini


Rangga dan Raffa ada dirumah, Sesudah


Shalat Kaysha mulai mengajari Azzam belajar


mengaji mengenalkannya huruf Hijaiyah,


Rupanya Azzam tidak sulit bahkan Ia


sudah hafal membaca do'a walaupun ter


kadang ucapannya belum jelas,


Kaysha telaten mengajari Azzam,


Karena Azzam baginya dapat meluluhkan


Hati yang terluka untuknya, Kaysha merasa


Dibutuhkan


"Yang ngajarin Azzam ngaji siapa?" Tanya


Kaysha.


"Nenek Ama papa " Jawabnya cepat.


"Cekalang cama Ayah " sambungnya.


Kaysha tersenyum seraya mengusap pelan


pucuk kepala Azzam.


Rangga memandang hangat berdua dengan


Raffa tanpa sepengetahuan Kaysha dan


Azzam.


Dirinya berlalu kedapur dan meminum


kopi.


Setelah selesai, Kaysha kedapur Karena


Azzam ingin minum susu.


Ternyata kaleng nya telah kosong, Kaysha


mengambil kaleng yang lain masih utuh.


"Biar Abang yang buat !"Tawar Rangga


"Tidak Bang Aku juga bisa!"Tolak Kaysha.


Namun karena tutup kalengnya masih ter


tutup rapat, Ia mengambil sebuah pisau,


Untuk mencongkelnya, Namun karena


Tangan Kaysha yang licin, Ujung pisau


melukai jari Kaysha.


"Aww....!" Rintih Kaysha.


Buru - buru Rangga menghampirinya.


.


"Kenapa Al..?" Tanya Rangga.


Kaysha menyembunyikan tangannya, Ia


tidak ingin Rangga tahu.


"Aku lihat, Mana tanganmu ?" Pinta Rangga


Ia meraih tangan Kaysha yang disembunyi


kan dibalik bajunya,


Terlihat darah mengucur dari jarinya yang

__ADS_1


terluka.


"Al...!" Ujar Rangga.


Ia mencuci luka Kaysha diwastafel,


Tangan Mereka bersentuhan tanpa sadar,


Tatapan Elang itu menatap Dalam manik


mata Kaysha, Namun Sesat Ia menunduk


kan Pandangannya.


"Al....Bang Rangga!" Ucap Seseorang


Seraya menuntun Azzam.


Terlihat mukanya merah padam, Melihat


keduanya. Pandangannya sulit untuk di


artikan.


"Bang Ray... Sudah pulang?" Tanya Kaysha.


"Aku hanya membantu mengobati luka


ditangannya Ray, Akibat tergores pisau "


Jawab Rangga jujur,


Namun Riak itu kembali berbeda,


"Maaf Bang...Aku bisa sendiri " Ujar Kaysha,


Ia tidak ingin Rayhan salah paham,


"Ya Sudah Azzam biar sama Abang, Mungkin


Suamimu mau mandi " Pinta Rangga meraih


Botol susu Azzam.


"Duduk disini tunggu Ayah yang bikin susu


nya Ya " Ucap Rangga seraya mendudukan.


Putranya Azzam di kursi makan.


Kaysha yang mengerti, Ia menyusul Rayhan


masuk kedalam kamarnya.


Kaysha membuka pintu kamar, Namun ter


lihat Rayhan sedang membuka bajunya.


"Bang....Ini semua nggak seperti yang


terlihat " Ujar Kaysha, Ia menunduk takut


Ini kemarahan Suaminya yang kedua,


Tanpa menjawab Rayhan masuk kedalam


kamar mandi, Setelah mengambil handuk.


Sesaat Kaysha tertegun, Melihat tubuh


Athletis suaminya tak lupa roti sobek


Dirinya sudah berlari memeluk tubuh


itu erat dan menggodanya, Ia ingat Gio


Sering Menggodanya seperti itu,


Namun Untungnya Ia masih bisa menjaga


Diri ketika mereka hidup di Jerman pun


Ada Kinara, Irham beserta Kevin disana


Dengan aturannya.


Kaysha menghela nafas, Bagaimana caranya


membujuk Suaminya yang sedang merajuk.


Ia segera mengambil baju ganti Suaminya


Dari dalam lemari, Sesaat Ia berdiri di sisi


Kaca jendela kamar Rayhan.


