
Kaysha tertidur pulas setelah menangis,
Ia tidak menyadari kepulangan Rayhan
Menjelang larut malam,
Rayhan masuk setelah bertemu dengan
Seandra, Yang masih terjaga, Sebagai
Seorang Ayah Ia masih mengenang
Putra tertuanya, Ia memang bersedih
Namun Ia tidak memperlihatkannya pada
Semua terutama sang Istri Kayla.
"Kamu terlihat lelah Ray...Kaysha paling
Berada dikamar Gio, Putramu tidur dikamar
ku, Dan kakak.- kakaknya dibawa Gia untuk
Menemani tidurnya" Terang Seandra.
Dahi Rayhan bertaut.
"Maaf Mas...Aku tidak bisa hadir kali ini,
Aku ada pekerjaan penting" ujar Rayhan
Ada perasaan menyesal dari wajahnya.
"Tenang saja tadi Al sudah mengatakannya
pada Kami, Kami mengerti kok "Jawab
Seandra.
"Apa sesuatu terjadi lagi dengan Ibunya?"
Tanya Rayhan khawatir, Wajah itu terlihat
Sangat peduli pada sang Istri.
Seandra menggeleng,
"Tidak...Kami biarkan Kaysha menenang
kan diri, Sejak sore Dirinya sudah terlihat
Tidak baik - baik saja, Mungkin Dirinya
teringat Gio atau terjadi sesuatu pada
hubungan Kalian ?
Tanya Seandra menatap tajam kearahnya.
Instingnya mengatakan jika sesuatu telah
Terjadi diantara Kaysha dan Rayhan.
Rayhan menggeleng, Ia masih. mengingat
Jika Dirinya dan Kaysha tidak ada hal
Apapun.
"Hubungan Kami baik - baik saja, Mungkin
Ia teringat akan Almarhum, Mengingat hari
Ini hari dimana Gio pergi, Mas tahu sendiri
Keadaan Kaysha seperti apa selama ini"
Ucap Rayhan.
"Dan Kamu menerima keadaan ini ?"
Tanya Seandra, Menatap wajah Rayhan
Disana.
Sesaat Rayhan menghela nafas berat,
"Suka atau tidak, Aa adalah masalalu
Kaysha dan Saya menerima Dirinya
Apa adanya, Saya akan menghormati
Almarhum walau bagaimanapun Ia
Adalah Orang berarti dihidup Kaysha
Dulu dan Saya ikhlas menerimanya,
Apalagi telah hadir putra - putri diantara
Kami.." Ujar Rayhan.
Seandra mengangguk tanda mengerti,
Ia mengusap bahu Rayhan.
"Jangan biarkan Dia terluka, Jika sampai
Itu terjadi maka bersiaplah Kami yang
Akan memisahkan Kamu dan.anak -
Anakmu,!' Seandra memberi peringatan.
"Dan Aku Pastikan hal itu takkan pernah
terjadi " Jawab Rayhan mantap.
"Aku pegang kata - katamu !"
Ucap Seandra seraya mempersilahkan
Rayhan pergi kekamar Kaysha,
Setelah bertanya apakah Rayhan sudah
makan atau belum.
Rayhan sesaat termangu saat mau mema
Suki kamar Gio, Hatinya merasakan sakit,
Bagaimanapun Ia lelaki normal tentu
Ia punya rasa sakit hati, Istrinya masih
mengingat Pria lain dihidupnya, Namun
Mengingat perasaan Kaysha dulu yang
Selalu mengingat Dirinya ketika Ia dianggap
Tiada oleh Istrinya sendiri, Ia yakin hati
Sang Istri begitu lembut, Ia kembali
__ADS_1
Menahan perasaannya.
Ia membuka pintu yang tidak dikunci,
Terlihat Kaysha meringkuk memeluk guling,
Ia mengusap pucuk kepala Istrinya,
Terlihat air mata yang mengering disudut
Matanya dan merasakan Istrinya habis
Menangis, Hatinya berdenyut nyeri,
Ia naik keatas tempat tidur meraih wajah
Istrinya dan menciuminya lembut, Namun
Kaysha yang lelah sehabis menangis rupanya
Enggan membuka mata, Taklama Iapun
Memeluk tubuh Istrinya damai, Untung saja
Dirinya telah mandi dulu dikantor tadi,
Dan barusan ada baju Gio yang tertinggal
Sedikit yang sering Ia pakai jika menginap
Disini.
Kaysha seperti anak kucing merangsek
Kepelukan Rayhan, Ia tidak menyadari
Suaminya telah kembali, Rayhan tersenyum.
"Aku tahu akhirnya Kamu datang A...."
Lirih Kaysha dalam tidurnya.
Rayhan tercengang ... Ingin rasanya Ia berte
riak Aku ini suamimu bukan Orang lain,
Namun mengingat semuanya mungkin
Ucapan Kaysha tanpa sadar, Ia memeluk
nya lebih erat,
"Mau pergi pagi lagi...?" Sindir Kaysha.
"Ini masih jam 5 pagi, Biasanya Abang
Udah pergi?" Tanya Kaysha.
Melihat Suaminya yang bergelut selimut
lagi sesudah shalat shubuh, Hatinya masih
Sakit, Namun sebisa mungkin Ia tenang
Menghadapi masalahnya, Apalagi ini ada
Di mansion Kevin, Ia takut jika Rayhan pasti
Takkan dilepaskan oleh keluarga besarnya,
Bagaimanapun Rayhan Suaminya dan sudah
Tentu Ia harus melindunginya.
