
"Sebell ...Nggak asik ah, ..Off aja dulu"
Gerutu Kaysha, Niat hati ingin mendapat
Hiburan malah hatinya menjadi gondok.
Rayhan yang baru datang, Dahinya berke
rut melihat wajah Istrinya yang tidak biasa,
Bahkan salamnyapun dijawab datar tanpa
Ekspresi, Kaysha buru - buru mengambil
Baju ganti Suaminya dari dalam lemari
Ia tersadar dirinya terlalu baper dengan
Drakor ini menceritakan tentang seorang
Dokter yang matang jatuh cinta pada
Daun muda padahal Istrinya begitu
Sempurna,...
"Kenapa kok mukanya nggak asik
Kayak gitu ?" Tanya Rayhan
Begitu keluar dari Kamar mandi.
Ia mendekat, Wangi maskulin seperti
Biasanya menguar dari tubuh Rayhan.
Kini kulit gelapnya perlahan berubah
Menjadi sawo matang, Terlihat matang
Dan semakin dewasa, Dengan rambut
Yang dicukur rapih serta wajah ganteng
Yang klimis, Tetesan air dari rambut yang
masih basah jatuh dipelipisnya.
Ia sengaja menjawil hidung mancung
Kaysha, Mencoba mendekat.
"Mau ngapain bang...?" Tanya Kaysha,
Ia beringsut memundurkan tubuhnya,
Namun ternyata harus berhenti terbentur
Tembok, Rayhan mengikis jarak diantara
Mereka, Menghirup aroma lembut dari
Parfum Kaysha berpadu dengan wangi
Maskulin dari tubuhnya,
"Meredakan Amarahmu ..." Bisiknya
serak dan dirasa sexy ditelinga Kaysha,
Tubuhnya sudah meremang, Perlahan
Jari tangannya mengusap bibir ranum.
Milik sang Istri terlihat merona nan.
Menggoda Dirinya untuk segera menautkan
Bibirnya, Memagutnya lembut, Tidak ada
Penolakan dari sang Istri malah terlihat
Kaysha menikmatinya, Memang sudah
Lama rindu itu terbalas kini, Saat menanti
Sang Suami dan kesetiaan yang dipertaruh
kan keduanya, Menjalani ujian.dan cobaan
Untuk biduk rumah tangganya.
Adakalanya sebuah rumah tangga pasti
Ada godaan dan Cobaan, Mungkin dalam
Berbagai rumah tangga beberapa versi
Bentuk Ujiannya, Satu hal yang harus
Tertanam dalam diri Bersyukur atas apa
Yang Kita punya saat ini, Itu lebih baik
Dan bisa jadi apa yang dipunya Kita
Sekarang, Mungkin Mimpi Indah bagi
Orang lain yang tentu butuh perjuangan
Untuk mendapatkannya, So..Hargai
Hidupmu, Syukuri nikmat yang diberikan
Tuhan Padamu itu bisa membuat hatimu
Tentram.
"Bang...Bajunya udah ditunggu buat dipake"
Ucap Kaysha gugup, Sudah lama perlakuan
Hangat itu menghilang, Sudah lama pula
Kaysha merasa berat saat menanggung
Rindu untuk sang Suami
"Biarin....Sebentar lagi, Kan nggak repot
Harus Kamu bukain.." Goda Rayhan
Senyum smirk tergambar jelas di wajahnya,
"Husst..Anak - anak udah nungguin Kita
Buat makan malam dibawah,....Kasihan "
Sahut Kaysha beralasan.
Namun mengingat film tadi tanda tanya
mengusik relung hatinya, Padahal
Sang Pria terlihat begitu mencintai Istrinya,
Dan Rumah tangga mereka pun terlihat
__ADS_1
Seperti Impian kebanyakan orang namun
Ternyata semua tidak seperti yang terlihat,
Dan ternyata Sang Suami berselingkuh
Dibelakangnya.
Kaysha menatap dalam wajah Rayhan,
Menatap netra hitam itu dalam, Sebagai
Seorang Istri dan usia yang sudah dewasa
Tentu perasaan takut itu ada, ...
Karena bagaimanapun itu bentuk rasa cinta
Yang teramat besar darinya untuk sang Suami,
Apalagi sekarang setelah Mereka dihantam
Ombak dan berpisah sekian lama, Rasanya
Tidak adil bagi Rayhan, Dicurigai sang istri
Hanya gara - gara sebuah film.
"Kenapa tersenyum ?" Tanya Rayhan disela
Nafas mereka yang tersengal, Dan Rayhan
Melepaskan pagutannya dibibir manis
Kaysha.
Kaysha tidak menjawab hanya senyuman
Yang mengembang diwajahnya.
Pandangan mata Rayhan memandang
tajam kearah wajah lembut nan cantik
Milik Kaysha,Seolah tidak ingin melepasnya
Dari bola matanya yang terdalam.
"Kita lanjut ya ...Honey...!" Bisiknya
Dengan nafas yang memburu, Diceruk leher
Kaysha.
"Huss . ..Bukan saatnya, Ayo ..Nanti Abang
Masuk angin !" Titah Kaysha.
"Nggak ah.. Nanggung!" Jawabnya semakin
Serak menahan sesuatu.
Namuuun..
"Ayah ...Ibu...Kita udah nungguin dari
tadi lho !" Panggil Lisa dibalik pintu,
"Nooh ...Bang Kita udah dipanggil tuh!"
