Hujan September

Hujan September
*Episode 69


__ADS_3

"Sebell ...Nggak asik ah, ..Off aja dulu"


Gerutu Kaysha, Niat hati ingin mendapat


Hiburan malah hatinya menjadi gondok.


Rayhan yang baru datang, Dahinya berke


rut melihat wajah Istrinya yang tidak biasa,


Bahkan salamnyapun dijawab datar tanpa


Ekspresi, Kaysha buru - buru mengambil


Baju ganti Suaminya dari dalam lemari


Ia tersadar dirinya terlalu baper dengan


Drakor ini menceritakan tentang seorang


Dokter yang matang jatuh cinta pada


Daun muda padahal Istrinya begitu


Sempurna,...


"Kenapa kok mukanya nggak asik


Kayak gitu ?" Tanya Rayhan


Begitu keluar dari Kamar mandi.


Ia mendekat, Wangi maskulin seperti


Biasanya menguar dari tubuh Rayhan.


Kini kulit gelapnya perlahan berubah


Menjadi sawo matang, Terlihat matang


Dan semakin dewasa, Dengan rambut


Yang dicukur rapih serta wajah ganteng


Yang klimis, Tetesan air dari rambut yang


masih basah jatuh dipelipisnya.


Ia sengaja menjawil hidung mancung


Kaysha, Mencoba mendekat.


"Mau ngapain bang...?" Tanya Kaysha,


Ia beringsut memundurkan tubuhnya,


Namun ternyata harus berhenti terbentur


Tembok, Rayhan mengikis jarak diantara


Mereka, Menghirup aroma lembut dari


Parfum Kaysha berpadu dengan wangi


Maskulin dari tubuhnya,


"Meredakan Amarahmu ..." Bisiknya


serak dan dirasa sexy ditelinga Kaysha,


Tubuhnya sudah meremang, Perlahan


Jari tangannya mengusap bibir ranum.


Milik sang Istri terlihat merona nan.


Menggoda Dirinya untuk segera menautkan


Bibirnya, Memagutnya lembut, Tidak ada


Penolakan dari sang Istri malah terlihat


Kaysha menikmatinya, Memang sudah


Lama rindu itu terbalas kini, Saat menanti


Sang Suami dan kesetiaan yang dipertaruh


kan keduanya, Menjalani ujian.dan cobaan


Untuk biduk rumah tangganya.


Adakalanya sebuah rumah tangga pasti


Ada godaan dan Cobaan, Mungkin dalam


Berbagai rumah tangga beberapa versi


Bentuk Ujiannya, Satu hal yang harus


Tertanam dalam diri Bersyukur atas apa


Yang Kita punya saat ini, Itu lebih baik


Dan bisa jadi apa yang dipunya Kita


Sekarang, Mungkin Mimpi Indah bagi


Orang lain yang tentu butuh perjuangan


Untuk mendapatkannya, So..Hargai


Hidupmu, Syukuri nikmat yang diberikan


Tuhan Padamu itu bisa membuat hatimu


Tentram.


"Bang...Bajunya udah ditunggu buat dipake"


Ucap Kaysha gugup, Sudah lama perlakuan


Hangat itu menghilang, Sudah lama pula


Kaysha merasa berat saat menanggung


Rindu untuk sang Suami


"Biarin....Sebentar lagi, Kan nggak repot


Harus Kamu bukain.." Goda Rayhan


Senyum smirk tergambar jelas di wajahnya,


"Husst..Anak - anak udah nungguin Kita


Buat makan malam dibawah,....Kasihan "


Sahut Kaysha beralasan.


Namun mengingat film tadi tanda tanya


mengusik relung hatinya, Padahal


Sang Pria terlihat begitu mencintai Istrinya,


Dan Rumah tangga mereka pun terlihat

__ADS_1


Seperti Impian kebanyakan orang namun


Ternyata semua tidak seperti yang terlihat,


Dan ternyata Sang Suami berselingkuh


Dibelakangnya.


Kaysha menatap dalam wajah Rayhan,


Menatap netra hitam itu dalam, Sebagai


Seorang Istri dan usia yang sudah dewasa


Tentu perasaan takut itu ada, ...


Karena bagaimanapun itu bentuk rasa cinta


Yang teramat besar darinya untuk sang Suami,


Apalagi sekarang setelah Mereka dihantam


Ombak dan berpisah sekian lama, Rasanya


Tidak adil bagi Rayhan, Dicurigai sang istri


Hanya gara - gara sebuah film.


"Kenapa tersenyum ?" Tanya Rayhan disela


Nafas mereka yang tersengal, Dan Rayhan


Melepaskan pagutannya dibibir manis


Kaysha.


Kaysha tidak menjawab hanya senyuman


Yang mengembang diwajahnya.


Pandangan mata Rayhan memandang


tajam kearah wajah lembut nan cantik


Milik Kaysha,Seolah tidak ingin melepasnya


Dari bola matanya yang terdalam.


"Kita lanjut ya ...Honey...!" Bisiknya


Dengan nafas yang memburu, Diceruk leher


Kaysha.


"Huss . ..Bukan saatnya, Ayo ..Nanti Abang


Masuk angin !" Titah Kaysha.


"Nggak ah.. Nanggung!" Jawabnya semakin


Serak menahan sesuatu.


Namuuun..


"Ayah ...Ibu...Kita udah nungguin dari


tadi lho !" Panggil Lisa dibalik pintu,


"Nooh ...Bang Kita udah dipanggil tuh!"


