Hujan September

Hujan September
*Episode 02


__ADS_3

Hujan kembali turun, Kaysha memandang


Rintik air yang turun perlahan membasahi


Bumi, Ia sangat menikmatinya.


"Apa kabarmu disana?" Tanya Kaysha


Dalam hati, Sesaat Ia memandang foto


Kebersamaan Mereka bertiga saat mendaki


Gunung...


Tawa bahagia tersungging dibibir Mereka,


Terutama Dirinya.


"Belajarlah untuk saling melupakan !"


Pintanya sebelum berangkat, Ia pergi bersama


Air hujan yang turun dengan perlahan.


"Jangan mengantarkan ku, Pabila Kamu akan


menghujani kepergianku dengan air mata,


Jalani hidup dan berbahagialah karena


Perasaan diantara Kita adalah sesuatu yang


Tidak mungkin dan tidak akan pernah terjadi "


Ucapnya datar, Padahal Kaysha tahu Dia juga


Sedang berdamai dengan perasaannya.


"Anggap saja ..Ini perpisahan Kita bersama


Perasaan yang akan terkubur, Akupun akan


Belajar melupakanmu Al, " Ujarnya.


"Mulai besok hubungan Kita akan kembali


Seperti semula, Maaf ..Aku yang salah


Tidak bisa mengontrol perasaan Sendiri


Dan melibatkanmu, Maafkan Aku !" Lirihnya.


Kaysha tidak dapat berkata apa - apa,


Selain merelakan ...Dan berdo' a Ia dan


Seseorang itu bisa saling melupakan


Ini untuk kebaikan Mereka, Karena sejatinya


Cinta Mereka adalah sesuatu yang tidak


Mungkin dan Kini diantara air hujan Mereka


Berjanji saling melupakan dan saling Merelakan


"Berbahagialah dan Dapatkan Seseorang


Yang layak untukmu!" Ucapnya terakhir kali


Dan itu sangat menusuk jantungnya


"Baik ....Akan Aku dapatkan Seorang Pangeran,


Atau perlu Seorang superstar seperti Bintang


Dilangit yang lebih segalanya dari Dirimu !"


Ucap Kaysha, Dalam pelukannya untuk yang


Terakhir kali,


"Bagus ...Bersemangat lah ...Kita cari


Seseorang yang layak berada disisi Kita "


Ucapnya perlahan Seraya memeluk Kaysha


Untuk yang terakhir kali.


Hujan di bulan September Adalah pertemuan


Mereka kembali sekaligus perpisahan Mereka.


Terdengar lucu diantara Mereka saling me


nyemangati mencari pasangan baru,


Disaat perpisahan Mereka tidak ada rasa


Marah ataupun sakit hati, Namun entah


Dengan perasaan Mereka yang terdalam.


*********


"Pagii....!" Ucap Kaysha Ia sudah siap dengan


Koper besarnya.


"Al....!" Ujar Kayla


"Kamu ini teh Seriusan ?" Tanya Kayla me


mastikan


"Ya teh ....Al mau hidup sendiri, Karena Al


teh udah besar Teh,...Al ingin Mandiri "


Ujar Kaysha.


"Jangan khawatir Teh ...Ayah sama Bunda


Udah ngizinin kok, Sebum Al pulang kesini"


Ujar Kaysha


"Boleh ...Kamu hidup sendiri,Tapi Kamu mau


kan kerja di perusahaan Daddy bantu Gia,


Kamu pintar dan lulusan luar negri, Pasti


Teteh dan Gia akan terbantu" Tawar Kayla.


Kaysha tersenyum samar,


"Nggak teh ....Al lebih nyaman tinggal di


Bandung dan mengelola kafe Bunda disana


Karena itu mutlak milik Al, Al ingin mandiri


Teh ...!" Ucap Kaysha.