Ia memandang keluar, Ia merutuk dirinya


Kenapa tidak bisa membuka hatinya


Untuk Seorang Rayhan Adipraja, Ia meng


gusak wajah cantiknya gusar.


"A...Pergilah dari hidupku, Aku ingin bahagia


Dan belajar melupakan Dirimu " Lirihnya


Sakit dihatinya.


Ia ingat perkataan Bundanya Kinara,


Ia merinding, Mengingat dosa yang harus


Ia tanggung jika terus menolak keinginan


Sang Suami.


Kaysha mengunci pintu Kamarnya, Ia


mengambil sesuatu dari lemari kado


Dari Gia dan Hendra yang belum Ia buka,


Seharusnya Ia sudah memakainya pas


Waktu malam pertama,


Dengan malu Kaysha berkaca di cermin


Memandang lekuk indah tubuhnya berba


lut pakaian kurang bahan itu didepan cermin.


Ia menyemprotkan parfum lembut khas

__ADS_1


Dirinya.


Seseorang yang baru keluar dari Kamar


mandi terperangah, Ia dengan terpana


Melihat ada yang berbeda malam ini,


Seketika wajah dan tubuh lelahnya hilang.


Tubuh yang berbalut handuk dipinggang


Berjalan mendekat, Tetesan air yang Ter


sisa berjatuhan di pelipisnya, Aroma mas


kulin dari sabun mandi dan Shamponya


menguar.


Kaysha tersenyum,...Saat tangan kekar itu


Mendarat dipinggangnya melingkar


Posesif,


"Al..." Bisiknya lembut terdengar bergetar


Di telinga Kaysha.


Ia tahu Dirinya bukan sepolos Umurnya,


Bahkan teman - temannya disekolah


Bahkan....Mungkin itu sudah biasa di


pergaulan bebas disana, Namun Didikan


Keras dan penjagaan ketat Gio, Kaysha


Aman tak tersentuh Pria manapun sampai


Kini, Namun Ia tahu mungkin menaklukan


Pria tidak semudah menaklukan lapangan


Balap baginya, Mungkinkah perasaan itu


Akan tumbuh untuk sang Suami ?


Ia sangat berharap untuk melupakan.


Kaysha tersenyum, Ia memutar tubuhnya


Menghadap sang Suami, Jari tangannya


terulur mengusap dada bidang Rayhan


Yang sedikit basah.


"Kamu sexy Al..." Bisiknya penuh damba.


Jemari Al menyusuri pipi Kemudian turun


Dibibir sexy milik Rayhan, Mengusapnya


Perlahan, Sesaat senyum terbit di bibir


Rayhan, Gigi gingsulnya terlihat menambah


Manis, Perlahan mendekat wangi mint,


Dari helaan nafas Rayhan menguar lembut


menusuk segar dihidung mancung Kaysha.


Usapan dan kecupan hangat dari bibir


Rayhan mendarat di bibir ranum Kaysha.


Perlahan namun pasti, Dengan sangat


lembut Lidah Rayhan menyusuri rongga


mulut Kaysha, Saling bertukar Saliva,


Mencecap Asa yang ada.


Tangan Rayhan meraih tubuh Kaysha


Supaya merapat lebih dekat, Helaan


Nafas mereka memburu, Apalagi


Rayhan matanya berkabut gairah penuh


Damba, Satu tangannya bergerilya nakal


Diantara dua gunung kembar Kaysha,


Ia tersenyum menikmati lenguhan Kaysha...


Dan taklama Ia menggendong lembut


Tubuh Istrinya keatas tempat tidur king


Size miliknya,...Daaaaan...


*Nunggu hujan dulu ah biar nulisnya nggak


hareudang ....😁🙏


************************************************


**Mau disambung nggak entar malem, Ayo


Tinggalkan jejak berupa like or comment,


Apalagi kopi, atau bunga juga boleh, Apalagi


Vote boleh pisan ( Authornya ngarep )


Buat malam mingguan ya, 🙏😘


Selintas bayangan Bang Rayhan Aku suka


Sama Wajah Bang R....Yang baru aja nikah


Sama youtuber terkenal itu lho,...


Cakep Nggak ? Namun selera Orang kan


Beda - beda, Maka disetiap karya receh


Author nggak pernah nampilin Visual

__ADS_1


So.... Terserah imajinasi Kalian aja ya.


So...Happy reading ya 🙏😘


__ADS_2