Ucap Kaysha.


"Ya...Sayang....! Kami akan segera turun"


Jawab Kaysha


Yang berbeda, Dengan wajah cemberut


Ia berbalik sekilas dan segera memakai


Pakaiannya yang telah disiapkan Kaysha


Diatas tempat tidur Mereka tadi.


Taklama Ia turun menggandeng tangan


Istrinya walaupun ada rasa kesal dihatinya.


"Lho kenapa yah, Kok mukanya nggak


asik gitu ?" Tanya Gio melihat muka


Ayahnya yang sedikit ditekuk.


Rangga hanya tersenyum, Ia sudah hafal


Pasti ada yang terjadi tadi dikamar adik


nya, Ia hanya tersenyum diujung bibirnya


Namun nyaris tak terlihat.


"Rayhan belum pulang ?" Tanya Kaysha.


"Mas Ray pulang malam Bu, .. Urusannya


belum selesai " Buyung yang jawab kali


ini.


"Emang ada apa Bang ?" Tanya Kaysha pada


Rangga.


"Lagi persiapan acara di batalyon, Ia ber


tugas sebagai penanggung jawab acara


Tersebut tapi masih dibawah komando


Atasannya " Jawab Rangga.


"Ooh..." Kaysha hanya ber Oh ria.


Perlahan Kaysha mengambilkan nasi dan.


Lauk pauk untuk Suami dan Abang Iparnya,


Ini sudah menjadi rutinitas Dirinya di meja


Makan sesudah itu Mereka makan dengan


Tenang.


Sesudah acara makan malam selesai,


Perlahan satu persatu Mereka melanjut


kan rutinitas Mereka kembali,


Gio minta izin mengerjakan tugas sekolah


nya dibantu Azzam.


Buyung pun masuk ke kamarnya, Ia belajar


Seraya mempersiapkan untuk tesnya bebe

__ADS_1


rapa bulan kedepan.


Sedangkan Rangga mengobrol dengan


Rayhan diruang tengah.


Kaysha dan Lisa membantu Bik Siti


Membereskan meja makan barusan dan


Merapikannya kembali seperti semula.


Hingga saat malam Lisa tidak dapat


Tidur, Ia melirik jam dinding waktu


Menunjukan hampir pukul 10 malam,


Hujan turun sangat deras, Dan Rayhan belum


Pulang, Walaupun Ia membencinya tapi


Perasaan berpuluh tahun yang lalu


Yang Ia pupuk sedari kecil tidak mudah


Hilang dari hidupnya.


Perlahan sebuah motor menembus air


hujan menuju halaman rumahnya setelah


Membuka pintu gerbang.


Lisa yang masih berada dilantai bawah


Menaruh bukunya, Dan berjalan ke pintu


Depan, Ia mengambil handuk kering


Dari dalam lemari walaupun memakai


Jas hujan pasti ada yang basah,


Ia membuka pintu saat Rayhan menaruh


Jas hujannya di tempatnya, merapikannya


Supaya air hujannya turun..


"Assalamualaikum " Sapanya ketika melihat


Wajah Lisa, Yang keluar dari dalam rumah.


"waalaikum sallam.." Jawab Lisa.


Rayhan mengibaskan pelan rambut yang


sedikit basah terkena air hujan tadi sebelum


Dirinya menerobos air hujan saat dirinya


Ingin Pulang, Entah kenapa Walaupun


Ada rumah dinas, Ia ingin tetap pulang


Kerumah Kaysha, Hanya sesekali Ia


Mengisi rumah dinasnya karena jarak


Yang tidak jauh sebisa mungkin Ia akan


Pulang kesini jika masih bertugas


Di kota ini.


"Terima kasih. ..Maaf membuatmu


menunggu " Ujar Rayhan seraya menerima


Handuk yang disodorkan Lisa.


Sesaat rona diwajah Lisa terbit, Namun


Ia menetralkan perasaannya, Ia sadar


Dirinya jangan terlalu baper oleh keadaan,


Karena dihati Rayhan sudah ada Orang


lain.


"Aku tidak menunggumu, Hanya saja


Aku belum tidur ada yang harus Aku


kerjakan, Dan satu hal ini kulakukan


Agar jangan ada Orang sakit lagi di


Rumahku dan membuat Aku khawatir


Jika Orang dirumahku sakit " Ucap Lisa


Seraya berbalik dan berlalu kedalam


rumah.


Rayhan menghela nafas, Ia mengikuti


Lisa masuk kedalam rumah,


"Ganti baju dulu, Aku akan memanaskan


makanan, Jangan ganggu bik Siti Ia sudah


Terlelap" Ujar Lisa lagi.


"Tapi Aku bisa sendiri jangan merepotkan


Dirimu " Jawab Rayhan.


" Aku tidak repot sudah tugasku mengurus


Orang dirumah ini, Jadi jangan baper "


Ucap Lisa.seraya berlalu kearah dapur.


Taklama Rayhan masuk ke area dapur


Dan Lisa telah selesai menghangatkan


Makanan untuk Rayhan


"Semua sudah siap Aku akan pergi


kekamarku."Ucap Lisa, Ia akan beranjak


Namun tangannya ditahan oleh Rayhan.


"Kamu tidak mau menemani Aku makan?"


Tanyanya lembut.


***********************************************


**Bersambung

__ADS_1


**Jejakmu Sayang....Please 🙏😘


__ADS_2