Ucap Kaysha.
"Ya...Sayang....! Kami akan segera turun"
Jawab Kaysha
Yang berbeda, Dengan wajah cemberut
Ia berbalik sekilas dan segera memakai
Pakaiannya yang telah disiapkan Kaysha
Diatas tempat tidur Mereka tadi.
Taklama Ia turun menggandeng tangan
Istrinya walaupun ada rasa kesal dihatinya.
"Lho kenapa yah, Kok mukanya nggak
asik gitu ?" Tanya Gio melihat muka
Ayahnya yang sedikit ditekuk.
Rangga hanya tersenyum, Ia sudah hafal
Pasti ada yang terjadi tadi dikamar adik
nya, Ia hanya tersenyum diujung bibirnya
Namun nyaris tak terlihat.
"Rayhan belum pulang ?" Tanya Kaysha.
"Mas Ray pulang malam Bu, .. Urusannya
belum selesai " Buyung yang jawab kali
ini.
"Emang ada apa Bang ?" Tanya Kaysha pada
Rangga.
"Lagi persiapan acara di batalyon, Ia ber
tugas sebagai penanggung jawab acara
Tersebut tapi masih dibawah komando
Atasannya " Jawab Rangga.
"Ooh..." Kaysha hanya ber Oh ria.
Perlahan Kaysha mengambilkan nasi dan.
Lauk pauk untuk Suami dan Abang Iparnya,
Ini sudah menjadi rutinitas Dirinya di meja
Makan sesudah itu Mereka makan dengan
Tenang.
Sesudah acara makan malam selesai,
Perlahan satu persatu Mereka melanjut
kan rutinitas Mereka kembali,
Gio minta izin mengerjakan tugas sekolah
nya dibantu Azzam.
Buyung pun masuk ke kamarnya, Ia belajar
Seraya mempersiapkan untuk tesnya bebe
__ADS_1
rapa bulan kedepan.
Sedangkan Rangga mengobrol dengan
Rayhan diruang tengah.
Kaysha dan Lisa membantu Bik Siti
Membereskan meja makan barusan dan
Merapikannya kembali seperti semula.
Hingga saat malam Lisa tidak dapat
Tidur, Ia melirik jam dinding waktu
Menunjukan hampir pukul 10 malam,
Hujan turun sangat deras, Dan Rayhan belum
Pulang, Walaupun Ia membencinya tapi
Perasaan berpuluh tahun yang lalu
Yang Ia pupuk sedari kecil tidak mudah
Hilang dari hidupnya.
Perlahan sebuah motor menembus air
hujan menuju halaman rumahnya setelah
Membuka pintu gerbang.
Lisa yang masih berada dilantai bawah
Menaruh bukunya, Dan berjalan ke pintu
Depan, Ia mengambil handuk kering
Dari dalam lemari walaupun memakai
Jas hujan pasti ada yang basah,
Ia membuka pintu saat Rayhan menaruh
Jas hujannya di tempatnya, merapikannya
Supaya air hujannya turun..
"Assalamualaikum " Sapanya ketika melihat
Wajah Lisa, Yang keluar dari dalam rumah.
"waalaikum sallam.." Jawab Lisa.
Rayhan mengibaskan pelan rambut yang
sedikit basah terkena air hujan tadi sebelum
Dirinya menerobos air hujan saat dirinya
Ingin Pulang, Entah kenapa Walaupun
Ada rumah dinas, Ia ingin tetap pulang
Kerumah Kaysha, Hanya sesekali Ia
Mengisi rumah dinasnya karena jarak
Yang tidak jauh sebisa mungkin Ia akan
Pulang kesini jika masih bertugas
Di kota ini.
"Terima kasih. ..Maaf membuatmu
menunggu " Ujar Rayhan seraya menerima
Handuk yang disodorkan Lisa.
Sesaat rona diwajah Lisa terbit, Namun
Ia menetralkan perasaannya, Ia sadar
Dirinya jangan terlalu baper oleh keadaan,
Karena dihati Rayhan sudah ada Orang
lain.
"Aku tidak menunggumu, Hanya saja
Aku belum tidur ada yang harus Aku
kerjakan, Dan satu hal ini kulakukan
Agar jangan ada Orang sakit lagi di
Rumahku dan membuat Aku khawatir
Jika Orang dirumahku sakit " Ucap Lisa
Seraya berbalik dan berlalu kedalam
rumah.
Rayhan menghela nafas, Ia mengikuti
Lisa masuk kedalam rumah,
"Ganti baju dulu, Aku akan memanaskan
makanan, Jangan ganggu bik Siti Ia sudah
Terlelap" Ujar Lisa lagi.
"Tapi Aku bisa sendiri jangan merepotkan
Dirimu " Jawab Rayhan.
" Aku tidak repot sudah tugasku mengurus
Orang dirumah ini, Jadi jangan baper "
Ucap Lisa.seraya berlalu kearah dapur.
Taklama Rayhan masuk ke area dapur
Dan Lisa telah selesai menghangatkan
Makanan untuk Rayhan
"Semua sudah siap Aku akan pergi
kekamarku."Ucap Lisa, Ia akan beranjak
Namun tangannya ditahan oleh Rayhan.
"Kamu tidak mau menemani Aku makan?"
Tanyanya lembut.
***********************************************
**Bersambung
__ADS_1
**Jejakmu Sayang....Please 🙏😘