"Al...!" Potong Kayla, Ia sangat khawatir


"Nggak pa- pa Bun, Jangan paksa Al Dia juga


punya mimpinya Sendiri, Jangan khawatir

__ADS_1


Ada Aku dan Ayah, Bentar lagi juga Aa pulang


Bun !" Ujar Gia.


"Iya Sayang ....Tugasnya juga sudah repot


Ngurus kafe sama perkebunan teh disana !"


Ucap Seandra.


"Baiklah...Tapi kapan - kapan Pulanglah,


Teteh selalu kangen Kamu Al " Ucap Kayla


Memeluk erat Kaysha.


"Ternyata Kamu sudah besar Al,..


Baru kemarin Teteh sama Bunda ngasuh


Kalian,...Sekarang Kalian udah besar"


Lirih Kayla lembut,


"Makasih teh ..Udah Ah, Kayak mau ditinggal


Kemana aja, Ntar juga kalo Weekend Kita


Ketemu " Ujar Kaysha.


"Kamu dianter Supir ya Al, ..Jangan pergi


Sendiri!" Pinta Seandra


"Nggak ah Mas,...Aku mau bawa si Luna "


Jawab Kaysha.


Luna adalah panggilan mobil kesayangan


Dirinya untuk mobil kesayangannya.


"Ya sudah terserah, Tapi hati - hati dijalan.


ya !" Ujar Seandra.


"Tapi teh ...Tolong nanti kirim Si Kribo yah !"


Pinta Kaysha.


"Nggak.....!!" Teriak ketiga Mereka bertiga


Serempak.


"Kami takut Kamu turun ke jalan lagi !"


Ujar Gia.


"Yeey ....Meni segitunya!" Ujar Kaysha


Mengerucutkan bibirnya, Ia sudah men


duganya.


"Kami hanya tidak ingin membuatmu


Celaka Al..." Ujar Seandra.


"Iya deh...Iya !" Ucap Kaysha.


Taklama Mereka sarapan dengan tenang,


Sementara Maid membawa koper Kaysha


Kedalam Bagasi mobilnya.


*******


Bukannya Aku ingin lari, Namun Ia ingin


Menghindar bersama nasibku " Ucap


Kaysha...


Kaysha sengaja mematikan AC mobilnya,


Ia sengaja membuka jendela mobilnya,


Menikmati semilir angin yang berhem


bus menikmati perjalanannya kali ini.


Kaysha akan menikmati kehidupannya


Sekarang dengan kejombloan Dirinya


Seraya berpetualang mencari cinta baru


Untuknya.


"Beneran Sist....Yeey mau tinggal disini


lagih...!" Ujar Hendra cowok jadi - jadian


Teman sekolahnya dulu, satu angkatan


Dengan Dirinya kini Ia bekerja disalah


satu Bank swasta di kota ini,


Selain sifatnya yang nyeleneh, Dia adalah


Pria terpintar di kelasnya dulu dan selalu


menjadi rival terberatnya.


"Iya ...Gue handel lagi kafe milik Bunda,


Sekarang mutlak milik Gue!" Ucap Kaysha.


"Oh syukurlah Ce....Yeey kan bisa ngembangin


Diri Lo sendiri disini, Lagian Yeey mah beruntung


Aposeh yang elo mau Tuhan Kasih, Lah .


Eyke harus Grusak - grusak, Tidombreng -


Tidombreng dulu kalau mau doku, Elo mah


Udah beruntung hidup elo" Ucap Hendra.


"Teros ....Aa elo gimana ? Setuju ?"


Tanya Hendra Karena Dia tahu seposesif apa


Yang dipanggil Aa oleh Kaysha.


"Kita udah nggak saling ikut campur urusan


masing - masing " Ucap Kaysha.


Hendra tersenyum, Ia menepuk bahu sahabat


nya itu.


"Nah gitu dong! Sadar Cinta Kalian terlarang


Beb...Gue dukung elo move on, Mau gue


kenalin sama manager Gue, Dia cakep

__ADS_1


Mandiri lagi, ...Mau ya ?" Tanya Hendra


Antusias,


"Tapi laki kan ?" Tanya Kaysha.