"Noo ....Honey, Ini hari libur" Ucap Rayhan
Menarik tubuh Kaysha kembali kedalam
"Ini masih dingin....Anak - anak juga tidur
lagi" Ucap Rayhan.
Dahi Rayhan mengernyit, Ketika Kaysha
Seolah menjaga jarak dengannya.
"Bang..." Panggil Kaysha.
"Apa ....Humm?' Ujar Rayhan,
Ia menarik lebih rapat tubuh Istrinya,
Merasakan aroma lembut dari tubuh
Sang Istri, Walaupun Kaysha berusaha
Menghindar, Namun ternyara tenaga Rayhan
Lebih besar.
"Apa ada yang mau Abang cerita ?"
Pancing Kaysha.
Sesaat Rayhan termenung namun Ia menarik
Nafas panjang dan terasa berat.
"Nothing honey,...." Ujar Rayhan.
Kaysha menelan rasa kecewa, Suaminya
Mulai tidak jujur Padanya,
"Maaf Bang,...Aku ingin keluar, Aku akan
melihat Gio, Mungkin Dia sudah bangun "
Ujar Kaysha.
"Sst ...Diamlah Al,..Aku kangen Kamu
Beberapa hari selalu pulang malam,
Kali ini Kita libur, Nanti Siang Kita pulang"
Ajaknya.
"Bukannya udah punya gantinya ....?"
Selidik Kaysha.
"Ganti Apa,....Ngaco Kamu!!
Emangnya ada yang bisa gantiin Kamu,
Mana ada ...Honey " Ucapnya menaruh
Kepalanya diceruk leher Kaysha,
Dan sudah dipastikan tangan Rayhan
Tidak bisa dikondisikan dibalik piyama
Tidur Istrinya seraya mendekap erat
Supaya Kaysha tidak lari.
__ADS_1
"Volumenya Kok makin besar Aja,
Makin hot and Sexy ...." Bisiknya dengan
nafas menderu.
"Huss,...Ini dimana? Hormatin yang punya
Kamar" Dengus Kaysha.
"Iya Aku ngerti, Siang Kita pulang
Kan Kamu libur ke Kafe, Aku nggak ngantor
Kita nikmatin waktu Kita, Beberapa malam
Aku pulang larut, Liat Kamu udah lelap
Mau bangunin Kamu, Nggak tega masa
Kamu tega Abang harus main solo ?"
Bisiknya.
"Ngapain kangen yang cuma modus,
Ban mobil aja punya serep ... Apalagi...
Hmmpt..." Buru - buru Bibir Kaysha dibung
kam oleh Ci****** hangat milik Rayhan
Pagutan hangat dan lama terasa kian
Menuntut, Namun semuanya terhenti
Saat menyadari ini kamar milik Gio.
"Pindah Kamar yuk Al....Kebelet nih "
Bisik Rayhan
"Enggak ah...Ini masih pagi "
Sengaja Kaysha membuat Rayhan ter
siksa, Ia masih marah dengan kejadian
Tadi malam, Dan kesal Suaminya yang
Tidak mau jujur Padanya.
Ini hitung - hitung untuk pelajaran bagi
Suaminya, Namun terbersit ide dikepa
lanya Ia akan mengorek sesuatu dari
Suaminya dengan caranya, Kali ini Ia
akan main cantik.
**************
Sesuai Rencananya, Malam ini Kaysha
Dandan cantik, Ia menggunakan pakaian
Dinasnya kali ini, Tubuh mulus nan putih
Bak batu pualam, Yang tetap terawat mes
Kipun Kaysha selalu menggunakan Pakaian
Tertutup, Rambut wangi shampo nan lembut,
Serta tubuh yang tercium wangi nan meng
goda,
Rayhan masuk kedalam kamar setelah
Menemani Azzam dan Lisa menghafal,
Sedangkan Gio sudah terlelap dikamarnya,
Matanya membulat sempurna saat
Melihat sang Istri yang tersenyum kearah
nya taklupa kostumnya yang lebih mirip
Jaring laba - laba, Membuat Mata itu
Berbinar, Ia memutar knop pintu dan
Menguncinya, Setelah itu mensilent
Hape nya.
"Yess....Honey, Malam ini milik Kita ber
dua...." Ucapnya berbinar bahagia,
Ia menyerang tubuh Kaysha dengan
Lebih ganas kali ini.
"Maaf Sayang .... Selama ini Aku
Selalu nahan rinduku ke Kamu, Namun
Maaf kali ini Aku takkan melepaskanmu"
Bisiknya,
Kening Kaysha bertaut, Suaminya tidak
ada yang berubah, Malah ini seakan
......Apa ada yang salah ?
Ketika. Kaysha pura pura menggeliat
Menampilkan Pemandangan bukit kem
bar yang Indah, Serta menampilkan paha
putih mulusnya membuat Rayhan semakin
ketar ketir...
"Ah ...Ini membingungkan?" Ucap Kaysha
dalam hati.
Taklama Rayhan melafalkan do'a sebelum
Dia memulai aktifitas panas Mereka.....
***********************************************
**Bersambung ya....
**Seperti biasa tolong tinggalkan jejak
Kalian...Kalau mau double ...kegiatan
__ADS_1
Panasnya Aku sambung nanti siang ya...
Tapi ....🤭😁🙏