"Iya dong Al,....Masa kecombreng Gue


kenalin ke elo Sist " Delik Hendra.


"Nggak ah ...Gue takut itu mantan pacar elo"


Goda Kaysha cekikikan.


"Eh...Enak aja Yey kira Eyke belok gitu,


Ih amit - amit tujuh turunan Gue bukan


hobi main pedang - pedangan Beb, ...


Eyke masih normal, Awas Elo jatuh cintrong


Sama pesona gue!" Ucap Hendra.


Kaysha bergidik menggoda Hendra.


"Gue. ..Jatuh cinta sama elo? Sorry ya,


Amit - amit ntar rambut gue rontok gara


- gara main Jambak - jambakan sama elo"


Ucap Kaysha terkikik.


"Yey mah nggak tahu daleman gue, ....


Belom Apa - apa mulut elo jahara, Awas


Ya elo gue sumpahin dapet Duda punya


Anak, Gue sakit hati tahu, Masa Gue ganteng


Gini ....!" Rutuk Hendra.


"Nah ..Itu Do' a elo yang jahat Beb!"


Ucap Kaysha.


"Tapi kalo dudanya sekelas Song Jong Ki


mah mau banget Gue!" Jawab Kaysha.


"Huft...!"


Ujar Hendra yang tersedak ketika meminum


Strawberry shake, Mendengar perkataan


Kaysha.


"Ngarep banget Kamu Al..!" Ucap Hendra


terkikik.


Kayshapun terkikik membayangkan do'a nya


Membayangkan wajah sang duda tampan


Idolanya.


"Yeey ...Enggak kerja?"Tanya Kaysha.


"Eh Marimar ...Ini tuh Weekend Tsay...


Masa gue kerja terus, Emangnya Gue


Kerja rodi apa, Nggak dapet libur, ini


Negara udah merdeka say.....Bukan jaman


Penjajahan lagi ,," Cerocosnya.


"Iya deh Mak,....Gue lupa ini Weekend"


Ucap Kaysha.


"Ah..Gue lembur disini, Kalo Weekend kafe


rame, Elo temenin Gue ya!"Pinta Kaysha.


"Tapi ...Gue digaji juga ya!" Pinta Hendra.


"Dasar matre Lo, Baik Gue traktir Steak yang


paling enak disini !" Tawar Kaysha.


"Nah gitu dong, ..Sekalian make up keluaran


terbaru ya tsay. ..!" Goda Hendra.


Mata Kaysha terbelalak,


"Eh ...Hendra, ..! Inget Lo udah bener - bener


Belok ya, Masa Siang elo namanya Hendra


Jangan - jangan malem elo ganti nama


Heni,....Lagian elo Mau konser di perempatan


jalan mana, Apa elo nggak malu sama kerjaan


Elo !" Ucap Kaysha.


Hendra melongo mendengar ucapan Kaysha


Beruntung ruangan Kaysha kedap suara.


"Eh ...Yeey denger dulu, Elo kayak suara


Emak - emak akhir bulan deh, ...Itu buat


Nyogok si Nita pacar Eyke , .....Soalnya


Weekend ini dia ngajak Gue holiday,


Cuma Gue nggak tega sama elo, Gue


mah Orangnya setia kawan Beb !"


Ucap Hendra.


"Oh...Wanita ?" Potong Kaysha.


"Iyalah ....Masa Ben ******" Jawab Hendra


Cepat.


"Yaa ...Kali aja ...!" Jawab Keysha terkikik.


"Ah...Elo mah Jahara....!!" Sungut Hendra.


************************************************


**Bersambung


**Please like or comment,🙏😘


**Terimakasih reader's tersayang yang udah


mampir di karya recehku ini.

__ADS_1


"


__ADS_2